AAJI Daily News - 10 Maret 2016
HEADLINE NEWS:
- AAJI Rayakan Ulang Tahun ke-14
- Pentingnya Teknologi Digital bagi Agen Asuransi
- Allianz Resmikan Program CSR
- Sequis Life Targetkan 6.000 Polis dari Sequis Online
- [Foto] Bringin Life Kick Off Meeting 2016
- Sun Life Edufair 2016
- MNC Life dan Bank Victoria Jalin Kerja Sama Bancassurance
- [Foto] Reindo dan Indonesia RE Adakan Technical Director Gathering
- Director Gathering 2016 ReIndo
- [Foto] Sequis Life Luncurkan Sequis eZ dan Sequis Online
- FWD Life Luncurkan M-Recruitment
- PT Astra Aviva Life: Melewati Milestone Pertama dengan Gemilang
- Unit-linked Masih Diandalkan
- [Foto] Tim AIA Championship
- [Foto] Commonwealth Life Raih Excellent Service Experience Awards 2016
- [Foto] Commonwealth Life Terima Penghargaan Infobank Unit Link Award 2016
- Musisi, Kru, dan Penonton Java Jazz Festival 2016 Dilindungi Asuransi Avrist
- [Foto] Kinerja IKNB Meningkat
- Pos Indonesia Bakal Tawarkan Tabungan dan Asuransi
- IHSG Menguat, Nilai Kapitalisasi Meningkat
- BI Rate dan GWM Turun, Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi
MENGENAI AAJI
AAJI Rayakan Ulang Tahun ke-14
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyelenggarakan CEO Meeting I di 2016 sekaligus merayakan ulang tahun ke-14 AAJI yang jatuh pada 23 Januari 2016 di Shangri-La Hotel, Jakarta (5/2). CEO Meeting yang diadakan secara reguler merupakan media komunikasi dalam memberikan update serta informasi terkini seputar industri asuransi jiwa kepada para pemimpin perusahaan anggota. Pada kesempatan ini, AAJI juga mengumumkan enam pemenang “Journalist Writing Competition”. Hadir pada acara tersebut antara lain Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim, Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu, Ketua Bidang Regulasi dan Best Practices AAJI Maryoso Sumaryono, Ketua Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar-Lembaga AAJI Christine W. Setyabudhi, dan Ketua Bidang Asuransi Mikro AAJI Joachim Wessling. Sebelumnya. AAJI juga sudah merayakan hari jadinya dengan mengadakan syukuran di rumah AAJI bersama manajemen AAJI, dewan pengurus, perusahaan anggota asosiasi dan tamu kehormatan. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 18)
Berita serupa:
- Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 45, AAJI Rayakan Ulang Tahun ke-14
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Pentingnya Teknologi Digital bagi Agen Asuransi
PT FWD Life Indonesia (FWD Life) secara penuh telah mengusung konsep digital dalam menjalankan bisnisnya melalui Digital Agency FWD Life yang disebut FWD Mobile, sebuah aplikasi mobile komprehensif yang memungkinkan agen melakukan pendekatan kepada pelanggan dengan lebih baik didukung dengan modul pelatihan dan proses penjualan yang efisien sehingga dapat mendukung karier mereka. FWD mobile didukung oleh sistem one single entry application dengan memiliki layanan empat fitur yaitu M-Recruitment, M-Activity, M-Commerce, dan M-Service. Jumlah pelanggan FWD Life di Indonesia mencapai 25 ribu orang, dan saat ini memiliki 2.500 agen asuransi. Target hingga 2017 mendatang, perseroan ingin menggandeng satu juta pelanggan dengan total 5.000 agen di Indonesia. Transformasi era digital bagi para agen juga mulai diterapkan oleh PT Asuransi Jiwa Sequis Life dengan meluncurkan Sequis eZ yaitu sistem aplikasi multiplatform yang tersedia di semua platform mobile device berbasis Android dan iOS yang dapat digunakan oleh 14 ribu agen pemasaran Sequis kapan dan di mana saja. Sequis eZ dirancang untuk penggunaan real time, dilengkapi dengan fasilitas e-signature dan e-payment yaitu proses approval formulir SPAJ tidak perlu menunggu waktu lama dan proses underwriting lebih singkat dan mudah. Sementara itu, dalam memperingati satu dekade program Mitra Garda Oto, Asuransi Astra meluncurkan kembali situs gomitra.com yang dilangsungkan bersamaan dengan acara Victory Parade Mitra Garda Oto 2016 di Jakarta. Situs baru gomitra.com telah dirancang ulang dengan tampilan lebih modern, dinamis, dan tambahan fitur-fitur baru untuk memudahkan para penggunaannya secara responsif mengadopsi teknologi komputasi bergerak. Di PT Sun Life Financial Indonesia, pengenalan sistem digital bagi para tenaga pemasar asuransi sudah dikenalkan sejak tahun 2012 melalui penerapan Aplikasi Sun Advisor yang dirancang untuk Apple iOS. Aplikasi ini dibuat untuk membantu para agen (advisor) dan field manager dalam mengelola penjualan dan rekrutmen. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 30-31)
Allianz Resmikan Program CSR
Allianz Indonesia meresmikan pembukaan rangkaian kegiatan CSR melalui program pelayanan sosial kemasyarakatan di Jakarta, 25 Januari 2016. Program ini cukup beragam mulai dari program kader kesehatan yang memberikan penyuluhan pola hidup bersih dan sehat dalam kegiatan Posyandu, pelayanan kesehatan melalui program poslansia, perpustakaan keliling di beberapa Sekolah Dasar, hingga rehabilitasi taman kelurahan. Sebagai grup perusahaan asuransi berskala global, Allianz melakukan beberapa studi guna berkontribusi lebih optimal terhadap pengembangan manusia. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 42)
Sequis Life Targetkan 6.000 Polis dari Sequis Online
PT AJ Sequis meluncurkan situs digital channel, yaitu Sequis Online, yang menawarkan produk simpel dengan proses pembelian yang mudah dan terjangkau secara online. Sequis Online memiliki kelebihan yaitu calon nasabah dapat menentukan sendiri jumlah uang pertanggungan dan besarnya premi dan polis disajikan dalam bentuk e-policy yang akan diterima nasabah pada hari yang sama setelah proses pembayaran selesai dilakukan. Tahun ini, perseroan baru menargetkan 6.000 polis untuk dijual secara online. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 43)
Berita serupa:
- Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 44, [Foto] Bringin Life Kick Off Meeting 2016
Sun Life Edufair 2016
PT Sun Life Financial Indonesia menggelar kegiatan Sun Life Edufair di Senayan City Jakarta, pada 28-31 Januari mempertemukan sekolah, pakar pendidikan, orang tua, dan anak-anak. Direktur Utama Sun Life Elin Waty mengatakan bahwa Sun Life Edufair bertujuan untuk mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya mulai mempersiapkan pendidikan anak mereka di masa depan sejak dini, termasuk memberikan saran tentang cara mempersiapkan dana pendidikan anak. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 44)
MNC Life dan Bank Victoria Jalin Kerja Sama Bancassurance
Bank Victoria menjalin kerja sama dengan perusahaan asuransi jiwa nasional MNC Life untuk memberikan perlindungan terhadap para deposan ditandai dengan peluncuran produk V-88 Bank Victoria. Produk ini dipasarkan per 1 Februari 2016 di 101 cabang Bank Victoria dengan keunggulan berupa kombinasi tabungan dan deposito, yang dilengkapi perlindungan dari asuransi jiwa. Perlindungan yang diterima nasabah adalah perlindungan asuransi kecelakaan dengan manfaat meninggal akibat kecelakaan. Nilai uang pertanggungan sebesar nilai deposito awal selama tiga bulan dengan maksimum pertanggungan Rp500 juta. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 43)
[Foto] Reindo dan Indonesia RE Adakan Technical Director Gathering
Presiden Direktur Reasuransi Indonesia (Reindo) Kocu Andre Hutagalung, Direktur Utama Indonesia Re Frans Sahusilawane, dan Direktur Indonesia Re Adi Pramana usai acara Director Gathering di Jakarta, 11 Februari 2016. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 45)
Berita serupa:
- Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 47. Director Gathering 2016 ReIndo
[Foto] Sequis Life Luncurkan Sequis eZ dan Sequis Online
Presiden Direktur dan CEO Sequis Life dan Sequis Group Tatang Widjaja bersama jajaran dan partner bisnis dalam peluncuran Sequis eZ dan Sequis Online di Sequis Center, Jakarta, 21 Januari 2016. Untuk melakukan penetrasi pasar, Sequis memanfaatkan lini digital berbasis customer experiences. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 46)
FWD Life Luncurkan M-Recruitment
PT FWD Life Indonesia meluncurkan M-Recruitment, sebuah aplikasi mobile yang mendukung agen FWD Life untuk melakukan proses perekrutan yang lebih cepat. M-Recruitment merupakan salah satu alat yang efektif melipatgandakan jumlah agen asuransi tahun ini dan membedakan FWD Life sebagai pemimpin asuransi digital. Berbagai konsep inovatif dikembangkan secara digital untuk mendukung agen dalam melakukan pendekatan yang lebih baik dengan pelanggan baru, meningkatkan pelatihan, serta memperlengkapi diri dengan lebih baik. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 46)
PT Astra Aviva Life: Melewati Milestone Pertama dengan Gemilang
Astra Life, produk asuransi PT Astra Aviva Life, melihat rendahnya penetrasi asuransi Indonesia sebagai peluang sekaligus pekerjaan rumah bagi industri asuransi domestik. Survei Boston Consulting Group mencatat hanya enam dari seratus orang Indonesia yang punya asuransi jiwa dan pada 2020 diprediksi akan terjadi peningkatan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia. Astra Aviva Life telah berhasil melewati milestone pertama dengan gemilang. Kinerja perseroan di 2015 menunjukkan pertumbuhan menjanjikan. Premi bruto tumbuh 110% dari Rp651 miliar pada 2014 menjadi Rp1,36 triliun pada 2015 sedangkan premi tahunan ekuivalen tumbuh lebih dari 500%. Jumlah aset meningkat 44% menjadi Rp1,9 triliun pada Desember 2015, dibandingkan Rp1,3 triliun pada akhir 2014. Dalam 10 tahun mendatang, Astra Life berambisi menjadi salah satu dari lima asuransi jiwa terbesar di Indonesia. (Koran Tempo, 10/3, Hal. 13)
Unit-linked Masih Diandalkan
Pelaku industri asuransi memperkirakan unit-linked masih menjadi andalan dalam pengumpulan premi sepanjang tahun meski dalam dua tahun terakhir kinerja produk ini kurang optimal. Adi Purnomo Wijaya, Wakil Presiden Direktur PT Avrist Assurance mengatakan sejak awal 2016, polis unit linked masih terus tumbuh dan terserap pasar. Pemegang polis unit- linked disarankan agar menjadikan investasinya untuk tujuan jangka panjang. Infovesta dan Biro Riset Infobank memperkirakan imbal hasil unit-linked masih sulit melewati kinerja deposito. Imbal hasil unit-linked sepanjang 2015 jauh di bawah bunga deposito baik. Dari tiga jenis investasi di unit-linked, hanya investasi berbasis pendapatan tetap (fix income) yang masih mendatangkan return positif. Itu pun tidak besar, hanya 2,04%, dibandingkan dengan indeks imbal hasil unit-linked berbasis saham yang return-nya minus 12,38%. Return minus juga terjadi pada imbal hasil unit-linked berbasis campuran yakni -5,44%. Padahal, tahun 2012, unit-linked mampu mendatangkan imbal hasil jauh di atas deposito bank sehingga menjadi pilihan investasi. (Bisnis Indonesia, 10/3, Hal. 21)
[Foto] Tim AIA Championship
Chief Marketing Officer PT AIA Financial, Lim Chet Ming, bersama Bambang Pamungkas dan tim AIA Championship yang akan berlaga di Hong Kong menghadapi perwakilan dari delapan negara lain di Asia Pasifik. (Media Indonesia, 10/3, Hal. 14)
[Foto] Commonwealth Life Raih Excellent Service Experience Awards 2016
Commonwealth Life berhasil meraih penghargaan Excellent Service Experience Award (ESEAward) 2016 untuk kategori Insurance dan Health. Penghargaan ini diraih atas kualitas pengalaman positif yang diterima nasabah berdasarkan hasil riset Mystery Shopping yang diadakan majalah Service Excellence dan Care CCSL. Untuk informasi mengenai program Commonwealth Life lainnya, kunjungi www.commlife.co.id atau follow Twitter, Facebook, dan Instagram CommLifeID dan LinkedIn Commonwealth Life. (Kompas, 10/3, Hal. 23)
[Foto] Commonwealth Life Terima Penghargaan Infobank Unit Link Award 2016
Commonwealth Life memenangkan penghargaan Infobank Unit Link Award 2016 dengan predikat “Sangat Bagus” dalam rating Unit Link 2015. Penghargaan ini diraih perusahaan atas kinerja investasi yang gemilang untuk produk Unit Link Commonwealth Life, yaitu Investra Balanced Syariah kategori campuran unit link 5 tahun, CommLink Aggressive Plus Fund kategori saham unit link 3 tahun, dan Investra Balanced Syariah kategori campuran unit link 3 tahun. (Kompas, 10/3, Hal. 23)
Musisi, Kru, dan Penonton Java Jazz Festival 2016 Dilindungi Asuransi Avrist
BNI Java Jazz Festival yang diadakan setiap bulan Maret merupakan salah satu festival musik jazz terbesar di dunia. Pada tahun ini, Avrist mengusung tema “Avrist, Melindungi Ekspresimu”. Melalui kegiatan ini, Avrist Assurance ingin memberikan rasa aman dan terlindungi bagi semua peminat musik, mulai dari kru, musisi hingga penonton. Tema ini diwujudkan Avrist dalam bentuk memberikan perlindungan asuransi jiwa dan kecelakaan kepada seluruh musisi, kru, dan penonton selama acara berlangsung dan menjadi bentuk edukasi pentingnya asuransi kepada masyarakat luas agar menjadi kebutuhan utama. (Koran Sindo, 10/3, Hal. 19)
EKONOMI MAKRO & REGULASI
[Foto] Kinerja IKNB Meningkat
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani didampingi Deputi Komisioner Pengawas IKNB 1 Edy Setiadi, Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAUI Yasril Y. Rasyid, Sekjen Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Tati Febriyanti. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 47)
Pos Indonesia Bakal Tawarkan Tabungan dan Asuransi
PT Pos Indonesia diminta merambah layanan keuangan dengan memberanikan diri menggarap layanan keuangan sendirian dengan merilis produk tabungan dan asuransi. 4.000 kantor cabang Pos Indonesia akan menjual produk tabungan dan asuransi pada tahun ini dan tahap awal layanan keuangan akan hadir di Pulau Jawa dan Bali. OJK juga mendorong Pos Indonesia untuk mendirikan anak usaha yang bergerak di bisnis asuransi dengan cara bekerja sama dengan perusahaan asuransi umum dan asuransi jiwa. Asuransi Pos Indonesia dirancang menggarap asuransi mikro. Beberapa produk asuransi yang bakal ditawarkan Pos Indonesia antara lain: asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri hingga asuransi jiwa yang berbalut risiko pengiriman barang. (Kontan, 10/3, Hal. 24)
IHSG Menguat, Nilai Kapitalisasi Meningkat
Mengawali bulan Februari 2016, IHSG tercatat menguat hingga 2,85%. Peningkatan IHSG akhir pekan pertama Februari 2016 ini diiringi peningkatan nilai kapitalisasi pasar modal Indonesia yang mencapai Rp5.094,26 triliun, naik 4,54% dibandingkan nilai kapitalisasi pada akhir 2015 yang tercatat sebesar Rp4.872,70 triliun. Performa positif IHSG sepanjang pekan pertama Februari 2016 karena adanya akumulasi yang dilakukan pemodal pada saham- saham berkapitalisasi besar dan memiliki pengaruh signifikan terhadap koefisien IHSG. Saat ini, ada sekitar 20 perusahaan besar yang tercatat di BEI yang menguasai kapitalisasi pasar. Selama periode ini, investor asing mencatatkan pembelian bersih di pasar saham dengan nilai Rp2,73 triliun. Hal itu menunjukkan pelaku pasar makin optimistis terhadap pergerakan IHSG, setidaknya hingga triwulan pertama 2016. Di sisi lain, data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dirilis Februari juga meningkatkan keyakinan kondisi ekonomi yang lebih baik, terdongkrak oleh telah mulai bergeraknya pembangunan infrastruktur yang prosesnya dimulai pada pertengahan 2015. Jumlah investor pasar modal sepanjang Januari 2016 mencapai 4% dari jumlah investor per akhir tahun 2015 dan jumlah total investor di Indonesia sudah lebih dari 450 ribu orang. Penambahan jumlah investor menjadi salah satu program strategis dari pemangku kepentingan di pasar modal bersama OJK. Perkembangan dunia digital juga diyakini turut mendorong pertumbuhan bursa saham Indonesia. Jumlah transaksi harian di BEI meningkat hampir 10 kali lipat dalam satu dasawarsa terakhir seiring penggunaan sistem perdagangan dalam jaringan. Berdasarkan data BEI, transaksi harian pada tanggal 17 Februari 2016 mencapai 216.192 kali transaksi. BEI bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) serta OJK berinovasi di pasar modal. Pada pertengahan Februari 2016, manajemen BEI bersama KSEI dan KPEI memutuskan untuk memperpanjang kontrak perjanjian dan pemeliharaan perangkat jaringan terpadu pasar modal (JPTM) dengan PT Link Net Tbk selama lima tahun sejak 30 Desember 2015. Melalui JPTM, jaringan telekomunikasi dan data menghubungkan BEI, KPEI, dan KSEI dengan OJK. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 52-53)
BI Rate dan GWM Turun, Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi
Penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) primer rupiah dan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) dinyatakan tanpa ada campur tangan pihak mana pun, kata Kepala Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara. Keputusan BI menurunkan BI rate dan GWM primer rupiah karena melihat berbagai pertimbangan seperti harga minyak dunia yang turun, nilai tukar rupiah yang makin menguat, harga bahan bakar minyak turun. Sejak Oktober 2015, ada proyeksi tekanan ekonomi global mulai berkurang. Ekonomi domestik juga tampak bergairah, terlihat dari realisasi pertumbuhan kuartal ketiga 2015 yang mencapai 4,73. Kemudian, inflasi terkendali pada level rendah dan defisit transaksi berjalan sudah diperkirakan di bawah 3% terhadap PDB. Namun, satu risiko yang mengkhawatirkan adalah kebijakan suku bunga AS. Alasan penurunan BI rate dilakukan secara bertahap adalah kondisi investor pasar keuangan karena jika sekaligus dilakukan akan menimbulkan rasa kaget untuk para investor. Penurunan GWM primer dan BI rate ini diharapkan menjadi tambahan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi tahun 2016. Dalam proyeksi sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan pada rentang 5,2-5,6% dengan bias ke bawah. Tetapi setelah BI rate turun, pertumbuhan ekonomi diperkirakan lebih sedikit. Dorongan utama tetap berasal dari konsumsi masyarakat yang masih dapat tumbuh pada rentang 5-5,4%, terutama sektor makanan, jasa, dan konstruksi. Pendorong lainnya adalah belanja pemerintah. (Media Asuransi, ed. Maret, Hal. 54)
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.160 |
|
IHSG |
4.811,04 |
|
BI Rate (per 18 Febuari 2016) |
7,00% |
Sumber: Kontan / Bank Indonesia
