AAJI Daily News - 10 Juni 2021


Tanggal terbit (10 / 06 / 2021)

FM-CC-AAJI-06-001

Kamis 10 Juni 2021

 HEADLINE NEWS

  1. Selama Setahun Klaim COVID-19 Sentuh Rp 1,46 Triliun
  2. Klaim Asuransi Jiwa Terkait COVID-19 Tembus Rp1,46 Triliun
  3. Nasabah Tajir Genjot Unit-Linked
  4. Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Terkait COVID-19 Sentuh Rp 1,46 T
  5. Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melonjak 105,1 Persen
  6. Klaim Asuransi COVID-19 Tembus 1,46 Triliun
  7. Rasio Klaim Terus Meningkat Tarif Resmi Premi Asuransi Jiwa Belum Tentu Naik
  8. Kuartal I-2021, Klaim Asuransi Tumbuh 23,5 Persen
  9. Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Capai Rp 62,6 Triliun pada Kuartal I-2021
  10. AAJI: Klaim asuransi jiwa terkait Covid-19 capai Rp 1,46 triliun hingga Februari 2021
  11. Rebound Industri Asuransi Jiwa Terlihat di Kuartal I/2021
  12. Perekonomian Mulai Pulih, Masyarakat Tajir Mulai Belanja Asuransi
  13. Setahun Pandemi, Klaim Asuransi Covid-19 Capai Rp1,46 Triliun
  14. Indikasi Rebound, Pendapatan Asuransi Jiwa Melonjak 13.591,6%
  15. Pemulihan Ekonomi, Orang Kaya Alihkan Dana Tabungan ke Produk Asuransi Investasi
  16. Sempat Heboh Aduan Nasabah, Ternyata Unit Link Terlaris di Q1
  17. Kuartal I, klaim asuransi Covid-19 capai Rp1,46 triliun
  18. Klaim Meninggal Dunia Asuransi Jiwa Kuartal I 2021 Melonjak Karena Alasan Ini
  19. Asuransi Jiwa Mulai Berani Bermain di Pasar Saham
  20. Industri Asuransi Jiwa Indikasikan Pemulihan Kinerja
  21. Return Memble, Unitlink Masih Tetap Laris
  22. Meski Pandemi, Pertumbuhan Premi Asuransi Naik 28,5 Persen
  23. AAJI: Asuransi Bangkit Lagi Setelah Terdampak Pandemi Covid-19
  24. AAJI Dorong Anggotanya Tingkatkan Literasi dan Kualitas Tata Kelola
  25. Bancassurance jadi Penggerak Kinerja Industri Asuransi Jiwa di Kuartal I/2021
  26. Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen
  27. Kabar Gembira, Asuransi Jiwa Mulai Tumbuh Positif di Kuartal I 2021
  28. Klaim Asuransi Covid-19 Tembus Rp 1,46 Triliun
  29. Asuransi Jiwa Indikasikan Pemulihan Kinerja, AAJI Dorong Anggotanya Tingkatkan Literasi dan Kualitas Tata Kelola
  30. Industri Asuransi Jiwa Indikasikan Pemulihan Kinerja
  31. AAJI Berkomitmen Penuh Menangani Pandemi COVID-19
  32. Bonus Demografi Jadi Peluang Industri Asuransi Lakukan Penetrasi Pasar
  33. AAJI Catat Total Klaim Asuransi Covid-19 Senilai Rp 1,46 Triliun
  34. RUU KUP Bakal Jadi Omnibus Law

Tentang AAJI

Selama Setahun Klaim COVID-19 Sentuh Rp 1,46 Triliun

Perusahaan asuransi jiwa tenis membayarkan klaim atas risiko Covid-19. Jumlah pembayaran terus meningkat dari periode Maret 2020 hingga Februari 2021. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat klaim terkait Covid-19 sudah mencapai Rp 1,40 triliun. Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto mengatakan klaim Covid-19 itu dibayarkan kepada pemegang 24.997 polis. Ada sekitar 87,41% dari total klaim Covid-19 atau senilai dengan Rp 1,28 triliun yang berstatus sudah selesai.

Kontan/10-06-2021

Klaim Asuransi Jiwa Terkait COVID-19 Tembus Rp1,46 Triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat klaim asuransi jiwa terkait Covid-19 telah menembus Rp 1,46 triliun. Angka tersebut merupakan yang tercatat pada periode Maret 2020 hingga Februari 2021. Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto mengatakan, klaim Covid-19 itu dibayarkan kepada 24.997 polis. Adapun pembayaran klaim sebesar 87,41% dari total klaim Covid-19 atau senilai dengan Rp 1,28 triliun telah diselesaikan.

Suara Merdeka/10-06-2021

Nasabah Tajir Genjot Unit-Linked

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pada kuartal 1/2021 perolehan premi industri mencapai Rp57,45 triliun. Jumlahnya tumbuh 28,5% [year-on-year/yoy) dibandingkan dengan sebelumnya senilai Rp44,72 triliun. Premi bisnis baru tercatat senilai Rp37,04 triliun atau tumbuh 42,3% (yoy) dari Rp26,03 triliun, sedangkan premi lanjutan senilai Rp20,4 triliun tumbuh 9,3% (yoy) dari Rp 18,6 triliun. Menurut Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon, tumbuhnya premi baru menunjukkan optimisme dan kesadaran masyarakat akan proteksi.

Bisnis Indonesia/10-06-2021

Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Terkait COVID-19 Sentuh Rp 1,46 T

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan bahwa klaim terkait Covld-19 mencapai Rp 1.46 triliun. Angka tersebut merupakan yang tercatat selama periode Maret 2020 hingga Februari 2021. Ketua Bidang Keuangaa Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto mengatakan klaim Covld-19 itu dibayarkan kepada 24.997 polis. Sebagai informasi. 87.41% dan total klaim Covid-19 atau senilai dengan Rp 1.28 triliun telah berstatus sudah selesai.

Tribun Kaltim/9-06-2021

Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melonjak 105,1 Persen

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat ada pertumbuhan hasil investasi yang signifikan pada kuartal 1-2021 mencapai 105.1% secara year on year. Ini karena kondisi parv demi di tahun ini tidak seburuk tahun lalu, ketika awal Covid-19 muncul. Melihat data AAJI. hasil investasi industri asuransi jiwa nilainya mencapai Rp2,4 triliun di tiga bulan pertama 2021. Sementara, sepanjang tahun lalu, hasil investasi industri mencatatkan hasil negatif Rp47,83 triliun.

Tribun Jogja/9-06-2021

Klaim Asuransi COVID-19 Tembus 1,46 Triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total klaim dan manfaat pada kuartal I/2021 sebesar Rp 47,68 triliun. Angka tersebut 23,5 persen lebih besar dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar Rp 38,6 triliun. Ketua Bidang Keuangan, Pajak, dan Investasi AAJI, Simon Imanto mengatakan, untuk periode Maret 2020 hingga Februari 2021, jumlah polis dengan klaim covid-19 sebanyak 24.997 polis, sedangkan total klaim senilai Rp 1,46 triliun.

Tribun Jateng/9-06-2021

Rasio Klaim Terus Meningkat Tarif Resmi Premi Asuransi Jiwa Belum Tentu Naik

Perusahaan asuransi jiwa terus mencatatkan peningkatan rasio klaim dalam kurun lima tahun terakhir. Pada kuartal I-2021, rasio klaim menembus level 82,99%. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai bahwa peningkatan rasio klaim tersebut tidak serta merta membuat perusahaan asuransi menaikkan tarif premi. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengakui tren peningkatan klaim rasio pada asuransi jiwa pada beberapa tahun belakangan. Tapi menurut dia, kenaikan klaim lebih banyak dipengaruhi realisasi klaim maturity benefit atau pembayaran manfaat asuransi karena polis jatuh tempo.

investor.id/9-06-2021

Kuartal I-2021, Klaim Asuransi Tumbuh 23,5 Persen

Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Simon Imanto menyebut klaim asuransi jiwa mencapai Rp 47,68 triliun pada kuartal I-2021, atau tumbuh 23,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 38,6 triliun. Dalam periode Maret 2020 hingga Februari 2021, jumlah polis dengan klaim Covid-19 tercatat mencapai 24.997 polis dengan total klaim senilai Rp 1,46 triliun.

kompas.com/9-06-2021

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Capai Rp 62,6 Triliun pada Kuartal I-2021

Industri asuransi jiwa mencatatkan pendapatan Rp 62,66 triliun pada kuartal I-2021. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu yang rugi Rp 460 miliar. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menilai, untuk menjaga konsistensi dan momentum positif, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kebutuhan akan asuransi jiwa.

kompas.com/9-06-2021

AAJI: Klaim asuransi jiwa terkait Covid-19 capai Rp 1,46 triliun hingga Februari 2021

Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia ternyata membuat klaim asuransi jiwa terkait Covid-19 terus meroket. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), klaim terkait Covid-19 sudah mencapai Rp 1,46 triliun. Angka tersebut merupakan yang tercatat pada periode Maret 2020 hingga Februari 2021. Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto mengatakan, klaim Covid-19 itu dibayarkan kepada 24.997 polis. Sebagai informasi, 87,41% dari total klaim Covid-19 atau senilai dengan Rp 1,28 triliun telah berstatus sudah selesai.

Kontan.co.id/9-06-2021

Rebound Industri Asuransi Jiwa Terlihat di Kuartal I/2021

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pertumbuhan total pendapatan asuransi pada Kuartal I/2021 mencapai 13,591%, yaitu menjadi Rp 62,66 triliun. Total pendapatan premi tercatat sebsear Rp 57,45 triliun Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon mengatakan sumber terbesar pendapatan industri asuransi jiwa berasal dari premi. Ia juga menyebut, setelah sebelumnya minus hampir Rp500 miliar, rebound terlihat di kuartal pertama/2021.

Swa.co.id/9-06-2021

Perekonomian Mulai Pulih, Masyarakat Tajir Mulai Belanja Asuransi

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat bahwa pada kuartal I/2021 perolehan premi industri mencapai Rp57,45 triliun. Jumlahnya tumbuh 28,5 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan sebelumnya senilai Rp44,72 triliun. Apabila ditinjau dari jenis pembayarannya, pada kuartal I/2021 sumber premi terbesar berasal dari premi tunggal yang mencapai Rp30,61 triliun atau melesat 59,9 persen (yoy) dari Rp19,14 triliun. Premi reguler tercatat senilai Rp26,64 triliun atau naik 4,9 persen (yoy) dari Rp25,57 triliun, posisinya tersalip oleh premi tunggal.

bisnis.com/9-06-2021

Setahun Pandemi, Klaim Asuransi Covid-19 Capai Rp1,46 Triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat klaim Rp1,46 triliun untuk pengobatan covid-19 pada periode Maret 2020 hingga Februari 2021. Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto mencatat klaim dibuat oleh 24.997 polis selama hampir setahun pandemi itu. Dari jumlah ini, 87,41 persen di antaranya berstatus klaim yang sudah selesai senilai Rp1,28 triliun.

Cnnindonesia.com/9-06-2021

Indikasi Rebound, Pendapatan Asuransi Jiwa Melonjak 13.591,6%

Industri asuransi jiwa dinilai mulai mengalami pemulihan dan mengindikasikan tren positif (rebound) di kuartal I-2021. Hal itu tercermin dari semua pos pendapatan yang tumbuh positif, sehingga total pendapatan berhasil dibukukan sebesar Rp 62,66 triliun atau melonjak 13.591,6% secara tahunan (year on year/yoy). Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon mengungkapkan, industri asuransi jiwa mencatat pertumbuhan pada total pendapatan premi, total pendapatan hasil investasi, total aset, total cadangan teknis, serta total klaim dan manfaat asuransi jiwa.

investor.id/9-06-2021

Pemulihan Ekonomi, Orang Kaya Alihkan Dana Tabungan ke Produk Asuransi Investasi

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat bahwa pada kuartal I/2021 perolehan premi industri mencapai Rp 57,45 triliun. Jumlahnya tumbuh 28,5 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan sebelumnya senilai Rp 44,72 triliun. Apabila ditinjau dari jenis pembayarannya, pada kuartal I/2021 sumber premi terbesar berasal dari premi tunggal yang mencapai Rp 30,61 triliun atau melesat 59,9 persen (yoy) dari Rp19,14 triliun. Premi reguler tercatat senilai Rp 26,64 triliun atau naik 4,9 persen (yoy) dari Rp 25,57 triliun, posisinya tersalip oleh premi tunggal.

Tempo.co/9-06-2021

Sempat Heboh Aduan Nasabah, Ternyata Unit Link Terlaris di Q1

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan asuransi dalam bentuk unit link atau produk gabungan proteksi dan investasi menjadi primadona sepanjang kuartal I-2021. Hal ini tercermin dari pertumbuhan premi asuransi produk ini yang mencapai 31,7% secara tahunan (year on year/YoY) atau berkontribusi sebesar 62,4% dari total premi asuransi jiwa yang senilai Rp 57,45 triliun di periode tersebut. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan unit link secara konsisten selalu menjadi produk yang mendominasi selama beberapa tahun terakhir.

Cnbcindonesia.com/9-06-2021

Kuartal I, klaim asuransi Covid-19 capai Rp1,46 triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total klaim dan manfaat pada kuartal I 2021 sebesar Rp 47,68 triliun. Angka tersebut 23,5 persen lebih besar jika dibandingkan dengan klaim dan manfaat polis di tahun sebelumnya mencapai Rp 38,6 triliun. Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto mengatakan, untuk periode Maret 2020 hingga Februari 2021, jumlah polis dengan klaim Covid-19 sebanyak 24.997 polis dan total klaim senilai Rp 1,46 triliun.

Kabarbisnis.com/9-06-2021

Klaim Meninggal Dunia Asuransi Jiwa Kuartal I 2021 Melonjak Karena Alasan Ini

Total pembayaran klaim dan manfaat industri asuransi jiwa sepanjang kuartal I 2021 naik 23,52% year on year (yoy) menjadi Rp 47,68 triliun. Klaim meninggal dunia naik paling tinggi yakni 61,81% yoy menjadi Rp 4,45 triliun. Risiko Covid-19 ikut ambil bagian di dalamnya. Ketua Bidang R&D, Pelaporan dan IT AAJI Edy Tuhirman, dalam konferensi media yang berlangsung secara daring, Selasa (8/6) mengatakan, nilai pembayaran klaim dan manfaat industri asuransi jiwa tiga bulan pertama tahun ini bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal I 2019 yang senilai Rp 38,06 triliun

Insight.kontan.co.id/9-06-2021

Asuransi Jiwa Mulai Berani Bermain di Pasar Saham

Bukan cuma kenaikan premi, industri asuransi jiwa juga mulai berhasil meningkatkan hasil investasi di kuartal pertama tahun ini.Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, ada pertumbuhan hasil investasi yang signifikan pada kuartal I-2021. Yakni mencapai 105,1% secara year on year. Ini dikarenakan kondisi pandemi di tahun ini tidak seburuk tahun lalu ketika Covid-19 sedang awal-awal muncul.

Insight.kontan.co.id/9-06-2021

Industri Asuransi Jiwa Indikasikan Pemulihan Kinerja

Jika sebelumnya industri asuransi jiwa mencatat nilai minus hampir setengah triliun rupiah di triwulan pertama tahun 2020, maka kali ini tanda rebound mulai terlihat di triwulan pertama tahun 2021, dimana industri asuransi jiwa mencatatkan pendapatan positif sebesar 62,66 triliun rupiah. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan, untuk menjaga konsistensi dan momentum positif d industri asuransi jiwa, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kebutuhan akan asuransi jiwa.

Marketing.co.id/9-06-2021

Return Memble, Unitlink Masih Tetap Laris

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di kuartal I, pendapatan premi  unitlink tumbuh 31,7% yoy menjadi Rp 35,83 triliun dari yang sebelumnya sebesar Rp 27,20 triliun. Jika melihat dari total pendapatan premi, untuk premi unitlink mendominasi dengan kontribusi sebesar 62,37%.  Budi Tampubolon,  Ketua AAJI, dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/6) mengatakan, produk unitlink kian digemari masyarakat karena pelanggan mendapatkan dua manfaat sekaligus, yaitu produk asuransi dan produk investasi.

Insight.kontan.co.id/9-06-2021

Meski Pandemi, Pertumbuhan Premi Asuransi Naik 28,5 Persen

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, total premi asuransi jiwa pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 57,45 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar 28,5 persen secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon merincikan, pada kuartal pertama tahun 2021, total pendapatan premi dari bisnis baru tercatat Rp 11 triliun lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Setara dengan pertumbuhan 42,3 persen secara YoY. Sedangkan persentase premi lanjutan atau yang dilanjutkan oleh nasabah mengalami kenaikan sebesar 9,3 persen.

Jawapos.com/9-06-2021

AAJI: Asuransi Bangkit Lagi Setelah Terdampak Pandemi Covid-19

 Industri asuransi jiwa Indonesia memperlihatkan pertumbuhan positif pada banyak bagian kinerjanya di kuartal I tahun 2021 ini. 

Salah satunya ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan positif di laporan pendapatan usaha untuk periode triwulan I 2021 dari puluhan perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu dalam jumpa pers virtual, Selasa 8 Juni 2021 mengatakan, untuk menjaga konsistensi dan momentum positif dalam industrinya, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola

Pikiran-rakyat.com/9-06-2021

AAJI Dorong Anggotanya Tingkatkan Literasi dan Kualitas Tata Kelola

Industri asuransi jiwa Indonesia memperlihatkan pertumbuhan positif pada banyak bagian kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Salah satunya ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan positif di laporan pendapatan usaha untuk periode kuartal I/2021 dari puluhan perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI, Togar Pasaribu, menilai bahwa untuk menjaga konsistensi dan momentum positif dalam industrinya, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kebutuhan akan asuransi jiwa

Mediaasuransinews.co.id/9-06-2021

Bancassurance jadi Penggerak Kinerja Industri Asuransi Jiwa di Kuartal I/2021

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengumumkan total pendapatan premi industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan sebesar 28,5 persen year on year (yoy), dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya. Nilai total pendapatan premi asuransi sendiri mencapai Rp57,45 triliun di kuartal pertama tahun ini. Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, melihat bahwa bancassurance berperan besar dalam meningkatkan total pendapatan premi tersebut.

Mediaasuransinews.co.id/9-06-2021

Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen

 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pertumbuhan positif pada kuartal I-2021. Kinerja industri asuransi jiwa di Indonesia menunjukkan kenaikan pada pendapatan asuransi, premi bisnis baru dan hasil investasi. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan, industri asuransi jiwa mencatatkan pendapatan positif sebesar Rp62,66 triliun pada kuartal I-2021. Jumlah ini meningkat 13.591,6% dibandingkan kuartal I-2020 yang minus Rp0,46 triliun.

Sindonews.com/9-06-2021

Kabar Gembira, Asuransi Jiwa Mulai Tumbuh Positif di Kuartal I 2021

Industri asuransi jiwa Indonesia mulai memperlihatkan pertumbuhan positif pada banyak bagian kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Salah satunya ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan positif di laporan pendapatan usaha untuk periode triwulan I 2021 dari puluhan perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan untuk menjaga konsistensi dan momentum positif dalam industri asuransi jiwa, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola agar bisa menjaga kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kebutuhan akan asuransi jiwa.

Voi.id/9-06-2021

Klaim Asuransi Covid-19 Tembus Rp 1,46 Triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total klaim dan manfaat pada kuartal I/2021 sebesar Rp 47,68 triliun. Angka tersebut 23,5 persen lebih besar dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar Rp 38,6 triliun. Ketua Bidang Keuangan, Pajak, dan Investasi AAJI, Simon Imanto mengatakan, untuk periode Maret 2020 hingga Februari 2021, jumlah polis dengan klaim covid-19 sebanyak 24.997 polis, sedangkan total klaim senilai Rp 1,46 triliun.

Jateng.tribunnews.com/8-06-2021

Asuransi Jiwa Indikasikan Pemulihan Kinerja, AAJI Dorong Anggotanya Tingkatkan Literasi dan Kualitas Tata Kelola

Industri asuransi jiwa Indonesia memperlihatkan pertumbuhan positif pada banyak bagian kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Salah satunya ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan positif di laporan pendapatan usaha untuk periode triwulan I tahun 2021 dari puluhan perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu, menilai bahwa untuk menjaga konsistensi dan momentum positif dalam industrinya, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kebutuhan akan asuransi jiwa.

Theiconomics.com/8-06-2021

Industri Asuransi Jiwa Indikasikan Pemulihan Kinerja

Industri asuransi jiwa Indonesia memperlihatkan pertumbuhan positif pada banyak bagian kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Salah satunya ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan positif di laporan pendapatan usaha untuk periode triwulan I-2021 dari puluhan perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu, menilai bahwa untuk menjaga konsistensi dan momentum positif dalam industrinya, semua pihak perlu terus melakukan literasi dan meningkatkan tata kelola untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran masyarakat atas kebutuhan akan asuransi jiwa.

Infopublik.id/8-06-2021

AAJI Berkomitmen Penuh Menangani Pandemi COVID-19

Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Simon Imanto menjelaskan bahwa klaim dan manfaat di kuartal I-2021 mencapai jumlah Rp47,68 triliun. Angka tersebut lebih besar 23,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mencapai Rp38,6 triliun. AAJI juga menjelaskan komitmennya dalam mendukung penanganan pandemi di Indonesia.

Infopublik.id/8-06-2021

Bonus Demografi Jadi Peluang Industri Asuransi Lakukan Penetrasi Pasar

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) optimis industri asuransi akan terus berkembang. Apalagi, Indonesia akan berhadapan dengan bonus demografi hingga satu dasawarsa kedepan. Sehingga hal itu dapat menjadi peluang pertumbuhan positif industri asuransi beberapa tahun ke depan. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan, perusahaan industri asuransi perlu menyesuaikan modal penetrasi pasar baru agar bisa sejalan dengan protokol kesehatan yang ada.

Jawapos.com/8-06-2021

AAJI Catat Total Klaim Asuransi Covid-19 Senilai Rp 1,46 Triliun

 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat telah memberikan klaim dan manfaat asuransi oada kuartal pertama tahun ini mencapai jumlah Rp 47,68 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar 23,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mencapai Rp 38,6 triliun. Ketua Bidang Keuangan, Pajak dan Investasi AAJI Simon Imanto menjelaskan dalam periode Maret 2020 hingga Februari 2021, jumlah polis dengan klaim Covid 19 tercatat mencapai 24.997 polis dengan total klaim senilai Rp 1,46 triliun.

Jawapos.com/8-06-2021

Regulasi & Makro Ekonomi

RUU KUP Bakal Jadi Omnibus Law

Konsep Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan akan diubah menjadi omnibus law atau regulasi sapu jagat. Musababnya, rumusan beleid itu mengakomodasi, mengubah, dan menganulir sejumlah undang-undang lainnya. Hal yang mendasari diubahnya Konsep Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) menjadi UU sapu jagat adalah untuk menghindari adanya pelanggaran hukum.

Bisnis Indonesia/10-06-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.251.00

IHSG (per 10  Juni 2021)

6.104,69

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

DOWNLOAD PDF