AAJI Daily News - 04 November 2016
HEADLINE NEWS
- Premi Asuransi Mikro Capai Rp 1,4 Triliun
- Indonesia Re Genjot Ekuitas
- Porsi Saham Bakal Melesat
- Pengalihan Polis AJB Bumiputera Butuh Waktu Tiga Tahun
- Imbal Hasil Investasi Asuransi Jiwa Bisa Dua Digit
- Sun Life Syariah Lebarkan Sayap Ke Aceh
- Asuransi Lesu, Segmen Ritel Dipacu
- (Eksposisi) Allianz Indonesia Gelar Allianz Inspiring Talks 2016 #DareToEmpower
MENGENAI AAJI
Premi Asuransi Mikro Capai Rp 1,4 Triliun
Asuransi mikro sudah membukukan premi mencapai Rp 1,4 triliun sejak tahun 2013 hingga September 2016. Apabila dibandingkan dengan premi asuransi konvensional yang mencapai Rp 214,97 triliun, premi asuransi mikro memang belum sebanding. Namun, dengan berkembangnya asuransi mikro, masyarakat di pelosok Indonesia menjadi memahami pentingnya asuransi. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengungkapkan, seperti kredit mikro, pengembangan asuransi mikro seharusnya juga membutuhkan waktu panjang untuk berkembang.
Investor daily – 04/11/2016, hal. 23
Narasumber:
- Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Indonesia Re Genjot Ekuitas
PT Reasuransi Indonesia Utama menargetkan bisa meningkatkan ekuitas perusahaan hingga Rp 2,4 triliun tahun ini. Direktur PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) Kocu A. Hutagalung mengatakan, ekuitas perusahaan sampai September 2016 telah mencapai Rp 2,2 triliun. Dia mengungkapkan target ekuitas sebesar Rp2,4 triliun akan dipenuhi dari laba ditahan yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 220 miliar. “Dari total target laba tahun ini sebesar Rp 220 miliar, realisasinya telah mencapai sekitar 75%. Rencananya laba tahun ini bisa ditahan sebagai ekuitas,” kata Kocu belum lama ini.
Bisnis indonesia – 04/11/2016, hal. 21
Porsi Saham Bakal Melesat
Porsi investasi asuransi jiwa ke instrumen pasar modal diproyeksikan terus meningkat sepanjang 2017 demi meraih imbal hasil yang signifikan. Christine Setyabudhi, Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), mengatakan pengelolaan portofolio investasi asuransi jiwa akan disesuaikan dengan produk yang dimilikinya. Saat ini, ujarnya, produk asuransi berbasis investasi atau unit-linked masih mendominasi industri asuransi jiwa. Karakteristik mayoritas nasabah yang membeli produk tersebut dinilai masih agresif. Karena itu, dia menilai potensi peningkatan alokasi investasi ke instrumen pasar modal masih terbuka hingga tahun depan.
Bisnis Indonesia – 04/11/2016, Hal. 22
Pengalihan Polis AJB Bumiputera Butuh Waktu Tiga Tahun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong restukturisasi Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 melalui pembentukan anak usaha dengan menggandeng Investor strategis. Nantinya, anak usaha yang baru dibentuk tersebut akan menampung pengalihan polis mutual yang saat ini berada di bawah AJB Bumiputera menjadi polis baru yang akan diperkirakan rampung dalam tiga tahun
Investor Daily - 04/11/2016, Hal. 23
Imbal Hasil Investasi Asuransi Jiwa Bisa Dua Digit
Imbal hasil investasi asuransi jiwa diyakini mampu mencapai kisaran dua digit pada akhir 2016. Antony Japari, President Director PT Capital Life Indonesia, menuturkan hingga saat ini sekitar 30% alokasi investasi pihaknya ditempatkan pada instrumen pasar modal. Sedangkan, 40%-50% investasi perseroan masih ditempatkan di deposito. Selebihnya, jelasnya, dialokasikan pada instrumen investasi lain, khususnya surat berharga negara dan obligasi korporasi “Kami sesuaikan durasi jangka panjang kewajiban sehingga matching. Porsi 30%-an di saham masih wajar,” ungkapnya kepada Bisnis, Kamis (3/11/2016).
Bisnis.com - 04/11/2016 http://finansial.bisnis.com/read/20161104/215/598986/imbal-hasil-investasi-asuransi-jiwa-bisa-dua-digit
Sun Life Syariah Lebarkan Sayap Ke Aceh
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) kembali melebarkan sayap pemasaran untuk bisnis syariah. Ini ditandai dibukanya kantor pemasaran syariah Sun Life di Aceh pada awal bulan ini. Direktur Utama Sun Life Elin Waty bilang, pihaknya melihat Banda Aceh sebagai pusat kegiatan ekonomi syariah nasional sehingga menjadi pasar asuransi syariah yang sangat potensial. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam memiliki populasi 5,2 juta jiwa di tahun 2015 yang sekitar 98% di antaranya beragama Islam.
Kontan.co.id - 03/10/2016 http://keuangan.kontan.co.id/news/sun-life-syariah-lebarkan-sayap-ke-aceh
Asuransi Lesu, Segmen Ritel Dipacu
Sejumlah perusahaan asuransi jiwa berniat terus menggenjot bisnis di segmen ritel. Pasalnya tantangan di segmen kumpulan masih cukup berat. Salah satu faktor yang membuat penjualan asuransi kumpulan makin menantang adalah kehadiran BPJS Kesehatan. Hal ini membuat beberapa pemberi kerja mengalihkan proteksi karyawannya ke badan sosial tersebut. Guna menutup penurunan bisnis di segmen kumpulan, PT Avrist Assurance, semisal, menjadikan pengembangan produk baru sebagai salah satu cara untuk menggaet nasabah individu. Direktur Avrist Makki I. Kusuma bilang, sebelum akhir tahun pihaknya berencana merilis produk baru.
Kontan.co.id - 03/10/2016 http://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-kumpulan-lesu-segmen-ritel-dipacu
(Eksposisi) Allianz Indonesia Gelar Allianz Inspiring Talks 2016 #DareToEmpower
Di tahun ini penyelenggaraannya, Allianz Inspiring Talks (AIT) 2016, mengangkat tema pemberdayaan (Empowerment) yang dipandang dalam perspektif yang luas. Acara AIT 2016 (26/10) menampilkan para pembicara yang memiliki karya unik dan inspiratif dalam memberdayakan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat mendatangkan dampak positif bagi masyarakat.
Investor Daily – 04/11/2016, Hal. 23
INFORMASI KEUANGAN
|
Sumber Kontan.com , Bank Indonesia
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.com, Kompas.com, Antara.com, Antarafoto.com, Tribunnews.com, Okezone.com, Beritasatu.com, Vivanews.co.id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah InfoBank, Majalah Investor
