AAJI Daily News - 23 Juni 2021


Tanggal terbit (23 / 06 / 2021)

Rabu 23 Juni 2021                                                                                                                                                             FM-CC-AAJI-006-00

HEADLINE NEWS

  1.     BERITA FOTO – Nasabah Asuransi Jiwa Turun
  2.     Penjualan produk asuransi jiwa tradisional kian ramai
  3.     Animo meningkat, pemain asuransi jiwa gencar lakukan edukasi
  4.     Penjualan Produk Asuransi Jiwa Tradisional Naik
  5. Tren penjualan produk asuransi jiwa tradisional menunjukkan peningkatan
  6.     Punya Asuransi COVID-19 Apa Saja Manfaatnya?
  7.     Saat Pandemi Covid-19, Berapa Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang Dibutuhkan Pencari Nafkah?
  8. Potensi Cuan Asuransi Sederhana
  9.     Begini Cara FWD Insurance Jaring Nasabah di Tengah Pandemi
  10. AXA Mandiri Luncurkan Aplikasi Telekonsultasi Kesehatan

Tentang AAJI

BERITA FOTO – Nasabah Asuransi Jiwa Turun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat jumlah tertanggung atau nasabah asuransi jiwa di kuartal pertama 2021 berkurang 4,7% year-on-year (yoy) menjadi 3,15 juta orang menjadi 63,87 juta orang.

Investor Daily/23-06-2021

Penjualan produk asuransi jiwa tradisional kian ramai

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menunjukkan pendapatan premi dari penjualan asuransi tradisional meningkat 23,4% yoy menjadi Rp 21,62 triliun pada kuartal pertama 2021. Berkat kenaikan itu, asuransi jiwa murni ini menyumbang premi 37,6% bagi industri. Beberapa waktu lalu Ketua AAJI Budi Tampubolon mengungkapkan bahwa animo ini sebagai peluang dan keuntungan bagi industri asuransi jiwa untuk terus memberikan edukasi mengenai pemahaman produk asuransi yang tepat beserta risiko yang dimilikinya. Guna memperluas pemahaman tersebut, asosiasi bersama anggota gencar memberikan program edukasi serta literasi terkait produk asuransi kepada masyarakat melalui media sosial seperti Instagram. 

Kontan.co.id/22-06-2021

Animo meningkat, pemain asuransi jiwa gencar lakukan edukasi

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menunjukkan pendapatan premi dari penjualan asuransi tradisional meningkat 23,4% yoy menjadi Rp 21,62 triliun pada kuartal pertama 2021. Berkat kenaikan itu, asuransi jiwa murni ini menyumbang premi 37,6% bagi industri. Beberapa waktu lalu Ketua AAJI Budi Tampubolon mengungkapkan bahwa animo ini sebagai peluang dan keuntungan bagi industri asuransi jiwa untuk terus memberikan edukasi mengenai pemahaman produk asuransi yang tepat beserta risiko yang dimilikinya. Guna memperluas pemahaman tersebut, asosiasi bersama anggota gencar memberikan program edukasi serta literasi terkait produk asuransi kepada masyarakat melalui media sosial seperti Instagram.

Newssetup.kontan.co.id/22-06-2021

Penjualan Produk Asuransi Jiwa Tradisional Naik

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menunjukkan pendapatan premi dari penjualan asuransi tradisional meningkat 23,4% yoy menjadi Rp 21,62 triliun pada kuartal pertama 2021. Berkat kenaikan itu, asuransi jiwa murni ini menyumbang premi 37,6% bagi industri. Beberapa waktu lalu Ketua AAJI Budi Tampubolon mengungkapkan bahwa animo ini sebagai peluang dan keuntungan bagi industri asuransi jiwa untuk terus memberikan edukasi mengenai pemahaman produk asuransi yang tepat beserta risiko yang dimilikinya. Guna memperluas pemahaman tersebut, asosiasi bersama anggota gencar memberikan program edukasi serta literasi terkait produk asuransi kepada masyarakat melalui media sosial seperti Instagram.

Tribun Jabar/23-06-2021

Tren penjualan produk asuransi jiwa tradisional menunjukkan peningkatan

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menunjukkan pendapatan premi dari penjualan asuransi tradisional meningkat 23,4% yoy menjadi Rp 21,62 triliun pada kuartal pertama 2021. Berkat kenaikan itu, asuransi jiwa murni ini menyumbang premi 37,6% bagi industri. Beberapa waktu lalu Ketua AAJI Budi Tampubolon mengungkapkan bahwa animo ini sebagai peluang dan keuntungan bagi industri asuransi jiwa untuk terus memberikan edukasi mengenai pemahaman produk asuransi yang tepat beserta risiko yang dimilikinya. Guna memperluas pemahaman tersebut, asosiasi bersama anggota gencar memberikan program edukasi serta literasi terkait produk asuransi kepada masyarakat melalui media sosial seperti Instagram.

Newssetup.kontan.co.id/23-06-2021

Punya Asuransi COVID-19 Apa Saja Manfaatnya?

Pandemi COVID-19 belum berakhir, bahkan beberapa waktu terakhir jumlah kasus mengalami kenaikan di sejumlah wilayah termasuk Jakarta. Jika ada 'ancaman' kesehatan dan jiwa seperti ini, asuransi bisa jadi salah satu cara untuk melindungi diri. Misalnya dengan asuransi COVID-19. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengungkapkan asuransi COVID-19 merupakan asuransi kesehatan dan jiwa yang akan menanggung biaya berobat pasien. Dia menambahkan sebelum membeli asuransi calon nasabah harus memahami produk asuransi jiwa secara cermat dan teliti

Detik.com/22-06-2021

INDUSTRI  & ASURANSI

Saat Pandemi Covid-19, Berapa Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang Dibutuhkan Pencari Nafkah?

Agar keluarga tetap mendapatkan standar hidup yang sama sambil mencari jalan keluarnya, asuransi jiwa hadir sebagai proteksi. Asuransi jiwa tersebut memberikan perlindungan finansial saat pencari nafkah mendapatkan musibah yang tidak diduga. Bicara soal uang pertanggungan, seringkali kita bingung seputar “Berapa uang pertanggungan yang seharusnya kita miliki?” Berikut ini penjelasan Perencana keuangan sekaligus Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar, CFP®, AEPP®, terkait metode perhitungan uang pertanggungan.  

Industry.co.id/22-06-2021  

Potensi Cuan Asuransi Sederhana

Produk asuransi sederhana dinilai menjadi pintu masuk yang efektif bagi masyarakat dalam memahami proteksi. Head of Digital Channel PT Asuransi Jiwa Sequis Life Evan Tanotogono turut menilai bahwa produk asuransi yang sederhana merupakan sarana pendekatan ke segmen menengah ke bawah yang sangat baik. Meskipun mereka belum memahami asuransi, sebenarnya mereka sangat membutuhkan proteksi. Sequis baru saja meluncurkan produk asuransi penyakit kritis Super Well Protection yang memberikan perlindungan rawat inap dan rawat jalan untuk penyakit kritis. Produk itu dapat digabungkan dengan Super Care Protection yang memberikan proteksi dari penyakit akibat infeksi, seperti Covid-19.

Bisnis Indonesia/23-06-2021

Begini Cara FWD Insurance Jaring Nasabah di Tengah Pandemi

PT FWD Insurance Indonesia mempunyai strategi agar bisa menjaring nasabah di tengah pandemi Covid-19. Terlebih, di tengah pandemi masyarakat pastinya lebih jeli dalam memilih jenis asuransi. Chief of Operations, Product Proposition & Syariah FWD Insurance Indonesia, Ade Bungsu melihat, di tengah pandemi masyarakat lebih mementingkan asuransi yang lebih banyak memberi proteksi dibanding investasi. Adapun, salah satu strategi untuk menjaring nasabah yaitu, menawarkan produk asuransi dengan premi yang murah. Selain itu, pihaknya juga akan menawarkan produk yang mudah dipahami oleh nasabah.

Suara.com/23-06-2021

AXA Mandiri Luncurkan Aplikasi Telekonsultasi Kesehatan

PT AXA Mandiri Financial Service (AXA Mandiri) luncurkan aplikasi AXA Mandiri Telekonsultasi guna meningkatkan akses layanan kesehatan dan bebas biaya bagi nasabah. Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma mengatakan, layanan AXA Mandiri Telekonsultasi tidak hanya memberikan informasi umum, namun sudah dapat melakukan proses pengobatan yang personalized sesuai ketentuan.

Jawapos.com/23-06-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.453.00

IHSG (per 22  Juni 2021)

6.087,84

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

 

DOWNLOAD PDF