AAJI Daily News - 30 September 2021
Kamis 30 September 2021
FM-CC-AAJI-006-00
HEADLINE NEWS
- Pangsa pasar asuransi jiwa masih dikuasai beberapa pemain saja
- Data Unit Link OJK Dibantah AAJI, Pengamat: Ini Sinyal Buruk!
- Aduan Asuransi Meningkat
- Dear Calon Nasabah Asuransi, Sebelum Beli Produk Pahami Ini Dulu Ya
- Cek Dulu! Ini 'Modus' Agen Unit Link & Biang Kerok Aduan
- Ramai Kasus & Aduan, Pengamat: Saatnya Moratorium Unit Link!
- Ada Ratusan Aduan ke OJK soal Produk Unit Link, Ada Apa Nih?
- Terkuak! 'Dosa Besar' Agen Unit Link ke Nasabah Asuransi
- Asuransi Genjot Premi Dengan Produk Baru
- Cerdas Berbelanja di Tengah Tren Belanja Online
- Tren Meningkat, Allianz Life Indonesia Dukung Transaksi Digital untuk Nasabahnya
- Gelar Webinar Customer Day 2021, Allianz Indonesia Paparkan Program Isoman Sehat
- Peningkatan Risiko Penyakit Jantung pada Kalangan Usia Produktif
- Waspadai peningkatan risiko penyakit jantung pada usia muda
- Proteksi Kesehatan Dengan Fasilitas Kelas Dunia
- Agar Masyarakat Memiliki Perencanaan Keuangan Sejak Dini
- Astra Life Gandeng PermataBank Hadirkan Layanan Asuransi di PermataMobile X
- Atlet Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020 Terima Polis Taspen Bright Life
- Atlet Angkat Besi Peraih Medali Olimpiade Dapat Polis Asuransi Rp 2,25 M
- Taspen Life apresiasi atlet angkat besi yang berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020
- Masuk Indonesia, Vymo Digandeng AIA untuk Akselerasi Penjualan
- Vymo Umumkan Komitmen di Indonesia dengan Tim Teknologi Lokal Industri Keuangan
- Vymo gandeng AIA untuk terapkan platform distribusi penjualan jarak jauh
- OJK dan IJK Komit Dukung Pengembangan UMKM Melalui Gernas BBI
- OJK Terbitkan Aturan Terbaru Bagi Lembaga Keuangan Mikro
TENTANG AAJI
Pangsa pasar asuransi jiwa masih dikuasai beberapa pemain saja
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat di paruh pertama tahun ini, secara jumlah industri asuransi jiwa sejatinya masih didominasi oleh perusahaan nasional yang berjumlah 38, sedangkan perusahaan yang statusnya joint venture (JV) ada 22. Ketua AAJI Budi Tampubolon mengatakan, sejatinya perusahaan asuransi asing maupun yang domestik tidak ada perbedaan. Perusahaan asuransi jiwa memiliki model bisnisnya yang beragam berdasarkan spesialisasi yang dimiliki.
Kontan.co.id/30-09-2021
INDUSTRI & ASURANSI
Data Unit Link OJK Dibantah AAJI, Pengamat: Ini Sinyal Buruk!
Data OJK mencatat jumlah nasabah unit link terjun bebas dari sebanyak 7 juta menjadi hanya 4,2 juta pemegang polis pada akhir tahun lalu. Berarti hampir 3 juta nasabah menutup polis di tengah pandemi. Hanya saja data OJK ini dibantah oleh manajemen Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo, melihat otoritas pengawas dalam hal ini OJK, dan AAJI yang mewakili pelaku pasar tidak memiliki data yang sinkron soal unit link. Itu memprihatinkan karena terlihat tidak sinkron antara OJK dan Asuransi Jiwa. Itu sungguh tidak memberikan sinyal yang tidak baik kepada nasabah
Cnbcindonesia.com/29-09-2021
Aduan Asuransi Meningkat
OJK berupaya meningkatkan literasi masyarakat terkait asuransi mengingat tingkat inklusi asuransi yang terbilang rendah. Dewan Komisioner Bidang Perlindungan Konsumen OJK, Tirta Segara menyatakan, salah satu upaya meningkatkan literasi yaitu dengan cara mengingatkan, sebelum mengakuisisi polis asuransi, masyarakat perlu benar-benar memahami isi dari polis tersebut.
Kontan/29-09-2021
Dear Calon Nasabah Asuransi, Sebelum Beli Produk Pahami Ini Dulu Ya
Dalam membeli produk asuransi, calon nasabah harus meminta penjelasan selengkap-lengkapnya dari agen. Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara mengungkapkan sebagai calon nasabah bisa merekam penjelasan dari agen ketika persentasi produk. Sebelumnya Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengungkapkan, calon nasabah juga harus menjadikan polis sebagai acuan saat membeli asuransi.
Detik.com/29-09-2021
Cek Dulu! Ini 'Modus' Agen Unit Link & Biang Kerok Aduan
Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, banyaknya aduan atas unit link terjadi karena sebetulnya banyak salah persepsi dalam penjualan produk oleh agen asuransi jiwa. Masyarakat banyak yang membeli produk unit link tanpa diedukasi secara penuh, termasuk risiko dari produk ini. Irvan menegaskan jika nasabah membutuhkan investasi, maka sebaiknya membeli produk investasi buka unit link yang memadukan proteksi dan investasi. Jika nasabah atau masyarakat membutuhkan proteksi asuransi murni, maka belilah asuransi, bukan membeli unit link.
Cnbcindonesia.com/30-09-2021
Ramai Kasus & Aduan, Pengamat: Saatnya Moratorium Unit Link!
Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo mengatakan inklusi keuangan masyarakat di Indonesia tinggi, tapi banyak yang masih tidak kenal dengan produk bank atau asuransi. Dari catatannya, literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya 13%. Banyak kasus terjadi ketika di bank, nasabah dibujuk oleh petugas yang dialihkan ke agen untuk memasukkan nasabah itu membeli produk unit link yang dikatakan sebagai tabungan. Irvan sangat menekankan butuhnya moratorium penjualan produk ini oleh perusahaan asuransi jiwa, dan juga pemasaran di perbankan.
Cnbcindonesia.com/29-09-2021
Ada Ratusan Aduan ke OJK soal Produk Unit Link, Ada Apa Nih?
OJK mencatat sepanjang 2020 sebanyak 593 aduan disampaikan. Angka ini lebih tinggi dibanding dengan aduan di 2019 yang sebanyak 230 aduan. Pada kuartal I-2021 sudah mencapai 273 aduan. Pengamat asuransi Irvan Rahardjo, mengatakan kondisi ini terjadi karena banyak terjadi salah persepsi dalam penjualan produk oleh agen asuransi. Artinya masyarakat banyak yang membeli produk unit link tanpa diedukasi secara penuh, termasuk risiko dari produk ini.
Detik.com/29-09-2021
Terkuak! 'Dosa Besar' Agen Unit Link ke Nasabah Asuransi
Pengamat asuransi Irvan Rahardjo, mengatakan kondisi ini terjadi karena banyak terjadi salah persepsi dalam penjualan produk oleh agen asuransi. Artinya masyarakat banyak yang membeli produk unit link tanpa diedukasi secara penuh, termasuk risiko dari produk ini. Banyak agen itu bilang unit link itu tabungan, celakanya lagi bilang [unit link ini] deposito serta memberikan proyeksi yang optimis [soal imbal hasil atau return] tapi tidak digambarkan kemungkinan skenario terburuknya. Serta sebagian besar premi itu untuk pembayaran risiko
Cnbcindonesia.com/29-09-2021
Asuransi Genjot Premi Dengan Produk Baru
Menggenjot premi, perusahaan asuransi jiwa gencar meluncurkan produk baru. Harapan industri produk baru ini bisa menambah pundi premi mereka. Sun Life Indonesia juga memperkenalkan proteksi kesehatan baru. BNI Life juga telah mengeluarkan beberapa produk baru sepanjang tahun 2021 yang mayoritas merupakan produk tradisional seperti asuransi kesehatan. BRI Life memiliki beberapa produk untuk menyasar kalangan milenial, seperti produk Lentera dengan fitur manfaat asuransi jiwa dan penyakit kritis
Kontan/30-09-2021
Cerdas Berbelanja di Tengah Tren Belanja Online
Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, Allianz Indonesia berkomitmen untuk memberikan perlindungan asuransi kepada lebih banyak lagi masyarakat Indonesia. Untuk itu, inovasi produk dan layanan terus dilakukan demi memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah salah satunya lewat berbagai layanan digital yang di antaranya adalah OptimAll, serta aplikasi Allianz Smart Point yang merupakan program loyalty sebagai bentuk apresiasi untuk nasabah dari ragam transaksi online yang telah dilakukan
Beritasatu.com/29-09-2021
Tren Meningkat, Allianz Life Indonesia Dukung Transaksi Digital untuk Nasabahnya
Allianz Life Indonesia menilai berbelanja secara daring menjadi pilihan tepat untuk memenuhi keperluan keluarga dan pribadi. Untuk itu, inovasi produk dan layanan terus dilakukan demi memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah salah satunya lewat berbagai layanan digital yang di antaranya adalah OptimAll, portal layanan nasabah eAZy Connect yang memberikan kemudahan pengelolaan polis secara online di mana saja dan kapan saja
Theiconomics.com/29-09-2021
Gelar Webinar Customer Day 2021, Allianz Indonesia Paparkan Program Isoman Sehat
Direktur & Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia menjelaskan, Allianz Indonesia memperluas manfaat perlindungan khusus untuk nasabah Asuransi Kesehatan perorangan, dengan program Isoman Sehat. Dengan adanya program ini, nasabah tidak perlu cemas apabila harus menjalani isolasi mandiri di fasilitas bukan rumah sakit, atau di rumah sendiri
Marketing.co.id/29-09-2021
Peningkatan Risiko Penyakit Jantung pada Kalangan Usia Produktif
Mahalnya biaya pengobatan serta bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit jantung, seharusnya masyarakat tersadar untuk lebih peduli terhadap kesehatan tubuh. Salah satu solusi perlindungan diri yang patut dipilih datang dari Allianz Indonesia dengan Hospital & Surgical Care Premier Plus (HSCPP) yang merupakan asuransi kesehatan tambahan individu dengan beragam manfaat tambahan. Produk ini memberikan manfaat pembayaran biaya perawatan rumah sakit sesuai tagihan.
Marketing.co.id/29-09-2021
Waspadai peningkatan risiko penyakit jantung pada usia muda
Allianz Indonesia menghadirkan "Hospital & Surgical Care Premier Plus (HSCPP)" yang merupakan asuransi kesehatan tambahan individu dengan memberikan manfaat pembayaran biaya perawatan rumah sakit sesuai tagihan, di mana pembayaran bisa dilakukan dengan fitur cashless.. Produk ini juga memiliki fitur "Alternative Inpatient Care" yang memungkinkan Nasabah untuk mendapatkan perawatan inap di rumah sendiri, yang sangat berguna di tengah pandemi.
Babel.antaranews.com/29-09-2021
Proteksi Kesehatan Dengan Fasilitas Kelas Dunia
PT Bank Central Asia (BCA) bekerja sama dengan PT AIA FINANCIAL (AIA) meluncurkan produk proteksi kesehatan dengan fasilitas kelas dunia PREMIER MEDICAL PROTECTION (Medic Pro). Medic Pro menjawab kebutuhan proteksi masyarakat yang mendambakan kenyamanan saat mengakses layanan kesehatan di dalam dan luar negeri.
Men’s Obsession/29-09-2021
Agar Masyarakat Memiliki Perencanaan Keuangan Sejak Dini
Pandemi Covid-19 membuat masyarakat semakin sadar akan perlindungan diri mengingat akan adanya potensi risiko yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Tanggung jawab akan penyediaan perlindungan jiwa dan kesehatan tersebut mendorong kerja sama antara PermataBank dan Astra Life melalui penyediaan layanan asuransi jiwa dan kesehatan di aplikasi PermataMobile X.
Swa.co.id/29-09-2021
Astra Life Gandeng PermataBank Hadirkan Layanan Asuransi di PermataMobile X
PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) bekerja sama dengan PermataBank menyediakan layanan asuransi jiwa dan kesehatan di aplikasi PermataMobile X. Dengan perkembangan teknologi yang memberikan kemudahan serta kenyamanan nasabah dalam mengakses produk perlindungan memicu Astra Life dan PermataBank untuk giat mengembangkan produk-produk asuransi secara digital.
Bisnis.com/29-09-2021
Atlet Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020 Terima Polis Taspen Bright Life
Taspen Group kembali memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan dan kerja keras para atlet cabang olahraga angkat besi yang telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Plt. Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Ibnu Hasyim dari Taspen Group memberikan apresiasi berupa Polis Asuransi Taspen Bright Life kepada para atlet di Gedung Sekretariat Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Rabu (29/9).
Investor.id/29-09-2021
Atlet Angkat Besi Peraih Medali Olimpiade Dapat Polis Asuransi Rp 2,25 M
Setelah sebelumnya para atlet bulu tangkis peraih medali pada Olimpiade Tokyo 2020 mendapat polis asuransi hingga senilai Rp 3 miliar. Kini giliran atlet cabang olahraga angkat besi yang mendapatkannya. Plt. Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), Ibnu Hasyim memberikan polis ini
Detik.com/29-09-2021
Taspen Life apresiasi atlet angkat besi yang berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020
Setelah sebelumnya memberikan apresiasi kepada para atlet cabang bulu tangkis, Taspen Group kini memberikan apresiasi kepada atlet angkat besi peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.
Kontan.co.id/29-09-2021
Masuk Indonesia, Vymo Digandeng AIA untuk Akselerasi Penjualan
Vymo , perusahaan penyedia platform akselerasi penjualan, pada Rabu (29/9/2021) mengumumkan telah secara resmi masuk ke Indonesia. Di Tanah Air, perusahaan yang bermarkas di California, Amerika Serikat itu telah digandeng oleh perusahaan asuransi AIA Financial .
Suara.com/29-09-2021
Vymo Umumkan Komitmen di Indonesia dengan Tim Teknologi Lokal Industri Keuangan
Vymo , platform akselerasi penjualan dan telah menjadi pilihan dari berbagai lembaga keuangan di Asia, mengumumkan komitmennya di Indonesia dengan tim dan teknologi lokal yang ahli di industri keuangan, Rabu (29/9). Vymo turut mengumumkan perusahaannya telah dipilih oleh AIA Indonesia ( PT AIA Financial ) untuk mengimplementasikan remote sales distribusi platform pertama untuk meningkatkan profitabilitas bisnis perusahaan.
Wartaekonomi.co.id/29-09-2021
Vymo gandeng AIA untuk terapkan platform distribusi penjualan jarak jauh
Vymo, perusahaan yang berkantor pusat di San-Francisco serta menawarkan platform akselerasi penjualan, hari ini (29/9) mengumumkan perusahaannya telah dipilih oleh AIA Indonesia (PT AIA Financial) untuk mengimplementasikan distribusi platform pertama untuk meningkatkan profitabilitas bisnis perusahaan.
Kontan.co.id/29-09-2021
REGULASI & MAKRO EKONOMI
OJK dan IJK Komit Dukung Pengembangan UMKM Melalui Gernas BBI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech berkomitmen untuk terus meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Komitmen OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK) tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar OJK bersama sejumlah pimpinan IJK secara hybrid di kantor OJK Jakarta, Senin (28/9), yang juga dihadiri oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)
Sentralberita.com/29-09-2021
OJK Terbitkan Aturan Terbaru Bagi Lembaga Keuangan Mikro
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 19/POJK.05/2021 (POJK 19/2021) tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo menyampaikan, aturan terbaru LKM itu ditujukan untuk menyesuaikan dinamika pasar. Kini LKM hanya dapat melakukan kerja sama pembiayaan penerusan (chan-neling). Selain itu, LKM tetap dapat memasarkan produk asuransi mikro dan menjadi agen Laku Pandai.
Investor Daily/30-09-2021
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
14.269.00 |
|
IHSG (per 29 September 2021) |
6.211,85 |
|
BI Rate |
3,50% |
Sumber Media:
Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com
