AAJI Daily News - 09-11 April 2016
HEADLINE NEWS
- Dua Bank Akan Mendirikan Asuransi
- LPS Jamin Nasabah Asuransi Tahun Depan
- OJK Proses Izin Tiga Perusahaan IKNB
- Asuransi Nelayan Akan Ditender
- BI Fokus ke Operasi Moneter
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Dua Bank Akan Mendirikan Asuransi
Makin banyak bank yang bakal memiliki bisnis asuransi jiwa. Pada kuartal kedua ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses izin baru bagi dua bank memiliki perusahaan asuransi jiwa. Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK menyebutkan.....Kontan, 09/04, Hal. 11
LPS Jamin Nasabah Asuransi Tahun Depan
Nasabah asuransi bisa berlega hati. Kelak, polis asuransi akan mendapat penjaminan dari pemerintah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menggodok penjaminan polis asuransi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK mengatakan, OJK bersama Kementrian Keuangan.....Kontan, 09/04, Hal. 11
Berita Serupa :
- Bisnis Indonesia, 11/04, Hal. 22, OJK Siapkan Sejumlah Skenario
Asuransi Nelayan Akan Ditender
Polemik pengelolaan asuransi nelayan masih berlanjut. Pemerintah membuka peluang bagi pihak lain untuk mengelola asuransi nelayan, jadi tidak hanya digarap oleh satu pihak. Selain konsorsium perusahaan asuransi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan juga menyatakan minatnya untuk menggarap asuransi nelayan. Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli mengatakan.....Kontan, 11/04, Hal. 24
OJK Proses Izin Tiga Perusahaan IKNB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang memproses izin baru di sektor industri keuangan non bank (IKNB). Adapun ketiga izin baru tersebut untuk satu perusahaan multifinance dan dua perusahaan asuransi jiwa. Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK, Firdaus Djaelani menjelaskan perusahaan multifinanceyang akan terbentuk merupakan perusahaan.....Investor Daily, 11/04, Hal. 24
MAKRO EKONOMI dan REGULASI
BI Fokus ke Operasi Moneter
Bank Indonesia akan lebih berhati-hati dalam memutuskan suku bunga acuannya pada April 2016 mengingat sejumlah aksi pelonggaran moneter telah dilakukan terus menerus dalam tiga bulan terakhir. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan kemungkinan mengambil kebijakan yang bukan mengarah kebijakan moneter tetapi.....Bisnis Indonesia, 09/04, Hal. 3
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.144 |
|
IHSG |
4.846 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber : Kontan , Bank Indonesia
