AAJI Daily News - 28 April 2021


FM-CC-AAJI-06-001

Rabu, 28 April 2021

HEADLINE NEWS

  1. Siap-Siap, Industri Asuransi akan Terapkan PSAK 74
  2. Tahun 2020, Astra Life Capai Pertumbuhan Premi dan Tertanggung di Atas Rata-rata Industri
  3. AXA Financial perkuat asuransi syariah dengan tambahan fitur wakaf
  4. Astra Life Cetak Premi Bruto Rp 3,8 Triliun
  5. Di bawah Tekanan Pandemi, Astra Life Berhasil Bukukan Premi Rp3,8 Triliun
  6. AXA Financial Indonesia Genjot Asuransi Syariah Lewat Fitur Wakaf
  7. [Foto] Vaksinasi Industri Keuangan Non Bank
  8. Ribuan Nasabah Jiwasraya Belum Mau Restrukturisasi
  9. RoboARMS Generali Indonesia Jaga Kinerja Investasi 97% Polis
  10. [Foto] Vaksinasi IKNB
  11. Manulife Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19
  12. Manulife Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia
  13. OJK-IKNB-Kemenkes Gelar Vaksinasi Covid-19 Khusus Lansia
  14. Siasat Baru Menkes Suntik Vaksin Covid ke 181 Juta Warga RI
  15. Allianz Indonesia Turut Andil Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19 Industri Keuangan Nonbank bersama OJK
  16. Selesaikan Gagal Bayar Asuransi, Restrukturisasi Dinilai Jadi Solusi Terbaik
  17. OJK Disarankan Segera Bentuk Lembaga Penjamin Polis
  18. Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Restrukturisasi Mencapai 93 Persen
  19. Holding Asuransi Berikan Nilai Lebih
  20. Tata Kelola Industri Asuransi Harus Diperkuat
  21. OJK Tata Kelola Bermasalah Pemicu Kasus Asuransi
  22. [Foto] GCG Industri Asuransi

TENTANG AAJI

Siap-Siap, Industri Asuransi akan Terapkan PSAK 74

OJK menyatakan industri asuransi perlu bersiap menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau PSAK 74. Mekanisme pelaporan itu dinilai dapat meningkatkan transparansi industri sehingga meningkatkan kepercayaan publik. Direktur Pengawasan Asuransi OJK Supriyono menjelaskan bahwa PSAK 74, yang merupakan adopsi dari International Financial Accounting Standard (IFRS) 17, akan diterapkan bagi industri asuransi di Indonesia. Pedoman itu akan mengubah mekanisme pelaporan keuangan, salah satunya terkait pencatatan premi.

Bisnis.com /27-04-2021

Tahun 2020, Astra Life Capai Pertumbuhan Premi dan Tertanggung di Atas Rata-rata Industri

Astra Life berhasil mencatatkan Gross Written Premium (GWP) di tahun 2020 sebesar Rp3,8 triliun atau tumbuh 11% dan jumlah tertanggung yang melampaui angka 2,9 juta atau naik 32% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian Astra Life di tahun keenam sejak beroperasi ini berada di atas rata-rata pencapaian industri asuransi jiwa di tahun 2020. Presiden Direktur Astra Life Windawati Tjahjadi mengungkapkan bahwa dengan segala tantangan yang ada, Astra Life tetap bisa membukukan pencapaian yang positif.

Harianhaluan.com /27-04-2021

AXA Financial perkuat asuransi syariah dengan tambahan fitur wakaf

AXA Financial Indonesia melalui produk asuransi syariah kembali memperkuat komitmennya untuk memberikan solusi asuransi jiwa yang bernilai tambah bagi para nasabah dengan manfaat yang dapat digunakan demi kemaslahatan umat. Cicilia Nina, Direktur AXA Financial Indonesia mengungkapkan, keistimewaan asuransi berbasis syariah seperti prinsip berbagi risiko dan saling tolong menolong serta pengelolaan kontribusi peserta secara adil dan transparan tercermin di dalam produk AXA Financial Indonesia.

Kontan.co.id /27-04-2021

Astra Life Cetak Premi Bruto Rp 3,8 Triliun

Meski dihadapkan pandemi Covid-19, kinerja keuangan PT Asuransi Jiwa Astra  masih positif. Dimana perseroan berhasil membukukan premi bruto Rp3,8 triliun sepanjang 2020 diiringi kenaikan jumlah tertanggung. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.Kata Presiden Direktur Astra Life, Windawati Tjahjadi, capaian yang diraih itu melebihi rata-rata kinerja industri asuransi jiwa. Dimana perolehan premi bruto atau GWP 2020 itu tumbuh 11% (year-on-year/yoy) dari sebelumnya berkisar Rp3,4 triliun.

Neraca.co.id 27-04-2021

Di bawah Tekanan Pandemi, Astra Life Berhasil Bukukan Premi Rp3,8 Triliun

Meski dihadapkan pandemi Covid-19, kinerja keuangan PT Asuransi Jiwa Astra  masih positif. Dimana perseroan berhasil membukukan premi bruto Rp3,8 triliun sepanjang 2020 diiringi kenaikan jumlah tertanggung. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.Kata Presiden Direktur Astra Life, Windawati Tjahjadi, capaian yang diraih itu melebihi rata-rata kinerja industri asuransi jiwa. Dimana perolehan premi bruto atau GWP 2020 itu tumbuh 11% (year-on-year/yoy) dari sebelumnya berkisar Rp3,4 triliun.

Wartaekonomi.co.id /27-04-2021

AXA Financial Indonesia Genjot Asuransi Syariah Lewat Fitur Wakaf

PT AXA Financial Indonesia terus berupaya menggenjot lini bisnis syariahnya. Perseroan meyakini fitur wakaf yang telah dihadirkan sejak 2019 mampu mendongkrak lini bisnis tersebut di masa mendatang. Direktur AXA Financial Indonesia Cicilia Nina menyampaikan, banyak pihak masih mempunyai pemahaman yang keliru terkait produk asuransi syariah. Head of Sharia AXA Financial Indonesia Rosyida Rivai menuturkan, asuransi merupakan komponen penting dalam perencanaan keuangan, baik untuk pribadi maupun keluarga. Hal tersebut terukur pada survei Nielsen dalam laporan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) tahun 2020 bahwa persentase kesadaran masyarakat akan memiliki produk asuransi jiwa sebesar 24%.

Investor Daily, hal. 23 / 28-04-2021

INDUSTRI & ASURANSI

[Foto] Vaksinasi Industri Keuangan Non Bank

Chief Technology Officer, Chief Financial & Investment Officer CAR Life, Antonius Probosanjoyo, dan Chief Operating Officer CAR Life Insurance, dr. Sri Rahayu Sutanto saat proses vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Jakarta, Selasa (27/4). PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya bersama OJK mengadakan vaksinasi Covid-19 untuk para lansia dalam program vaksinasi industri keuangan non-bank.

Kontan, hal. 10 / 28-04-2021

Ribuan Nasabah Jiwasraya Belum Mau Restrukturisasi

Menjelang tenggat waktu akhir Mei 2021, restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya masih belum bisa tuntas sepenuhnya. Nasabah yang banyak belum setuju opsi dari restrukturisasi adalah adalah ritel. Per 23 April 2021, progres restrukturisasi polis ritel Jiwasraya masih 74,8%. Itu berarti masih ada 45.021 nasabah ritel dari nasabah ritel sebanyak 179.253 belum mengikuti program restrukturisasi. Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya R. Mahelan Prabantarikso mengungkapkan pihaknya mengalami kesulitan menjangkau nasabah di 74 cabang di Indonesia.

Kontan, hal. 10 / 28-04-2021

RoboARMS Generali Indonesia Jaga Kinerja Investasi 97% Polis

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) melalui layanan robot pengelola investasi RoboARMS berhasil menjaga kinerja unit link para nasabahnya. Hingga Maret 2021, sebanyak 97% dari polis yang mengaktifkan fitur RoboARMS disebut berhasil menjaga kinerja investasi di atas indeks harga saham gabungan (IHSG). CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menuturkan, dengan pergolakan pasar tersebut, Generali Indonesia melalui inovasinya yakni RoboARMS masih terus setia menjaga dan mengelola porsi investasi pada unit link. Selain itu, layanan robot pengendali portofolio investasi itu juga menyesuaikan profil risiko nasabah.

Kontan, hal. 10 / 28-04-2021

[Foto] Vaksinasi IKNB

Presdir & CEO Manulife Indonesia Ryan Charland, Director & Chief Legal Compliance Officer dan jajaran manajemen Manulife amati pelaksanaan lansia tenaga pemasar IKNB di Kantor Pusat Manulife Indonesia (27/4).

Warta Kota, hal. 3 / 28-04-2021

Manulife Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19

President Director and CEO Manulife Indonesia Ryan Charland bersama Director and Chief Legal Compliance Officer Manulife Indonesia Apriliani Siregar saat meninjau jalannya vaksinasi tenaga pemasar dan lansia di Jakarta, Selasa 27 April 2021. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menunjuk Manulife Indonesia sebagai salah satu perwakilan perusahaan asuransi untuk menyelenggarakan vaksin Covid-19.

Beritasatu.com /27-04-2021

Manulife Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menunjuk Manulife Indonesia sebagai salah satu perwakilan perusahaan asuransi untuk menyelenggarakan vaksin Covid-19. Oleh karenanya, sebagai upaya mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, Manulife Indonesia menggelar vaksin Covid-19 untuk lansia berusia minimal 60 tahun dan tenaga pemasar terpilih.

Bisnis.com /27-04-2021

OJK-IKNB-Kemenkes Gelar Vaksinasi Covid-19 Khusus Lansia

OJK bersama industri keuangan non-bank melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk lansia,Vaksinasi dipusatkan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jakarta.Selain itu, sejumlah perusahaan yang bergerak di industri keuangan non-bank seperti Manulife, CAR Life Insurance, Allianz, dan Prudential, juga melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk lansia di kantor masing-masing. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan, vaksinasi ini merupakan bentuk kolaborasi riil antara OJK, industri keuangan non-bank, dan Kementerian Kesehatan.

Cnbcindonesia.com /27-04-2021

Siasat Baru Menkes Suntik Vaksin Covid ke 181 Juta Warga RI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masih optimistis bisa , Menurut Budi Gunadi, dosis vaksin yang dibutuhkan untuk memvaksin 181,5 juta warga, dibutuhkan sebanyak 363 juta dosis vaksin. Dia pun menargetkan, vaksinasi ini ini selesai dalam waktu 6 bulan ke depan dengan rata-rata suntik per hari 1,4 juta orang sampai dengan 1,6 juta orang. Indonesia baru mengantongi 110-120 juta dosis vaksin sampai dengan Juni ini.

Cnbcindonesia.com /27-04-2021

Allianz Indonesia Turut Andil Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19 Industri Keuangan Nonbank bersama OJK

Bersama OJK dan Kementerian Kesehatan serta Dewan Asuransi Indonesia , Allianz Indonesia bersama perusahaan-perusahan asuransi mendukung Program Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh asosiasi-asosiasi Industri Keuangan Non-Bank. Program yang diadakan di Hotel Bidakara - Jakarta dan Kantor Pusat Allianz Indonesia di Jakarta ini menyediakan vaksin Covid-19 untuk lansia (60 tahun ke atas) dan karyawan garda depan perusahaan asuransi. Melalui program ini, Allianz Indonesia mendukung pemerintah dalam mencapai target 181,5 juta vaksinasi.

Kompas.id /27-04-2021

Selesaikan Gagal Bayar Asuransi, Restrukturisasi Dinilai Jadi Solusi Terbaik

Pengamat Asuransi menilai program restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya menjadi salah satu jalan keluar untuk mengatasi gagal bayar di perusahaan asuransi. Kapler menyebutkan, penyelamatan perusahaan asuransi melalui program restrukturisasi sesuai dengan POJK Nomor 71 tahun 2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.Mengacu aturan itu, kata Kapler, selama kondisi keuangan mengalami tekanan, maka perusahaan dalam hal ini pemegang saham wajib melakukan restrukturisasi. Seperti contohnya  Jiwasraya.

Liputan6.com /27-04-2021

OJK Disarankan Segera Bentuk Lembaga Penjamin Polis

OJK diminta membentuk Lembaga Penjamin Polis (LPP) pada tahun ini. Kehadiran lembaga ini akan membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi yang tengah menjadi sorotan karena berbagai masalah. Pengamat Asuransi Kapler A Marpaung mengatakan LPP seperti halnya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada industri perbankan. Adapun tujuannya agar jaminan perlindungan pada tertanggung atau pemegang polis asuransi.

Republika.co.id /27-04-2021

Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Restrukturisasi Mencapai 93 Persen

Tim Percepatan Restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencatat, jumlah pemegang polis yang ikut dalam program restrukturisasi terus mengalami pertumbuhan. Sampai pada 27 April 2021, pemegang polis Bancassurance yang ikut dalam restrukturisasi mencapai 93 persen atau 16.192 polis. Pada dasarnya, kata Mahelan, program restrukturisasi bukanlah program paksaan bagi pemegang polis.Program ini diciptakan untuk menghindari kerugian yang lebih besar kepada pemegang polis apabila Jiwasraya dilikuidasi atau dipailitkan.

Tribunnews.com /27-04-2021

Regulasi & Makro Ekonomi

Holding Asuransi Berikan Nilai Lebih

Keberadaan perusahaan induk atau holding asuransi BUMN dinilai akan memberikan nilai lebih, karena dapat melaksanakan program strategis secara terintegrasi. Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia Toto Pranoto mengatakan bahwa keberadaan holding asuransi BUMN akan meningkatkan profit konsolidasi, karena mampu mengintegrasikan sejumlah langkah strategis. Penanganan persoalan Jiwasraya dengan mengalihkan pengelolaan nasabah ke IFG Life juga akan lebih prospektif dengan kehadiran holding asuransi BUMN. Indonesia Financial Group (IFG) sendiri memastikan perusahaan asuransi BUMN akan dikelola secara lebih baik dengan mengedepankan manajemen risiko, GCG, dan memperkuat analisis berbasis data. Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga berharap transformasi yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pihaknya secara terus menerus akan menjadi dasar kuat bagi perusahaan asuransi pelat merah.

Bisnis Indonesia, hal. 4 / 28-04-2021

Tata Kelola Industri Asuransi Harus Diperkuat

Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan kepada perusahaan asuransi agar terus menjaga standar layanan dan tata kelola yang baik atau good corporate governance. Direktur Pengawasan Asuransi dan BPJS Kesehatan OJK Supriyono mengatakan bahwa isu tata kelola perusahaan yang baik menemukan relevansinya saat ini karena dampak dari pandemi. pengamat asuransi dan dosen MM-Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Kapler A. Marpaung mengatakan bahwa UU 40/2014 tentang Perasuransian mengamanatkan pembentukan LPP 3 tahun setelah aturan itu berlaku.

Bisnis Indonesia, hal. 12 / 28-04-2021

OJK: Tata Kelola Bermasalah Pemicu Kasus Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti tata kelola yang bermasalah menjadi pemicu terjadinya kasus-kasus pada sejumlah perusahaan asuransi. Selain itu, regulator juga menyoroti optimalisasi peran pengawasan komisaris, independensi perusahan dalam suatu konglomerasi, hingga transparansi dalam penerapan tata kelola yang baik. Direktur Pengawasan Asuransi OJK Supriyono menyampaikan, tata kelola baik suatu perusahaan atau good corporate governance (GCG) menemukan relevansinya ketika perusahaan menemui suatu krisis ketika pandemi Covid-19. Untuk mempertegas bobot dalam GCG tersebut, OJK melalui POJK 28/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan bagi Jasa Keuangan Non-Bank, menempatkan tata kelola sebagai tolok ukur pertama. Setelah itu, baru dilakukan penilaian terhadap profil risiko, rentabilitas, permodalan dan akses ke pendanaan.

Investor Daily, hal. 23 / 28-04-2021

[Foto] GCG Industri Asuransi

Direktur Pengawasan Asuransi dan BPJS Kesehatan OJK Supriyono, pengamat asuransi dan dosen MM-Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Kapler A. Marpaung, Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya R. Mahelan Prabantarikso, dan Wakil Pemred Bisnis Indonesia Fahmi Achmad saat webinar bertema Penerapan Good Corporate Governance di Industri Asuransi di Jakarta, Selasa (27/4).

Bisnis Indonesia, hal. 3 / 28-04-2021

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.485

IHSG (per 27 April 2021)

   5.959,62

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Warta Kota, Bisnis.com, Beritasatu.com, Cnbcindonesia.com, Harianhaluan.com, Kontan.co.id, Liputan6.com, Neraca.co.id, Republika.co.id, Tribunnews.com, Wartaekonomi.co.id,

DOWNLOAD PDF