AAJI Daily News - 25 Februari 2021


FM-CC-AAJI-06-001

Kamis, 25 Februari 2021

HEADLINE NEWS

  1. Nasabah AJB Datangi OJK
  2. Kerjasama Asuransi Untuk Keluarga
  3. [FOTO] Perjanjian Kerja Sama
  4. [FOTO] Perluas Wawasan Asuransi Melalui Digital
  5. [FOTO] Perluas Wawasan Asuransi Melalui Digital
  6. Tuntut Pembayaran Klaim, Nasabah Bumiputera Datangi Kantor OJK
  7. Tuntut pencairan hak Rp18 miliar, pemegang polis Bumiputera datangi OJK
  8. OJK diminta segera setujui pencairan dana nasabah Asuransi Bumiputera
  9. BPA Bumiputera Targetkan Panitia Pemilihan Anggota Baru Kelar Februari 2021
  10. Korban Gagal Bayar AJB Bumiputera Demo OJK: Ditagih Sampai Akhirat!!
  11. Ratusan Nasabah Bumiputera Geruduk Kantor OJK Tuntut Pembayaran Klaim
  12. Nasabah Bumiputera minta OJK setujui pencairan kelebihan dana cadangan Bumiputera
  13. Siap-siap! Besok Geng Gagal Bayar Bumiputera Geruduk Kantor OJK
  14. AJB Bumiputera Tak Jelas, Ahmad Sia-sia 17 Tahun Nabung buat Kuliah Anak
  15. Nasabah Bumiputera Kembali Demo Tuntut Pencairan Klaim
  16. Demo Tuntut Pencairan Klaim Bumiputera, Nasabah: OJK Jangan Cuek
  17. Nasabah PT AJB Bumiputera 1912 Geruduk Kantor OJK, Minta Proaktif Segera Bayar Klaim Nasabah
  18. Saran Ombudsman Mitigasi Potensi Maladminstrasi di Kasus Jiwasraya
  19. Pengamat Sebut Rugi BPJS Tenaker Beda dengan Jiwasraya

INDUSTRI & ASURANSI

Nasabah AJB Datangi OJK

Kasus korban gagal bayar PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 tak kunjung tuntas. Kelompok nasabah korban gagal bayar Bumiputera kembali melakukan aksi damai. Aksi kali ini dilakukan di kantor OJK. Fien Mangiri, Koordinator Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera, menyerukan OJK lebih aktif membantu menyelesaikan kasus gagal bayar yang tertunda sangat lama.

Kontan, hal. 10 / 25-02-2021

[Foto] Kerjasama Asuransi Untuk Keluarga

Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan, beserta Presiden Direktur Marubeni Indonesia, Takeshi Mamiya, Direktur Sales dan Distribusi Panin Dai-ichi Life Yusuke Nakamitsu, dan Presiden Direktur PT Asia Bestari Citta Masashi Shinohara usai penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu (24/2). Panin Dai-ichi Life dan PT Asa Bestari Citta bekerja sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan pentingnya memiliki asuransi melalui kanal digital.

Kontan, hal. 10 / 25-02-2021

[FOTO] Perjanjian Kerja Sama

Presiden Direktur Marubeni Indonesia, Takeshi Mamiya, Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan, Presiden Direktur PT Asia Bestari Citta Masashi Shinohara, dan Direktur Sales dan Distribusi Panin Dai-ichi Life Yusuke Nakamitsu, saat penandatanganan kerja sama untuk membantu keluarga Indonesia dalam mempersiapkan proteksi diri di Jakarta, kemarin.

Koran Sindo, hal. 8/ 25-02-2021

[FOTO] Perluas Wawasan Asuransi Melalui Digital

Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan, beserta Presiden Direktur Marubeni Indonesia, Takeshi Mamiya, Direktur Sales dan Distribusi Panin Dai-ichi Life Yusuke Nakamitsu, dan Presiden Direktur PT Asia Bestari Citta Masashi Shinohara usai penandatanganan kerja sama antara Panin Dai-ichi Life dan PT Asa Bestari CItta (perusahaan induk Diary Bunda) di Jakarta, kemarin.

Media Indonesia, hal. 11 / 25-02-2021

[FOTO] Perluas Wawasan Asuransi Melalui Digital

Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan, beserta Presiden Direktur Marubeni Indonesia, Takeshi Mamiya, Direktur Sales dan Distribusi Panin Dai-ichi Life Yusuke Nakamitsu, dan Presiden Direktur PT Asia Bestari Citta Masashi Shinohara usai penandatanganan kerja sama antara Panin Dai-ichi Life dan PT Asa Bestari CItta (perusahaan induk Diary Bunda) di Jakarta, Rabu (24/2). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pentingnya memiliki asuransi melalui saluran digital.

Investor Daily, hal. 23 / 25-02-2021

Tuntut Pembayaran Klaim, Nasabah Bumiputera Datangi Kantor OJK

Nasabah korban gagal bayar PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menggeruduk kantor OJK hari ini, Rabu (24/2).  PIC aksi damai, Syakur Usman mengatakan, setidaknya ada 125 orang yang turut mengikuti aksi damai. Dia bilang, pihaknya mengajukan berbagai tuntutan untuk kepentingan nasabah korban gagal bayar. Syakur menuturkan, OJK harus turun tangan secepatnya mengingat kasus gagal bayar AJB Bumiputera genting diselesaikan. Para nasabah aksi damai itu meminta OJK turun tangan mendorong AJB Bumiputera untuk segera membayarkan klaim.

Kompas.com / 24-02-2021

Tuntut pencairan hak Rp18 miliar, pemegang polis Bumiputera datangi OJK

Para pemegang polis AJB Bumiputera mendatangi OJK, pada Rabu (24/2). Mereka menuntut agar hak yang telah jatuh tempo segera dibayarkan oleh Bumiputera. Ada dua tuntutan dalam aksi damai di OJK, pertama adalah meminta OJK segera menyetujui pencairan kelebihan bayar dana cadangan Bumiputera yang ada di OJK. Kedua adalah, meminta OJK untuk membatalkan surat keputusan tentang moratorium pada Bumiputera karena hal tersebut telah membuat pemegang polis kesulitan menuntut haknya.

Alinea.id / 24-02-2021

OJK diminta segera setujui pencairan dana nasabah Asuransi Bumiputera

OJK diminta untuk segera menyetujui pencairan kelebihan dana cadangan AJB Bumiputera kepada nasabah. Ada dua tuntutan nasabah dalam aksi damai yang digelar di Kantor OJK tersebut: OJK segera menyetujui pencairan kelebihan dana cadangan Bumiputera yang ada di OJK supaya manajemen Bumiputera dapat membayar klaim pemegang polis anggota kelompok kami yang data-datanya sudah diserahkan ke OJK. Kedua, meminta OJK membatalkan surat keputusan tentang moratorium pada Bumiputera karena mempersulit pemegang polis mengajukan pemutusan klaimnya,

Antaranews.com / 24-02-2021

BPA Bumiputera Targetkan Panitia Pemilihan Anggota Baru Kelar Februari 2021

BPA AJB Bumiputera 1912 menyatakan akan membentuk panitia pemilihan anggota-anggota baru badan tersebut. Pembentukan itu ditargetkan rampung bulan depan. Ketua BPA Nurhasanah menjabarkan bahwa pembentukan panitia itu merupakan tindak lanjut atas putusan MK terkait uji materiil Undang-Undang 40/2014 tentang Perasuransian. Ia menyatakan bahwa langkah pertama pasca terbitnya putusan itu, pihaknya akan membentuk panitia pemilihan anggota baru BPA. Sebelumnya terdapat perintah untuk membentuk panitia pemilihan peserta Rapat Umum Anggota (RUA), yang bentuknya sama dengan BPA, tetapi belum terlaksana sampai saat ini sehingga terjadi kekosongan jabatan.

Bisnis.com / 24-02-2021

Korban Gagal Bayar AJB Bumiputera Demo OJK: Ditagih Sampai Akhirat!!

Sekitar seratus orang nasabah korban gagal bayar AJB Bumiputera menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor OJK, Wisma Mulia 2 Kuningan, Jakarta. Dalam aksinya, mereka membawa spanduk dan poster berisi tentang aspirasinya yang ditujukan kepada OJK sebagai lembaga pengawasan jasa keuangan. Suparti salah satu korban gagal bayar, datang jauh-jauh dari Bekasi membawa spanduk bertuliskan ‘OJK Tolong Cairkan Klaim Kami, Anak Kami Harus Bayar Sekolah disaat Rumah Kami Kebanjiran’. Tulisan berisi aspirasi lainnya juga ditunjukkan Novi, korban gagal bayar AJB Bumiputera senilai Rp30 juta. Pada poster putih yang dibawanya tertulis ‘OJK Ini Hutang Bumiputera Ditagih Sampai Akhirat.’

Digtara.com / 24-02-2021

Ratusan Nasabah Bumiputera Geruduk Kantor OJK Tuntut Pembayaran Klaim

Ratusan Nasabah PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 korban gagal bayar menggeruduk kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini, Rabu (24/2). Koordinator aksi Syakur Usman mengatakan, setidaknya ada 125 orang yang turut mengikuti aksi damai. Pihaknya mengajukan berbagai tuntutan untuk kepentingan nasabah korban gagal bayar. Syakur menuturkan, OJK harus turun tangan secepatnya mengingat kasus gagal bayar AJB Bumiputera genting diselesaikan.

Keuanganonline.id / 24-02-2021

Nasabah Bumiputera minta OJK setujui pencairan kelebihan dana cadangan Bumiputera

Makin tak jelas dan tak kunjung beresnya masalah Bumiputera ini mendorong Kelompok Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera kembali melakukan aksi damai sambil menyuarakan suara hati para nasabah. Ada dua tuntutan dalam aksi damai di OJK: pertama, OJK segera menyetujui pencairan kelebihan dana cadangan Bumiputera yang ada di OJK supaya manajemen Bumiputera dapat membayar klaim pemegang polis anggota kelompok kami yang data-datanya sudah diserahkan ke OJK. Kedua, meminta OJK membatalkan surat keputusan tentang moratorium pada Bumiputera karena mempersulit pemegang polis mengajukan pemutusan klaimnya.

Kontan.co.id / 24-02-2021

Siap-siap! Besok Geng Gagal Bayar Bumiputera Geruduk Kantor OJK

Koordinator Nasabah Gagal Bayar (AJB) Bumiputera 1912 Rudhi Mukhtar mengumumkan hari Rabu (24/2) akan menggelar aksi demo menuntut gerak cepat dari OJK yang berkantor di gedung Wisma Mulia 2 Jakarta terkait kejelasan gagal bayar Bumiputera. Pihaknya akan mengajukan beberapa tuntutan agar OJK turun tangan mendorong manajemen Bumiputera secepatnya melakukan pembayaran klaim. Intervensi dibutuhkan demi memproses kelebihan dana cadangan yang ada.

Sindonews.com / 24-02-2021

AJB Bumiputera Tak Jelas, Ahmad Sia-sia 17 Tahun Nabung buat Kuliah Anak

Ahmad, seorang karyawan swasta harus menelan pil pahit karena uang yang disisihkan untuk tabungan pendidikan kedua anaknya di AJB Bumiputera 1912 kini tak jelas rimbanya. Menurutnya, dana polis pendidikan bagi kedua anaknya senilai Rp130 juta harusnya dibayar pada 2018, namun hingga kini belum ada kepastian dari Bumiputera. Merasa seperti dipermainkan, Ahmad pun mengaku sangat kecewa dengan dengan perbuatan perusahaan asuransi itu, sebab dana yang selalu disetorkannya ditujukan demi masa depan kedua anaknya.

Suara.com / 24-02-2021

Nasabah Bumiputera Kembali Demo Tuntut Pencairan Klaim

Pemegang polis PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kembali berdemo menuntut pencairan klaim pada Rabu, 24 Februari 2021. Salah satu koordinator aksi, Syakur Usman, mengatakan aksi digelar pukul 09.30 WIB di Wisma Mulia 2, Jakarta Selatan.  Sembari mempersiapkan aksi, sejumlah orang membuka gulungan spanduk kertas bertuliskan tuntutan-tuntutan mereka terhadap perusahaan asuransi. Aksi ini merupakan lanjutan setelah para nasabah menemui bos Bumiputera pada Agustus lalu.

Tempo.co / 24-02-2021

Demo Tuntut Pencairan Klaim Bumiputera, Nasabah: OJK Jangan Cuek

Sularni, 53 tahun tahun, setengah berteriak menuntut pembayaran klaim asuransi PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Di balik megaphone putih, pemegang polis dana pensiun ini meminta bantuan Otoritas Jasa Keuangan menyelesaikan kasus outstanding claim yang diduga tidak kelar sejak 2017. Bersama puluhan nasabah lainnya, Sularni ikut dalam aksi demo sejak pukul 10.00 WIB. Ia adalah pemegang polis dana pensiun dengan nilai klaim Rp 70 juta. Ibu rumah tangga asal Bekasi ini mengatakan semestinya klaim asuransinya dicairkan sejak habis kontrak beberapa tahun lalu.

Tempo.co / 24-02-2021

Nasabah PT AJB Bumiputera 1912 Geruduk Kantor OJK, Minta Proaktif Segera Bayar Klaim Nasabah

Nasabah korban gagal bayar PT AJB Bumiputera 1912 menggeruduk kantor OJK Rabu (24/2/2021) ini. Aksi damai yang bertempat di Gedung OJK Wisma Mulia 2 ini sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB. PIC aksi damai, Syakur Usman mengatakan, setidaknya ada 125 orang yang turut mengikuti aksi damai ini. Syakur mengatakan, pihaknya mengajukan berbagai tuntutan untuk kepentingan nasabah korban gagal bayar. Para nasabah aksi damai itu meminta OJK turun tangan mendorong AJB Bumiputera untuk segera membayarkan klaim.

Tribunnews.com / 24-02-2021

Saran Ombudsman Mitigasi Potensi Maladminstrasi di Kasus Jiwasraya

Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan saran mitigasi terkait dampak penegakan hukum peristiwa gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya melalui surat kepada Presiden Republik Indonesia, Ketua Mahkamah Agung dan Ketua DPR RI. Ombudsman RI menemukan adanya potensi maladministrasi pada saat putusan pengadilan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya, dimana telah terjadi ketidakakuratan data dalam proses penyitaan rekening efek maupun sub rekening efek dari perusahaan-perusahaan yang terkait dengan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya.

Viva.co.id / 24-02-2021

Pengamat Sebut Rugi BPJS Tenaker Beda dengan Jiwasraya

BPJS Ketenagakerjaan melaporkan terjadi penurunan investasi sebesar Rp43 triliun pada Agustus-September 2020. Hingga saat ini, Kejaksaan Agung menyatakan penyidik masih mendalami dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana investasi tersebut. Pakar Ekonomi UKI Roy Sembel menyebut sebelum menyamakan kasus BPJS Ketenagakerjaan dengan kasus salah kelola yang berujung pada korupsi seperti kasus Jiwasraya dan Asabri, ada beberapa hal mendasar yang perlu dibedah. Salah satunya terkait tujuan investasi. Roy menyebut, dalam setiap pengelolaan dana masyarakat yang jumlahnya besar, dana seharusnya dikelola sesuai dengan tujuannya.

Cnnindonesia.com / 24-02-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.085

IHSG (per 24 Februari 2021)

   6.251,05

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Kontan, Koran Sindo, Media Indonesia, Investor Daily, Kompas.con, Alinea.id, Antaranews.com, Bisnis.com, Cnnindonesia.com, Digtara.com, Keuanganonline.id, Kontan.co.id, Sindonews.com, Suara.com, Tempo.co, Tribunnews.com, Viva.co.id.

DOWNLOAD PDF