AAJI Daily News - 31 Mei 2016
HEADLINE NEWS
- Saham Asing di Asuransi Maksimal 80%
- AAJI Minta Pembatasan Saham Untuk Asuransi Baru
- Info Asuransi via Simulasi Teknologi
- Pengajar Muda Dilindungi Asuransi
- BRI Gandeng AIA Luncurkan Produk Asuransi Perbankan
- Kejar Persaingan, Tugu Mandiri Fokus Benahi 4 Hal
- Tugu Mandiri Targetkan Punya Seribu Agen
- Sun Life Gandeng University Of Waterloo Dongkrak Jumlah Aktuaris Di Indonesia
- Penetrasi Asuransi 2,37%
- OJK Tunggu PP Batasi Porsi Asing Di Asuransi
MENGENAI AAJI
Saham Asing di Asuransi Maksimal 80%
Investor asing harus bersiap mengurangi porsi kepemilikan saham di perusahaan asuransi. Pemerintah menetapkan porsi saham di perusahaan asuransi maksimal 80%.
Dalam Peraturan Presiden No 44 Tahun 2016 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI) yang dirilis, porsi kepemilikan asuransi asing dibatasi 80%. Hal ini berlaku untuk perusahaan asuransi jiwa, asuransi umum, reasuransi, penilai kerugian asuransi, pialang asuransi dan pialang reasuransi.
Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta, pemerintah memperjelas pembatasan porsi asing yang dimaksud. Sebab, belum ada penjelasan lebih lanjut apakah ini berlaku untuk perusahaan asuransi baru atau juga berlaku untuk perusahaan asuransi existing.
Harian Kontan.co.id – 31/05/2016
Narasumber :
- Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)
Berita Serupa :
- Kontan.co.id - Senin, 30 Mei 2016 / 22:07 WIB Porsi Asing Di Asuransi Dibatasi 80% http://keuangan.kontan.co.id/news/porsi-asing-di-asuransi-dibatasi-80
AAJI Minta Pembatasan Saham Untuk Asuransi Baru
Asosiasi asuransi mengusulkan pembatasan porsi saham investor asing sebesar 80% diberlakukan untuk perusahaan asuransi baru. Serta tidak berlaku untuk perusahaan asuransi yang telah beroperasi alias existing. Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai, berat jika aturan tersebut berlaku juga bagi perusahaan asuransi existing. Sebab, jika itu terjadi, maka akan terjadi goncangan industri asuransi. Ia meminta pemerintah untuk bijak menentukan peraturan dalam membatasi porsi kepemilikan asing. Lain soal, jika ini berlaku bagi perusahaan asuransi baru. Togar menilai, tidak akan menjadi persoalan kalau dibatasi 80%. Sebab, minat investor untuk menanam modal tidak akan surut. "Memang akan jadi pertimbangan, sebab di Malaysia dan Singapura porsi kepemilikan asing boleh mencapai 100%. Namun porsi 80% masih menarik," ujarnya.
Kontan.co.id - Senin, 30 Mei 2016 / 22:35 WIB http://keuangan.kontan.co.id/news/aaji-minta-pembatasan-saham-untuk-asuransi-baru#
Narasumber :
- Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Info Asuransi via Simulasi Teknologi
Penetrasi proteksi masih sangat rendah sekitar 2,5 persen dari penduduk, perusahaan asuransi jiwa PT Sun Life Financial Indonesia (Sun life) mengenalkan Bright Advisor, portal digital gratis seputar asuransi. Bright advisor ini merupakan bagian dari kampanye Sun Life dalam literasi asuransi yang terdiri dari seminar, talkshow dan sajian teknologi virtual reality (VR), sebagai salah satu perhatian Sun Life tentang persiapan masa pesiun. “Hanya sebagian orang yang sadar bahwa pensiun itu butuh perencanaan dan persiapan yang matang.” Ujar Wirasto Koesdiantoro, Chief Agency Oficer Sun Life disela-sela peluncuran Bright Advisor di Supermall Pakuwon Trade Centre Surabaya, Sabtu (28/5)
Harian Surya – 30/05/2016, hal. 5
Pengajar Muda Dilindungi Asuransi
Moment perayaan Bulan Pendidikan dan kebudayaan 2016 dimanfaatkan BCA Life untuk menjalankan komitmen nasional, yakni dalam bentuk dukungan kepada Gerakan Indonesia Mengajar. Sampai lima tahun ke depan, perusahaan asuransi ini akan melindungi para pengajar muda yang akan ditempatkan di berbagai daerah dengan asuransi jiwa (SiPeci). Dengan dibekali SiPeci, para pengajar muda akan mendapatkan manfaat perlindungan jika meninggal dunia karena kecelakaan ataupun sebab lainnya saat menjalankan tugas di daerah.
Republika – 31/05/2016, hal. 20
BRI Gandeng AIA Luncurkan Produk Asuransi Perbankan
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bersama PT AIA FINANCIAL, meluncurkan produk asuransi perbankan Provestara Ultima Link. Provestara Ultima Link adalah Produk proteksi investasi (unit link) dengan manfaat proteksi jiwa sekaligus dapat memberikan manfaat perencanaan keuangan kepada pemegang polis. Chairul Gani, Eksekutif Vice President BRI menuturkan, bahwa kerja sama ini akan memperkaya produk Bancassurance. yang dapat memberikan manfaat lebih kepada nasabah sekaligus pemegang polis untuk unit investasi dan perlindungan jiwanya. "Hal ini sangat penting karena produk asuransi akan memberikan proteksi diri. Asuransi ternama dan berkualitas merupakan yang kami perhatikan, karena ini terpengaruh dengan nasabah terpilih," ungkapnya dalam agenda peluncuran di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (30/5/2016).
30/05/2016 22:05 WIB http://finance.detik.com/read/2016/05/30/220547/3221346/5/bri-gandeng-aia-luncurkan-produk-asuransi- perbankan
Kejar Persaingan, Tugu Mandiri Fokus Benahi 4 Hal
PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri berambisi menggenjot penetrasi di pasar asuransi jiwa mulai tahun ini. Sejumlah pembenahan perlu dilakukan agar bisa mewujudkannya. Direktur Utama Tugu Mandiri Donny J. Subakti menyebut, sejumlah hal perlu ditingkatkan untuk bisa mengejar persaingan.Adapun beberapa pembenahan yang akan dilakukan diantaranya terkait pengembangan produk baru. Sebenarnya, pengembangan produk baru sudah dimulai sejak tahun lalu. Fokusnya adalah produk yang peminatnya cukup besar. Menurut Donny, “jumlah produk-produk baru semacam itu harus dikembangkan, baik itu produk unit link maupun produk tradisional yang sama-sama masih punya permintaan yang besar di pasaran."
Kontan.co.id - Senin, 30 Mei 2016 / 18:56 WIB http://keuangan.kontan.co.id/news/kejar-persaingan-tugu-mandiri-fokus-benahi-4-hal
Tugu Mandiri Targetkan Punya Seribu Agen
Kanal distribusi agensi menjadi salah satu fokus pengembangan yang akan dilakukan PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri di tahun ini. Di jalur ini, perusahaan bakal menambah agen secara signifikan. Hingga tahun lalu, jumlah agen yang dimiliki oleh Tugu Mandiri baru ada di kisaran 50 orang. Sementara sampai tutup tahun nanti, perseroan menargetkan bakal punya agen sampai dengan 1.000 orang. Adapun penambahan agen yang diincar perusahaan, berada di sejumlah kota besar dimana Tugu Mandiri sudah memiliki kantor cabang maupun kantor pemasaran. Dimulai dari Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta. Kemudian akan disusul beberapa kota lain semisal Medan, Palembang, dan Bandung.
Kontan.co.id - Senin, 30 Mei 2016 / 18:52 WIB http://keuangan.kontan.co.id/news/tugu-mandiri-targetkan-punya-seribu-agen
Sun Life Gandeng University Of Waterloo Dongkrak Jumlah Aktuaris Di Indonesia
Sun Life Financial Asia (Sun Life) dan The University of Waterloo telah menandatangani perjanjian untuk bermitra dalam mengembangkan jumlah tenaga aktuaris yang masih sedikit dan kapasitas risiko di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen Sun Life di Indonesia, Sun Life akan mendonasikan 500.000 dolar Kanada untuk membentuk program beasiswa pascasarjana bidang ilmu Aktuaria Internasional yang akan diluncurkan oleh University of Waterloo pada 2016 yang bertujuan untuk mendukung pengembangan bidang ilmu aktuaria di Indonesia. Beasiswa pascasarjana ini akan ditujukan untuk ilmu aktuaria dan proyek pengembangan manajemen risiko di Indonesia yang dikenal sebagai READI (Risk Management, Economic Sustainability, and Actuarial Science Development di Indonesia/Manajemen Risiko, Ekonomi yang Berkelanjutan, dan Pengembangan Ilmu Aktuaria di Indonesia) yang saat ini sedang dilaksanakan oleh University of Waterloo dengan pemerintah Kanada serta mitra lainnya.
Wartaekonomi.co.id - 27 Mei 2016 11:51:00 WIB http://wartaekonomi.co.id/read/2016/05/27/101585/sun-life-gandeng-university-of-waterloo-dongkrak- jumlah-aktuaris-di-indonesia.html
MAKRO EKONOMI DAN REGULASI
Penetrasi Asuransi 2,37%
Penetrasi asuransi terhadap jumlah penduduk Indonesia belum meningkat signifikan. Sempat turun pada tahun 2015, tercatat hingga Maret 2016 penetrasi asuransi kembali meningkat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penetrasi asuransi jiwa dan umum konvensional baru mencapai 2,37% pada kuartal 1 2016 dari jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 257 juta jiwa. Adapun, premi asuransi jiwa dan umum yang di himpun mencapai Rp 273,4 triliun.
Harian Kontan – 31/05/2016
OJK Tunggu PP Batasi Porsi Asing Di Asuransi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) terkait porsi kepemilikan asing di perusahaan asuransi yang dibatasi sebanyak 80%. Jika PP terbit, OJK baru akan menyusun Peraturan OJK terkait batas minimal investasi Jika berdasarkan Undang Undang Asuransi, pembuatan PP mengenai kepemilikan saham asing harus rampung paling lambat pada 2017. Baru kemudian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuat Peraturan OJK mengenai teknis isi aturan tersebut. Dumoly F. Pardede, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) mengatakan, masih menunggu PP keluar baru akan menyusun POJK.
Kontan.co.id - Senin, 30 Mei 2016 / 22:11 WIB http://keuangan.kontan.co.id/news/ojk-tunggu-pp-batasi-porsi-asing-di-asuransi
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.612 |
|
IHSG |
4.829,89 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bank Indonesia.
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Neraca, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media ndonesia, Koran Tempo, Jawa Post (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Tribun Jogja (Jogja), Analisa (Medan), Riau Post (Riau dan Pakanbaru), Tribun Sumsel & Sriwijaya Post (Sumsel), Tribun Pontianak (pontianak), Tribun Timur (Sulsel), Tribun Manado (Sulut), Detik.com, kompas.com, Antara.com, Tribunnews.com, Liputan6.com, Metronews.com, okezone.com, Beritasatu.com, Indonesia Finance Today, warta ekonomi, Majalah InfoBank, majalah investor
