AAJI Daily News - 6 Oktober 2020


Tanggal terbit (06 / 10 / 2020)

Selasa, 6 Oktober 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. [Foto] Rencana Penyehatan Jiwasraya
  2. Nasabah Jiwasraya Nantikan Skema Cicilan yang Detail dan Logis
  3. [Foto] Kasus Gagal Bayar Jiwasraya
  4. Skema Pamungkas Selamatkan Jiwasraya
  5. Dirut Ungkap Mekanisme Penyelamatan Polis Nasabah Jiwasraya
  6. Pemerintah menyuntikkan $1,5 miliar untuk menyelamatkan Jiwasraya
  7. Kemarin, Penyelamatan polis Jiwasraya hingga perkuat industri baja
  8. DPR Dorong Nasabah Polisikan Penggelapan di WanaArtha
  9. Imbas Kasus Jiwasraya: Tak Hanya Nasabah, Pemerintah Juga ‘Sakit’
  10. Sudah SP3, Pengamat: OJK Harus Konsisten Beri Sanksi bagi Bumiputera!
  11. Mau Disuntik Rp22 T, Ini Kisah Mengagetkan Terdakwa Jiwasraya
  12. Terungkap! WanaArtha Pegang Saham 4 Emiten Ini 5% Lebih
  13. Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dkk Dipanggil Jadi Saksi Tersangka Korporasi
  14. DPR Dukung Nasabah dalam Kasus Gagal Bayar WanaArtha
  15. Restrukturisasi Jiwasraya, Prioritas Penyelamatan Nasabah Tradisional
  16. Lunasi Polis Nasabah, Ini Skema yang Ditawarkan Bos Jiwasraya
  17. Suntikan Rp 22 Triliun untuk Jiwasraya yang Tuai Kritik…
  18. Kasus Gagal Bayar WanaArtha Diminta Tak Dilimpahkan ke Jiwasraya
  19. Anggota DPR RI Dorong Nasabah Laporkan Penggelapan di WanaArtha
  20. Asuransi Syariah Ketiban Berkah
  21. Pasar Asuransi Syariah Kecil, Sri Mulyani Bidik Milenial

INDUSTRI & ASURANSI

[Foto] Rencana Penyehatan Jiwasraya

Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa terdapat kesalahpahaman di Sebagian masyarakat terkait dengan penanaman modal untuk penyehatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang kerap dinilai sebagai bail out, padahal bail in.

Bisnis Indonesia / 06-10-2020 Hal. 15

Nasabah Jiwasraya Nantikan Skema Cicilan yang Detail dan Logis

Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menantikan skema cicilan tunggakan klaim polis yang detail dan logis, setelah dinyatakan bakal dikembalikan sepenuhnya. Walaupun ada rasa keberatan akan skema tersebut, nasabah turut mengapresiasi proses penyelamatan polis tersebut. Nasabah Jiwasraya Lee Kang Hyun menyampaikan, pihaknya baru mendapat kabar skema penyelamatan dari berbagai pemberitaan. Menurut dia, skema yang disampaikan samar dan perlu disampaikan dengan detail dan logis.

Investor Daily / 06-10-2020 Hal. 23

[Foto] Kasus Gagal Bayar Jiwasraya

Audit BPK menyebutkan, kerugian negara akibat gagal bayar Jiwasraya senilai Rp16,8 triliun. Pemerintah akan menyuntikkan Rp22 triliun ke PT BPUI sebagai bagian dari penyelamatan Jiwasraya.

Kontan / 06-10-2020 Hal. 10

Skema Pamungkas Selamatkan Jiwasraya

Kementerian BUMN turun tangan menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terlilit kasus gagal bayar tunggakan klaim nasabah pemegang polis JS Saving Plan. Opsi penyelamatan dengan skema bail-in dinilai sebagai jalan keluar. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan skema ini memungkinkan pemerintah sebagai pemegang saham menyuntikkan modal Ketika perusahaan merugi. Pemerintah akan menugasi PT BPUI membentuk usaha baru bernama IFG Life yang bertugas menampung polis nasbah Jiwasraya yang haknya belum dibayarkan sejak 2018.

Koran Tempo / 06-10-2020 Hal. 12

Dirut Ungkap Mekanisme Penyelamatan Polis Nasabah Jiwasraya

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko mengatakan, penyelamatan ada dua tahap. Pertama dilakukan di Jiwasraya, nanti akan diikuti dengan pemindahan atau pengalihan seluruh polis Jiwasraya menjadi polis IFG Life. Untuk polis tradisional, nanti akan diselesaikan dalam bentuk penyesuaian manfaat polis yang diterima oleh pemegang polis. Sementara untuk polis JS Saving Plan, yaitu dalam bentuk pemenuhan seluruh atau 100 persen nilai tunai polis dengan cara dicicil bertahap setiap akhir tahun tanpa bunga dalam jangka waktu yang Panjang.

HE Neraca / 06-10-2020 Hal. 5

Pemerintah menyuntikkan $1,5 miliar untuk menyelamatkan Jiwasraya

Pemerintah dan DPR telah menyetujui suntikan modal negara sebesar Rp 22 triliun (US$1,49 miliar) untuk menyelamatkan perusahaan asuransi milik negara PT Asuransi Jiwasraya. Direktur Utama perusahaan asuransi milik negara PT BPUI Robertus Biliteus mengatakan, dana tersebut akan disuntikkan ke BPUI dalam dua tahap. Pemerintah akan menyuntikkan Rp 12 triliun pada 2021 dan sisanya Rp 10 triliun pada 2022, dengan dana tersebut akan digunakan untuk membentuk perusahaan asuransi jiwa milik negara baru, yaitu IFG Life.

The Jakarta Post / 06-10-2020 Hal. 1

Kemarin, Penyelamatan polis Jiwasraya hingga perkuat industri baja

Beberapa informasi menghiasi pemberitaan sektor ekonomi; 1) Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko menjabarkan mekanisme penyelamatan polis nasabah Jiwasraya seiring pemberian PMN oleh pemerintah kepada PT BPUI senilai Rp22 triliun. 2) Pemerintah menjamin RUU Cipta Kerja memprioritaskan pelaku UMKM terkait kemudahan perizinan dan bagi pekerja menyangkut kepastian pesangon. 3) Kemenperin terus berupaya memperkuat industri baja nasional dengan mewujudkan negara mandiri dari impor komoditas tersebut di tengah andemic COVID-19.

Antaranews.com / 05-10-2020

DPR Dorong Nasabah Polisikan Penggelapan di WanaArtha

Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto mendorong para nasabah WanaArtha Life untuk melaporkan dugaan penggelapan yang dilakukan perusahaan asuransi kepada pihak berwenang, baik itu kepolisian ataupun kejaksaan. Wihadi menilai pihak WanaArtha seakan berlindung di balik penyitaan aset Benny Tjokrosaputro dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang seakan penyitaan tersebut adalah sumber dari gagal bayar WanaArtha kepada nasabahnya.

Beritasatu.com / 05-10-2020

Imbas Kasus Jiwasraya: Tak Hanya Nasabah, Pemerintah Juga ‘Sakit’

Kasus yang mendera asuransi milik negara PT Asuransi Jiwasraya (Persero) kini memasuki babak baru setelah pemerintah memutuskan menyuntik dana senilai Rp22 triliun. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan dari kerugian lebih dari Rp37 triliun, negara menyuntikkan dana Rp22 triliun. Dia menyebutkan suntikan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah selaku pemegang saham atau pemilik Jiwasraya. Ia mengatakan jika nasabah sakit [dengan kasus ini] karena harus dicicil [pembayaran klaimnya], pemerintah juga sakit karena harus melakukan itu [suntikan dana].

Bisnis.com / 05-10-2020

Sudah SP3, Pengamat: OJK Harus Konsisten Beri Sanksi bagi Bumiputera!

Pengamat asuransi dan Mantan Komisaris Bumiputera Irvan Rahardjo menilai bahwa OJK harus tetap menjalankan peraturan yang berlaku, termasuk terkait sanksi administrasi bagi perusahaan asuransi. Dalam kasus Bumiputera ini, OJK harus menjalankan dua ketentuan. Pertama yakni Peraturan OJK (POJK) 17/2017 tentang Prosedur dan Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Perasuransian. Hal serupa pun diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 87/2019 tentang Perusahaan Asuransi Berbentuk Usaha Bersama.

Bisnis.com / 05-10-2020

Mau Disuntik Rp22 T, Ini Kisah Mengagetkan Terdakwa Jiwasraya

Pemerintah melalui Kementerian BUMN akhirnya memilih skema penyuntikan modal Rp 22 triliun untuk menyelamatkan Jiwasraya. BPK menghitung potensi kerugian negara akibat kerugian dan kelalaian investasi di Jiwasraya mencapai Rp 16,8 triliun. Dari sisi kasus hukum, proses terus berjalan di mana sudah ada enam terdakwa kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Selain para terdakwa yang sudah mendapatkan tuntutan (2 lagi belum) dari JPU, Kejagung juga sudah menetapkan tersangka baru yakni 13 perusahaan MI dan 1 pejabat OJK.

Cnbcindonesia.com / 05-10-2020

Terungkap! WanaArtha Pegang Saham 4 Emiten Ini 5% Lebih

Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia dari data Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI) pada 26 Februari 2020, Wanaartha Life memiliki kepemilikan di atas 5% pada empat perusahaan terbuka. Namun, investasi tersebut tidak ditempatkan pada emiten lapis utama bahkan ditempatkan cenderung ke saham-saham yang tidak memiliki likuiditas. Berikut portofolio Wanaartha dengan di saham dengan kepemilikan di atas 5%. Portofolio Wanaartha terbesar pada emiten di atas 5% ditempatkan di PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) dengan porsi kepemilikan 13,86%.

Cnbcindonesia.com / 05-10-2020

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dkk Dipanggil Jadi Saksi Tersangka Korporasi

Kejagung kembali memanggil 3 terdakwa untuk diperiksa dalam kasus Jiwasraya. Benny Tjokro beserta sejumlah komisaris lain kali ini diperiksa sebagai saksi untuk salah satu tersangka korporasi PT Corfina Capital. Terdakwa yang dipanggil untuk pemeriksaan hari ini ialah Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. Mereka dipanggil menjadi saksi untuk tersangka korporasi PT Corfina Capital.

Detik.com / 05-10-2020

DPR Dukung Nasabah dalam Kasus Gagal Bayar WanaArtha

Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto mendukung nasabah WanaArtha Life dalam tudingan kasus gagal bayar WanaArtha. Ia berujar, sebaiknya mereka membuat laporan kepada pihak berwenang agar persoalan tidak berlarut-larut dan menemui titik temu. Pihak Kejaksaan Agung pun menurut Wihadi tidak mungkin secara serampangan melakukan penyitaan aset para terdakwa. Salah satunya aset terdakwa Benny Tjokrosaputro yang ada di WanaArtha yang dijadikan alasan oleh WanaArtha atas gagal bayar mereka atas polis nasabah.

Gatra.com / 05-10-2020

Restrukturisasi Jiwasraya, Prioritas Penyelamatan Nasabah Tradisional

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menilai, program restrukturisasi yang diinisiasi pemerintah, bisa menyelamatkan pemegang polis, khususnya polis jenis tradisional. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan, per 31 Agustus 2020 saja jumlah pemegang polis Jiwasraya totalnya mencapai 2,63 juta orang dan lebih dari 90% dari total nasabah itu adalah pemegang polis program pensiunan dan masyarakat kelas menengah ke bawah. Jika tidak ada program penyelamatan polis, maka nasabah tradisional akan sangat terdampak.

Katadata.co.id / 05-10-2020

Lunasi Polis Nasabah, Ini Skema yang Ditawarkan Bos Jiwasraya

Restrukturisasi polis akan digunakan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk menangani kasus gagal bayar nasabah perseroan. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan, untuk polis tradisional, restrukturisasi yang akan dilakukan adalah penyesuaian terhadap nilai manfaat dan pengembangan. Pasalnya, berdasarkan hasil pendalaman konsultan yang digandengnya, pemegang polis dijanjikan hasil pengembangan yang jauh berada di atas rata-rata pasar. Oleh karenanya, Hexana memilih restrukturisasi nilai manfaat untuk pemegang polis tradisional.

Kompas.com / 05-10-2020

Suntikan Rp 22 Triliun untuk Jiwasraya yang Tuai Kritik...

Komisi VI DPR RI dan Kementerian BUMN bersepakat untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan memberikan suntikan modal melalui skema PMN senilai Rp 22 triliun. Keputusan DPR dan pemerintah ini mendapat kritikan dari sejumlah pihak salah satunya dari Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati. Menurut Enny, DPR dan pemerintah telah melakukan kejahatan berjemaah lantaran menyelesaikan kasus Jiwasraya melalui cara yang tidak beradab.

Kompas.com / 05-10-2020

Kasus Gagal Bayar WanaArtha Diminta Tak Dilimpahkan ke Jiwasraya

WanaArtha Life diminta untuk tidak mengambil kesempatan dari kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto mengatakan, pihak WanaArtha seakan ingin mempersalahkan pihak Kejaksaan Agung atas gagal bayar perusahaan mereka kepada nasabah. Pihak Kejaksaan Agung pun menurut Wihadi tidak mungkin secara serampangan melakukan penyitaan aset para terdakwa, salah satunya aset terdakwa Benny Tjokrosaputro yang ada di WanaArtha yang dijadikan alasan oleh WanaArtha atas gagal bayar mereka atas polis nasabah.

Suara.com / 05-10-2020

Anggota DPR RI Dorong Nasabah Laporkan Penggelapan di WanaArtha

Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto mendorong para nasabah WanaArtha Life untuk melaporkan dugaan penggelapan yang dilakukan perusahaan asuransi kepada pihak berwenang, baik itu kepolisian ataupun kejaksaan. Wihadi menilai pihak WanaArtha seakan berlindung di balik penyitaan aset Benny Tjokrosaputro dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang seakan penyitaan tersebut adalah sumber dari gagal bayar WanaArtha kepada nasabahnya.

Tribunnews.com / 05-10-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Asuransi Syariah Ketiban Berkah

Pengembangan industri asuransi umum berbasis Syariah menjadi salah satu poin penting dalam ratifikasi protokol ke-7 Asean Framework Agreement on Services (AFAS). Direktur AASI Erwin Noekman menilai bahwa protokol ke-7 dalam AFAS membawa pengaruh positif bagi industri Syariah nasional. Hal tersebut terjadi seiring dengan potensi kerja sama juga dari reasuransi Syariah di Kawasan. Dia menyebuy ratifikasi perjanjian ini bisa membuka kerja sama strategis di tingkat koporasi di Kawasan yang berimbas pada pertukaran pengetahuan dan kegiatan investasi.

Bisnis Indonesia / 06-10-2020 Hal. 15

Pasar Asuransi Syariah Kecil, Sri Mulyani Bidik Milenial

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ingin membidik kalangan milenial untuk meningkatkan pangsa pasar industri asuransi yariah di Indonesia. Rencananya, milenial yang akan digarap adalah mereka yang baru menjadi orang tua namun sudah memikirkan masa depan anak ke depan. Menurut Ani, pasar asuransi yariah sangat mungkin dikembangkan di Indonesia. Ia mengatakan jika secara market besar dan growing, ini potensial. Ada kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi jiwa, terutama anak-anak milenial yang jadi first time parent, yang mereka sadari.

Cnnindonesia.com / 05-10-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.800

IHSG (per 05 Oktober 2020)

   4.879,09

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Koran Tempo, HE Neraca, The Jakarta Post, Antaranews.com, Beritasatu.com, Bisnis.com, Cnbcindonesia.com, Detik.com, Gatra.com, Katadata.co.id, Kompas.com, Suara.com, Tempo.co, Tribunnews.com.

 

DOWNLOAD PDF