AAJI Daily News - 6 September 2021


Tanggal terbit (06 / 09 / 2021)

Senin 6 September 2021                                                                                                                                                

FM-CC-AAJI-006-00

HEADLINE NEWS

  1. OJK: Panitia Pemilihan BPA Ditetapkan Oleh Pemegang Polis
  2.     Perkumpulan Nasabah Bumiputera Minta OJK Segera Sahkan Panitia Pemilihan BPA
  3. 374 Nasabah Somasi AJB Bumiputera, Tembusan ke OJK
  4. Migrasi Polis Jiwasraya Ke IFG LIFE Mulai Oktober 2021
  5.     Migrasi polis Jiwasraya ke IFG Life mulai Oktober 2021
  6. Komisi VI DPR Tetap Usulkan PMN Rp 2 Triliun untuk IFG
  7.     DPR Komisi VI Usulkan PMN Rp 2 Triliun Milik BPUI ke Banggar
  8. Kuasa Hukum Wanaartha Soal Dana Nasabah yang Disita: Sedih, Kejam Benar Dunia
  9. Aset Asuransi Jiwa Asing Menggemuk
  10. Perusahaan Asuransi Jiwa Asing Kian Kuat
  11.  Aset meningkat, perusahaan asuransi jiwa asing semakin kuat
  12. ALLIANZ Leading Di Industri Bancaasurance
  13.  Allianz Indonesia Jaga Resilience dengan Terapkan Governance Risk Compliance
  14. GRC Jadi Rahasia Allianz Indonesia Jaga Resilience Saat Pandemi
  15.  Rahasia Allianz Indonesia Menjaga Resilience Dalam Situasi Pandemi dengan Terapkan Governance, Risk, Compliance
  16.  Simak! Ini Rahasia Allianz Indonesia Tetap Berdaya Tahan di Masa Pandemi
  17.  Gandeng Taspen, Bank Banten perkuat layanan bagi pensiunan
  18. Mulai Usia Berapa Sebaiknya Seseorang Memiliki Asuransi
  19. Kemenkes Bantah Kebocoran Data Presiden
  20. Serangan Cyber Ke Indonesia Meningkat

INDUSTRI & ASURANSI

 

OJK: Panitia Pemilihan BPA Ditetapkan Oleh Pemegang Polis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penetapan panitia pemilihan Badan Perwakilan Anggota (BPA) Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) seharusnya tetap dilakukan oleh para pemegang polis. Tanggapan OJK itu sebagai respons atas desakan para nasabah agar pihak regulator yang bertindak menetapkan panitia pemilihan BPA

Investor Daily/6-09-2021

Perkumpulan Nasabah Bumiputera Minta OJK Segera Sahkan Panitia Pemilihan BPA

Koordinator Nasional Perkumpulan Pemegang Polis Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (Kornas Pempol AJBB) mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera mengesahkan susunan panitia pemilihan BPA dan memerintahkan AJB Bumiputera 1912 Untuk melaksanakan pemilihan BPA baru. Pakar asuransi yang juga pemegang polis Bumiputera Piter Abdullah mengatakan, ujung dari somasi terkait kepailitan Bumiputera dalam rangka mencairkan klaim pemegang polis, akan memakan waktu dan proses yang sangat panjang.

Bisnis.com/4-09-2021

374 Nasabah Somasi AJB Bumiputera, Tembusan ke OJK

Sebanyak 374 pemegang polis atau nasabah kasus gagal bayar melayangkan somasi kepada AJB Bumiputera 1912 dan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) pada Kamis (2/9). Mereka menuntut pencairan klaim atau polis asuransi yang tertunggak sejak 2017 lalu. Indramadhani Taufik, kuasa hukum 374 pemegang polis menegaskan bahwa kliennya tidak mendapat penyelesaian atas permasalahan gagal bayar AJB Bumiputera.

Cnnindonesia.com/3-09-2021

Migrasi Polis Jiwasraya Ke IFG LIFE Mulai Oktober 2021

Proses penyelamatan polis Asuransi Jiwasraya terus bergulir. Diperkirakan, pelaksanaan dan proses pemindahan portofolio Jiwasraya ke IFG Life mulai terealisasi pada Oktober 2021 mendatang, setelah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah. Robertus Bilitea, Direktur Utama IFG pekan lalu mengatakan, jika pemegang polis mengikuti program restrukturisasi Asuransi Jiwasraya dan menerima syarat dan ketentuan (term condition), maka polis hasil restrukturisasi akan dipindahkan ke IFG Life.

Kontan/6-09-2021

Migrasi polis Jiwasraya ke IFG Life mulai Oktober 2021

Proses penyelamatan polis Asuransi Jiwasraya terus bergulir. Diperkirakan, pelaksanaan dan proses pemindahan portofolio Jiwasraya ke IFG Life mulai terealisasi pada Oktober 2021 mendatang, setelah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah. Robertus Bilitea, Direktur Utama IFG pekan lalu mengatakan, jika pemegang polis mengikuti program restrukturisasi Asuransi Jiwasraya dan menerima syarat dan ketentuan (term condition), maka polis hasil restrukturisasi akan dipindahkan ke IFG Life.

Kontan.co.id/5-09-2021

Komisi VI DPR Tetap Usulkan PMN Rp 2 Triliun untuk IFG

Walaupun IFG tidak memperoleh dana PMN pada tahun depan, Komisi VI DPR RI akan tetap mengusulkan PMN Rp 2 triliun untuk bisa dibawa ke Badan Anggara (Banggar) DPR RI. Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung mengakui, IFG bisa mencari pendanaan lain untuk restrukturisasi Jiwasraya. Namun, dari sisi waktu itu akan memakan waktu yang lebih lama penyelesaiannya.

Kompas.com/3-09-2021

DPR Komisi VI Usulkan PMN Rp 2 Triliun Milik BPUI ke Banggar

PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau Indonesia Financial Group (IFG) tidak akan memperoleh dana penyertaan modal negara (PMN) Rp 2 triliun di 2022, setelah pemerintah mengetok palu dan memutuskan untuk tidak memberikan dana PMN lagi ke IFG di 2022. Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung mengatakan, pihaknya akan mengusahakan usulan PMN Rp 2 triliun untuk bisa dibawa ke Badan Anggara (Banggar) DPR RI.

Jawapos.com/3-09-2021

Kuasa Hukum Wanaartha Soal Dana Nasabah yang Disita: Sedih, Kejam Benar Dunia

Kuasa hukum PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life), Juniver Girsang, prihatin atas dana nasabah senilai total Rp 2,7 triliun yang turut disita akibat kasus mega-korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Menurut Juniver, para nasabah memiliki iktikad baik menyimpan uangnya di perusahaan asuransi jiwa tersebut. Namun kondisi itu berubah pada awal 2020. Dana pemegang polis Wanaartha disita oleh penegak hukum karena dianggap berhubungan dengan kasus Jiwasraya.

Tempo.co/4-09-2021

Aset Asuransi Jiwa Asing Menggemuk

Meski ada ancaman pandemi, perusahaan asuransi jiwa masih bisa terus memupuk aset. Penguasa industri asuransi jiwa masih para pemain asing. Adapun pertumbuhan aset kompak dialami beberapa perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar di Indonesia seperti yang dialami oleh Prudential Life Indonesia. Tercatat, total aset perusahaan ini sebesar Rp 70,84 triliun dan tumbuh 2,35% secara tahunan (yoy). Nilai aset Allianz juga tumbuh  pada semester satu kemarin sebesar 15,2% yoy menjadi Rp 38,81 triliun. 

Kontan/6-09-2021

Perusahaan Asuransi Jiwa Asing Kian Kuat

Pandemi Covid-19 belum usai, namun pemsahaan asuransi Jiwa masih mampu memperbesar aset yang dimiliki hingga separuh pertama tahun ini.  Prudential Life Indonesia mencatat pertumbuhan total aset sebesar Rp 70,84 triliun dan tumbuh 2,35 persen YoY. Allianz Indonesia juga tumbuh 15,27 persen YoY menjadi Rp 38,81 triliun di periode yang sama.

Tribun Jabar/6-09-2021

Aset meningkat, perusahaan asuransi jiwa asing semakin kuat

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, aset asuransi jiwa secara industri hingga Juli 2021 sebesar Rp 555,86 triliun atau tumbuh 7,97% secara tahunan (yoy).  Prudential Life Indonesia mencatat pertumbuhan total aset sebesar Rp 70,84 triliun dan tumbuh 2,35 persen YoY. Allianz Indonesia juga tumbuh 15,27 persen YoY menjadi Rp 38,81 triliun di periode yang sama.

Kontan.co.id/5-09-2021

ALLIANZ Leading Di Industri Bancaasurance

Allianz Life Indonesia memaksimalkan semua jalur distribusi yang ada di masyarakat, baik agen, bank, direct, maupun digital. Allianz adalah pemain besar di agen dan bancassurance dibandingkan kompetitor sejak 2004.  Bianto Surodjo, Direktur & Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia mengatakan,  pertumbuhan bisnis bancassurance Allianz dalam 2,5 tahun terakhir ini lebih cepat dibandingkan dengan industrinya, terutama pada 2019 dan 2020.

SWA/6-09-2021

Allianz Indonesia Jaga Resilience dengan Terapkan Governance Risk Compliance

Allianz Indonesia berkomitmen penuh terapkan G overnance Risk Compliance (GRC) dalam kondisi apapun. Hal ini disampaikan Adrianus Darmawan, Chief Risk Officer Allianz Life Indonesia pada GRC Summit 2021. Sebelum kondisi ditetapkannya pandemi, Allianz Indonesia sudah melakukan beberapa antisipasi dan mengantisipasi dengan pelaksanaan proses crisis management, perusahaan merespon dengan cepat serta melakukan perubahan agar tetap dapat memastikan keberlanjutan kegiatan operasional untuk memenuhi layanan bagi masyarakat.

Swa.co.id/4-09-2021

GRC Jadi Rahasia Allianz Indonesia Jaga Resilience Saat Pandemi

Allianz Indonesia berkomitmen penuh untuk menerapkan Governance Risk Compliance (GRC) dalam kondisi apapun agar tetap dapat mencapai tujuan untuk memberi perlindungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia. Chief Risk Officer Allianz Life Indonesia Adrianus Darmawan mengatakan, implementasi GRC di Allianz Indonesia memiliki peran signifikan untuk memungkinkan organisasi mengantisipasi situasi ketidakpastian terkait pandemi dan dinamika kebijakan yang menyertainya.

Bisnis.com/3-09-2021

Rahasia Allianz Indonesia Menjaga Resilience Dalam Situasi Pandemi dengan Terapkan Governance, Risk, Compliance

Allianz Indonesia berkomitmen penuh untuk menerapkan Governance Risk Compliance (GRC) dalam kondisi apapun agar tetap dapat mencapai tujuan untuk memberi perlindungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia.

Pressrelease.kontan.co.id/3-09-2021

Simak! Ini Rahasia Allianz Indonesia Tetap Berdaya Tahan di Masa Pandemi

Allianz Indonesia berkomitmen penuh untuk menerapkan Governance Risk Compliance (GRC) dalam kondisi apapun agar tetap dapat mencapai tujuan untuk memberi perlindungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia. Adrianus Darmawan, Chief Risk Officer Allianz Life Indonesia mengatakan, pada awal masa pandemi, GRC yang diterapkan di Allianz Indonesia telah membantu identifikasi risiko lebih awal yang memungkinkan antisipasi lebih awal.

Wartaekonomi.co.id/3-09-2021

Gandeng Taspen, Bank Banten perkuat layanan bagi pensiunan

PT Bank Pembangunan Daerah Banten (BEKS) melakukan penandatanganan (Mou) dengan PT Taspen (Persero) dan PT Asuransi Jiwa Taspen. Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin mengatakan bahwa sinergitas ini dapat meningkatkan performa perseroan, dan harapannya dapat semakin mempermudah masyarakat Banten dalam mendapatkan layanan dari Taspen.

Kontan.co.id/3-09-2021

Mulai Usia Berapa Sebaiknya Seseorang Memiliki Asuransi

Chief Executive Officer Generali Indonesia, Edy Tuhirman mengatakan ketika seseorang muncul rasa cinta kepada diri sendiri, maka saat itulah orang tersebut mesti mendapat proteksi. Chief Marketing Officer Generali Indonesia, Vivin A. Gautama menambahkan, dari sisi administratif, seseorang dapat memiliki produk asuransi sendiri saat dia sudah cakap hukum. Kalaupun belum memiliki kartu identitas diri atau masih anak-anak, mereka dapat memiliki asuransi lewat proteksi orang tua.

Tempo.co/4-09-2021

REGULASI & MAKRO EKONOMI

Kemenkes Bantah Kebocoran Data Presiden

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dokter Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga saat ini, tidak ada bukti kebocoran data pribadi di aplikasi PeduliLindungi. Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal meminta pemerintah menjamin keamanan data pribadi di aplikasi PeduliLindungi, karena banyak terjadi kasus kebocoran data di berbagai penyelenggara sistem elektronik seperti kasus kebocoran data pribadi nasabah BRI life, kebocoran data BPJS kesehatan dan lain sebagainya. Dia meminta pemerintah melakukan berbagai strategi untuk keamanan data pribadi masyarakat

Suara Merdeka/6-09-2021

Serangan Cyber Ke Indonesia Meningkat

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PPR Muhammad Iqbal menyatakan, Indonesia saat ini krisis perlindungan data pribadi dan perlindungan datanya lemah. Salah satu indikatornya belum disahkannya UU Perlindungan Data Pribadi. Pernyataan itu disampaikan dalam Diskusi Forum Legislasi Nasib RUU Perlindungan Data Pribadi di Jakarta.

Waspada/4-09-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.281.00

IHSG (per 3 September 2021)

6.137,13

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

DOWNLOAD PDF