AAJI Daily News - 15 Juli 2021


Tanggal terbit (15 / 07 / 2021)

FM-CC-AAJI-006-00

Kamis 15 Juli 2021                                                                                                                                                              

HEADLINE NEWS

  1.   Pembatalan Polis Asuransi Mendaki
  2.    Masih pandemi, klaim tebus polis di asuransi jiwa masih terus meningkat
  3.    Pembatalan Polis Asuransi Mendaki
  4. Klaim Tebus Polis Asuransi Jiwa Meningkat
  5. PRUDENTIAL INDONESIA Luncurkan Asuransi Jiwa Syariah PRUCERAH
  6. Jurus Jasa Raharja Hadapi Transformasi Digital
  7. Beli Polis Asuransi Lewat Aplikasi
  8. Generasi Milenial Perlu Memprioritaskan Pengelola Keuangan
  9. Sektor Esensial WFO 50 Persen

INDUSTRI & ASURANSI

Pembatalan Polis Asuransi Mendaki

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di kuartal I 2021 menunjukkan  nilai tebus polis asuransi jiwa meningkat 30,61% year on year (yoy) menjadi Rp 28,54 triliun dari Rp 21,85 triliun. Ketua AAJI Budi Tampubolon menyampaikan, kenaikan nilai tebus tersebut diperkirakan karena adanya kebutuhan dana bagi nasabah. Salah satu perusahaan asuransi jiwa yang juga mengalami pertumbuhan total klaim surrender ialah BRI Life. Total surrender hingga Juni 2021 mencapai Rp 180 miliar dengan jumlah polis sekitar 18.000 polis. Mayoritas dari produk unitlink. Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila mengatakan, total klaim surrender meningkat sekitar 15% yoy karena kemungkinan dipengaruhi oleh adanya kebutuhan dana menghadapi pandemi

Kontan/15-07-2021

Masih pandemi, klaim tebus polis di asuransi jiwa masih terus meningkat

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di kuartal I 2021 menunjukkan  nilai tebus polis asuransi jiwa meningkat 30,61% year on year (yoy) menjadi Rp 28,54 triliun dari Rp 21,85 triliun. Ketua AAJI Budi Tampubolon menyampaikan, kenaikan nilai tebus tersebut diperkirakan karena adanya kebutuhan dana bagi nasabah. Salah satu perusahaan asuransi jiwa yang juga mengalami pertumbuhan total klaim surrender ialah BRI Life. Total surrender hingga Juni 2021 mencapai Rp 180 miliar dengan jumlah polis sekitar 18.000 polis. Mayoritas dari produk unitlink. Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila mengatakan, total klaim surrender meningkat sekitar 15% yoy karena kemungkinan dipengaruhi oleh adanya kebutuhan dana menghadapi pandemi

Kontan.co.id/14-07-2021

Pembatalan Polis Asuransi Mendaki

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di kuartal I 2021 menunjukkan  nilai tebus polis asuransi jiwa meningkat 30,61% year on year (yoy) menjadi Rp 28,54 triliun dari Rp 21,85 triliun. Ketua AAJI Budi Tampubolon menyampaikan, kenaikan nilai tebus tersebut diperkirakan karena adanya kebutuhan dana bagi nasabah. Salah satu perusahaan asuransi jiwa yang juga mengalami pertumbuhan total klaim surrender ialah BRI Life. Total surrender hingga Juni 2021 mencapai Rp 180 miliar dengan jumlah polis sekitar 18.000 polis. Mayoritas dari produk unitlink. Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila mengatakan, total klaim surrender meningkat sekitar 15% yoy karena kemungkinan dipengaruhi oleh adanya kebutuhan dana menghadapi pandemi

Insight.kontan.co.id/15-07-2021

Klaim Tebus Polis Asuransi Jiwa Meningkat

Menilik data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di kuartal I-2021, nilai tebus polis asuransi jiwa meningkat 30,61% yoy menjadi Rp 28,54 triliun. Sebagai perbandingan, di kuartal I-2020, nilai tebus polis sebesar Rp 21,85 triliun. Ketua AAJI Budi Tampubolon menyampaikan, kenaikan nilai tebus tersebut diperkirakan karena adanya kebutuhan dana bagi nasabah. Adapun salah satu perusahaan asuransi jiwa yang juga mengalami pertumbuhan total klaim surrender ialah BRI Life. Perusahaan tersebut mencatat hingga Juni 2021 ini, total surrendernya mencapai Rp180 miliar dengan jumlah polis sekitar 18.000 polis dan mayoritas dari produk unitlink.

Banten Raya Post/15-07-2021

PRUDENTIAL INDONESIA Luncurkan Asuransi Jiwa Syariah PRUCERAH

Prudential Indonesia akhirnya meluncurkan Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah). yang merupakan asuransi jiwa tradisional berbasis syariah pertama di industri asuransi jiwa Indonesia. Asuransi ini menawarkan manfaat dana pendidikan bulanan dan tambahan dana pendidikan. Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, inovasi ini juga merupakan wujud keseriusan kami dalam mendukung kemajuan sektor edukasi yang telah jadi prioritas perusahaan sejak lama, dan bahkan menjadi salah satu pilar utama inisiatif Community Investment Prudential Indonesia

Nova/15-07-2021

Jurus Jasa Raharja Hadapi Transformasi Digital

PT Jasa Raharja merupakan asuransi terbesar dengan objek pertanggungan yang totalnya mencapai lebih dari 70 juta. Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono mengungkapkan terkait hal itu, perlu dilakukan transformasi digital untuk memaksimalkan layanan. Jasa Raharja melalui optimalisasi digital payment pada aplikasi JRku. Ini adalah aplikasi yang dapat membantu dalam memberikan informasi dan kemudahan layanan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964.

Cnbcindonesia.com/14-07-2021

Beli Polis Asuransi Lewat Aplikasi

Penjualan asuransi melalui aplikasi memudahkan calon nasabah memilih pelbagai jenis asuransi jiwa tanpa harus keluar rumah dan meminimalisir penularan Covid-19.

Kontan/15-07-2021

Generasi Milenial Perlu Memprioritaskan Pengelola Keuangan

Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit mengatakan, generasi miienial di Indonesia merupakan salah satu kelompok masyarakat yang perlu memprioritaskan pengelolaan keuangan mereka. Untuk proteksi diri misalnya, para miienial bisa mendapat produk asuransi jiwa yang tetjangkau dan mudah digunakan seperti PRUTect Care - Hospital Cash yang ada di OVO|Proteksi. Sementara untuk investasi, bisa menggunakan produk investasi seperti . yang ditawarkan oleh OVO|Invest.

Investor Daily/15-07-2021

Sektor Esensial WFO 50 Persen

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Komandan PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut B. Pandjaitan kembali membahas aturan pelaksanaan workfrom office (WFO) dan work from home (WFH) di sektor esensial dan kritikal. Dalam rapat koordinasi virtual pada Rabu (7/7), Luhut menyampaikan usul revisi untuk sektor esensial. Sektor esensial dengan 50 persen WFO adalah asuransi, bank, dana pensiun, lembaga pembiayaan, pasar modal, operator seluler, data center, internet, pos, media terkait penyebaran informasi kepada masyarakat, dan perhotelan non penanganan karantina.

Jawa Pos/15-07-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.486.00

IHSG (per 13  Juli 2021)

5.998,96

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Kontan.co.id, kompas.com, Investor Daily, Kontan, Kompas, wartaekonomi.co.id, cnbcindonesia.com, kompas.com, bisnis.com, Bisnis Indonesia, investing.com

DOWNLOAD PDF