AAJI Daily News - 11 November 2020


Tanggal terbit (11 / 11 / 2020)

Rabu, 11 November 2020

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Lima Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi, Ada Prudential hingga Manulife
  2. Lima Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi, Ada Prudential hingga Manulife
  3. Ada 5 Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi Lho! Berikut Rinciannya
  4. Jiwasraya Lepas Citos, Raih Rp 2,2 Triliun
  5. Bunga Polis Nasabah Menambah Beban Jiwasraya
  6. BRI Life Optimistis Tumbuh Sustainable
  7. Jiwasraya Dapat Dana Segar
  8. Banyak Kasus Gagal Bayar Asuransi, Pemerintah Harus Beri Contoh Penanganan
  9. Duh! Jiwasraya Sebut Dana Rp2,1 Triliun Hasil Jual Citos Ternyata Sudah Habis
  10. Aliran Dana ke Prudential Tanpa Sepengetahuan Winda
  11. Jiwasraya Kantongi Rp 2 Triliun Jual Citos ke BUMN
  12. Winda Lunardi Respons soal Aliran Dana ke Prudential
  13. Ombudsman Minta Kejaksaan Pisahkan Sub Rekening Efek Nasabah WanaArtha
  14. Soal Subrekening Nasabah WanaArtha, Begini Saran Ombudsman
  15. Liabilitas Jiwasraya naik jadi Rp 54,5 triliun pada kuartal III-2020, ini penyebabnya
  16. Jual Citos, Jiwasraya dapat Rp 2,1 T untuk bayar polis tradisional dan saving plan
  17. Winda Lunardi Tanggapi Janggalnya Aliran Dana ke Prudential yang Dituduhkan Hotman Paris
  18. In Picture: Mantan Dirut PT Jiwasraya Kembali Diperiksa
  19. Ombudsman Minta Pisahkan Rekening Efek Nasabah WanaArtha
  20. HUT ke-33, BRI Life Jaga Kinerja di Tengah Pandemi
  21. Kejaksaan Diminta Perhatikan Nasabah WanaArtha
  22. Kuasa Hukum Maybank Beri Rincian Aliran Dana Nasabahnya yang Raib
  23. [Foto] Penanganan Gagal Bayar Asuransi
  24. Gagal Bayar Asuransi Jiwa Dimulai Dari Jiwasraya
  25. Asuransi Syariah Dinilai Lebih Transparan dan Adil
  26. Mau Beli Polis Asuransi Syariah? Perhatikan Dulu 4 Hal Ini

TENTANG AAJI

Lima Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi, Ada Prudential hingga Manulife

PT Prudential Life Assurance tercatat sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan perolehan premi tertinggi pada kuartal III/2020, yakni Rp16,06 triliun. PT Asuransi Allianz Life Indonesia menempati posisi kedua dengan perolehan premi kuartal III/2020 senilai Rp10,86 triliun. PT AIA Financial menempati posisi ketiga dengan capaian premi kuartal III/2020 senilai Rp9,73 triliun. PT AXA Mandiri Financial Services di posisi keempat dengan capaian premi kuartal III/2020 Rp7,72 triliun. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia di posisi kelima dengan perolehan premi kuartal III/2020 senilai Rp6,12 triliun.

Bisnis.com / 09-11-2020

Lima Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi, Ada Prudential hingga Manulife

PT Prudential Life Assurance tercatat sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan perolehan premi tertinggi pada kuartal III/2020, yakni Rp16,06 triliun. PT Asuransi Allianz Life Indonesia menempati posisi kedua dengan perolehan premi kuartal III/2020 senilai Rp10,86 triliun. PT AIA Financial menempati posisi ketiga dengan capaian premi kuartal III/2020 senilai Rp9,73 triliun. PT AXA Mandiri Financial Services di posisi keempat dengan capaian premi kuartal III/2020 Rp7,72 triliun. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia di posisi kelima dengan perolehan premi kuartal III/2020 senilai Rp6,12 triliun.

Matain.id / 09-11-2020

Ada 5 Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Premi Tertinggi Lho! Berikut Rinciannya

PT Prudential Life Assurance tercatat sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan perolehan premi tertinggi pada kuartal III/2020, yakni Rp16,06 triliun. PT Asuransi Allianz Life Indonesia menempati posisi kedua dengan perolehan premi kuartal III/2020 senilai Rp10,86 triliun. PT AIA Financial menempati posisi ketiga dengan capaian premi kuartal III/2020 senilai Rp9,73 triliun. PT AXA Mandiri Financial Services di posisi keempat dengan capaian premi kuartal III/2020 Rp7,72 triliun. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia di posisi kelima dengan perolehan premi kuartal III/2020 senilai Rp6,12 triliun.

Bisnismuda.id / 09-11-2020

INDUSTRI & ASURANSI

Jiwasraya Lepas Citos, Raih Rp 2,2 Triliun

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) secara bertahap melepas aset pusat perbelanjaan Citos di Jakarta Selatan dan memperoleh dana segar untuk membayar klaim dan operasional. Direktur Keuangan Jiwasraya Farid Azhar Nasution menjelaskan, perusahaan menjual Citos Rp2,2 triliun. Hingga kini perusahaan mengantongi Rp2,1 triliun dari penjualan itu. Sisa pembayaran Rp100 miliar akan dilunasi pada 2022.

Kompas / 11-11-2020 Hal. 11

Bunga Polis Nasabah Menambah Beban Jiwasraya

Hingga kuartal tiga 2020, liabilitas PT Asuransi Jiwasraya mencapai Rp54,5 triliun atau naik 3,02% dibandingkan realisasi per Mei 2020 senilai Rp52,9 triliun. Uang Jiwasraya yang jatuh tempo hingga September juga sudah menyentuh Rp19,1 triliun. Sekretaris Perusahaan Jiwasraya Kompyang Wibisana mengungkapkan, kenaikan liabilitas itu karena beban bunga juga meningkat. Demi memperbaiki kondisi keuangan yang carut-marut, pemerintah membentuk IFG Life sebagai perusahaan pengganti Jiwasraya. Pemerintah juga menyetujui PMN Rp22 triliun.

Kontan / 11-11-2020 Hal. 10

BRI Life Optimistis Tumbuh Sustainable

Direktur Utama Asuransi BRI Life Iwan Pasila mengatakan pandemi Covid-19 telah memengaruhi masa depan usaha secara global. Meski lebih sulit, dengan kebersamaan dan dukungan induk perusahaan, yakni Bank BRI, Iwan yakin BRI Life akan tumbuh sustainable di masa depan. Iwan menambahkan bahwa kondisi saat ini merupakan saat yang tepat untuk proses bisnis yang ada. Pihaknya mencoba berubah hingga proses bisnis bisa lebih linier dan lebih efisien. Saat ini kesempatan membuat proses yang lebih slim dan agile.

Media Indonesia / 11-11-2020 Hal. 9

Jiwasraya Dapat Dana Segar

Kementerian BUMN menyampaikan hasil penjualan pusat perbelanjaan Citos menjadi hak PT Asuransi Jiwasraya (Persero) selaku pemilik Citos. Jiwasraya mendapat Rp2,1 triliun dari hasil penjualan Citos. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, hasil penjualan Citos juga langsung diterima dan dipergunakan Jiwasraya. Penjualan Mal Citos merupakan rencana penjualan aset-aset miliki Jiwasraya dalam upaya penyelamatan perusahaan tersebut. Arya juga sempat mengatakan, ada rencana pembelian-pembelian aset.

Republika / 11-11-2020 Hal. 9

Banyak Kasus Gagal Bayar Asuransi, Pemerintah Harus Beri Contoh Penanganan

Pemerintah dinilai harus memberikan contoh penanganan dari rentetan kasus gagal bayar asuransi yang ada, salah satunya dengan merealisasikan suntikan dana kepada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan menyelesaikan kondisi keuangannya. Dosen Program MM-Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Kapler A. Marpaung menjelaskan bahwa kasus gagal bayar yang menimpa perusahaan BUMN menjadi preseden buruk bagi pemerintah dalam mengelola bisnis pelat merah.

Bisnis.com / 10-11-2020

Duh! Jiwasraya Sebut Dana Rp2,1 Triliun Hasil Jual Citos Ternyata Sudah Habis

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah memperoleh Rp2,1 triliun dari penjualan pusat perbelanjaan Cilandak Town Square. Sekretaris Perusahaan Jiwasraya Kompyang Wibisana menjabarkan bahwa pihaknya sudah menggunakan uang itu untuk sejumlah pembayaran klaim. Hingga saat ini, transaksi Citos baru mencapai Rp2,1 triliun dari total nilai penjualan Rp2,2 triliun, atau baru 95 persen. Sisa Rp100 miliar lagi akan dibayarkan pada 2022.

Bisnis.com / 10-11-2020

Aliran Dana ke Prudential Tanpa Sepengetahuan Winda

Kuasa hukum Winda Lunardi, Joey Pattinasarany memastikan kliennya tidak mengetahui adanya aliran dana dari rekening pribadinya untuk pembelian polis asuransi PT Prudential Life Assurance. Menurut Joey, pembelian polis tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan kliennya. Sebab, Winda hanya membuka tabungan di Maybank Cipulir tanpa buku tabungan dan ATM, ia hanya menerima laporan rekening koran saja. Joey melanjutkan, kliennya baru menyadari ternyata semua rekening koran selama ini yang terdapat jumlah saldonya adalah palsu.

Cnbcindonesia.com / 10-11-2020

Jiwasraya Kantongi Rp 2 Triliun Jual Citos ke BUMN

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dipastikan akan memperoleh dana sebesar Rp 2,1 triliun dari penjualan pusat perbelanjaan Cilandak Town Square atau Citos. Aset dijual dalam rangka menyelesaikan masalah pengembalian dana nasabah. Dirinya menerangkan, BUMN perasuransian tersebut sejak tahun lalu mencari cara untuk mempertahankan perusahaan. Penjualan aset Citos merupakan salah satu upaya yang dilakukan. Namun dia menegaskan bahwa saat ini penjualan aset Citos baru berupa PPJB.

Detik.com / 10-11-2020

Winda Lunardi Respons soal Aliran Dana ke Prudential

Atlet e-Sport Winda Lunardi merespons kejanggalan yang diungkapkan pihak Maybank terkait pembayaran bunga dari bank lain hingga aliran dana ke Prudential. Winda mengaku sama sekali tidak melakukan transaksi tersebut. Ia juga mengatakan, transaksi itu tanpa sepengetahuan dan persetujuannya. Menurut Winda di Maybank membuka tabungan tanpa buku tabungan dan ATM, namun hanya laporan rekening koran. Pada kesempatan yang sama, pengacara Winda, Joey Pattinasarany mengatakan pada kliennya tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan oknum Maybank.

Detik.com / 10-11-2020

Ombudsman Minta Kejaksaan Pisahkan Sub Rekening Efek Nasabah WanaArtha

Anggota Ombudsman Alamsyah Saragih mengatakan, kejaksaan harus melakukan mitigasi atas proses hukum yang bisa berdampak pada orang lain yang tidak terkait sehingga aset -aset pada proses hukum bisa dipisahkan dari aset lain yang tidak terkait. Ia berharap kejaksaan membuat kerangka mitigasi terhadap kasus yang berdampak pada orang banyak seperti ini, Kejaksaan bisa menganalisis aset mana yang perlu dibekukan, apakah rekening efek masuk dalam bagian yang disita atau bukan.

Investor.id / 10-11-2020

Soal Subrekening Nasabah WanaArtha, Begini Saran Ombudsman

Ombudsman RI meminta Kejaksaan Agung menganalisis pembekuan rekening WanaArtha Life dan mengumumkan hasilnya ke publik terkait aliran dana Jiwasraya. Anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih mengatakan, semestinya Kejaksaan melakukan mitigasi atas proses hukum bisa berdampak pada orang lain yang tidak terkait, sehingga aset-aset yang tak terkait bisa dipisahkan. Dia menilai kasus ini merugikan banyak pihak. Karena itu, kejaksaan penting membuat kerangka mitigasi, sebelum menentukan aset mana yang perlu dibekukan.

Jpnn.com / 10-11-2020

Liabilitas Jiwasraya naik jadi Rp 54,5 triliun pada kuartal III-2020, ini penyebabnya

Seiring berjalannya waktu, kewajiban atau liabilitas PT Asuransi Jiwasraya terus menanjak. Hingga kuartal tiga 2020, liabilitas perusahaan asuransi pelat merah itu mencapai Rp 54,5 triliun atau naik 3,02% dibandingkan realisasi per Mei 2020 senilai Rp 52,9 triliun. Sekretaris Perusahaan Jiwasraya Kompyang Wibisana mengungkapkan, kenaikan liabilitas itu karena beban bunga juga meningkat. Namun ia tidak mengungkapkan, beban bunga itu apakah dari polis Saving Plan atau tradisional.

Kontan.co.id / 10-11-2020

Jual Citos, Jiwasraya dapat Rp 2,1 T untuk bayar polis tradisional dan saving plan

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) kantongi dana senilai Rp 2,1 triliun dari penjualan Cilandak Town Square (Citos) Mall. Tersisa Rp 100 miliar yang belum dibayarkan oleh PT BPUI atau IFG sebagai pembeli Citos. Seperti diketahui, penjualan Citos merupakan bagian upaya penyelamatan Jiwasraya. Ini tidak lepas, kondisi keuangan perusahaan yang kian sulit akibat kesalahan dalam pengelolaan investasi saham dan reksadana.

Kontan.co.id / 10-11-2020

Winda Lunardi Tanggapi Janggalnya Aliran Dana ke Prudential yang Dituduhkan Hotman Paris

Atlet Esport Winda Lunardi menangggapi pernyataan Hotman Paris terkait raibnya uang sekitar Rp 22 miliar dari rekening Maybank. Winda dengan tegas membantah bahwa semua transaksi yang disebutkan Hotman, dilakukan tanpa izin dirinya. Ia memastikan dirinya tidak melakukan otorisasi darinya untuk untuk melakukan transaksi-transaksi tersebut, termasuk transaksi  ke asuransi Prudential. Menurut Winda, di Maybank membuka tabungan tanpa buku tabungan dan ATM, namun hanya laporan rekening koran.

Pikiran-rakyat.com / 10-11-2020

In Picture: Mantan Dirut PT Jiwasraya Kembali Diperiksa

Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim kembali menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/11). Terpidana kasus korupsi di perusahaan asuransi pelat merah ini diperiksa untuk kelanjutan kasus megakorupsi tersebut.

Republika.co.id / 10-11-2020

Ombudsman Minta Pisahkan Rekening Efek Nasabah WanaArtha

Ombudsman Republik Indonesia meminta Kejakgung menganalisis pembekuan rekening efek nasabah WanaArtha Life dan mengumumkan hasilnya ke publik terkait aliran dana Jiwasraya. Menurut anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih, Kejaksaan Agung bisa menganalisis, aset mana yang perlu dibekukan, apakah subrekening efek nasabah WanaArtha masuk dalam bagian yang disita atau bukan.

Republika.co.id / 10-11-2020

HUT ke-33, BRI Life Jaga Kinerja di Tengah Pandemi

PT Asuransi BRI Life menyambut hari jadinya yang ke-33 dengan menggelar beragam lomba seperti virtual run, virtual walk, virtual bike, BRI Life Idol, serta fotografi yang diikuti karyawan BRI Life dan terbuka untuk umum. Dengan mengambil tema ‘Bergerak Maju dengan Satu BRILiaN’, seluruh kegiatan telah dimulai pada 6 Oktober 2020 hingga 1 November 2020. Direktur Utama Asuransi BRI Life Iwan Pasila mengatakan jika sekarang adalah waktu yang tepat memperbaiki proses bisnis yang ada. Pihaknya mencoba berubah sehingga proses bisnis bisa lebih linier dan lebih efisien.

Sindonews.com / 10-11-2020

Kejaksaan Diminta Perhatikan Nasabah WanaArtha

Anggota Ombudsman Alamsyah Saragih, Kejaksaan Agung bisa menganalisis, aset mana yang perlu dibekukan. Apakah subrekening efek nasabah WanaArtha masuk dalam bagian yang disita atau bukan. Ia menilai Kejaksaan Agung semestinya melakukan mitigasi atas proses hukum yang bisa berdampak pada orang lain yang tidak terkait. Jadi, aset-aset yang terkait proses hukum bisa dipisahkan dari aset lain yang tidak terkait. Ia berharap Kejaksaan Agung membuat kerangka mitigasi terhadap kasus yang berdampak pada orang banyak seperti ini.

Validnews.id / 10-11-2020

Kuasa Hukum Maybank Beri Rincian Aliran Dana Nasabahnya yang Raib

Kuasa Hukum Maybank Indonesia, Hotman Paris, menjelaskan adanya kejanggalan soal aliran dana dari rekening Winda Lunardi yang uangnya raib sebesar Rp22 miliar. Menurutnya, ada aliran dana sebesar Rp6 miliar dialihkan ke beberapa sumber. Sementara, Head of Financial Crime Compliance and National Anti-Fraud Maybank Indonesia, Nehemia Andiko, menjelaskan bahwa aliran dana Rp6 miliar itu dialihkan ke perusahaan asuransi yakni ke Prudential untuk pembelian polis atas nama Winda.

Wartaekonomi.co.id / 10-11-2020

[Foto] Penanganan Gagal Bayar Asuransi

Perusahaan menyatakan telah menerima pembayaran hasil penjualan pusat belanja Citos. Kendati demikian, perusahaan akan menerima Rp100 miliar atau sisa pembayaran atas penjualan aset pada 2021. Transaksi pertama dilakukan pada 2018 senilai Rp1,4 triliun sebagai uang muka. Setelah itu, transaksi kedua terjadi pada Maret 2020 senilai Rp700 miliar, yang diantaranya digunakan untuk membayar klaim tradisional senilai Rp470 miliar. Artinya, saat ini Jiwasraya sudah menerima sekitar 95% dana dari hasil penjualan Citos.

Bisnis Indonesia / 11-11-2020 Hal. 22

Gagal Bayar Asuransi Jiwa Dimulai Dari Jiwasraya

Utang klaim Jiwasraya hingga September 2020 senilai Rp19,38 triliun. Saking tingginya nilai tersebut, bahkan membuat nilai total suntikan modal pemerintah mengoperasikan IFG- perusahaan holding guna menyelesaikan gagal bayar Jiwasraya tak signifikan. Pencairan dana dilakukan bertahap, yakni Rp12 triliun pada 2021 dan Rp10 triliun pada 2022. Perusahaan pun telah menjual Citos yang pencairan dananya tersisa Rp100 miliar pada 2021. Uang tersebut digunakan Jiwasraya untuk menyelesaikan sejumlah utangnya. Sayangnya, dana hasil penjualan tersebut kini sudah seret.

Bisnis Indonesia / 11-11-2020 Hal. 22

Regulasi & Makro Ekonomi

Asuransi Syariah Dinilai Lebih Transparan dan Adil

Di tengah meningkatnya kebutuhan proteksi jiwa dan kesehatan selama pandemi Covid-19, produk asuransi Syariah jadi salah satu alternatif yang bisa dipilih nasabah. Konsep keadilan dan transparansi dalam produk syariah menjadi keunggulan yang bisa menarik minat nasabah berasuransi. Berdasarkan prinsip syariah, pengelolaan kontribusi atau iuran dilakukan untuk saling menolong dan melindungi, antara lain dengan memberikan penggantian ke pemegang polis karena risiko yang diderita pemegang polis. Konsep ini berbeda dengan asuransi konvensional.

Kompas / 11-11-2020 Hal. 11

Mau Beli Polis Asuransi Syariah? Perhatikan Dulu 4 Hal Ini

Direktur & Chief Employee Benefit and Syariah Distribution Manulife Karjadi Pranoto mengatakan, produk asuransi syariah belakangan sangat diminati masyarakat. Namun sebelum membuka asuransi, kamu perlu mengetahui beberapa hal terlebih dahulu. Deputi Direktur Industri Keuangan Non-Bank Syariah, Otoritas Jasa Keuangan, Rina C. Yuliani bilang, setidaknya ada empat hal yang perlu kamu perhatikan: 1. Lihat izin di OJK, 2. Pelajari dan isi formulir kepesertaan sendiri, 3. Baca aturan secara seksama, 4. Tanyakan bila kurang paham.

Kompas.com / 10-11-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.058

IHSG (per 10 November 2020)

   5.462,74

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Kompas, Kontan, Media Indonesia, Republika, Bisnis.com, Bisnismuda.id, Cnbcindonesia.com, Detik.com, Investor.id, Jpnn.com, Kompas.com, Kontan.co.id, Matain.id, Pikiran-rakyat.com, Republika.co.id, Sindonews.com, Validnews.id, Wartaekonomi.co.id.

DOWNLOAD PDF