AAJI Daily News - 26 Oktober 2016


HEADLINE NEWS

  1. Efek “Bola Salju” Program 10 Juta Agen
  2. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) #1 Sektor Asuransi
  3. Zurich Targetkan Kontribusi Bancassurance Capai 40%
  4. Zurich Topas Life Gandeng CTBC Pasarkan Asuransi Jiwa Kredit
  5. Pendapatan Premi Kuatkan Fundamental Perusahaan
  6. Pendapatan Premi Sokong Pertumbuhan Laba
  7. Raih Pertumbuhan Premi Positif
  8. Premi Dan Laba Terus Menanjak
  9. (Berita Photo) Proteksi Bisnis UKM
  10. OJK Minta AJB Bumiputera Ganti Status
  11. AJB Bumiputera Segera Melantai Di Bursa

MENGENAI AAJI

Efek “Bola Salju” Program 10 Juta Agen

Kampanye  10  juta  agen diharapkan  mampu  membuka  lapangan  kerja  buat masyarakat. Selain menjadi ujung  tombak   dalam  mengedukasi  dan  meningkatkan  penetrasi  berasuransi,  agen  dapat  berperan dalam membangun  kemandirian. Ketua Umum AAJI  Hendrisman  Rahim mengatakan, program tersebut diharapkan dapat  membuka  lapangan  pekerjaan  yang  luas  dan  menurunkan tingkat kemiskinan. Agar program tersebut berjalan dengan baik, perlu dukungan dari semua kalangan termasuk pelaku industri.

Majalah Investor – Edisi Oktober, 26-27

Narasumber:

-             Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) #1 Sektor Asuransi

PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) kian menunjukkan eksistensi ditengah persaingan papan atas asuransi jiwa di Indonesia saat ini. Dalam satu dekade terakhir, perusahaan asuransi tertua di Indonesia ini menunjukkan tren kinerja yang terus membaik. Perbaikan kinerja keuangan perusahaan tersebut ditopang pengelolaan investasi yang baik juga pengembangan produk-produk dan pemasaran. Selain terus menggarap pasar asuransi yang potensial, Jiwasraya terus mengoptimalkan pasar BUMN.

Majalah Investor – Edisi Oktober, 26-27

Zurich Targetkan Kontribusi Bancassurance Capai 40%

PT Zurich Topas Life menargetkan kontribusi jalur bancassurance terhadap total premi mencapai 40% tahun 2017. sampai September 2016, porsi jalur distribusi bancassurance perseroan mencapai 35%. Director And Chief Distribution Officer Zurich Topas Life Kumaran Chinan mengatakan, sampai September 2016 bisnis asuransi dari bancassurance perseroan berkembang pesat, yang terlihat dari perolehan premi jalur distribusi tersebut secara year on year (yoy) meningkat 200%. Padahal, pada saat yang Sama Zurich Topas Life pun memiliki channel distribution lain, yakni agency (keagenan)

Investor Daily – 26/10/2016, Hal. 24

Zurich Topas Life Gandeng CTBC Pasarkan Asuransi Jiwa Kredit

PT Zurich Topas Life meresmikan kemitraan dengan PT Bank CTBC Indonesia untuk memasarkan produk asuransi jiwa kredit. Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber mengatakan terdapat dua produk asuransi jiwa kredit yang dipasarkan melalui saluran bancassurance dengan Bank CTBC Indonesia (CTBCI) yaitu Proteksiku dan Proteksiku tetap. “Dengan  dipasarkannya  dua  produk  ini  maka  debitur  CTBCI akan mendapatkan perlindungan jiwa dari risiko meninggal dunia selama masa kreditnya,” kata Peter di sela-sela peluncuran produk baru di Jakarta.

Bisnis.com - 25/10/2016 http://finansial.bisnis.com/read/20161025/215/595733/zurich-topas-life-gandeng-ctbc-pasarkan-asuransi- jiwa-kredit

Pendapatan Premi Kuatkan Fundamental Perusahaan

Satu lagi perusahaan asuransi dengan kelompok aset Rp 6 triliun - Rp 10 triliun yang berhasil mem- peroleh penghargaan Indonesia Insurance Award 2016 kategori Financial Performance adalah PT Avrist Assurance. Hasil penilaian Tim Riset Warta Ekonomi. Avrist Assurance memiliki Kekuatan dalam pencapaian premi neto. Laporan keuangan perusahaan menunjukkan bahwa premi neto pada 2015 sebesar Rp 1,7 triliun. Capaian tersebut memang turun 8,37% dari tahun  sebelumnya yang mencapai Rp 1,96 triliun.

Warta Ekonomi – Oktober 2016, Hal. 37

Pendapatan Premi Sokong Pertumbuhan Laba

Pada   perusahaan  asuransi  untuk   kelompok  aset  Rp 6 triliun – Rp 10 triliun, PT BNI  Life  Insurance  juga meraih penghargaan   Indonesia Insurance Award 2016 kategori Financial Performance. Penghargaan ini diberikan karena  kinerjanya yang luar biasa pada satu tahun terakhir. Jika melihat laporan keuangannya, pada 2015, perusahaan ini berhasil membukukan pendapatan dan laba yang tumbuh. Premi neto tercatat mengalami peningkatan 133,94%, dari Rp 1,4 triliun menjadi Rp 3,3 triliun.

Warta Ekonomi – Oktober 2016, Hal. 37 Raih Pertumbuhan Premi Positif

Perusahaan asuransi dengan aset Rp 10 triliun – Rp 27 triliun adalah PT Indolife Pensiontama sebab Tim Riset Warta Ekonomi menemukan adanya pertumbuhan positif pada perolehan premi neto. Berdasarkan laporan keuangan tahun 2015, premi neto perusahaan tumbuh dari Rp 7,74 triliun menjadi Rp 8,83 triliun, atau tumbuh 14,1 %. Sayangnya, perusahaan ini mengalami kerugian sebesar Rp 500,45 miliar, sementara pada tahun sebelumnya perusahaan hanya untung Rp 4,483 miliar.

Warta Ekonomi – Oktober 2016, Hal. 36

Premi Dan Laba Terus Menanjak

Untuk kelompok Rp 10 triliun – Rp 27 triliun, penghargaan Indonesia Insurance Award 2016 kategori Financial Performance kepada PT Asuransi Jiwasraya. Berdasarkan penilaian Tim Riset Warta Ekonomi, perusahaan ini berhak memperoleh penghargaan tersebut karena pertumbuhan premi dan labanya yang terus menanjak. Berdasarkan laporan keuangan, premi neto perusahaan tumbuh 64,11 %, dengan premi pada 2014 yang sebesar Rp 6,18 triliun tumbuh menjadi Rp 10,14 triliun. Adapun laba perusahaan tumbuh 58,46%, dari Rp 661,67 miliar menjadi Rp 1,05 triliun.

Warta Ekonomi – Oktober 2016, Hal. 36

(Berita Photo) Proteksi Bisnis UKM

Jawapos – 26/10/2016, Hal. 6

EKONOMI MAKRO & REGULASI

OJK Minta AJB Bumiputera Ganti Status

Status mutual Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 bakal berubah. Pasca direstrukturisasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan AJB Bumiputera akan menjadi perusahaan terbuka. Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK bilang, OJK tengah mempersiapkan AJB Bumiputera menjadi perusahaan terbuka. Itu sebabnya, OJK menunjuk empat perusahaan sekuritas yakni Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas, BNI Sekuritas dan Bahana Sekuritas. Jika menjadi perusahaan terbuka, otomatis status perusahaan sebagai mutual hilang. Sebagaimana diketahui, AJB Bumiputera saat ini merupakan satu-satunya perusahaan asuransi berbentuk mutual di Indonesia. Artinya, mereka tidak ada pemegang saham mayoritas seperti dalam perusahaan.

Harian Kontan – 26/10/2016, Hal. 24

Berita Serupa :

AJB Bumiputera Segera Melantai Di Bursa

Status mutual Asuransi Jiwa Bersama / AJB Bumiputera 1912 segera berubah. Pasca direstrukturisasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan AJB Bumiputera segera menjadi perusahaan terbuka. Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) mengatakan OJK tengah mempersiapkan AJB Bumiputera untuk menjadi perusahaan terbuka. Itu sebabnya, OJK telah menunjuk empat perusahaan sekuritas yakni Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas, BNI Sekuritas dan Bahana Sekuritas. Jika menjadi perusahaan terbuka, otomatis status perusahaan sebagai mutual hilang.

Kontan.co.id - 25/10/2016 http://keuangan.kontan.co.id/news/ajb-bumiputera-segera-melantai-di-bursa

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.000

IHSG

5.393,41

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bank Indonesia

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.com, Kompas.com, Antara.com, Antarafoto.com, Tribunnews.com, Okezone.com, Beritasatu.com, Vivanews.co.id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah InfoBank, Majalah Investor