AAJI Daily News - 23 September 2016


HEADLINE NEWS

 

  1. FWD Life Beri Pengalaman Berasuransi Yang Berbeda Kepada Nasabah Korporasi
  2. Sun Life Rangkul Blogger
  3. DPLK Manulife Genjot Kepesertaan Program Kompensasi Pesangon
  4. (Berita Photo) Dana Pensiun
  5. Moneter Dukung Pertumbuhan

 

INDUSTRI ASURANSI JIWA

FWD Life Beri Pengalaman Berasuransi Yang Berbeda Kepada Nasabah Korporasi

Perusahaan asuransi berbasis digital FWD Life merayakan hari jadi untuk jalur distribusi untuk employee benefits, yakni Corporate Care. Sejak pertama kali diluncurkan pada 26 Agustus 2015, dalam waktu 1 tahun Corporate Care telah memberikan pengalaman berasuransi yang berbeda melalui layanan berbasis digital yang komprehensif kepada lebih dari 200 polis nasabah korporasi dan telah dipercaya untuk menyediakan perlindungan asuransi kumpulan (employee benefits) kepada lebih dari 65.000 tertanggung dari berbagai perusahaan di Indonesia.

Bisnis Indonesia – 23/09/2016, hal. 15

Sun Life Rangkul Blogger

Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) mengedukasi keuangan kepada para blogger melalui rangkaian pameran dan seminar literasi  keuangan yang  berlangsung pada 29-31 Juli di Bandung.  Acara tersebut mengusung kampanye #IndonesiaLebihBaik. Bandung adalah kota ketiga yang dikunjungi Sun Life untuk kegiatan tersebut. Sebelumnya, kegiatan ini telah sukses diselenggarakan di Makassar pada 22-24 April 2016 dan Surabaya 27-29 Mei 2016. Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan, Sun Life mempunyai komitmen yang kuat untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

Warta Ekonomi – September 2016, hal. 82

DPLK Manulife Genjot Kepesertaan Program Kompensasi Pesangon

DPLK Manulife Indonesia mendorong perusahaan swasta berbagai segmen usaha di Makassar untuk mengikuti program pensiun untuk kompensasi pesangon. Head of Employee Benefits Distribution Manulife Indonesia Karyadi Pranoto mengatakan sebagian besar perusahaan di Makassar cenderung belum mencadangkan dana untuk kebutuhan pesangon sehingga kerap mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan saat harus merealisasikan kewajiban tersebut. "Khusus di Makassar ini masih sangat kecil, hanya mencapai 16 perusahaan sejauh ini yang ikut PPUPK Manulife. Sehingga ini kita dorong secara massif, terlebih badan usaha swasta sangat banyak," katanya di Makassar, Kamis (22/9/2016).

Bisnis.com - 22/09/2016 http://finansial.bisnis.com/read/20160922/215/586130/dplk-manulife-genjot-kepesertaan-program- kompensasi-pesangon

(Berita Photo) Dana Pensiun

Bisnis Indonesia – 23/09/2016, hal. 21

EKONOMI MAKRO DAN REGULASI

Moneter Dukung Pertumbuhan

Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate dari 5,25 persen menjadi 5 persen. Penyesuaian kebijakan moneter ini diharapkan bisa memperkuat kebijakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Keputusan penurunan suku bunga acuan itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (22/9). Sejalan dengan upaya menjaga koridor suku bunga yang simetris, suku bunga deposit facility (DF)  dan lending facility (LF) turun sebesar 25 basis poin, masing-masing menjadi 4,25 persen dan 5,75 persen. Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers seusai Rapat Dewan Gubernur di Jakarta mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional sangat terpengaruh kondisi ekonomi global. BI melihat ekonomi global tumbuh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Harian Kompas – 23/09/2016, hal. 17

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.090

IHSG

5.373,18

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

 

 

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.com, Kompas.com, Antara.com, Antarafoto.com, Tribunnews.com, Okezone.com, Beritasatu.com, Vivanews.co.id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah InfoBank, Majalah Investor

DOWNLOAD PDF