AAJI Daily News - 5 Juli 2021


Tanggal terbit (05 / 07 / 2021)

 FM-CC-AAJI-006-00

Senin 5 Juli 2021                                                                                                                                                             

HEADLINE NEWS

  1.    BERITA FOTO – Penurunan Jumlah Nasabah
  2. Klaim Asuransi COVID-19 Terus Naik
  3. Landasan Untuk Kembali Tumbuh
  4. 3I-Networks, Inovasi Memasyarakatkan Asuransi
  5.    Sequis Life Catat Premi Rp3,162 Triliun Pada 2020 dan Kuartal 1/2021
  6. Allianz Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Syariah AlliSya AMAN
  7. Mencari Proteksi dan Persiapan Dana Pensiun? Simak Produk Terbaru Allianz Syariah
  8. Asuransi Jiwa Berjangka Vs Asuransi Jiwa Seumur Hidup, Bagus Mana?
  9. BERITA FOTO – Portal Distribusi Asuransi Digital Optimall
  10. 4 Strategi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Asuransi
  11. Peningkatan Literasi Asuransi Perlu Terus Diupayakan
  12. Digitalisasi Bantu Literasi Asuransi ke Daerah-Daerah Pelosok
  13. Tingkatkan Penetrasi Industri Asuransi
  14. OJK Godok Aturan Pemasaran Produk Asuransi

TENTANG AAJI

 BERITA FOTO – Penurunan Jumlah Nasabah

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), mencatat jumlah tertanggung atau nasabah asuransi jiwa berkurang 4,7% atau setara 3,15 juta orang pada kuartal pertama 2021. Terjadi penurunan dari 67,02 juta menjadi 63,87 juta orang secara tahunan (yoy).

Investor Daily/5-07-2021

Klaim Asuransi COVID-19 Terus Naik

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan, klaim Covid-19 yang telah dibayarkan senilai Rp 1,46 triliun. Pembayaran klaim itu telah dibayarkan kepada 24.997 polis. Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sulsel, Andy Anwar, mengatakan, klaim asuransi kesehatan cenderung naik di masa pandemi Covid-19. Menurut dia, virus korona yang memakan banyak korban mendongkrak industri asuransi. Di Sulsel sendiri Anwar belum bisa merinci berapa banyak klaim asuransi yang ada. Pihaknya masih menunggu laporan dari setiap perusahaan asuransi ke AAJI pusat.

Fajar/5-07-2021

Landasan Untuk Kembali Tumbuh

Industri asuransi jiwa Indonesia memperlihatkan pertumbuhan positif pada banyak lini bisnisnya. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu, mengatakan bahwa indikasi positif itu harus dibarengi dengan langkah menjaga konsistensi berupa peningkatan literasi dan penguatan tata kelola. Dengan demikian, kepercayaan dan kesadaran masyarakat akan asuransi jiwa bisa meningkat. Menurutnya, salah satu inovasi yang diharapkan bisa membantu pengembangan industri asuransi saat ini adalah penggunaan teknologi digital untuk pemasaran produk asuransi. Seiring dengan pengembangan teknologi, industri asuransi juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah dan regulator dalam hal tersebut.

Stabilitas/2-07-2021

INDUSTRI  & ASURANSI

3I-Networks, Inovasi Memasyarakatkan Asuransi

Berawal dari sebuah visi untuk memperkenalkan asuransi ke lebih banyak orang, di tahun 2014 CAR Life Insurance berinovasi membentuk 3i-Networks. Freddy Thamrin selaku Direktur utama CAR Life Insurance mengatakan 3i-Networks adalah sistem pemasaran asuransi melalui distribusi keagenan untuk menawarkan kepada masyarakat supaya memiliki perlindungan dalam bentuk asuransi/proteksi, investasi (Unit Link) atau Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi-PAYDI, dan ketika pemegang polis sebagai Agen Asuransi dengan mengikuti peraturan keagenan yang berlaku (memiliki lisensi AAJI) diharapkan memperoleh penghasilan yang tidak terbatas. 

Info Bank/2-07-2021

Sequis Life Catat Premi Rp3,162 Triliun Pada 2020 dan Kuartal 1/2021

PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) masih tetap membukukan kinerja positif selama tahun 2020 dengan mencatat Total Pendapatan Premi sebesar Rp3,162 triliun dan Laba Bersih sebesar Rp716,7 miliar. President Director & CEO PT Asuransi Jiwa Sequis Life Tatang Widjaja mengatakan bahwa perusahaan terus memastikan investasi terkelola dengan baik walaupun dalam kondisi ketidakpastian pada masa pandemi, termasuk berbagai risiko krisis global.

Suarapubliknews.net/4-07-2021

Allianz Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Syariah AlliSya AMAN

Allianz Indonesia menghadirkan AlliSya AMAN, yaitu produk asuransi jiwa tradisional syariah yang memberikan solusi perlindungan Asuransi Kematian dan Penyakit Kritis untuk mempersiapkan kondisi finansial peserta di masa depan. Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia mengatakan, situasi pandemi saat ini menyadarkan kita semua akan pentingnya proteksi yang AMAN. Asuransi syariah dapat memberikan nilai tambah untuk berbuat baik kepada orang lain di luar perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga

Industry.co.id/3-07-2021

Mencari Proteksi dan Persiapan Dana Pensiun? Simak Produk Terbaru Allianz Syariah

PT Asuransi Allianz Life Indonesia meluncurkan asuransi jiwa syariah AlliSya AMAN, produk tradisional yang menawarkan proteksi kematian dan penyakit kritis. Produk itu pun memiliki manfaat persiapan kondisi finansial di masa depan. Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Yoga Prasetyo menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 membuat masyarakat menghadapi berbagai risiko yang tidak pasti. Risiko kesehatan, seperti penyakit kritis, dapat berpengaruh terhadap produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
bisnis.com/2-07-2021

Asuransi Jiwa Berjangka Vs Asuransi Jiwa Seumur Hidup, Bagus Mana?

 Produk asuransi jiwa berjangka atau term life insurance adalah produk asuransi yang memberikan masa pertanggungan yang bisa diatur sesuai dengan jangka waktu yang diinginkan, mulai dari 5 hingga 30 tahun dengan premi tetap. Sedangkan asuransi seumur hidup atau whole life insurance adalah asuransi yang dapat memberikan manfaat perlindungan seumur hidup. Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia mengatakan, asuransi seumur hidup bisa dipilih untuk keperluan warisan, karena jumlah pertanggungannya pasti dan bisa ditujukan untuk ahli waris yang dipilih. Pertanggungan seumur hidup berarti lebih panjang dari asuransi berjangka yang relatif lebih pendek periode asuransinya

Cerdasbelanja.grid.id/2-07-2021

BERITA FOTO – Portal Distribusi Asuransi Digital Optimall

PT Asuransi Allianz Life Indonesia meluncurkan portal distribusi asuransi digital OptimAII. Melalui kanal tersebut masyarakat dapat mengakses berbagai produk perlindungan mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, hingga asuransi umum secara daring tanpa perlu melakukan tatap muka dengan tenaga pemasaran.

Bisnis Indonesia/5-07-2021

4 Strategi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Asuransi

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, di tahun 2019 literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4%. Angka ini tergolong rendah dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.Direktur Utama PT BRI Insurance (BRINS) Fankar Umran mengungkap berdasarkan data literasi keuangan dari OJK, ada l kecenderungan bahwa daerah-daerah yang sulit dijangkau memiliki angka literasi yang lebih rendah dibandingkan kota-kota besar, yang ia sebut sebagai ‘The Unreached & The Less Literated’

Okezone.com/2-07-202

Peningkatan Literasi Asuransi Perlu Terus Diupayakan

Literasi asuransi di Indonesia dinilai masih rendah. Direktur Utama PT BRI Insurance (BRINS) Fankar Umran mengatakan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukan pada tahun 2019 literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4%. Angka ini tergolong rendah dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura. Menurut Fankar, berdasarkan data literasi keuangan OJK, ada kecenderungan daerah-daerah yang sulit dijangkau memiliki angka literasi yang lebih rendah dibanding kota besar, yang ia sebut sebagai ‘The Unreached & The Less Literated’
mediaindonesia.com/2-07-202

Digitalisasi Bantu Literasi Asuransi ke Daerah-Daerah Pelosok

 Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukan, di tahun 2019 literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4%. Angka ini tergolong rendah dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Direktur Utama PT BRI Insurance (BRINS) Fankar Umran mengungkap, berdasarkan data literasi keuangan dari OJK, ada kecenderungan bahwa daerah-daerah yang sulit dijangkau memiliki angka literasi yang lebih rendah dibandingkan kota-kota besar, yang ia sebut sebagai ‘The Unreached & The Less Literated’.

Sindonews.com/2-07-202

 

Tingkatkan Penetrasi Industri Asuransi

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Kristianti Puji Rahayu mengatakan tingkat penetrasi industri asuransi di Tanah Air pada 2020 masih tertahan di level 2,92 persen. Catatan tersebut jauh di bawah rata-rata penetrasi asuransi di negara-negara Asia Tenggara yang sebesar tujuh persen, atau juga rata-rata penetrasi di level dunia yang mencapai 7,2 persen.

Koran-jakarta.com/4-07-202

Regulasi & Makro Ekonomi

OJK Godok Aturan Pemasaran Produk Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapat banyak pengaduan dari para pemegang polis mengenai produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link. Hingga 20 Juni 2021 terdapat 40 persen dari total sekitar 2.600 pengaduan yang diterima menyangkut kesulitan pemegang polis mencairkan klaimnya. Oleh karena itu regulator tengah menggodok beleid baru tentang pemasaran produk unit link yang diduga menjadi faktor utama banyaknya pengaduan.

Kedaulatan Rakyat/3-07-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.539.00

IHSG (per 29  Juni 2021)

6.024,17

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

DOWNLOAD PDF