AAJI Daily News - 2 Februari 2021


Tanggal terbit (02 / 02 / 2021)

Selasa, 2 Februari 2021

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Klaim Covid-19 Capai Rp 642,90 Miliar
  2. Perusahaan asuransi jiwa bayar klaim Covid-19 Rp 642,90 miliar hingga Oktober 2020
  3. Asuransi Kesehatan Waspadai Lonjakan Klaim
  4. [Foto] Klaim Covid-19 Meningkat
  5. Partisipasi Belum Optimal
  6. Nasib Bumiputera
  7. Asuransi Generali: Imbal Hasil Investasi Unit-Linked Tumbuh Dua Digit
  8. Restrukturisasi Polis Belum Capai 10 Persen, Jiwasraya: Ini Langkah Terbaik
  9. Dahlan Iskan Bandingkan Kasus Jiwasraya dengan Fenomena Saham GameStop
  10. BNI Life Mendapatkan Penghargaan Asuransi Syariah Terbaik
  11. Astra Life Kenalkan Layanan Nesabah Lewat Chat WhatsApp
  12. Pandemi Covid-19, Astra Life Maksimalkan Layanan lewat Aplikasi WhatsApp

TENTANG AAJI

Klaim Covid-19 Capai Rp 642,90 Miliar

Industri asuransi jiwa kembali membayarkan klaim terkait Covid-19 kepada para nasabah. Hingga Oktober 2020, total klaim yang dibayarkan industri asuransi jiwa mencapai Rp 642,90 miliar, menurut data AAJI. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan, angka klaim itu berasal dari 8.800 pemegang polis. Pembayaran klaim tetap dijalankan perusahaan asuransi meski pemerintah menyatakan bahwa Covid-19 merupakan pandemi. Di sisi lain, pembayaran klaim itu juga menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat berasuransi meningkat selama pandemi. Hingga saat ini sudah banyak pemain asuransi memberikan perlindungan risiko Covid-19, tetapi porsi asuransi kesehatan secara industri belum begitu besar yaitu 10% dari total premi.

Kontan / 02-02-2021 Hal. 10

Perusahaan asuransi jiwa bayar klaim Covid-19 Rp 642,90 miliar hingga Oktober 2020

Industri asuransi jiwa kembali membayarkan klaim terkait Covid-19 kepada para nasabah. Hingga Oktober 2020, total klaim yang dibayarkan industri asuransi jiwa mencapai Rp 642,90 miliar, menurut data AAJI. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan, angka klaim itu berasal dari 8.800 pemegang polis. Pembayaran klaim tetap dijalankan perusahaan asuransi meski pemerintah menyatakan bahwa Covid-19 merupakan pandemi. Di sisi lain, pembayaran klaim itu juga menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat berasuransi meningkat selama pandemi.

Kontan.co.id / 01-02-2021

Asuransi Kesehatan Waspadai Lonjakan Klaim

Chief Marketing Officer PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Karin Zulkarnaen menyatakan bahwa penjualan produk asuransi jiwa dan kesehatan mengalami pertumbuhan positif. Namun, pembayaran klaim terkait dengan Covid-19 mengalami peningkatan seiring terus bertambahnya kasus positif. Direktur Eksekutif AAUI, Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menekankan bahwa produk asuransi kesehatan memang harus makin fleksibel untuk mengakomodasi potensi kenaikan klaim di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan. Karenanya, aksi preventif terhadap potensi kenaikan klaim pun penting. Penagihan premi tetap berjalan agar perusahaan mampu memitigasi risiko selamam pandemi.

Bisnis Indonesia / 01-02-2021 Hal. 15

INDUSTRI & ASURANSI

[Foto] Klaim Covid-19 Meningkat

PT Asuransi Allianz Life Indonesia mencatat peningkatan klaim asuransi jiwa dan kesehatan terkait Covid-19 dan hingga pertengahan Januari 2021 telah membayarkan klaim asuransi jiwa dan kesehatan terkait Covid-19 sebesar lebih dari Rp141 miliar.

Bisnis Indonesia / 02-02-2021 Hal. 15

Partisipasi Belum Optimal

Proses restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya tercatat belum mencapai 10% dari total kontrak polis dan nasabah. Koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Polis Jiwasraya Bidang Komunikasi dan Hukum R. Mahelan Prabantarikso menyatakan bahwa proses restrukturisasi polis terus berjalan sejak pengumuman Desember 2020. Per 29 Januari 2021, jumlah nasabah korporasi yang menyetujui restrukturisasi mencapai 995 polis dengan 103.428 peserta atau 46,5% dari target portofolio korporasi yang direstrukturisasi. Jumlah nasabah ritel yang menyetujui restrukturisasi sekitar 15.267 polis. Sementara, nasabah bancassurance yang menyetujui restrukturisasi mencapai 2.117 peserta.

Bisnis Indonesia / 02-02-2021 Hal. 15

Nasib Bumiputera

Dalam tiga tahun terakhir, industri perasuransian di Tanah Air tidak henti-hentinya didera kabar buruk. Mulai dari gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya), hingga dugaan korupsi di tubuh PT Asabri. Persoalan Jiwasraya kini masuki tahap restrukturisasi, terhadap liabilitas senilai total Rp 51,4 triliun. Terlepas puas atau tidaknya pemegang polis terhadap skema restrukturisasi, pemerintah sudah menawarkan jalan keluar. publik kembali diingatkan nasib nasabah Asuransi Jiwa Bersama AJB Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera). Pelecutnya adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil putusan uji materiil UU Nomor 40/2014 tentang Perasuransian yang diajukan Badan Perwakilan Anggota (BPA). Hingga Juni 2020, aset AJB Bumiputera tercatat berjumlah Rp 10,1 triliun. Namun jumlah aset AJB Bumiputera ini tidak mencukupi menutup kewajiban jangka panjangnya.

Kontan / 02-02-2021 Hal. 15

Asuransi Generali: Imbal Hasil Investasi Unit-Linked Tumbuh Dua Digit

Program Robo Auto Risk Management System atau Robo ARMS dari PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia mencatatkan kinerja imbal hasil investasi 27 persen di atas indeks harga saham gabungan atau IHSG sepanjang 2020. Menurut CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman, program Robo ARMS Generali mencatatkan hasil investasi yang optimal sejak awal hingga akhir 2020. Pada Desember 2020, sebanyak 99 persen polis unit-linked nasabah Generali mencatatkan porsi kinerja investasi di atas IHSG.

Bisnis.com / 01-02-2021

Restrukturisasi Polis Belum Capai 10 Persen, Jiwasraya: Ini Langkah Terbaik

Proses restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tercatat belum mencapai 10 persen dari total kontrak polis dan nasabah. Manajemen Jiwasraya pun berharap para nasabah dapat mengikuti program restrukturisasi karena merupakan upaya penyelamatan polis paling optimal. Koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Polis Jiwasraya Bidang Komunikasi dan Hukum R. Mahelan Prabantarikso menyatakan bahwa proses restrukturisasi polis terus berjalan sejak pengumuman Desember 2020. Setiap segmen peserta mencatatkan perkembangan yang berbeda.

Bisnis.com / 01-02-2021

Dahlan Iskan Bandingkan Kasus Jiwasraya dengan Fenomena Saham GameStop

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan membandingkan kasus korupsi pengelolaan keuangan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan fenomena harga saham GameStop. Awalnya, Dahlan bercerita bahwa dua hari ini bayangannya terjatuh pada Jiwasraya dan Asabri. Ia mengatakan, kalau saja di Amerika, sangat mungkin mereka bisa bebas. Kehebohan yang dimaksud adalah praktik goreng saham GameStop. Otoritas pasar modal AS, Wall Street pun tampak tak bisa berbuat banyak. Mereka sudah menghentikan perdagangan itu pada 25 Januari ketika harga saham GameStop naik secara tidak masuk akal.

Detik.com / 01-02-2021

BNI Life Mendapatkan Penghargaan Asuransi Syariah Terbaik

BNI Life dinobatkan sebagai The Best Sharia Unit Life Insurance pada ajang Iconomic Syariah Award 2021 yang diselenggarakan oleh media Iconomics. Direktur Bisnis BNI Life Neny Asriany menjelaskan industri jasa keuangan syariah merupakan salah satu industri yang memiliki ketangguhan di masa pandemi Covid-19. Tahun 2020, kinerja unit syariah BNI Life mengalami pertumbuhan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dari sisi aset mengalami pertumbuhan sebesar 17,24%, pengelolaan dana tabarru tumbuh 162% sedangkan laba meningkat sebesar 61%.

Gatra.com / 01-02-2021

Astra Life Kenalkan Layanan Nesabah Lewat Chat WhatsApp

PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) menghadirkan inovasi terbaru berupa layanan aplikasi chat WhatsApp untuk meningkatkan akses nasabah terhadap informasi dan layanan produk asuransi, pengaduan termasuk keluhan nasabah Astra Life. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah nasabah terutama di masa keterbatasan mobilitas saat pandemi ini untuk memperoleh informasi mengenai Astra Life. Direktur Astra Life Sri Agung Handayani mengatakan, asuransinya akan terus berinovasi untuk dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Tribunnews.com / 01-02-2021

Pandemi Covid-19, Astra Life Maksimalkan Layanan lewat Aplikasi WhatsApp

Astra Life membuat inovasi layanan melalui aplikasi chat WhatsApp. Layanan ini dihadirkan untuk meningkatkan akses nasabah terhadap informasi produk asuransi, pengaduan, termasuk keluhan nasabah. Direktur Astra Life, Sri Agung Handayani mengatakan, aplikasi pesan WhatsApp adalah yang paling populer saat ini dengan jumlah pengguna tembus 2 miliar secara global. Sebab itu, dia berharap melalui aplikasi WA pihaknya dapat mempermudah nasabah di tengah keterbatasan mobilitas saat pandemi Covid-19 untuk memperoleh informasi mengenai asuransi.

Inews.id / 01-02-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.760

IHSG (per 1 Februari 2021)

6.041,23

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Kontan, Bisnis.com, Detik.com, Gatra.com, Inews.id, Kontan.co.id, Tribunnews.com,

DOWNLOAD PDF