AAJI Daily News - 14 Juni 2021


FM-CC-AAJI-06-001

Senin 14 Juni 2021

HEADLINE NEWS

  1. Habis Jiwasraya, Terbitlah IFG Life
  2. Habis Jiwasraya, Terbitlah IFG Life
  3. Life insurance industry revives in Q1
  4. Suntikan Dana ke IFG Life
  5. Berita Foto – Klaim Allianz Life Indonesia
  6. Bidik Captive Market, Asuransi Tugu Mandiri Incar Pendapatan Premi Rp558 Miliar
  7.     Tugu Mandiri Targetkan Premi Rp558 Miliar di 2021
  8. Pandemi, Klaim Asuransi Jiwa di Sulsel Naik 3,96 Persen
  9. Pacu Literasi Asuransi di Masa Pandemi

Tentang AAJI

Habis Jiwasraya, Terbitlah IFG Life

 IFG Life resmi mengantongi izin operasional perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.05/2021 pada Mei lalu. IFG Life sudah mulai menawarkan produk asuransi dan menerbitkan polis. Berdasarkan laman resmi perusahaan, produk yang sudah mulai ditawarkan ke pasar adalah asuransi jiwa yang diberi nama IFG Proteksi Kematian. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) per Januari–Maret 2021, perolehan premi industri asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 57,45 triliun. Jumlah ini naik 28,5% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 44,72 triliun.

Insight.kontan.co.id/13-06-2021

Habis Jiwasraya, Terbitlah IFG Life

 IFG Life resmi mengantongi izin operasional perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.05/2021 pada Mei lalu. IFG Life sudah mulai menawarkan produk asuransi dan menerbitkan polis. Berdasarkan laman resmi perusahaan, produk yang sudah mulai ditawarkan ke pasar adalah asuransi jiwa yang diberi nama IFG Proteksi Kematian. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) per Januari–Maret 2021, perolehan premi industri asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 57,45 triliun. Jumlah ini naik 28,5% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 44,72 triliun.

Tabloid Kontan/13-06-2021

Suntikan Dana ke IFG Life

IFG Life akan memperoleh suntikan dana sebesar Rp 20 triliun dari pemerintah yang diperkirakan akan cair akhir Juni 2021 sesuai dengan jadwal penyelesaian masalah  Asuransi Jiwasraya. Sebelumnya, induk perusahaan, Indonesia Financial Group (IFG) telah melakukan penguatan modal IFG Life.

Kontan/14-06-2021   

Life insurance industry revives in Q1
The Indonesian Life Insurance Association (AAJI) reported on Tuesday that the industry had recorded Rp 62.7 trillion (US$4.3 billion) in net profit for the first quarter. This contrasts with the Rp 460 billion net loss in the same period the year before, which coincided with the COVID-19 pandemic's initial spread throughout the country. Chairman Budi Tampubolon in a statement on Tuesday said that rising public and business activity are reflected in the rising income for life insurers. The big increase in premiums from new businesses and the positive results from investments in the first quarter of this year generated a sharp increase in net income

Thejakartapost.com/11-06-2021

INDUSTRI  & ASURANSI

Berita Foto – Klaim Allianz Life Indonesia

Sepanjang 2020, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) telah membayarkan klaim Rp 11,21 triliun, atau naik dari realisasi tahun sebelumnya yakni Rp 7,83 triliun.

Investor Daily/11-06-2021

Bidik Captive Market, Asuransi Tugu Mandiri Incar Pendapatan Premi Rp558 Miliar

PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (AJTM) masih berupaya memaksimalkan pendapatan premi dari captive market, terutama dari anggota grup PT Pertamina (Persero). Direktur Utama AJTM Hanindio W. Hadi mengungkap bahwa persentase perolehan premi dari captive market memang mendominasi hingga 80 persen. Sepanjang 2020, AJTM sendiri telah gencar meningkatkan kualitas dengan menyetop produk unit-link & saving plan, serta 'bersih-bersih' aset investasi berisiko tinggi atau rebalancing.

Bisnis.com/11-06-2021

Tugu Mandiri Targetkan Premi Rp558 Miliar di 2021

Direktur Asuransi Jiwa Tugu Mandiri Haris Anwar optimis tahun ini perseroan akan mampu mencatatkan pendapatan premi lebih dari Rp558 miliar. Sebagai informasi, tahun 2020 lalu premi AJTM mengalami penurunan sekitar 16% secara tahunan menjadi Rp458,96 miliar. Menurunnya premi disebabkan oleh penghentian penjualan untuk bisnis baru dari produk-produk yang dinilai tidak profitabel dan moratorium di beberapa produk, selain itu juga rebalancing portofolio prduk yang ada.

Infobanknews.com/11-06-2021

Pandemi, Klaim Asuransi Jiwa di Sulsel Naik 3,96 Persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua mencatat terjadi peningkatan klaim asuransi jiwa di Sulsel. Pada April 2021, klaim asuransi jiwa di Sulsel Meningkat 3,96 persen. Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional 6 Sulampua Bondan Kusuma menilai hal tersebut dipengaruhi oleh pandemi Covid-19.
sulawesi.bisnis.com/11-06-2021

Pacu Literasi Asuransi di Masa Pandemi

Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional 6 Sulampua, Bondan Kusuma mengatakan di awal masa pandemi Covid-19, industri asuransi jiwa mencatatkan perlambatan kinerja akibat tekanan ekonomi. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kinerja pendapatan premi industri asuransi jiwa mengalami kontraksi sebesar 6,1 persen menjadiRp187,59 triliun pada2020 dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rpl99,89 triliun.

Radar Makassar/12-06-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.224.90

IHSG (per 14  Juni 2021)

6.101,14

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

 

DOWNLOAD PDF