AAJI Daily News - 19 Januari 2021


Selasa, 19 Januari 2021

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Juni 2020, Aset Bumiputera Rp 10,1 Triliun
  2. Pakar: Penegak Hukum Perlu Hati-Hati Sita Aset Terkait TPPU
  3. Tahun 2020 Sequis Tembus Klaim Hingga Puluhan Miliar
  4. OJK Klaim Tegas Awasi Sektor Jasa Keuangan
  5. Sequis Life Bayar Klaim Covid-19 Rp53 Miliar

INDUSTRI & ASURANSI

Sequis Life Bayar Klaim Covid-19 Rp53 Miliar

PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) mencatat telah membayarkan klaim terkait Covid-19 mencapai Rp 53,87 miliar di sepanjang tahun 2020. Nilai klaim itu meningkat signifikan dibandingkan catatan per 8 Juni 2020 sebesar Rp 5,36 miliar. President Director & CEO Sequis Life Tatang Widjaja mengatakan, klaim yang telah dibayarkan terdiri dari klaim kesehatan dan kematian akibat Covid-19. Direktur dan Chief Agency Officer Sequis Franky Nayoan mengatakan salah satu produk terbaru yakni asuransi Millenium Gold Plus Rupiah (MGPR) cocok bagi nasabah yang memiliki tujuan investasi jangka panjang. Sedangkan STLPI bisa dimanfaatkan oleh nasabah yang mengutamakan proteksi terutama saat pandemi Covid-19 ini.

Investor Daily, hal. 23 / 19-01-2021 hal. 23

Juni 2020, Aset Bumiputera Rp 10,1 Triliun

Aset AJB Bumiputera 1912 tercatat sebesar Rp 10,1 triliun per Juni 2020. Nilai tersebut terus merosot sejak tahun 2016. Di samping itu, jumlah peserta tertanggung juga cenderung menurun sejak 2017. Kondisi aset Bumiputera yang cenderung terus menurun pada lima tahun belakangan turut dibandingkan dengan kondisi aset industri asuransi komersial atau asuransi jiwa yang relatif terus meningkat. Jika dirinci, total aset Bumiputera sejak 2015 sampai Juni 2020 tercatat sebesar Rp 15 triliun, Rp 13,4 triliun, Rp 11,9 triliun, Rp 10,5 triliun, Rp 10,2 triliun, dan Rp 10,1 triliun. Total aset itu tidak menyertakan cadangan premi yang ditangguhkan perusahaan sebesar Rp 12,34 triliun pada Juni 2020.

Investor.id / 18-01-2021

Pakar: Penegak Hukum Perlu Hati-Hati Sita Aset Terkait TPPU

Pakar Hukum TPPU Yenti Ganarsih menyoroti maraknya perkara keberatan sita yang masuk ke Pengadilan Tipikor dalam kasus mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Dia pun menyampaikan perlunya hukum acara yang jelas terkait penggunaan pasal 19 UU Tipikor yang mengatur mengenai keberatan atas perampasan aset milik pihak ketiga yang beritikad baik, dalam perkara korupsi yang terkait dengan TPPU. Ia menambahkan, dalam penanganan kasus TPPU yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi, aparat penegak hukum perlu berhati-hati.

Liputan6.com / 18-01-2021

Tahun 2020 Sequis Tembus Klaim Hingga Puluhan Miliar

Di tengah gelombang penularan covid-19 yang makin ganas, Sequis tetap menjaga komitmen melayani dengan prima setiap nasabahnya. Terbukti hingga akhir tahun 2020, perusahaan asuransi terkemuka ini mampu meraih kepercayaan dari para pelanggannya. Ineke Novianty Sinaga, Assistant Corporate Communication Manager PT Asuransi Jiwa Sequis Life menyebut, Sepanjang tahun 2020, Sequis telah membayarkan klaim terkait covid-19 senilai Rp. 53.872.037.155. Hal itu menjadi salah satu bukti bahwa Sequis memegang teguh komitmennya untuk melindungi nasabahnya.

Okeline.com / 18-01-2021

OJK Klaim Tegas Awasi Sektor Jasa Keuangan

OJK Sulawesi Tenggara mengklaim telah tegas dalam melakukan pengawasan terhadap semua sektor jasa keuangan yang ada di daerah tersebut. Kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution, di Kendari, Senin (18/1), mengatakan telah melakukan penindakan kepada sektor jasa keuangan, yakni Asuransi Jiwasraya, dan beberapa BPR. Ia juga menegaskan akan selalu tegas dalam melakukan pengawasan kepada sektor jasa keuangan sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo. Namun, ia mengaku bahwa sedikit terkendala ketika menindak sektor jasa keuangan seperti pinjaman daring.

Republika.co.id / 18-01-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.070

IHSG (per 18 Januari 2021)

   6.389,83

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Investor Daily, Investor.id, Liputan6.com, Okeline.com, Republika.co.id

DOWNLOAD PDF