AAJI Daily News - 30 April - 2 Mei 2016
HEADLINE NEWS
- (KINERJA ASURANSI JIWA) Premi Diproyeksikan Tumbuh 25%
- Allianz Bukukan Premi Rp 10,04 T
- Allianz Indonesia Prediksi Tumbuh 5% Di Atas PDB
- Taspen Makassar Terima Setoran Iuran JKK Dan JKm Rp7,8 Miliar
- Dirikan Asuransi, BTPN Ingin Kuasai 70% Saham
- Pertumbuhan Dipatok Ekspansif
MENGENAI AAJI
(KINERJA ASURANSI JIWA) Premi Diproyeksikan Tumbuh 25%
Pertumbuhan premi asuransi jiwa pada kuartal 1/2016 diperkirakan dapat mencapai 25% lantaran kondisi makro ekonomi nasional yang semakin membaik. Namun, sejumlah pelaku meyakini pertumbuhan premi sulit melampaui realisasi kuartal 1/2015.
Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menuturkan asosiasi belum bisa menyampaikan hasil perhitungan resmi akumulasi kinerja industri pada triwulan pertama tahun ini. “Saya rasa bisa lebih dari itu (25%) pertumbuhannya pada kuartal pertama tahun ini,” Ujarnya.
Bisnis Indonesia – 2/05/2016, hal, 22
- Narasumber : Togar Pasaribu ( Direktur Eksekutif AAJI )
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Allianz Bukukan Premi Rp 10,04 T
Allianz Indonesia mencatatkan pendapatan premi bruto gabungan dari lini asuransi jiwa dan umum sebesar Rp 10,04 triliun tahun 2015, menurun 7,4% dibandingkan tahun 2014. Penurunan premi bruto juga diikuti oleh penurunan laba bersih 0,4% menjadi Rp. 840 miliar. Kendati demikian, aset Allianz Indonesia meningkat 3,6% mencapai Rp. 29,8 triliun. Investor Daily – 02/05/2016, hal.23
Allianz Indonesia Prediksi Tumbuh 5% Di Atas PDB
Allianz Indonesia menargetkan sepanjang 2016 premi perusahaan dapat tumbuh 5% di atas pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Joachim Wessling, Country Manager & Direktur Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia, mengatakan untuk mengejar target itu perusahaan akan menjalankan beberapa strategi. Dia mengatakan untuk Allianz Life pihaknya akan berfokus pada peningkatan produktivitas dan profesionalitas tenaga pemasaran. Perusahaan juga lebih menekankan penjualan pada produk pada aspek proteksinya. Selain itu pemasaran juga mengedepankan multi distribusi dan multi segmentasi produk. Sementara untuk asuransi umum di bawah Allianz Indonesia yakni Allianz Utama maka perusahaan akan melakukan beberapa inisiatif untuk mendukung strategi perusahaan dengan mitra bisnis dan nasabah melalui interaksi digital secara lebih efektif dan efisien.
Bisnis.com - 02/05/2016 07:14 WIB http://finansial.bisnis.com/read/20160502/215/543614/allianz-indonesia-prediksi-tumbuh-5-di-atas-pdb
Taspen Makassar Terima Setoran Iuran JKK Dan JKm Rp7,8 Miliar
PT Taspen (Persero) Cabang Utama Makassar mencatat penghimpunan iuran jaminan kecelakaan kerja maupun jaminan kematian dari pemerintah daerah di wilayah kerja perseroan mencapai Rp. 7,8 miliar yang terealisasi di kuartal I/2016.
Secara kumulatif, setoran JKK dan JKM itu dibayarkan oleh 17 pemerintah daerah dalam cakupan operasional Taspen Makassar untuk seluruh PNS yang berada dalam naungannya.
Kepala Taspen Cabang Utama Makassar, Sidik Adi Pramono, mengatakan tingkat kepatuhan pemerintah daerah yang cenderung tinggi ikut mendukung realisasi pembayaran premi jaminan kerja tersebut.
Bisnis.com - 01/05/2016http://finansial.bisnis.com/read/20160501/215/543486/taspen-makassar-terima-setoran-iuran-jkk-dan-jkm- rp78-miliar
Dirikan Asuransi, BTPN Ingin Kuasai 70% Saham
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) tetap melanjutkan rencana untuk membentuk perusahaan asuransi jiwa. Dalam hal ini, posi kepemilikan saham BTPN di perusahaan asuransi jiwa sekitar 70% dan anak usaha tersebut akan difokuskan ke segmen mikro. Direktur Kepatuhan BTPN Anika Faisal mengungkapkan, perseroan secara rutin berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana pembentukan asuransi jiwa.
Investor Daily – 01/05/2016, hal.8
EKONOMI MAKRO DAN REGULASI
Pertumbuhan Dipatok Ekspansif
Pemerintah tetap menyetel Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 dengan gaya ekspansif, meski penerimaan pajak diestimasi tumbuh secara konservatif.
Usai Rapat Terbatas tentang Pagu Indikatif 2017, Kamis (28/4), Pemerintah sepakat mematok target pertumbuhan ekonomi antara 5,5%-5,9% pada tahun depan dengan estimasi penerimaan perpajakan Rp. 30 triliun lebih tinggi ketimbang realisasi 2016.
Bisnis Indonesia – 30/04/2016, hal. 3
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.178 |
|
IHSG |
4.789,10 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bank Indonesia
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Neraca, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media ndonesia, Koran Tempo, Jawa Post (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Tribun Jogja (Jogja), Analisa (Medan), Riau Post (Riau dan Pakanbaru), Tribun Sumsel & Sriwijaya Post (Sumsel), Tribun Pontianak (pontianak), Tribun Timur (Sulsel), Tribun Manado (Sulut), Detik.com, kompas.com, Antara.com, Tribunnews.com, Liputan6.com, Metronews.com, okezone.com, Beritasatu.com, Indonesia Finance Today, warta ekonomi, Majalah InfoBank, majalah investor
