AAJI Daily News - 17 Juni 2021


Tanggal terbit (17 / 06 / 2021)

FM-CC-AAJI-06-001

Kamis 17 Juni 2021

 HEADLINE NEWS

  1. Kinerja Emiten Asuransi Kinclong, Bagaimana Harga Sahamnya?
  2. Klaim Kematian Meningkat, Reasuransi Perlu Waspadai Dampak Covid-19
  3. Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ini Strategi Marein Pacu Bisnis di 2021
  4. Optimisme Bisnis Membaik, Marein Antisipasi Lonjakan Klaim
  5. Kuartal I, Premi Generali Indonesia Tumbuh 11%
  6. Kuartal I, Premi Generali Indonesia Tumbuh 11,51%
  7. Terus Berinovasi Jadi Kunci Sukses Generali di Masa Pandemi
  8.  Generali Indonesia Catatkan Rekor Laba Tertinggi
  9. BERITA FOTO – Kinerja Generali Indonesia
  1. Generali: Klaim terkait Covid-19 Membengkak, Masyarakat Harus Hati-Hati
  2. Hingga Mei 2021, Generali telah bayarkan klaim Covid Rp 121 miliar
  3. Kuartal I-2021, Generali Indonesia Catatkan Premi Rp 878 Miliar
  4. Dihadang Pandemi, Generali Tetap Mampu Raup Laba Rp 263,6 Miliar
  5. Generali Cetak Laba Rp263,6 Miliar, Tertinggi Sejak Beroperasi di Indonesia
  6. Generali Indonesia Catatkan Laba Rp263,6 Miliar
  7. Generali Cetak Laba Rp263,6 Miliar, Tertinggi Sejak Beroperasi di Indonesia
  8. Laba Generali Indonesia Melesat 145%

Tentang AAJI

 Kinerja Emiten Asuransi Kinclong, Bagaimana Harga Sahamnya?

Sejumlah emiten asuransi mencatatkan pertumbuhan harga saham jika dilihat secara tahun berjalan (year-to-date/ytd). Hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (16/6/2021), harga saham dari 10 emiten tercatat naik pada tahun berjalan. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) per Januari–Maret 2021, perolehan premi industri tercatat sebesar Rp57,45 triliun. Jumlahnya tumbuh 28,5 persen (yoy) dibandingkan dengan sebelumnya senilai Rp44,72 triliun. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam konferensi pers kinerja asuransi jiwa kuartal I/2021, Selasa (8/6/2021) mengatakan, tanda rebound mulai terlihat. Untuk menjaga konsistensi pertumbuhan dan momentum, semua pihak harus menjaga literasi dan tata kelola asuransi

Bisnis.com/16-06-2021

INDUSTRI  & ASURANSI

Klaim Kematian Meningkat, Reasuransi Perlu Waspadai Dampak Covid-19

Presiden Direktur PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (Marein) Yanto Jayadi Wibisono mengatakan, pelaku bisnis reasuransi pun harus terus mencermati perkembangan kondisi pandemi Covid-19. Terus meningkatnya kasus Covid-19 akan memengaruhi besaran klaim di industri asuransi jiwa, baik klaim kesehatan maupun kematian. Pada kuartal I/2021 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat kenaikan signifikan klaim kematian senilai Rp4,45 triliun, melonjak hingga 62 persen (year-on-year/yoy) dari sebelumnya Rp2,75 triliun. Sebagai salah satu strategi, perseroan pun mematok batasan risk based capital (RBC) minimal 200 persen, meskipun pada kuartal I/2021 nilainya masih berada di angka 340,1 persen.

Bisnis.com/15-06-2021

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ini Strategi Marein Pacu Bisnis di 2021

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein) memiliki sejumlah strategi untuk terus memacu laju bisnis meski pandemi covid-19 masih belum berakhir hingga sekarang ini. Presiden Direktur Yanto Jayadi Wibisono mengatakan, Marein siap melakukan perubahan terkait target bisnis di tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir. Tahun ini investasi untuk industri asuransi mulai mengalami perbaikan. Namun perseroan juga mengantisipasi karena data terbaru dari AAJI angkanya cukup mengejutkan bahwa klaim meninggal dunia itu meningkat 62 persen. 

Medcom.id/15-06-2021

Optimisme Bisnis Membaik, Marein Antisipasi Lonjakan Klaim

PT Maskapai Reasurasi Indonesia Tbk (Marein) mencermati dan mengantisipasi dinamika yang terjadi seiring ditemukannya varian baru virus Covid-19 di Indonesia yang tentunya berdampak terhadap kinerja industri asuransi jiwa dan perusahaan. Presiden Direktur Marein Yanto Jayadi Wibisono dalam Paparan Publik Marein secara virtual di Jakarta menjelaskan, terkait tren kenaikan klaim kematian yang terjadi di asuransi jiwa. Angka klaim yang dilaporkan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) beberapa waktu lalu menyebut ada kenaikan 62%. Pengajuan klaim asuransi jiwa tersebut kemungkinan masuk ke reasuransi pada kuartal dua dan tiga. Kondisi ini perlu diantisipasi oleh perusahaan.

investor.id/15-06-2021

Kuartal I, Premi Generali Indonesia Tumbuh 11%

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meraih premi sebesar Rp 878 miliar atau tumbuh 11,51 % secara tahunan (yearonyearfyoy) pada kuartal 1-2021. Pada saat yang sama, perseroan juga telah membayarkan klaim lebih dari Rp 200 miliar. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menyampaikan, pencapaian kinerja positif pada awal tahun ini merupakan hasil dari berbagai inovasi dan langkah digitalisasi yang telah dijalankan.

Investor Daily/16-06-2021

Kuartal I, Premi Generali Indonesia Tumbuh 11,51%

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meraih premi sebesar Rp 878 miliar atau tumbuh 11,51 % secara tahunan (yearonyearfyoy) pada kuartal 1-2021. Pada saat yang sama, perseroan juga telah membayarkan klaim lebih dari Rp 200 miliar. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menyampaikan, pencapaian kinerja positif pada awal tahun ini merupakan hasil dari berbagai inovasi dan langkah digitalisasi yang telah dijalankan.

Investor.id/15-06-2021

Terus Berinovasi Jadi Kunci Sukses Generali di Masa Pandemi

Pada 2020, Generali membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp263,6 milyar atau mencapai 145% dibanding 2019. Selain pencapaian laba yang signifikan, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475% atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum Pemerintah yakni 120%. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menjelaskan, kuncinya adalah terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah.

mediaindonesia.com/16-06-2021

Generali Indonesia Catatkan Rekor Laba Tertinggi

Di tahun 2020, Generali Indonesia membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp263,6 miliar, yang merupakan rekor baru sejak Generali beroperasi. Selain pencapaian laba yang signifikan, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475%.

Infobanknews.com/16-06-2021

BERITA FOTO – Kinerja Generali Indonesia

Di tahun 2020, Generali Indonesia membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp263,6 miliar, yang merupakan rekor baru sejak Generali beroperasi. Selain pencapaian laba yang signifikan, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475%.

Kontan/17-06-2021

Generali: Klaim terkait Covid-19 Membengkak, Masyarakat Harus Hati-Hati

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia menilai terdapat kemungkinan terjadinya kenaikan klaim terkait Covid-19, berkaca dari pembayaran klaim pada Januari–Mei 2021 yang sudah melebihi total klaim tahun lalu. CEO Generali Edy Tuhirman menjelaskan bahwa pihaknya menyertakan risiko akibat Covid-19 ke dalam cakupan proteksi nasabah, meskipun risiko pandemi tidak masuk ke dalam polis standar asuransi jiwa. Oleh karena itu, perseroan membayarkan klaim saat nasabahnya terpapar risiko.
bisnis.com/16-06-2021

Hingga Mei 2021, Generali telah bayarkan klaim Covid Rp 121 miliar

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia telah membayarkan klaim untuk Covid-19 mencapai Rp 121 miliar hingga Mei 2021. Angka tersebut meningkat drastis sejak awal tahun ini. CEO Generali Indonesia Edi Tuhirman dalam konferensi virtual, Rabu (16/6) menjelaskan, bahwa sejatinya klaim covid-19 ini merupakan inisiatif dari Generali untuk menyediakannya bagi nasabah.

Kontan.co.id/16-06-2021

Kuartal I-2021, Generali Indonesia Catatkan Premi Rp 878 Miliar

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) mencatatkan peningkatan premi di awal tahun 2021, meski di tengah masa pandemi Covid-19. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman dalam konferensi pers virtual, Rabu (16/6/2021) menjelaskan, premi kami mencapai Rp 878 miliar di kuartal I-2021. Sementara premi lanjutan very strong, atau 101 persen persen dibandingkan kuartal sama tahun sebelumnya.

Kompas.com/16-06-2021

Dihadang Pandemi, Generali Tetap Mampu Raup Laba Rp 263,6 Miliar

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) justru mencatatkan laba tertingginya selama beroperasi sejak tahun 2008. CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman, mengungkapkan kuncinya adalah terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah.

Pontianak.tribunnews.com/16-06-2021

Generali Cetak Laba Rp263,6 Miliar, Tertinggi Sejak Beroperasi di Indonesia

Di 2020, Generali membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp263,6 miliar atau mencapai 145 persen jika dibanding 2019. Selain itu, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475 persen atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum pemerintah, yakni 120 persen.

Indoposco.id/16-06-2021

Generali Indonesia Catatkan Laba Rp263,6 Miliar

Pada 2020, Generali membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp. 263,6 Milyar atau mencapai 145% dibanding tahun 2019. Selain pencapaian laba yang signifikan, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475% atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum Pemerintah yakni 120%.

Radarbandung.id/16-06-2021

Generali Cetak Laba Rp263,6 Miliar, Tertinggi Sejak Beroperasi di Indonesia

Di 2020, Generali membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp263,6 miliar atau mencapai 145 persen jika dibanding 2019. Selain itu, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475 persen atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum pemerintah, yakni 120 persen.

Infobrand.id/16-06-2021

Laba Generali Indonesia Melesat 145%

Perusahaan asuransi jiwa, PT Generali Indonesia, berhasil mencetak laba sebelum pajak sebesar Rp 263,6 miliar pada tahun 2020 atau tumbuh hingga 145% jika dibandingkan perolehan tahun 2019. Perolehan laba tersebut juga sekaligus menjadi yang tertinggi sejak perusahaan beroperasi tahun 2008. CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman, mengatakan, lperolehan laba di tahun 2020 itu juga didukung kondisi perusahaan yang sangat sehat, tercermin dari tingkat solvabilitas berupa risk based capital (RBC) yang mencapai 475%, jauh di atas ambang batas minimal yang ditetapkan yakni sebesar 120%.

Medanbisnisdaily.com/16-06-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.260.00

IHSG (per 16  Juni 2021)

6.078,57

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

DOWNLOAD PDF