AAJI Daily News - 8 Mei 2020


Tanggal terbit (08 / 05 / 2020)

Jumat, 8 Mei 2020  

HEADLINE NEWS

  1. Kejaksaan Periksa Lima Saksi Kasus Jiwasraya
  2. Kejagung Periksa Eks Pejabat BEI-Karyawan Mayapada Terkait Kasus Jiwasraya
  3. Kepala PPATK: Kasus Jiwasraya Butuh Perhatian
  4. Asuransi Jiwa Manulife memperbesar digitalisasi di tengah pandemic
  5. Bisnis Allianz syariah mulai terpengaruh corona
  6. Kejagung Periksa 2 Petinggi BEI Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

INDUSTRI & ASURANSI

Kejaksaan Periksa Lima Saksi Kasus Jiwasraya

Tim jaksa penyidik di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI kembali melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi terkait kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Dua dari lima saksi itu merupakan Kepala Bagian Pemeriksaan Transaksi dan Lembaga Efek PT BEI periode 2015-2016 Slamet Riyadi, dan Kepala Subbagian Departemen Pengawasan Efek PT BEI periode 2015-2016 Nova Effendi.

Media Indonesia / 08-05-2020 Hal. 4

Kejagung Periksa Eks Pejabat BEI-Karyawan Mayapada Terkait Kasus Jiwasraya

Kejagung RI terus memeriksa secara maraton para saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi Jiwasraya. Hari ini Kejagung memeriksa lima saksi. Dua saksi merupakan mantan pejabat di Bursa Efek Indonesia dan satu merupakan pejabat di Bank Mayapada. Hari menjelaskan pemeriksaan para saksi dan tersangka dalam perkara ini masih tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan COVID-19.

Detik.com / 07-05-2020

Kepala PPATK: Kasus Jiwasraya Butuh Perhatian

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK) Dian Ediana Rae menyatakan, kasus korupsi Jiwasraya membutuhkan perhatian khusus. Ia mengatakan, dalam menangani kasus korupsi seperti Jiwasraya dan lainnya, semestinya penegak hukum tak hanya menargetkan pengembalian aset. Dian pun berharap ke depannya aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, dan Polri jeli dalam melihat adanya kemungkinan tindak pidana pencucian uang dalam setiap kasus korupsi.

Kompas.com / 07-05-2020

Asuransi Jiwa Manulife memperbesar digitalisasi di tengah pandemic

Pandemi Covid-19 membuat industri asuransi turut memasang strategi guna mempertahankan bisnisnya. Melihat hal tersebut, Chief Agency Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Jeffrey Kie mengatakan, sejak adanya pandemi Covid-19 seluruh agen telah melakukan digitalisasi dalam mendistribusikan produk, terlebih pada daerah zona merah. Dia menyebutkan, pihaknya telah menggenjot kinerja melalui kanal digital, serta memaksimalkan perlindungan kepada nasabah, karyawan maupun agen.

Kontan.co.id / 07-05-2020

Bisnis Allianz syariah mulai terpengaruh corona

PT Asuransi Allianz Life Indonesia mencatat pertumbuhan bisnis Allianz syariah stabil di kuartal pertama lalu. Tapi, bisnis syariah Allianz ini pun mulai terpengaruh Covid-19. Terlebih, daya beli hingga prioritas pasar turut berubah karena adanya perubahan situasi dan kebiasaan masyarakat.

Kontan.co.id / 07-05-2020

Kejagung Periksa 2 Petinggi BEI Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

Tim jaksa penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung memeriksa dua saksi dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2015-2016 terkait penyidikan kasus korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kedua saksi tersebut adalah Slamet Riyadi selaku Kepala Bagian Pemeriksaan Transaksi dan Lembaga Efek PT BEI periode 2015-2016 dan Nova Effendi selaku Kepala Sub Bagian pada Departemen Pengawasan Efek PT BEI periode 2015-2016.

Suara.com / 07-05-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.995

IHSG (per 06 Mei 2020)

  4.608,79

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Media Indonesia, Detik.com, Kompas.com, Kontan.co.id, Suara.com.

 

DOWNLOAD PDF