AAJI Daily News - 9 Juni 2016


HEADLINE NEWS

  1. Hasil Investasi Masih Signifikan
  2. Prudential Indonesia – Umumkan Kerja Sama Dengan QNB Indonesia
  3. (SEREMONIA) BCA Life Luncurkan BCA Life Heritage Protection
  4. (SEREMONIA) BNI Lfe Gelar Agency Awards Night 2016
  5. (Berita Photo) Peresmian Poliklinik Edukasi Diabetes Melitus
  6. Asuransi Amanah Githa Bidik Taman Wisata Destinasi Wisata Halal
  7. Kuartal I 2016, Taspen Life Raup premi Rp 145 M
  8. Pertumbuhan Dikoreksi dari 5,3 Persen Menjadi 5,2 Persen
  9. OJK Tangani 3.805 Aduan Layanan Jasa Keuangan, Bank Paling Banyak Diadukan

 

MENGENAI AAJI

Hasil Investasi Masih Signifikan

Hasil investasi industri asuransi jiwa diprediksi masih dapat bertumbuh signifikan setelah mampu melesat 124,32% pada April 2016. Sejumlah instrumen investasi yang masih potensial yaitu obligasi korporasi, reksadana, dan saham. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hasil investasi industri asuransi jiwa mencapai Rp 8,79 triliun per April 2016. Realisasi itu bertumbuh 124,32% (year-on-year/y-o-y). Pada periode yang sama tahun lalu total hasil investasi industri tercatat Rp 3,92 triliun. Total investasi industri per April 2016 sebesar Rp 302,56 triliun atau tumbuh 8,33% (y-o-y). Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyatakan, peningkatan hasil investasi pada periode tersebut tidak terlepas dari positifnya sejumlah instrumen pasar modal, baik reksadana, saham, maupun obligasi.

Bisnis Indonesia – 09/06/2016, hal. 21

Narasumber :

  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Prudential Indonesia – Umumkan Kerja Sama Dengan QNB Indonesia

PT Prudential Life Assurance dan PT Bank QNB Indonesia Tbk resmi mengumumkan kerja sama strategis mereka pada Rabu (18/5). Presiden Direktur Prudential Indonesia Rinaldi Mudahar dan Plt President Direktur QNB Tower, Jakarta. Kolaborasi ini mampu memperluas akses pengenalan beragam produk asuransi Prudential Indonesia kepada nasabah QNB Indonesia.

Harian Kompas – 09/06/2016, hal. 35

(SEREMONIA) BCA Life Luncurkan BCA Life Heritage Protection

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), meluncurkan produk terbaru, yakni BCA Life Heritage Protection di Jakarta, Rabu (1/6). Produk ini diresmikan Presiden Direktur & CEO BCA life Christine Setyabudi dan Wakil Presiden Direktur BCA Eugene Keith Galbraith, beserta jajaran direksi BCA Life dan BCA, asuransi jiwa whole life ini ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan wealth preservation dan rencana waris bagi kenyamanan keluarga.

Harian Kompas – 09/06/2016, hal 12

(SEREMONIA) BNI Life Gelar Agency Awards Night 2016

BNI Life selenggarakan malam apresiasi bagi tenaga pemasar terbaik dari saluran distribusi keagenan, atas dukungan dalam pencapaian kinerja BNI Life di tahun 2016. “Penghargaan dan Pencapaian ini merupakan langkah awal dari terus majunya divisi agensi BNI Life, dan terus memantapkan langkah kami ke depan dalam mewujudkan misi BNI Life sebagai perusahaan asuransi terpercaya dengan layanan prima kepada nasabahnya,” terang Direktur BNI Life Intan Abdams Katoppo.

Harian Kompas – 09/06/2016, hal. 10

(Berita Photo) Peresmian Poliklinik Edukasi Diabetes Melitus

Bisnis Indonesia – 09/06/2016, hal. 21

Asuransi Amanah Githa Bidik Taman Wisata Destinasi Wisata Halal

PT Asuransi Jiwa Syariah Amanah jiwa Giri Artha (Amanah Githa) bertekad menjadi unggulan dalam asuransi tujuan wisata. Untuk menujudkannya, Amanah Githa membidik kerja sama dengan taman wisata di destinasi wisata halal. Sekretraris Perusahaan PT Asuransi Jiwa Syariah Amanahjiwa Giri Artha, Yasir menyampaikan untuk asuransi wisata, saat ini Amanah Githa sudah bekerjasama dengan Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pengelolaan asuransi wisata di bawah naungan KSDAE. Ini berlaku bagi seluruh wilayah Indonesia termasuk Taman Nasional Pulau Komodo yang berada di wilayah NTB. NTB sendiri sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata halal nasional.

Republika.co.id - Rabu, 08 Juni 2016, 13:48 WIB

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/16/06/08/o8fxkd368-asuransi-amanah-githa- bidik-taman-wisata-destinasi-wisata-halal

Kuartal I 2016, Taspen Life Raup premi Rp 145 M

Periode awal 2016 bisa dibilang jadi momen yang menggembirakan bagi PT Asuransi Jiwa Taspen. Pasalnya, perusahaan yang biasa disebut Taspen Life ini mencatatkan laju bisnis yang cepat. Di sepanjang tahun monyet api ini, Taspen Life mematok target premi sebesar Rp 180 miliar. Angka ini meningkat 42,8% dari realisasi 2015 yang sebanyak Rp 126 miliar. Namun, dalam empat bulan di tahun ini, pencapaian premi Taspen Life sudah menembus 80,5% dari target tahunan.

Kontan.co.id - Rabu, 08 Juni 2016 / 16:15 WIB

http://keuangan.kontan.co.id/news/kuartal-i-2016-taspen-life-raup-premi-rp-145-m

EKONOMI MAKRO & REGULASI

Pertumbuhan Dikoreksi dari 5,3 Persen Menjadi 5,2 Persen

Harian Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran DPR sepakat memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 5,2 persen.Sebelumnya, pada APBN 2016, pertumbuhan ekonomi dipatok 5,3 persen. Koreksi tersebut dihasilkan dalam rapat Panitia Kerja tentang Asumsi Dasar Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2016 di Jakarta, Rabu (8/6). Panitia kerja terdiri dari unsur Badan Anggaran DPR dan Kementerian Keuangan. Rapat membahas asumsi dasar yang telah disepakati sehari sebelumnya oleh Komisi XI DPR dan Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro. Asumsi dasar mencakup pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan, dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Kesepakatan pada rapat kerja di Komisi XI DPR meliputi pertumbuhan ekonomi 5,1 persen, inflasi 4 persen, suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,5 persen, dan nilai tukar rupiah Rp 13.500 per dollar AS.

Harian Kompas – 09/06/2016, hal. 17

OJK Tangani 3.805 Aduan Layanan Jasa Keuangan, Bank Paling Banyak Diadukan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima ribuan pengaduan soal layanan jasa keuangan. Menurut catatan OJK,  sejak  2013  hingga  27  Mei  2016   ada   3.805   pengaduan   terkait   layanan   jasa   keuangan. Dari total jumlah itu, perbankan menempati posisi pertama yaitu 2.036 aduan (54%). Selanjutnya diikuti perusahaan asuransi 983 aduan (26%), dan lembaga pembiayaan atau multifinance di posisi ketiga sebanyak 462 aduan (12%) Sisanya  merupakan  pengaduan  terhadap  pasar  modal  118  aduan  (3%),  dana  pensiun  48  aduan  (1%), lembaga jasa keuangan lainnya 17 aduan (0,45%). Ada juga terkait non lembaga jasa keuangan sebanyak 141 aduan (4%).

Detikfinance.com - Sabtu, 04/06/2016 15:50 WIB http://finance.detik.com/read/2016/06/04/155030/3225536/5/ojk-tangani-3805-aduan-layanan-jasa- keuangan-bank-paling-banyak-diadukan

 

INFORMASI KEUANGAN

 

USD/IDR

13.231

IHSG

4.902.65

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate.

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Neraca, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media ndonesia, Koran Tempo, Jawa Post (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Tribun Jogja (Jogja), Analisa (Medan), Riau Post (Riau dan Pakanbaru), Tribun Sumsel & Sriwijaya Post (Sumsel), Tribun Pontianak (pontianak), Tribun Timur (Sulsel), Tribun Manado (Sulut), Detik.com, kompas.com, Antara.com, Tribunnews.com, Liputan6.com, Metronews.com, okezone.com, Beritasatu.com, Indonesia Finance Today, warta ekonomi, Majalah InfoBank, majalah investor

DOWNLOAD PDF