AAJI Daily News - 12 Oktober 2016


HEADLINE NEWS

 

  1. Perekrutan Agen Bukan Prioritas
  2. Penjualan Via Bank Bakal Menyamai Agen Asuransi
  3. Kontribusi Bancassurance Bisa Menyamai Agensi
  4. Pemasaran Asuransi Lewat Bancassurance Akan Meningkat
  5. Belum Penuhi SBN 20 persen
  6. Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik 10%
  7. AAJI Menuai Panen di Surat Utang Negara
  8. Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa Menguat
  9. Kontribusi Bancassurance Bisa Menyamai Agensi
  10. (Berita Photo) Lonjakan Investasi Asuransi
  11. FWD Life Rambah Sumatra
  12. FWD Life Buka Kantor Pemasaran di Medan
  13. FWD Life Buka Jaringan Perdana Di Wilayah Sumatra
  14. Premi Simas Jiwa Melejit
  15. Simas Jiwa Pasarkan Dua Unit Link
  16. Simas Jiwa Bukukan Premi Rp 4,01 Triliun
  17. Premi Asuransi Simas Jiwa Terbang
  18. Taspen Life Targetkan Premi Rp 306 Miliar
  19. Chubb Life Perbesar Segmen Bisnis Affluent dan SME
  20. Chubb Life Meluncurkan Loyalty Link dan Global Equity Fund (Syariah)
  21. Sun Life Buka Kantor Keagenan di Mataram
  22. (SEREMONIA) Prudential Indonesia Raih Dua Penghargaan Dengan Predikat Sangat Bagus di Infobank Sharia Finance Award 2016
  23. (Berita Photo) FWD Buka Kantor Pemasaran di Medan
  24. (Berita Photo) Tabuh Bedug FWD Life
  25. (Berita Photo) Perluas Pemasaran FWD Life
  26. (Berita Photo) Simas Jiwa dan Bank Jtrust Indonesia
  27. (Berita Photo) Kerjasama Pemasaran Bancassurance
  28. (Berita Photo) Cabang Medan
  29. (Berita Photo) FWD Life Hadir Di Medan
  30. (Berita Photo) Kantor Pemasaran FWD Life Di Medan
  31. (Berita Photo) Kerja Sama Bancassurance
  32. (Berita Photo) Kerjasama Bancassurance
  33. Unitlink Campuran Dengan Return Tertinggi Tahunan
  34. OJK Kaji Penentuan Nasib Bakrie Life
  35. OJK: Awal September, Bakrie Life Kembalikan Izin Usaha

 

MENGENAI AAJI

Perekrutan Agen Bukan Prioritas

Perekrutan agen bukan prioritas jumlah tenaga pemasar di industri asuransi jiwa diprediksi hanya bisa mencapai 525.000 orang hingg akhir tahun ini, atau meleset dari target semula sebanyak 600.000 orang, lantaran perekrutan tidak lagi masif. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim sebelumnya memperkirakan jumlah tenaga pemasar berlisensi hingga akhir tahun ini bisa mencapai 600.000 orang. Namun target tersebut diperkirakan sulit dicapai lantaran perekrutan yang cenderung dinamis.

Bisnis Indonesia – 12/10/2016, Hal. 22

Narasumber:

-             Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

Penjualan Via Bank Bakal Menyamai Agen Asuransi

Jalur distribusi bancassurance menjadi motor penggerak pertumbuhan premi industri asuransi jiwa. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) hingga semester I tahun ini premi asuransi jiwa tumbuh 10% menjadi Rp 74,6 triliun. Dari perolehan premi ini, agen asuransi memang masih jadi penyumbang terbesar yakni 41,3%. Jumlah ini setara Rp 30,8 triliun. Tapi penjualan polis melalui bancassurance tercatat tumbuh lebih pesat. Pendapatan premi dari jalur bancassurance meningkat sebesar 15,3% secara year on year. Sementara premi dari jalur agen asuransi hanya tumbuh 2%. Porsi penjualan asuransi via bancassurance mencapai 38,4% atau setara dengan Rp 28,6 triliun. Porsi premi dari bancassurance itu meningkat dari 36,7% pada periode yang sama pada 2015. "Saat ini pertumbuhan premi dari bancassurance memang lebih tinggi," kata Nini Sumohandoyo, Kepala Departemen Komunikasi AAJI, Senin (10/10). Hendrisman Rahim, Ketua AAJI menambahkan, kencangnya laju bancassurance ini didorong agresivitas perbankan menjual produk asuransi. Dia bilang, perbankan juga ingin meraih lebih banyak lagi fee based income. Terlebih saat ini, laju penyaluran kredit masih melambat.

Kontan – 12/10/2016, hal. 24

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)
  • Nini Sumohandoyo, Kepala Departemen Komunikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Kontribusi Bancassurance Bisa Menyamai Agensi

Kanal distribusi bancassurance mulai menjadi motor kinerja pelaku usaha asuransi jiwa hingga pertengahan tahun ini. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), per Juni 2016, perolehan premi industri mencapai Rp 74,6 triliun. Dari perolehan premi ini, kanal distribusi agensi memang masih jadi kontributor terbesar dengan sumbangan premi sebesar 41,3%. Jumlah ini setara dengan Rp 30,8 triliun. Sementara porsi premi yang datang dari bancassurance tercatat sebesar 38,4% atau setara Rp 28,6 triliun. Namun, kontribusi premi dari bancassurance meningkat dari sebelumnya 36,7% pada periode yang sama di 2015. Sedangkan, porsi kanal agensi melorot dari sebelumnya 44,5%. Kenaikan porsi bancassurance ini didapat dari laju pertumbuhan yang lebih tinggi ketimbang agensi. Di mana premi dari jalur bancassurance mencatatkan kenaikan sebesar 15,3% secara year on year. Di saat yang sama, jalur pemasaran agensi hanya tumbuh 2%.

Kontan.co.id - 11/10/2016 http://keuangan.kontan.co.id/news/kontribusi-bancassurance-bisa-menyamai-agensi

Pemasaran Asuransi Lewat Bancassurance Akan Meningkat

Tren pemasaran asuransi jiwa melalui bancassurance diperkirakan meningkat dalam 2-3 tahun mendatang. Namun, tren peningkatan tersebut belum dapat mengalahkan kontribusi pemasaran asuransi melalui keagenan. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, pemasaran asuransi melalui bancassurance memang lebih mudah dilakukan, karena pasar yang dibidik adalah segmen masyarakat yang sudah memahami industri jasa keuangan. "Pasarnya sudah ada dan pasar tersebut sudah mengerti dunia jasa keuangan, termasuk asuransi," kata dia di Jakarta, Senin (10/10).

Investor Daily – 12/10/2016, Hal. 23

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

Belum Penuhi SBN 20 persen

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai industri asuransi jiwa masih belum dapat memenuhi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tepatnya, belum bisa melakukan perluasan porsi investasi Surat Berharga Negara (SBN) 20 persen. Maklum, selama ini kontributor terbesar industri asuransi berasal dari reksa dana dan saham. Berdasarkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 1/POJK.05/2016, OJK mewajibkan pengalokasian investasi di instrumen SBN minimal 20 persen dari total portofolio investasi pada 2016. “Kami berkeyakinan hasil investasi tetap naik, sejauh  porsi di SBN 20 persen dan  tidak berubah,” tutur Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim.

Indopos – 12/10/2016, hal. 5

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik 10%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi di industri asuransi jiwa meningkat sebesar 10 persen pada kuartal II 2016 menjadi Rp74,61 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp67,82 triliun. "Peningkatan itu menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi jiwa dalam menghadapi risiko-risiko yang tak terduga," ujar Ketua AAJI Hendrisman Rahim di Jakarta, Senin (10/10/2016). Ia menambahkan bahwa tingginya kesadaran masyarakat terhadap asuransi juga ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah tertanggung individual sebesar 15,1 persen menjadi 19,11 juta orang pada kuartal II 2016 dari 16,60 juta orang pada periode sama tahun sebelumnya.

Neraca – 11/10/2016, hal. 5

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

AAJI Menuai Panen di Surat Utang Negara

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat lonjakan investasi industri asuransi jiwa pada kuartal II 2016 seiring dengan membaiknya kinerja pasar modal dan adanya kewajiban penempatan 20% dana kelolaan di obligasi negara. Berdasarkan catatan AAJI, hasil investasi industri asuransi di pasar Surat Berharga Negara (SBN) hingga akhir September lalu mencapai Rp 710 miliar, meningkat 3.139% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 21,92 triliun.

Neraca – 11/10/2016, hal. 4

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa Menguat

Industri asuransi jiwa mencatatkan kinerja pertumbuhan yang kuat dan mencerminkan makin tinggi kesadaran berasuransi masyarakat. Indikator pertumbuhan terlihat pada total klaim dan manfaat yang dibayarkan. Pada kuartal II tahun ini klaim dan manfaat yang dibayarkan industri asuransi mencapai Rp 44,7 triliun, meningkat 3,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 43,16 triliun. ”Total pendapatan industri asuransi jiwa pada periode yang sama meningkat 42% menjadi Rp 99,88 triliun dari sebelumnya Rp 69,97 triliun,” tutur Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada paparan kinerja asosiasi, kemarin. Hal itu, kata dia, didukung oleh peningkatan total pendapatan premi bisnis baru sebesar 10,8% menjadi Rp 43,41 triliun.

Pikiran Rakyat – 11/10/2016

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

(Berita Photo) Lonjakan Investasi Asuransi

Neraca – 11/10/2016, hal. 4

INDUSTRI ASURANSI JIWA

FWD Life Rambah Sumatera

PT FWD Life Indonesia memperkuat penetrasinya di Sumatera dengan membuka kantor pemasaran pertama di Medan, yang sekaligus menjadi kantor pemasaran keenam setelah Jakarta, Banding, Semarang, Surabaya, dan Denpasara. Presiden Direktur FWD Life Indonesia Rudi Kamdani menuturkan pembukaan kantor pemasaran di Medan merupakan langkah awal. Berikutnya, perusahaan juga akan membuka kantor pemasaran di beberapa kota besar lainnya di Sumatera.

Bisnis Indonesia – 12/10/2016, Hal. 21

FWD Life Buka Kantor Pemasaran di Medan

PT FWD Life Indonesia meresmikan kantor pemasaran di Medan, Sumatera Utara. Presiden Direktur FWD Life Rudi Kamdani menjelaskan, pembukaan kantor FWD Life di Medan menunjukkan upaya FWD Life dalam meningkatkan  penetrasi  pasar  di  bagian  barat  Indonesia.  Medan  merupakan  kota  pertama  di wilayah Sumatera dan merupakan kantor pemasaran keenam. Sebelumnya, FWD Life memiliki kantor di lima kota besar di Indonesia yakni, Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali.

Investor Daily – 12/10/2016, Hal. 24

FWD Life Buka Jaringan Perdana Di Wilayah Sumatra

PT FWD Life Indonesia memperluas jaringan lagi. Kali ini, perseroan membuka kantor pemasaran di Kota Medan, Sumatra Utara. Pembukaan kantor pemasaran di Medan ini adalah bagian dari upaya FWD Life dalam meningkatkan penetrasi pasar di bagian barat Indonesia. Medan adalah kota pertama di Sumatera. Sedangkan secara keseluruhan, kantor anyar ini menjadi yang keenam bagi FWD Life. Sebelumnya, perseroan sudah memiliki jaringan di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung dan Bali. President Director FWD Life Rudi Kamdani bilang, Sumatra Utara memiliki potensi yang cukup besar untuk FWD Life dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% pada semester I tahun 2016.

"FWD Life akan terus berupaya memberikan inovasi produk dan  layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Medan dan Sumatra Utara sehingga masyarakat lebih mudah mengenal asuransi dengan cara yang mudah, sederhana dan cepat,” ujar Rudi dalam keterangan tertulis, Selasa (11/10).

Kontan.co.id-11/10/2016 http://keuangan.kontan.co.id/news/fwd-life-buka-jaringan-perdana-di-wilayah-sumatra

Berita Serupa :

Premi Simas Jiwa Melejit

PT Asuransi Simas Jiwa membukukan premi Rp 4,01 triliun hingga akhir triwulan III/2016. Realisasi ini tumbuh 1.023% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 357,4 miliar. I.J. Soegeng Wibowo, Presiden Direktur Simas Jiwa, menuturkan pertumbuhan premi ini ditopang strategi perusahaan yang berfokus menggarap produk bancassurance. Dari capaian premi yang dibukukan itu, lebih dari 90% berasal dari jalur distribusi perbankan ini.

Bisnis Indonesia – 12/10/2016, Hal. 21

Simas Jiwa Pasarkan Dua Unit Link

PT Asuransi Simas Jiwa melakukan kerja sama dengan PT Bank J Trust Indonesia Tbk guna memasarkan dua produk  unit  link.  Kedua  produk  itu  ialah  Simas  Trust  Link  dan  Simas  Trust  Smart.  "Kerja  sama antara perusahaan keuangan ini akan memberikan banyak manfaat bagi konsumen, perusahaan, dan pemegang saham," ujar Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa Soegeng Wibowo dalam acara kerja sama tersebut di kantor pusat Bank J Trust, di Jakarta, Kemarin.

Media Indonesia – 12/10/2016, Hal. 19

Simas Jiwa Bukukan Premi Rp 4,01 Triliun

PT Asuransi Simas Jiwa membukukan kenaikan premi signifikan secara year on year (yoy) dari Rp 357,41 miliar menjadi Rp 4,01 triliun pada kuartal III-2016. Kontributor utama kenaikan premi tersebut adalah penjualan produk unit linked dan perkembangan jalur distribusi bancassurance. Presiden Direktur Simas Jiwa I J Soegeng Wibowo mengatakan, perseroan memiliki beragam produk asuransi dan sejauh ini unit linked merupakan kontributor utama dengan kontribusi terhadap premi sekitar 99%. Kedepan pun, tegas dia, penjualan unit linked masih menjadi fokus utama Simas Jiwa dalam meningkatkan pemegang polis dan bisnis.

Investor Daily – 12/10/2016, Hal. 23

Premi Asuransi Simas Jiwa Terbang

Bisnis PT Asuransi Simas Jiwa melejit di tahun ini. Dalam setahun terakhir, pertumbuhan premi Asuransi Simas Jiwa terbang di atas 1.000%. I.J. Soegeng Wibowo, Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa mengatakan, total pendapatan premi perusahaan hingga sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp 4,01 triliun. Jumlah ini tumbuh 1.023% dibandingkan periode sama tahun lalu. Pertumbuhan premi ini diikuti oleh kenaikan aset sebesar 384% menjadi Rp 5,07 triliun pada periode yang sama. Kata Soegeng, pertumbuhan premi ini ditopang kinerja jalur distribusi kerjasama dengan bank alias bancassurance.

Kontan – 12/10/2016

Berita Serupa :

Taspen Life Targetkan Premi Rp 306 Miliar

PT Taspen Life menargetkan pendapatan premi sebesar Rp 306 miliar sampai akhir tahun ini, lebih tinggi dibandingkan target awal Rp 180 miliar. Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono menjelaskan, pendapatan premi perseroan mencapai Rp 200 miliar hingga September 2016, sehingga target Rp 180 miliar sudah bisa terlewati, sehingga sampai akhir tahun kami optimistis bisa menembus Rp 306 miliar," kata dia di Jakarta, Senin (10/10).

Investor Daily – 12/10/2016, Hal. 23

Chubb Life Perbesar Segmen Bisnis Affluent dan SME

PT Chubb Life Insurance Indonesia akan memperbesar kontribusi bisnis dari segmen kalangan menengah atas (affluent) dan small medium enterprise (SME). Untuk itu, perseroan menambah variasi produk seperti unit linked. Presiden Direktur Chubb Life Indonesia Bill Johnston mengatakan, potensi pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Indonesia cukup besar. Hal itu akan memberikan efek kepada pertumbuhan kelas affluent di kemudian hari. Untuk menangkap peluang bisnis di segmen itu, Chubb Life Indonesia melakukan grand launching produk loyalty link dan funds syariah berbasis prinsip syariah bernama global equity fund. Menurut Johnston, perseroan sudah melaksanakan soft launching produk terbaru beberapa bulan lalu. Animo masyarakat cukup baik, terutama penjualan di kota Bandung dan Semarang.

Beritasatu.com - 11/10/2016 http://www.beritasatu.com/asuransi/391809-chubb-life-perbesar-segmen-bisnis-affluent-dan-sme.html

Chubb Life Meluncurkan Loyalty Link dan Global Equity Fund (Syariah)

PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life) meluncurkan produk asuransi jiwa unit link terbaru “Loyalty Link” dan fund berbasis syariah terbaru “Global Equity Fund”. William O’Brien Johnston (Bill Johnston), Presiden Direktur Chubb Life menjelaskan, Loyalty Link adalah produk asuransi jiwa unit link yang hadir untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan memberikan perlindungan tanpa memerlukan pemeriksaan medis (Merujuk ketentuan tabel medis yang berlaku).

Wartaekonomi - 11/10/2016 http://wartaekonomi.co.id/read/2016/10/11/116194/chubb-life-meluncurkan-loyalty-link-dan-global- equity-fund-syariah.html

Sun Life Buka Kantor Keagenan di Mataram

PT Sun Life Financial Indonesia membuka kantor Agency Development Centre Sun Life pertama yang berlokasi di Mataram, pada 5 Oktober 2016. Pembukaan kantor baru ini mencerminkan komitmen Sun Life dalam memberikan pengalaman asuransi terbaik, melalui akses dan layanan yang lebih baik kepada nasabah di wilayah penyangga kota. Dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti ruang rapat, ruang pelatihan, serta ruang ujian AAJI bagi para agen untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah, kantor baru tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat lokal memperoleh informasi menyeluruh tentang produk perlindungan jiwa untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.

Beritasatu.com - 11/10/2016 http://www.beritasatu.com/asuransi/391813-sun-life-buka-kantor-keagenan-di-mataram.html

(SEREMONIA) Prudential Indonesia Raih Dua Penghargaan Dengan Predikat Sangat Bagus di Infobank Sharia Finance Award 2016

Prudential Indonesia berhasil meraih dua penghargaan, yaitu Golden Awards dengan Predikat Sangat Bagus atas Kinerja Keuangan 2011-2015 dan Predikat Sangat Bagus atas Kinerja Keuangan tahun 2015, untuk kategori Unit Syariah Asuransi Jiwa Kontribusi Bruto Rp 100 miliar dalam ajang Infobank Sharia Finance Award pada September lalu.

Kompas – 12/10/2016, hal. 11

(Berita Photo) FWD Buka Kantor Pemasaran di Medan

Kontan – 12/10/2016, hal. 24

(Berita Photo) Tabuh Bedug FWD Life

Rakyat Merdeka – 12/10/2016, hal. 18

(Berita Photo) Perluas Pemasaran FWD Life

Koran Sindo – 12/10/2016, hal. 19

(Berita Photo) Simas Jiwa dan Bank Jturst Indonesia

Kontan – 12/10/2016, hal. 24

(Berita Photo) Kerjasama Pemasaran Bancassurance

Suara Merdeka – 12/10/2016, hal. 6

(Berita Photo) Cabang Medan

Bisnis Indonesia – 12/10/2016, Hal. 21

(Berita Photo) FWD Life Hadir Di Medan

Investor Daily – 12/10/2016, Hal. 24

(Berita Photo) Kantor Pemasaran FWD Life Di Medan

Media indonesia – 12/10/2016, hal. 16

(Berita Photo) Kerja Sama Bancassurance

Bisnis Indonesia – 12/10/2016, Hal. 24

(Berita Photo) Kerjasama Bancassurance

Antarafoto.com - 11/10/2016 http://www.antarafoto.com/bisnis/v1476176701/kerjasama-bancassurance

EKONOMI MAKRO DAN REGULASI

Unitlink Campuran Dengan Return Tertinggi Tahunan

Kinerja unitlink terus melaju tanpa hambatan. Unitlink berbasis campuran juga tak kalah elok dalam menorehkan imbal hasil (return). Senior Research Analyst PT Infovesta Utama, Praska Putrantyo mengatakan, per 30 September 2016 year to date (ytd), rata-rata kinerja unitlink berbasis campuran sebesar 12,62%. Beberapa produk unitlink campuran yang menorehkan return tertinggi antara lain CIGNA Balanced Dynamic Fund dengan torehan return sebesar 38,05% ytd. Selanjutnya ada MNC Life Assurance Dinamis IDR yang bercokol di nomor urut kedua dengan return 27,43% ytd. Adapula Carlink Pro Flexy dengan return 24,56% ytd. "Positifnya kinerja unitlink campuran berkat perpaduan kinerja IHSG dan surat utang negara (SUN) yang positif. Ke depannya, unitlink campuran masih menjanjikan," ujar Praska.

Kontan.co.id - 12/10/2016 http://keuangan.kontan.co.id/news/unitlink-campuran-dengan-return-tertinggi-tahunan

OJK Kaji Penentuan Nasib Bakrie Life

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses pencabutan izin PT Asuransi Jiwa Bakrie Life alias Bakrie Life. Pencabutan izin dilakukan setelah OJK dapat memastikan hak pemegang polis telah selesai. Deputi Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Dumoly F. Pardede membenarkan tengah merampungkan proses pencabutan izin Bakrie Life. "Benar sedang diproses," ucap Dumoly. Sayang, ia tidak merinci kapan proses pencabutan izin Bakrie Life selesai dan resmi diumumkan.  Sekedar  mengingatkan,  gagal  bayar Bakrie Life terhadap nasabah produk Diamond Investa Bakrie Life terjadi tahun 2010. Saat itu, manajemen Bakrie Life beralasan gagal bayar yang terjadi karena imbas krisis ekonomi tahun 2008.

Investor Daily – 12/10/2016, Hal. 24

OJK: Awal September, Bakrie Life Kembalikan Izin Usaha

PT Asuransi Jiwa Bakrie Life (Bakrie Life) diklaim telah menyerahkan izin usaha asuransi kepada Otoritas Jasa Keuangan sejak awal September 2016. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani mengungkapkan perusahaan asuransi jiwa itu datang kepada otortias untuk menyerahkan sendiri izin usahanya. Langkah itu, jelasnya, terjadi pada awal September 2016. Karena itu, dia mengatakan OJK saat ini tengah memproses penutupan usaha asuransi jiwa tersebut.

Bisnis.com - 12/10/2016 http://finansial.bisnis.com/read/20161012/215/591722/ojk-awal-september-bakrie-life-kembalikan-izin- usaha

 

INFORMASI KEUANGAN

 

USD/IDR

13.061

IHSG

5.360.15

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bank Indonesia

 

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.com, Kompas.com, Antara.com, Antarafoto.com, Tribunnews.com, Okezone.com, Beritasatu.com, Vivanews.co.id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah InfoBank, Majalah Investor

DOWNLOAD PDF