AAJI Daily News - 10 Februari 2016
HEADLINE NEWS
- Migrasi Agen Asuransi Jiwa Didorong Selesai di Organisasi
- AAJI Siap Dukung Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa di Indonesia
- MNC Bank-MNC Life Perkuat Sinergi Bisnis Bancassurance
- MNC Bank Perkuat Bisnis Bancassurance
- MNC Life Sasar Premi Tumbuh 80%
- [Foto] Kemitraan MNC Life dan MNC Bank
- Bank MNC Jajaki Rights Issue Rp500 Miliar
- MNC Life Targetkan Premi Meningkat 80%
- Perusahaan Asuransi Fokus Garap “Bancassurance”
- Perkuat Lini Bancassurance
- [Foto] Perkuat Kemitraan Bisnis Bancassurance
- MNC Life Gandeng 10 Mitra Bank
- Bingung Pilih Asuransi? Ini Saran Bos MNC Life
- Kinerja Perasuransian: 2016, Pebisnis Layak Optimistis
- Sun Life Syariah Terus Tumbuh Pesat
MENGENAI AAJI
Migrasi Agen Asuransi Jiwa Didorong Selesai di Organisasi
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia membentuk panel untuk menyelesaikan migrasi agen dalam jumlah besar yang terjadi di industri. Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menuturkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengirimkan surat mandat ke asosiasi agar permasalahan antar perusahaan asuransi jiwa itu diselesaikan melalui mekanisme organisasi. Togar menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang 40/2014, OJK dapat menyerahkan sebagian wewenangnya ke asosiasi. Keputusan panel, kata Togar, juga bersifat mengingat. Masa kerja panel sendiri, jelas Togar, sangat bergantung dari hasil mediasi. Jika dalam pertemuan awal sudah didapatkan kesepakatan maka dengan sendirinya tugas panel berakhir. (Bisnis.com. 9/2)
http://surabaya.bisnis.com/read/20160209/8/86386/migrasi-agen-asuransi-jiwa-didorong- selesai-di-organisasi
Narasumber:
- Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI
AAJI Siap Dukung Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa di Indonesia
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) merayakan ulang tahunnya yang ke-14 dengan menggelar acara syukuran bersama hari ini. Ulang tahun yang jatuh pada 23 Januari 2016 tersebut diselenggarakan oleh pihak manajemen AAJI bersama dengan seluruh karyawan, dewan pengurus, perusahaan anggota asosiasi, dan serangkaian tamu kehormatan lainnya di Hotel Shangri La. Beberapa pihak yang hadir antara lain Hendrisman Rahim selaku Ketua Umum, Togar Pasaribu selaku Direktur Eksekutif, Maryoso Sumaryono selaku Ketua Bidang Regulasi dan Best Practices, Christine W. Setyabudi selaku Ketua Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, dan Joachim Wessling selaku Ketua Bidang Asuransi Mikro AAJI. Selama 14 tahun berdiri, AAJI terus berupaya meningkatkan kinerjanya sebagai wadah dan penyalur aspirasi bagi perusahaan asuransi jiwa dan reasuransi di Indonesia. Keberadaan selama 14 tahun juga merupakan bukti bahwa industri asuransi jiwa di Indonesia terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Saat ini AAJI beranggotakan 54 perusahaan asuransi jiwa dan 5 perusahaan reasuransi. (bnisecurities.co.id. 9/2) http://bnisecurities.co.id/2016/02/aaji-siap-dukung-pertumbuhan-industri-asuransi-jiwa-di- indonesia/
Narasumber:
- Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI
INDUSTRI ASURANSI JIWA
MNC Bank-MNC Life Perkuat Sinergi Bisnis Bancassurance
PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) memperkuat sinergi kemitraan bisnis bancassurance dengan perusahaan asuransi jiwa MNC Life. Langkah bisnis itu ditandai dengan diluncurkannya produk proteksi terbaru MNC Safe Pro yang akan dijual ke nasabah MNC Bank di seluruh Indonesia. MNC Bank sudah menjalin kerja sama dengan MNC Life sejak 2013, ketika masih bernama Bank ICB Bumiputera. Saat itu, produk yang ditawarkan adalah Asuransi Jiwa Kredit (AJK). MNC Bank dan MNC Life memulai dengan produk tradisional non AJK yang memiliki kepastian uang kembali kepada nasabah. Sementara, Rolla mengatakan, kemitraan di bawah satu payung MNC Group itu sebagai upaya perluasan jalur distribusi produk MNC Life melalui kerja sama dengan bank. Pada tahap awal pihaknya menempatkan tenaga pemasaran di lima kota, yakni Jakarta, Medan, Bali, Surabaya, dan Yogyakarta. (sindonews.com. 9/2) http://ekbis.sindonews.com/read/1083819/178/mnc-bank-mnc-life-perkuat-sinergi-bisnis- bancassurance-1454989064
Berita serupa dapat ditemukan di:
- Koran Sindo, 10/2, hal. 19. MNC Bank Perkuat Bisnis Bancassurance
- Investor Daily, 10/2, hal. 23. MNC Life Sasar Premi Tumbuh 80%
- Investor Daily, 10/2, hal. 24. [Foto] Kemitraan MNC Life dan MNC Bank
- Investor Daily, 10/2, hal. 24. Bank MNC Jajaki Rights Issue Rp500 Miliar
- Kontan, 10/2, hal. 24. MNC Life Targetkan Premi Meningkat 80%
- Koran Jakarta, 10/2, hal. 5. Perusahaan Asuransi Fokus Garap “Bancassurance”
- Jawa Pos, 10/2, hal. 5. Perkuat Lini Bancassurance
- Bisnis Indonesia, 10/2, hal. 22. [Foto] Perkuat Kemitraan Bisnis Bancassurance
- Bisnis Indonesia, 10/2, hal. 22. MNC Life Gandeng 10 Mitra Bank
Bingung Pilih Asuransi? Ini Saran Bos MNC Life
Penetrasi asuransi terhadap jumlah penduduk Indonesia dinilai masih rendah. Selain karena akses ke produk asuransi yang masih rendah, juga terjadi ketidakpahaman masyarakat akan produk asuransi jiwa. Banyak nasabah yang belum bisa membedakan produk unitlink atau produk asuransi jiwa tradisional. Itu sebabnya, nasabah merasa ragu membeli jenis produk asuransi karena minimnya pengetahuan. Padahal untuk membeli produk asuransi, kuncinya sederhana, yakni disesuaikan dengan kebutuhan nasabahnya. Misalnya, jika nasabah ingin proteksi atau manfaat pasti. Produk asuransi tradisional dari jalur bancassurance diyakini masih diminati oleh masyarakat saat ini. Tahun ini, MNC Life menargetkan perolehan premi mencapai Rp 500 miliar. Kontribusi produk tradisional dari jalur distribusi bancassurance diproyeksi menyumbang 30% dari total premi. (Kontan.co.id. 9/2) http://keuangan.kontan.co.id/news/bingung-pilih-asuransi-ini-saran-bos-mnc-life
Kinerja Perasuransian: 2016, Pebisnis Layak Optimistis
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja sektor perasuransian masih cukup kondusif di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2015. OJK memperkirakan pertumbuhan aset IKNB akan mencapai 8-10% pada tahun ini dan pertumbuhan ini akan lebih tinggi lagi jika perekonomian nasional 2016 mampu mencapai kisaran 5%. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memperkirakan premi industri asuransi umum mampu tumbuh di kisaran 15-20% setelah hanya tumbuh 10% pada 2015 dan sejumlah lini bisnis asuransi umum, yakni engineering, cargo, dan satelit diyakini mampu bertumbuh tinggi pada tahun ini. AAJI optimistis perolehan premi asuransi jiwa tahun ini bisa tumbuh di kisaran 20-30%. PT Asuransi Tugu Mandiri menargetkan pertumbuhan premi 30% sepanjang 2016 dan pada 2015, perseroan membukukan premi bruto Rp300 miliar. PT Asuransi Mitra Maparya Tbk mematok target perolehan premi bruto Rp500 miliar tahun ini, naik 56% dibandingkan dengan perolehan premi pada 2015, yakni Rp319 miliar. OJK juga menerbitkan sejumlah regulasi baru antara lain POJK No. 1/2016 tentang Investasi Surat Berharga Negara (SBN), POJK No. 23/POJK.05/2015 tentang Produk Asuransi dan Pemasaran Produk Asuransi, POJK No. 28/POJK.05/2015 tentang Pembubaran, Likuidasi, dan Kepailitan Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah, dan POJK NO. 14/POJK.05/2015 tentang Retensi Sendiri dan Dukungan Reasuransi Dalam Negeri. (Bisnis Indonesia. 10/2, hal. 21)
Narasumber:
- Jemmy Atmadja, Direktur Marketing, PT Asuransi Mitra Maparya Tbk
- Daneth Fitrianto, Direktur Keuangan dan Investasi Asuransi, PT Asuransi Tugu Mandiri
- Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI
- Yasril Rasyid, Ketua Umum, AAUI
- Dumoly F. Pardede, Deputi Komisioner Pengawas IKNB II, OJK
Sun Life Syariah Terus Tumbuh Pesat
Unit Usaha Syariah (UUS) Sun Life Financial Indonesia masih tumbuh baik sepanjang 2015. Bisnis unit syariah Sun Life sepanjang 2015 berjalan bagus dan bisa tumbuh lebih dari 50 persen serta kondisi ekonomi yang kurang bagus tidak berdampak pada distribusi syariah Sun Life karena perusahaan memiliki saluran distribusi syariah yang terpisah dan agen konvensional juga menjual produk syariah, kata Srikandi Utami, Head of Shariah Sun Life Financial Indonesia. Perkembangan dua produk yang baru diluncurkan tahun lalu pun dinilai bagus terutama produk unitlink Brilliance Hasanah Fortune Plus. Tahun ini, Sun Life berencana meluncurkan produk baru pada triwulan dua 2016 yakni satu produk tradisional dan satu unitlink. Bisnis syariah tetap berjalan sesuai dengan yang ditargetkan yaitu porsi syariah mencapai 25 persen dari total bisnis dan tahun lalu bisnis syariah telah mencapai 18 persen dari total bisnis Sun Life Financial. Sun Life sudah memiliki sistem keagenan syariah tersendiri dan berjalan pada pertengahan 2014 dan saat ini Sun Life Syariah sudah punya 44 kantor distribusi dengan 1.300 agen syariah dari total 9.800 agen Sun Life. Namun, pangsa pasar asuransi syariah masih terbilang sangat kecil dibandingkan konvensional, di sekitar angka lima persen. Pertumbuhan asuransi syariah (30%) juga setiap tahunnya selalu lebih besar dibandingkan konvensional (10%) karena permintaan terhadap produk syariah masih sangat tinggi, kata Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) sedang melihat peluang jalur distribusi untuk asuransi syariah di antaranya melalui Pegadaian karena memiliki jalur distribusi yang banyak. Pada 2015, OJK mencatat kontribusi asuransi syariah (tabarru) sebesar Rp10,49 triliun sedangkan jumlah klaim bruto Rp3,34 triliun. (Republika. 10/2, hal. 20)
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.612 |
|
IHSG |
4.768,63 |
|
BI Rate (per 14 Januari 2016) |
7,25% |
Sumber: Kontan / Bank Indonesia
