AAJI Daily News - 17 November 2016


HEADLINE NEWS

 

  1. Asuransi Jiwa Geser Portofolio ke Saham dan Obligasi
  2. BNI Life Incar Lima Besar
  3. BCA Life Andalkan Induk
  4. BCA Life Gandeng Induk Usaha Perkuat Saluran Telemarketing
  5. Capital Life Buru Premi Rp 3 Triliun
  6. BRI Life Berikan Polis ke Guru
  7. (Berita Photo) AIA Sumbang Ambulan
  8. (Berita Photo) Prudential Indonesia
  9. (Berita Photo) Premi BNI Life
  10. (Berita Photo) Menyerahan Bantuan Mobil Ambulans
  11. (Berita Photo) Bantuan AIA
  12. Aset Asuransi Bumi Asih Jaya Dieksekusi

 

MENGENAI AAJI

Asuransi Jiwa Geser Portofolio ke Saham dan Obligasi

Industri asuransi jiwa keranjingan berinvestasi di pasar modal. Akibatnya, porsi investasi di saham dan reksadana menggemuk. Menilik data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai September 2016, industri asuransi jiwa memiliki dana investasi Rp 332,5 triliun. Dana tersebut meningkat 17,4% dibanding posisi akhir 2015 yang sebanyak Rp 283,1 triliun. Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim memperkirakan, tren peningkatan investasi di saham dan reksadana bakal berlanjut sampai akhir tahun. "Industri masih akan menambah kepemilikan di SBN sesuai aturan OJK," ungkap dia. Peningkatan investasi di saham dan reksadana berasal dari pengalihan dana deposito. Sebab tren suku bunga terus menurun. Pelaku industri berharap dengan strategi ini bisa mendorong imbal hasil.

Harian Kontan – 17/11/2016, Hal. 24

Narasumber :

-          Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosisasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

INDUSTRI ASURANSI JIWA

BNI Life Incar Lima Besar

PT BNI Life Insurance atau BNI Life menargetkan menjadi lima perusahaan asuransi jiwa terbesar peraih premi bisnis baru pada 2019. Budi T.A. Tampubolon, Direktur Utama BNI Life, mengatakan saat ini dalam ranking yang dirilis Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) per triwulan III/2016, BNI Life berada di urutan kesembilan. Menurutnya, capaian ini kali pertama diraih setelah hampir 20 tahun BNI Life beroperasi. Dia mengatakan, untuk merealisasikan target itu pihaknya bakal mengoptimalkan potensi bisnis di seluruh jalur pemasaran perusahaan. “Oktober ini aset kami Rp 12,9 triliun. Tahun ini diperkirakan Rp 13 triliun lebih, melampaui business plan 2016 yang ditargetkan Rp 12,7 triliun,” kata Budi di sela-sela kunjungan ke Redaksi Bisnis, Rabu (16/11).

Bisnis Indonesia – 17/11/2016, Hal. 21

BCA Life Andalkan Induk

PT Asuransi Jiwa BCA bersinergi dengan induk usaha, PT Bank Central Asia Tbk., untuk memperkuat saluran distribusi melalui telemarketing. Presiden Direktur & CEO PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) Christine Setyabudhi mengatakan kerja sama dengan BCA dalam penguatan saluran distribusi telemarketing itu dilakukan untuk penjualan produk Hospital 100% Refundable dan b-Save Accident Protection lewat layanan call center telemarketing. “Melalui saluran distribusi ini, kami akan fokuskan target pasar dari nasabah tabungan dan kartu kredit BCA,” kata Christine, Rabu (16/11).

Bisnis Indonesia – 17/11/2016, Hal. 21

BCA Life Gandeng Induk Usaha Perkuat Saluran Telemarketing

PT Asuransi Jiwa BCA bersinergi dengan induk usaha PT Bank Central Asia Tbk. untuk perkuatan saluran distribusi melalui jalur telemarketing. Presiden Direktur & CEO PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) Christine Setyabudhi mengatakan kerjasama dengan BCA dalam perkuatan saluran distribusi telemarketing itu dilakukan untuk penjualan produk Hospital 100% Refundable dan b-Save Accident Protection lewat layanan call center telemarketing.“Melalui saluran distribusi ini, kami akan fokuskan target pasar dari nasabah tabungan dan kartu kredit BCA," kata Christine.

Bisnis.com - 16/11/2016 http://finansial.bisnis.com/read/20161116/215/603374/bca-life-gandeng-induk-usaha-perkuat-saluran- telemarketing

Capital Life Buru Premi Rp 3 Triliun

PT Capital Life Indonesia menargetkan perolehan premi pada tahun depan tumbuh 50% dibandingkan dengan realisasi tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun. Presiden Direktur PT Capital Life Indonesia (Capital Life) Antony Japari menyatakan dengan target pertumbuhan premi sebesar 50%, maka pendapatan premi pada 2017 diperkirakan bisa mencapai Rp 3 triliun. Pihaknya optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan premi yang signifikan pada tahun depan seiring adanya perluasan produk. Saat ini produk yang dipasarkan perseroan baru mencakup produk asuransi jiwa tradisional.

Bisnis Indonesia – 17/11/2016, Hal. 21

BRI Life Berikan Polis ke Guru

PT BRI Life menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan polis asuransi micro kecelakaan, kesehatan dan meninggal dunia terhadap 2.996 guru. Direktur Pemasaran BRI Life, Fabiola N Sondakh mengatakan, saat ini masih sedikit penduduk Indonesia yang mengetahui manfaat asuransi. Di sisi lain, asuransi hanya menjangkau di kota-kota besar dan belum banyak menjangkau wilayah pedalaman. “BRI Life yang merupakan salah satu asuransi terbesar di Indonesia akan terus berupaya, agar masyarakat Indonesia dapat memahami pentingnya berasuransi ,” Kata Fabiola.

Koran Sindo – 17/11/2016, Hal. 19 

(Berita Photo) AIA Sumbang Ambulan

Harian Kontan – 24/11/2016

(Berita Photo) Prudential Indonesia

Rakyat Merdeka – 17/11/2016

(Berita Photo) Premi BNI Life

Bisnis Indonesia – 17/11/2016, Hal. 21

(Berita Photo) Menyerahan Bantuan Mobil Ambulans

Bisnis Indonesia – 17/11/2016, Hal. 21

(Berita Photo) Bantuan AIA

Media Indonesia – 17/11/2016, Hal. 18

EKONOMI MAKRO DAN REGULASI

Aset Asuransi Bumi Asih Jaya Dieksekusi

Kabar baik bagi para kreditur PT Asuransi Bumi Asih Jaya yang kini berstatus pailit. Tim kurator kini bersiap mengeksekusi aset Bumi Asih Jaya. Aset-aset yang dieksekusi adalah dana tunai dalam bentuk deposito. "Total dananya sekitar Rp 50 miliar di beberapa bank," kata Lukman Sembada, salah satu kurator Bumi Asih, Rabu (16/11). Lukman mengatakan, eksekusi tersebut sudah bisa dilakukan setelah majelis hakim, pada Selasa (15/11) telah menetapkan status insolvensi. Ia berharap, awal Desember nanti, dana tersebut sudah bisa dicairkan dan dibayarkan kepada seluruh kreditur sebagai pembayaran tahap pertama. Adapun saat ini, tagihan yang sudah diveri?kasi oleh tim kurator ada sebanyak 29.000 kreditur dengan total tagihan Rp 1,2 triliun.

Harian Kontan – 17/11/2016

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.474

IHSG

5.185,47

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

 

Sumber Kontan.com , Bi Rate

 

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka,

Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.com, Kompas.com, Antara.com,

DOWNLOAD PDF