AAJI Daily News - 24 Juni 2016
HEADLINE NEWS
- OJK Akan Atur Permodalan Fintech
- Kinerja Asuransi: Premi Asuransi Jiwa Tumbuh 4,4%
- Pendapatan Asuransi Jiwa Melonjak 9,2 Persen
- AAJI: Pendapatan Asuransi Jiwa Meningkat 9,2%
- Klaim Asuransi Jiwa Kuartal I 2016 Turun
- 3 Bulan, Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp21,5 T
- Bumi Asih Jaya Pailit, OJK Koordinasi Bantu Nasabah
- Bumi Asih Ajukan PK, Proses Kepailitan Berlanjut
- Bumi Asih Ajukan PK, Kurator Jalan Terus
- Commonwealth Pacu Produktivitas Agen
- Commonwealth Life Buka Bersama Anak Yatim
- (Berita Photo) Perubahan Nama Asuransi Chubb
- BNI Perkuat Sinergi Anak Usaha
- Modal dan Teknologi Jadi Kunci
- BUMN Reasuransi Bantu Jokowi Pangkas Defisit Transaksi Berjalan
- Resmi Merger, BUMN Reasuransi Ini Siap Go Internasional
- OJK Susun Izin Satu Pintu Penerbitan Bancassurance
- OJK Akan Tentukan Batas Modal Minimum Fintech
MENGENAI AAJI
OJK Akan Atur Permodalan Fintech
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera mengeluarkan aturan terkait keberadaan industri financial technologi (fintech). Dalam aturan tersebut, regulator juga akan mengatur batas permodalan fintech. Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo mengatakan, fintech tersebut tidak hanya bisa mempermudah perusahaan asuransi untuk menjual produk, tapi juga membantu proses pembayaran dan klaim lebih cepat.
Republika - 24/06/2016, hal. 14
Narasumber:
- Nini Sumohandoyo, Kepala Departemen Komunikasi AAJI
Kinerja Asuransi: Premi Asuransi Jiwa Tumbuh 4,4%
Sepanjang kuartal I/2016, industri asuransi jiwa mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi sebesar 4,4%. Berdasarkan data kinerja industri asuransi jiwa pada kuartal I/2016 yang dipaparkan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), total pendapatan industri asuransi jiwa mencapai Rp 48,94 triliun atau tumbuh 9,2% jika dibandingkan total pendapatan pada kuartal I/2015 yaitu Rp 44,8 triliun. Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim mengatakan total pendapatan industri asuransi jiwa disokong sebesar 70,3% oleh pertumbuhan pendapatan premi yang terdiri dari premi bisnis baru dan premi lanjutan.
Bisnis.com - Rabu, 22/06/2016 18:49 WIB http://finansial.bisnis.com/read/20160622/215/560337/kinerja-asuransi-premi-asuransi-jiwa-tumbuh-44
Pendapatan Asuransi Jiwa Melonjak 9,2 Persen
Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, pertumbuhan pendapatan industri asuransi jiwa tersebut merupakan bukti nyata kekuatan industri untuk tetap bertumbuh, dan senantiasa memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat Indonesia. "Kami mencatat bahwa peningkatan total pendapatan industri asuransi jiwa di kuartal I-2016 ini didukung oleh beberapa aspek seperti pertumbuhan total pendapatan premi, yang terdiri dari pertumbuhan total premi bisnis baru dan total premi lanjutan," ujarnya di Kantor AAJI Jakarta, Rabu (22/6).
Republika.com - Rabu, 22 Juni 2016, 11:46 WIB http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/16/06/22/o95p9a382-pendapatan-asuransi-jiwa- melonjak-92-persen
AAJI: Pendapatan Asuransi Jiwa Meningkat 9,2%
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan industri asuransi jiwa pada kuartal I-2016 meningkat 9,2 persen menjadi Rp 48,94 triliun dari Rp 44,80 triliun pada periode yang sama 2015. "Kami mencatat bahwa peningkatan total pendapatan industri asuransi jiwa kuartal I-2016 meningkat di beberapa aspek, seperti pertumbuhan total pendapatan premi yang terdiri dari pertumbuhan premi bisnis baru dan premi lanjutan," kata Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim pada paparan kinerja di Jakarta, Rabu. Hendrisman mengatakan data kinerja ini berdasarkan laporan keuangan (un-audited) 54 perusahaan asuransi jiwa dari total 55 perusahaan di bawah keanggotaan AAJI.
Okezone.com - Rabu, 22 Juni 2016 - 18:32 wib http://economy.okezone.com/read/2016/06/22/320/1422507/aaji-pendapatan-asuransi-jiwa-meningkat-9-2
Narasumber:
- Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAJI
Berita Serupa:
- Mediaindonesia.com - Rabu, 22 June 2016 22:59 WIB Pendapatan Asuransi Jiwa Kuartal I 2016 Naik 9,2 Persen http://www.mediaindonesia.com/news/read/52537/pendapatan-asuransi-jiwa-kuartal-i-2016-naik- 9-2-persen/2016-06-22
- Pikiranrakyat.com - 22 Juni, 2016 - 15:50 - Industri Asuransi Tetap Tumbuh http://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2016/06/22/industri-asuransi-tetap-tumbuh-372610
- Krjogja.com - Rabu, 22 Juni 2016 / 12:40 WIB - Pendapatan Industri Asuransi Rp 48,94 T http://krjogja.com/web/news/read/786/home3.html
Klaim Asuransi Jiwa Kuartal I 2016 Turun
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total klaim dan manfaat yang dibayarkan oleh industri asuransi jiwa pada kuartal I 2016 turun 4,8 persen, dari Rp 22,64 triliun di kuartal I 2015 menjadi Rp 21,55 triliun. Angka ini menunjukkan semakin banyak nasabah yang menjaga nilai polis untuk tujuan jangka panjang. Dari angka tersebut, klaim penarikan sebagian mengalami penurunan yang signifikan, yaitu sebesar minus 48,3 persen menjadi Rp 3,31 triliun pada kuartal I 2016 dari Rp 6,41 triliun di kuartal I 2015.
Republika.co.id - Wednesday, 22 June 2016, 12:36 WIB http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/16/06/22/o95rkk382-klaim-asuransi-jiwa-kuartal-i- 2016-turun
3 Bulan, Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp 21,5 T
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) membayar klaim Rp 21,55 triliun di sepanjang kuartal satu 2016. Pembayaran klaim terbesar berasal dari klaim penarikan sebagian. Ketua bidang kanal distribusi AAJI Rinaldi Mudahar menyebut, klaim penarikan sebagian atau partial withdrawal mengalami penurunan sebesar 48,3% menjadi Rp 3,3 triliun. Begitu juga klaim lain-lain yang mengalami penurunan 21,5% menjadi Rp 610 miliar. “Klaim medical atau kesehatan naik 47,6% menjadi Rp2,74 triliun.
infobanknews.com - By Apriyani on June 22, 2016 http://infobanknews.com/3-bulan-asuransi-jiwa-bayar-klaim-rp215-t/
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Bumi Asih Jaya Pailit, OJK Koordinasi Bantu Nasabah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para pemegang polis Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya segara mendaftarkan tagihan terhadap asuransi itu kepada kurator yang sudah ditunjuk setelah resmi dinyatakan pailit. Batas akhir pengajuan tagihan 30 Agustus 2016 pukul 16.00 WIB, di perkantoran Belleza Permata Hijau, Jakarta Selatan. Rapat verifikasi tagihan pajak dan tagihan kreditur pada 13 September 2016 pukul 10.00 WIB, di Pengadilan Niaga pada PN Jakarta pusat.
Media Indonesia - 24/06/2016, hal.19
Bumi Asih Ajukan PK, Proses Kepailitan Berlanjut
Kurator tetap melanjutkan proses kepailitan sekalipun PT Asuransi Bumi Asih Jaya meminta penundaan lantaran tengah mengajukan upaya peninjauan kembali ke Mahkamah Agung. Kuasa hukum PT Asuransi Bumi Asih Jaya Sabas Sinaga, mengajukan memori peninjauan kembali terhadap putusan Mahkamah Agung No. 408K/Pdt.Sus-Pailit/2015 dan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No.4/Pdt.Sus/Pailit/2015/PN.Niaga.Jkt.Pst. Upaya hukum tersebut diajukan pada Senin (20/6).
Bisnis Indonesia – 24/06/2016, hal. 11
Bumi Asih Ajukan PK, Kurator Jalan Terus
Setelah kalah dalam kasasi, PT Asuransi Bumi Asih Jaya memutuskan untuk menempuh upaya hukum terakhir yakni Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Karenanya, perusahaan asuransi ini meminta Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menunda proses kepailitan hingga putusan PK keluar. Kuasa hukum Bumi Asih Jaya Sabas Sinaga mengatakan penundaan proses kepailitan ini diajukan lantaran kliennya masih memiliki kesempatan untuk bebas dari kepailitan. Sehingga, bisa menjalankan bisnisnya kembali. Penundaan proses kepailitan ini diajukan kepada majelis hakim, hakim pengawas, dan tim kurator. Harian Kontan – 24/06/2016, hal. 21
Commonwealth Pacu Produktivitas Agen
PT Commonwealth Life memacu produktivitas pemasaran melalui jalur keagenan guna merealisasikan target pendapatan premi sebesar Rp 2 triliun sepanjang tahun ini. Director Alternative Distribution Channels Commonwealth Life Pieter Watimena mengatakan sampai saat ini jumlah tenaga pemasar mencapai 6.000 agen. Dari total tersebut, sekitar 5.000 agen telah memiliki sertifikat profesi. Dia menuturkan, sampai dengan akhir tahun ini, perusahaan menargetkan bisa merekrut 500 agen baru. “Kami memang tidak menargetkan penambahan agen yang terlalu besar, karena kami lebih fokus untuk meningkatkan produktivitas para agen,” kata Pieter, Selasa (21/6).
Bisnis Indonesia – 24/06/2016, hal. 21
Commonwealth Life Buka Bersama Anak Yatim
Commonwealth Life mengundang puluhan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Yatim Istaqim di Jakarta Selatan untuk melaksanakan kegiatan buka puasa bersama, Selasa (21/06). Acara buka puasa bersama ini merupakan acara rutin tahunan yang diadakan oleh perusahaan. Pada acara buka bersama kali ini, Commonwealth Life memberikan donasi berupa asuransi jiwa kumpulan kepada Yayasan Yatim Istaqim. Jumlah total uang pertanggungan yang diberikan sebesar hampir Rp 500 juta. “Acara ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian kami dengan berbagi kebahagiaan dengan para anak yatim piatu khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
Harian Kontan – 26/06/2016, hal. 17
(Berita Photo) Perubahan Nama Asuransi Chubb
Harian Kontan – 24/06/2016, hal. 24
BNI Perkuat Sinergi Anak Usaha
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memperkuat sinergi bisnis anak usahanya atau konglomerasi bisnis dalam BNI Financial Services Group (BFG). Salah satu langkahnya dengan menggelar BNI Subsidiaries Ramadhan Bazaar 2016 untuk pameran produk seluruh perusahaan anak BNI. Beragam produk unggulan ditampilkan dalam pameran yang berlangsung selama tiga hari, antara 22-24 Juni 2016 ini. Acara ini juga dimeriahkan oleh hadirnya rekanan bisnis perusahaan anak BNI yang menawarkan berbagai produk mereka. Direktur Keuangan BNI Rico Rizal Budidarmo mengungkapkan, Visi BNI adalah menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja.
Okezone.com - Kamis, 23 Juni 2016 - 11:15 wib http://economy.okezone.com/read/2016/06/23/320/1423080/bni-perkuat-sinergi-anak-usaha
EKONOMI MAKRO & REGULASI
Modal dan Teknologi Jadi Kunci
PT Fitch Ratings Indonesia menyatakan industri asuransi dapat terus tumbuh positif di dalam negeri asal memiliki sumber daya besar yang meliputi modal, sumber daya manusia, dan teknologi. Anggi L. Santosa, Analis Fitch Ratings Indonesia, mengatakan berdasarkan riset yang dilakukan oleh lembaganya, diketahui pasar asuransi Indonesia merupakan pasar yang berdaya tahan. Hal ini terlihat di saat ekonomi melambat, asuransi tetap mencatatkan pertumbuhan premi meski lebih lambat. Menurutnya, pertumbuhan itu juga didukung fundamental keuangan yang sehat dari perusahaan-perusahaan asuransi dalam negeri, selain disokong margin underwriting yang baik.
Bisnis Indonesia – 24/06/2016, hal. 22
BUMN Reasuransi Bantu Jokowi Pangkas Defisit Transaksi Berjalan
Saat ini defisit transaksi berjalan Indonesia yang bernilai triliunan rupiah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa salah satu pemicu defisit karena ketimpangan antara jumlah premi asuransi yang disebar ke luar negeri dengan pembayaran premi reasuransi ke luar negeri. Capital outflow premi reasuransi lebih dari Rp 20 triliun per tahun. Alhasil, pembentukan Perusahaan Reasuransi Nasional (PRN) dengan dilakukannya penggabungan Reasuransi Internasional Indonesia ke dalam Indonesia Re, diharapkan membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengurangi angka capital outflow.
Detik.com - 23/06/2016 20:15 WIB http://finance.detik.com/read/2016/06/23/201557/3240822/6/bumn-reasuransi-bantu-jokowi-pangkas- defisit-transaksi-berjalan
Resmi Merger, BUMN Reasuransi Ini Siap Go Internasional
Setelah diadakannya Rapat Umum Pemegang Saham, hari ini PT Reasuransi Internasional Indonesia resmi masuk ke dalam PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau dikenal dengan brand Indonesia Re. Ini merupakan hasil tindak lanjut pembentukan Perusahaan Reasuransi Nasional (PRN). Acara penandatanganan merger dua perusahaan yang dilakukan di Kementerian BUMN ini disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Gatot Trihargo dan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Firdaus Jaelani.
Detik.com - 23/06/2016 18:36 WIB http://finance.detik.com/read/2016/06/23/183629/3240765/6/resmi-merger-bumn-reasuransi-ini-siap- ltigtgoltigt-internasional
OJK Susun Izin Satu Pintu Penerbitan Bancassurance
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menerbitkan izin terpusat untuk produk bancassurance. Ketentuan berbentuk Peraturan OJK (POJK) tersebut akan berisi tentang perizinan terintegrasi untuk produk bancassurance agar lebih mudah dan sederhana. "Nanti akan dikeluarkan POJK mengenai perizinan terintegrasi. Kita mau atur kalau bancassurance itu nanti izinnya cuma satu pintu," jelas Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (INKB) Firdaus Djaelani pada acara buka puasa bersama OJK di Jakarta, Rabu (22/6).
Kontan.co.id - Kamis, 23 Juni 2016 / 15:01 WIB http://keuangan.kontan.co.id/news/ojk-susun-izin-satu-pintu-penerbitan-bancassurance
OJK Akan Tentukan Batas Modal Minimum Fintech
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menentukan batas modal minimal industri keuangan berbasis teknologi (financial technology/fintech) untuk memastikan perlindungan bagi konsumen. "Ini lagi kita bahas, bukan hanya soal sektor IKNB (industri keuangan non bank), tapi juga di sektor perbankan, pasar modal juga. Tapi kita atur sederhana saja karena banyaknya startup company. Kita persyaratkan modal, tapi juga sedikit saja," kata Kepala Eksekutif Pengawasan IKNB OJK Firdaus Djaelani di Jakarta, Kamis.
Okezone.com - Kamis, 23 Juni 2016 - 11:05 wib http://economy.okezone.com/read/2016/06/23/320/1423072/ojk-akan-tentukan-batas-modal-minimum-fintech
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.391 |
|
IHSG |
4.828, 54 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bank Indonesia
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Neraca, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media ndonesia, Koran Tempo, Jawa Post (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Tribun Jogja (Jogja), Analisa (Medan), Riau Post (Riau dan Pakanbaru), Tribun Sumsel & Sriwijaya Post (Sumsel), Tribun Pontianak (pontianak), Tribun Timur (Sulsel), Tribun Manado (Sulut), Detik.com, kompas.com, Antara.com, Tribunnews.com, okezone.com, Beritasatu.com, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah InfoBank, majalah investor
