AAJI Daily News - 5 Februari 2021


Tanggal terbit (05 / 02 / 2021)

FM-CC-AAJI-06-001

Jumat, 5 Februari 2021

HEADLINE NEWS

  1. Penuhi Likuiditas, Jiwasraya Lelang 10 Aset Rp371,24 Miliar
  2. Dihantam Kasus, Industri Reksadana Tetap Tahan Banting
  3. Menguji Legalitas BPA 'Tandingan', Bentukan Nasabah Bumiputera
  4. Kejagung: Banyak Manajer Investasi Kasus Jiwasraya Bermain di Korupsi Asabri
  5. Ungkap Kasus Jiwasraya dan Asabri, Sahroni Apresiasi Kinerja Kejagung
  6. Standard Chartered Bareng Prudential Luncurkan Produk Asuransi untuk Masa Pensiun
  7. DPR Minta Kejagung Segera Pulihkan Aset Jiwasraya dan Asabri
  8. AXA Luncurkan Unitlink untuk Nasabah Kelas Atas dan Menengah

INDUSTRI & ASURANSI

Penuhi Likuiditas, Jiwasraya Lelang 10 Aset Rp371,24 Miliar

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melelang 10 aset di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan total harga jual minimal sebesar Rp 371,24 miliar. Dana hasil lelang itu akan dipakai guna memenuhi likuiditas perseroan. Jika terjual, dana tersebut akan dipakai untuk mempertahankan perusahaan, hingga menjalankan program restrukturisasi," kata Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya Farid A Nasution. Per November 2020 Jiwasraya hanya sebesar memiliki total aset yang cenderung berkualitas buruk sebesar Rp 15,8 triliun. Sedangkan kewajiban atau liabilitas tercatat mencapai Rp 54,4 triliun.

Investor Daily, hal. 23 / 05-02-2021

Dihantam Kasus, Industri Reksadana Tetap Tahan Banting

Industri reksadana di dalam negeri masih dihantam oleh berbagai sentimen negatif. Selain pandemi Covid-19, industri reksadana terseret sentimen negatif dugaan kasus korupsi Asuransi Jiwasraya, Asabri dan yang teranyar BP Jamsostek. OJK menyebutkan dana kelolaan industri reksadana tahun lalu tetap naik walau tidak signifikan. Per Desember 2020, dana kelolaan naik 5,8% secara tahunan jadi Rp573,54 triliun dari Rp542,17 triliun di 2019. Direktur KSEI Supranoto Prajogo menyebut, jumlah investor reksadana di 2019 mencapai 1,77 juta investor, lalu naik 78% menjadi 3,16 juta di 2020. Ketua Presidium Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari Mulyanto memandang keterlibatan beberapa MI sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi tidak akan memberi dampak negatif signifikan pada industri reksadana.

Kontan, hal. 10 / 05-02-2021

Menguji Legalitas BPA 'Tandingan', Bentukan Nasabah Bumiputera

Sekelompok pemegang polis AJB Bumiputera 1912 membentuk BPA baru dan 'menandingi' susunan BPA yang ada. Legalitas pembentukan BPA itu menjadi sorotan. Sejumlah nasabah yang tergabung dalam Perkumpulan Pemegang Polis Bumiputera Indonesia mendeklarasikan pembentukan BPA atau RU). Selain menetapkan melalui surat, Ketua Perkumpulan Pemegang Polis Bumiputera Yayat Supriyatna pun membacakan surat itu di hadapan perwakilan manajemen Bumiputera, sekaligus menyerahkan suratnya pada Selasa (2/2). Pada hari itu pun mereka menggelar aksi unjuk rasa di Wisma Bumiputera, Jakarta.

Bisnis.com / 04-02-2021

Kejagung: Banyak Manajer Investasi Kasus Jiwasraya Bermain di Korupsi Asabri

Kasus Korupsi PT Asabri ternyata memiliki hubungan dengan kasus Jiwasraya. Setidaknya, manager investasi kasus Jiwasraya ditengarai ikut bermain dalam kasus korupsi PT Asabri. Hal tersebut diungkap Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Dia menduga banyak perusahaan manajer investasi (MI) yang bermain dalam kasus korupsi Asuransi Jiwasraya turut terlibat dalam skandal kasus korupsi PT Asabri. Untuk membuktikan hal tersebut, penyidik terus melakukan  pendalaman.

Idxchannel.com / 04-02-2021

Ungkap Kasus Jiwasraya dan Asabri, Sahroni Apresiasi Kinerja Kejagung

Kejagung dalam mengungkap kasus korupsi dana PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri mendapat acungan jempol dari pimpinan Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Ia menilai bahwa Kejagung telah bekerja dengan sangat baik dalam menangani kedua kasus tersebut. Terbukti hingga saat ini, Kejaksaan Agung telah berhasil menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus PT Asabri dan menetapkan enam terdakwa pada kasus Jiwasraya. Sahroni juga meminta Kejaksaan Agung agar dapat segera menyelamatkan aset-aset maupun dana nasabah dari kedua kasus korupsi tersebut.

Jawapos.com / 04-02-2021

Standard Chartered Bareng Prudential Luncurkan Produk Asuransi untuk Masa Pensiun

Standard Chartered bersama dengan Prudential Indonesia meluncurkan produk asuransi jiwa PRULife Harvest Plan. PRULife Harvest Plan memberikan beragam fleksibilitas dan kenyamanan bagi nasabah untuk mempersiapkan masa pensiun mereka, dimulai dari kemudahan proses pendaftaran yang cukup hanya dengan 1 pernyataan kesehatan, hingga fleksibilitas dalam menentukan masa pengumpulan dana dan masa pensiun. Melalui produk ini, nasabah dapat memilih antara 5 dan 10 tahun masa pengumpulan dana dan masa pensiun mulai dari usia 45, 50, 55, atau 60 tahun.

Liputan6.com / 04-02-2021

DPR Minta Kejagung Segera Pulihkan Aset Jiwasraya dan Asabri

Wakil Ketua Komisi III DPR , Ahmad Sahroni mengacungi jempol atas kinerja Kejagung dalam mengungkap kasus korupsi dana PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri. Dia menilai Kejagung telah bekerja dengan sangat baik dalam menangani kedua kasus tersebut. Terbukti hingga saat ini, Kejagung telah berhasil menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus PT Asabri dan menetapkan 6 terdakwa pada kasus Jiwasraya. Diharapkan setelah ini, Kejagung bisa segera melakukan pemulihan aset sehingga mampu menjaga dana para nasabah dan dapat mengembalikan kerugian negara.

Okezone.com / 04-02-2021

AXA Luncurkan Unitlink untuk Nasabah Kelas Atas dan Menengah

AXA Financial Indonesia resmi meluncurkan AXA Magnificent Link. Produk terbaru ini dirilis untuk menjawab kebutuhan nasabah di segmen kelas atas (high net worth) dan nasabah kelas menengah. AXA Magnificent Link menawarkan perlindungan lengkap bagi nasabah sekaligus memberikan alokasi investasi tinggi mulai dari 70 persen pada tahun pertama. Selain itu, terdapat fitur bonus hingga 350 persen dari premi dasar. AXA Magnificent Link hadir dengan dua varian berbeda. Varian pertama, AXA Magnificent Executive Link dan  AXA Magnificent Elite Link.

Swa.co.id / 04-02-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.015

IHSG (per 04 Februari 2021)

   6.107,22

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Investor Daily, Kontan, Bisnis.com, Idxchannel.com, Jawapos.com, Liputan6.com, Okezone.com, Swa.co.id.

DOWNLOAD PDF