AAJI Daily News - 22 Januari 2020


Tanggal terbit (22 / 01 / 2020)

FM-CC-AAJI-06-001

Rabu, 22 Januari 2020 

HEADLINE NEWS

  1. Desakan Bentuk Lembaga Penjamin Polis Asuransi
  2. Gandeng Gojek Bayar Premi Sequis Life Bisa Via Go-Pay
  3. FWD Life Ajak Nasabah Merayakan Hidup Lewat Musik
  4. Lacak Aset Tersangka, Blokir, Lantas Sita
  5. Sequis Life Gandeng Gopay
  6. Tiga Panja Jiwasraya Tidak Akan Tumpang-tindih
  7. Garong Jiwasraya Semakin Ketar-ketir
  8. Penyelamatan Jiwasraya Perlu Waktu
  9. Bayar Premi Sequis Lewat Gadget
  10. Gagal Bayar Dera Jiwasraya
  11. Klaim Bengkak Rp 9,6 T, Bagaimana Bumiputera Membayarnya?
  12. Cara Unik FWD Life Edukasi Pentingnya Asuransi
  13. Bhinneka Life Luncurkan Layanan untuk Mudahkan Penutupan Polis
  14. Bhineka Life Gelar Roadshow Agency Kick Off di 8 Kota Indonesia
  15. Kerek premi, AJB Bumiputera akan rekrut 6.000 agen asuransi
  16. Keseruan Nasabah FWD Life Buka Tahun 2020 di FWD Unstoppable Music Bersama Kahitna
  17. Sequis luncurkan fitur pembayaran GoPay untuk pembelian premi secara digital
  18. Giliran PPATK Selisik 55.000 Transaksi Keuangan
  19. Presiden Diminta Bentuk Satgas Khusus Tangani Kasus Asuransi
  20. Kinerja Industri Asuransi Masih Positif
  21. Panja Industri Jasa Keuangan Resmi Dibentuk
  22. DPR Bentuk Panja Bahas Kasus Jiwasraya
  23. Parlemen Ikut Menelisik Kasus Industri Keuangan
  24. DPR Timbang Fungsi OJK
  25. PPATK Telusuri Aliran Dana
  26. PPATK Telusuri Aliran Dana Mencurigakan Jiwasraya
  27. Komisi XI DPR Kaji Pembubaran OJK
  28. PPATK Telusuri Aliran Dana Jiwasraya
  29. PPATK Telusuri Aliran Dana Mencurigakan Jiwasraya
  30. OJK Pastikan Industri Asuransi Tetap Tumbuh
  31. [Foto] Panja Pengawasan Kinerja Industri Jasa Keuangan
  32. [Foto] Panja Pengawasan Jasa Keuangan

TENTANG AAJI

1. Desakan Bentuk Lembaga Penjamin Polis Asuransi

Adanya persoalan di beberapa perusahaan asuransi jiwa, menuntut perubahan pada sistem asuransi. Apalagi Lembaga Penjamin Polis Asuransi belum terbentuk. Wakil Ketua Komisi XI DPR Eriko Sotarduga menyebutkan, sebaiknya ada kebijakan agar kasus seperti Jiwasraya tidak terjadi lagi. Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon juga sempat mengatakan, perusahaan asuransi jiwa lainnya akan terdampak kasus Jiwasraya apabila perusahaan tersebut tidak segera menyelesaikan masalahnya.

Gatra.com / 21-01-2020

INDUSTRI & ASURANSI

2. Gandeng Gojek Bayar Premi Sequis Life Bisa Via Go-Pay

PT Asuransi Jiwa Sequis Life resmi berkolaborasi dengan transportasi online, Gojek. Melalui pembayaran tersebut, pembayaran premi asuransi bisa menggunakan Go-Pay. Pembayaran tersebut merupakan layanan dari fitur baru yang diluncurkan Sequis Life dalam kanal asuransi Super You by Sequis Online. Fitur tersebut dibuat untuk melayani pembayaran premi pertama dan premi lanjutan dengan menggunakan Go-Pay.

Rakyat Merdeka / 22-01-2020, Hal 14

3. FWD Life Ajak Nasabah Merayakan Hidup Lewat Musik

Mengawali 2020, PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”), kembali mengajak nasabah di Jakarta untuk merayakan hidup melalui FWD Unstoppable Music bersama Kahitna. Kahitna menjadi penampilan terakhir sekaligus menjadi penutup rangkaian acara FWD Unstoppable Music kali ini. Chief Marketing Officer FWD Life, Maika Randini mengatakan, “FWD Life menggunakan pendekatan lifestyle (gaya hidup) dengan memaksimalkan passion. Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi dengan mendukung passion para nasabah. Mereka dapat bersenang-senang tanpa rasa khawatir karena adanya proteksi diri melalui asuransi.

Investor Daily / 22-01-2020 Hal. 19

4. Lacak Aset Tersangka, Blokir, Lantas Sita

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengincar aset-aset milik para tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono mengatakan, mungkin ada aset tanah yang akan diblokir lagi yang diduga milik tersangka Benny Tjokrosaputro. Tim penyidik saat ini masih mengejar perhitungan aset yang sudah diblokir dan akan disita. Sebab dikhawatirkan beberapa barang mengalami penyusutan nilai, misalnya kendaraan mewah.

Jawa Pos / 22-01-2020 Hal. 1&11

5. Sequis Life Gandeng Gopay

PT Asuransi Jiwa Sequis Life memperluas fitur pembayaran pada kanal digital Super You by Sequis Online. Kini pembayaran premi pertama dan premi lanjutan Sequis Life bisa dilakukan dengan menggunakan Go-Pay. Head of Digital Channel Sequis Life Evan Tanotogono mengatakan penambahan fitur instant payment menggunakan Go-Pay dimaksudkan agar Super You by Sequis Online dapat lebih dekat dan menjangkau masyarakat Indonesia di berbagai wilayah di Indonesia.

Kontan / 22-01-2020 Hal. 20

6. Tiga Panja Jiwasraya Tidak Akan Tumpang-tindih

Tiga Panitia Kerja (panja) yang kemarin dibentuk komisi III, VI dan IX DPR dipastikan tidak tumpang tindih. Setiap panja terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (persero) itu akan bekerja sesuai dengan bidang komisi. Ketua Komisi XI DPR, Dito Ganinduto mengatakan komisi IX sepakat membentuk pengawasan kinerja industri jasa keuangan. Panja Jiwasraya di komisi VI fokus untuk memetakan masalah dan memperoleh solusi atas gagal bayar nasabah.

Media Indonesia / 22-01-2020 Hal. 1

7. Garong Jiwasraya Semakin Ketar-ketir

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri ke mana saja dana Jiwasraya mengalir. Para garong di Jiwasraya pun semakin ketar-ketir. PPATK masih melakukan pemeriksaan dan analisis transaksi kelima tersangka yang sudah ditetapkan oleh Kejagung. Tak hanya itu, PPATK juga melihat keseluruhan transaksi korporasi Jiwasraya dan para pejabatnya.

Rakyat Merdeka / 22-01-2020 Hal. 1&9

8. Penyelamatan Jiwasraya Perlu Waktu

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri ke mana saja dana Jiwasraya mengalir. Para garong di Jiwasraya pun semakin ketar-ketir. PPATK masih melakukan pemeriksaan dan analisis transaksi kelima tersangka yang sudah ditetapkan oleh Kejagung. Tak hanya itu, PPATK juga melihat keseluruhan transaksi korporasi Jiwasraya dan para pejabatnya.

Republika / 22-01-2020 Hal. 9

9. Bayar Premi Sequis Lewat Gadget

PT Asuransi Jiwa Sequis Life memperluas fitur pembayaran pada kanal digital Super You by Sequis Online. Kini pembayaran premi pertama dan premi lanjutan Sequis Life bisa dilakukan dengan menggunakan Go-Pay. Head of Digital Channel Sequis Life Evan Tanotogono mengatakan penambahan fitur instant payment menggunakan Go-Pay dimaksudkan agar Super You by Sequis Online dapat lebih dekat dan menjangkau masyarakat Indonesia di berbagai wilayah di Indonesia.

Warta Kota / 22-01-2020 Hal. 11

10. Gagal Bayar Dera Jiwasraya

Kasus Jiwasraya merebak sejak Menteri BUMN dijabat Rini Soemarno mendapat laporan dari direktur yang baru ditunjuk pertengahan tahun 2018, Asmawi Syam. Laporan itu terkait adanya cadangan kerugian dalam jumlah besar yang belum dihapusbukukan dan dibiarkan OJK dan KAP. Rini lalu menugaskan BPKP melakukan audit ulang Desember 2018 dan ditemukan fraud pada sisi investasi. Sejak saat itu beredar nama-nama pelaku dan laporan keuangannya dikoreksi berakibat nilai kerugian 2019 membengkak menjadi Rp 13,6 triliun. Pasalnya kala itu, Jiwasraya terancam gagal bayar lantaran terjadi ketidakseimbangan aset dan kewajiban pada neraca perusahaan. Hingga akhirnya pada Oktober 2018, Asmawi mengumumkan perseroan gagal bayar polis untuk produk JS Saving Plan sebesar Rp 802 miliar.

Forum Keadilan / Ed. 13 Hal. 62-65

11. Klaim Bengkak Rp 9,6 T, Bagaimana Bumiputera Membayarnya?

Masalah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kembali mendapat sorotan publik di tengah persoalan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Direktur Utama AJB Bumiputera Dirman Pardosi mengatakan saat ini perusahaan masih berkutat menyelesaikan masalah likuiditas dan permodalan perusahaan untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Bahkan rencananya pembayaran akan dilakukan dengan mencicil kepada nasabah. Dirman mengatakan sumber dana untuk pembayaran klaim nasabah bisa beragam. Nilai yang akan dibayarkan juga terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan cash flow perusahaan.

Cnbcindonesia.com / 21-01-2020

12. Cara Unik FWD Life Edukasi Pentingnya Asuransi

Masyarakat Indonesia masih memiliki kesadaran yang rendah untuk memiliki produk asuransi. Berbagai upaya dilakukan perusahaan asuransi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi. Salah satunya dibuat oleh FWD Life Indonesia yang menggelar FWD Unstoppable Music. Event ini merupakan kampanye yang bertujuan mendukung nasabah mengejar passion mereka.

Dream.co.id / 21-01-2020

13. Bhinneka Life Luncurkan Layanan untuk Mudahkan Penutupan Polis

Perusahaan asuransi jiwa PT Bhinneka Life Indonesia meluncurkan berbagai layanan berbasis aplikasi digital dalam BLAT (Bhinneka Life Agency Tools). Aplikasi ini dapat digunakan oleh seluruh agen pemasaran Bhinneka Life untuk memperoleh update informasi program perusahaan dan perkembangan produksi agen pemasaran. Aplikasi ini juga memberikan kemudahan bagi agen pemasaran dalam proses penutupan polis nasabah secara digital sehingga menjadi lebih cepat dan praktis.

Kompas.com / 21-01-2020

14. Bhineka Life Gelar Roadshow Agency Kick Off di 8 Kota Indonesia

Mengawali tahun 2020 perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali menggelar event tahunan Agency Kick Off 2020. Kali ini serangkaian program Agency Kick Off 2020 diselenggarakan di delapan kota yaitu Bandung, Semarang, Lampung, Medan, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Jayapura. Program Agency Kick Off 2020 juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada agen pemasaran dalam upaya mencapai target-target yang telah dicanangkan perusahaan selama tahun 2020.

Kompas.com / 21-01-2020

15. Kerek premi, AJB Bumiputera akan rekrut 6.000 agen asuransi

Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menyiapkan berbagai strategi untuk membayarkan klaim ke pemegang polis. Salah satunya, dengan gencar memasarkan produk asuransi lewat kanal agen. AJB membutuhkan total 15.000 orang agen, dari saat ini 9.000 agen. Jadi, asuransi jiwa ini masih membutuhkan 6.000 agen tambahan untuk bisa menggenjot pendapatan premi perusahaan.

Kontan.co.id / 21-01-2020

16. Keseruan Nasabah FWD Life Buka Tahun 2020 di FWD Unstoppable Music Bersama Kahitna

Mengawali 2020, PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”), kembali mengajak nasabah di Jakarta untuk merayakan hidup melalui FWD Unstoppable Music bersama Kahitna. Kahitna menjadi penampilan terakhir sekaligus menjadi penutup rangkaian acara FWD Unstoppable Music kali ini. Chief Marketing Officer FWD Life, Maika Randini mengatakan, “FWD Life menggunakan pendekatan lifestyle (gaya hidup) dengan memaksimalkan passion. Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi dengan mendukung passion para nasabah. Mereka dapat bersenang-senang tanpa rasa khawatir karena adanya proteksi diri melalui asuransi.

Kontan.co.id / 21-01-2020

17. Sequis luncurkan fitur pembayaran GoPay untuk pembelian premi secara digital

PT Asuransi Jiwa Sequis Life memperluas fitur pembayaran pada kanal digital Super You by Sequis Online. Kini pembayaran premi pertama dan premi lanjutan Sequis Life bisa dilakukan dengan menggunakan Go-Pay. Head of Digital Channel Sequis Life Evan Tanotogono mengatakan penambahan fitur instant payment menggunakan Go-Pay dimaksudkan agar Super You by Sequis Online dapat lebih dekat dan menjangkau masyarakat Indonesia di berbagai wilayah di Indonesia.

Kontan.co.id / 21-01-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

18. Giliran PPATK Selisik 55.000 Transaksi Keuangan

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan sedang menyelisik 55.000 transaksi keuangan mencurigakan dalam skandal dugaan korupsi pengelolaan investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan PPATK juga diminta menyisir aliran uang hasil dugaan korupsi para tersangka yang diputar dalam bentuk saham.

Bisnis Indonesia / 22-01-2020 Hal. 1                                  

19. Presiden Diminta Bentuk Satgas Khusus Tangani Kasus Asuransi

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto meminta Presiden Joko Widodo turun tangan dalam kasus yang membelit PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan segera membentuk Satgas Khusus Asuransi-Gate. Hari mengatakan, mengingat penanganan kasus asuransi ini akan berjalan lintas sektor dan terkait langsung dengan ketahanan ekonomi nasional, maka satgas tersebut hendaknya dipimpin oleh wakil presiden. Ia mengatakan Satgassus Asuransi ini tugasnya secara umum adalah memitigasi potensi krisis keuangan dari skandal asuransi yang ada. Secara teknis, tugasnya dibagi menjadi tiga fungsi pokok, yakni mengaudit seluruh BUMN bidang asuransi, memonitor proses hukum, dan politik yang ada, membuat alternatif solusi untuk memulihkan industri asuransi.

HE Neraca / 22-01-2020 Hal. 12

20. Kinerja Industri Asuransi Masih Positif

Kinerja industri asuransi secara umum sejak tahun 2014 masih menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik. Kinerja positif tersebut terjadi meski industri asuransi belum mengalami reformasi untuk melakukan berbagai perbaikan seperti yang sudah dilakukan di industri perbankan. Data OJK menunjukkan pertumbuhan aset  terus meningkat sejak 2014 dari Rp 807,7 triliun menjadi Rp 1.325,7 triliun pada Desember 2019. Nilai investasi industri ini juga terus meningkat dari Rp 648,3 triliun pada 2014 menjadi Rp 1.141,8 pada tahun lalu. Data premi asuransi komersial pada 2019 juga menunjukkan pertumbuhan 6,1% secara tahunan menjadi Rp 261,65 triliun. Premi asuransi jiwa berkembang sebesar Rp 169,86 triliun dan premi asuransi umum naik sebesar Rp 91,79 triliun.

Investor Daily / 22-01-2020 Hal. 19

21. Panja Industri Jasa Keuangan Resmi Dibentuk

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Industri Jasa Keuangan. Prioritasa kerja Panja yakni pembahasan atas permasalahan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). AJB Bumiputera 1912, PT Asabri (Persero), PT Taspen (Persero), dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Panja dibentuk karena industri keuangan di Indonesia terus mengalami masalah. Permasalah yang ada di industri keuangan nasional terkait dengan likuiditas yang berakibat gagal bayar terhadap para nasabahnya.

Koran Sindo / 22-01-2020, Hal 15

22. DPR Bentuk Panja Bahas Kasus Jiwasraya

Tiga komisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yakni Komisi III, VI dan XI membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait permasalahan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Ketiga komisi tersebut berbagi tugas untuk mengawal penyehatan keuangan, penyelesaian klaim polis, sampai penuntasan kasus hukum perseroan. Sementara itu Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto menuturkan, pembentukan Panja pada sejumlah komisi untuk membahas sekaligus mengawal kasus Jiwasraya tentu akan sedikit beririsan. Namun, setiap komisi tentu memiliki kewenangan dan tanggungjawab yang berbeda dalam pelaksanaannya.

Investor Daily / 22-01-2020 Hal. 20

23. Parlemen Ikut Menelisik Kasus Industri Keuangan

Kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya memantik wakil rakyat untuk membentuk Panitia Kerja (Panja). Tidak tanggung-tanggung, Komisi III, Komisi VI, dan Komisi XI membentuk tiga panja sekaligus. Komisi III yang memiliki lingkup tugas di bidang hukum, HAM dan keamanan akan membentuk Panja Pengawasan Penegakan Hukum Jiwasraya. Komisi XI yang memiliki lingkup keuangan dan perbankan juga mengumumkan akan membentuk panja pengawasan kinerja Industri jasa keuangan. Sedangkan komisi VI yang memiliki lingkup tugas di industri, BUMN, investasi dan persaingan usaha, panja ini akan mencari solusi terbaik dalam penyelamatan ataupun restrukturisasi Jiwasraya.

Kontan / 22-01-2020 Hal. 1

24. DPR Timbang Fungsi OJK

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membuka peluang pengembalian tugas dan fungsi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga mengatakan, ini tidak lepas dari beberapa masalah di sektor keuangan atau likuiditas pada Asuransi Jiwasraya, AJB Bumiputera 1912, PT Asabri (Persero), PT Taspen (Persero) dan Bank Muamalat.

Kontan / 22-01-2020 Hal. 20

25. PPATK Telusuri Aliran Dana

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus mendalami aliran dana dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, sudah ada beberapa permintaan penelusuran dugaan transaksi keuangan mencurigakan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam kasus Jiwasraya. PPATK tidak hanya menelusuri dugaan transaksi mencurigakan dari kelima tersangka yang telah ditetapkan, akan tetapi juga secara keseluruhan. Saat ini 5.000 transaksi yang diduga terkait kasus Jiwasraya masih akan ditelusuri.

Kontan / 22-01-2020 Hal. 20

26. PPATK Telusuri Aliran Dana Mencurigakan Jiwasraya

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus mendalami aliran dana dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, sudah ada beberapa permintaan penelusuran dugaan transaksi keuangan mencurigakan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam kasus Jiwasraya. PPATK tidak hanya menelusuri dugaan transaksi mencurigakan dari kelima tersangka yang telah ditetapkan, akan tetapi juga secara keseluruhan. Saat ini 5.000 transaksi yang diduga terkait kasus Jiwasraya masih akan ditelusuri.

Koran Jakarta / 22-01-2020 Hal. 1

27. Komisi XI DPR Kaji Pembubaran OJK

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kaji kemungkinan untuk membubarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fungsi lembaga itu atas kinerja industri jasa keuangan akan dikembalikan ke Bank Indonesia (BI). Eriko menjelaskan pemisahan fungsi pengawasan industri keuangan dari BI ke OJK awalnya karena krisis keuangan. Pada saat itu, BI diinstruksikan untuk fokus mengurus masalah moneter dan pengawasan terhadap industri keuangan jatuh kepada OJK. Oleh karena itu, evaluasi akan dilakukan Komisi XI DPR RI juga tidak menutup kemungkinan pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap kegiatan sektor jasa keuangan.

Koran Jakarta / 22-01-2020 Hal. 12

28. PPATK Telusuri Aliran Dana Jiwasraya

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kaji kemungkinan untuk membubarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fungsi lembaga itu atas kinerja industri jasa keuangan akan dikembalikan ke Bank Indonesia (BI). Eriko menjelaskan pemisahan fungsi pengawasan industri keuangan dari BI ke OJK awalnya karena krisis keuangan. Pada saat itu, BI diinstruksikan untuk fokus mengurus masalah moneter dan pengawasan terhadap industri keuangan jatuh kepada OJK. Oleh karena itu, evaluasi akan dilakukan Komisi XI DPR RI juga tidak menutup kemungkinan pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap kegiatan sektor jasa keuangan.

Republika / 22-01-2020 Hal. 1&9

29. PPATK Telusuri Aliran Dana Mencurigakan Jiwasraya

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) saat ini sedang melakukan penelu­suran terhadap aliran dana men­curigakan dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin, mengaku telah meneri­ma permintaan dari Kejaksaan Agung untuk memeriksa aliran uang terkait dugaan korupsi Jiwasraya tersebut se­hingga hasil dari penelusuran nanti­nya akan langsung diserahkan ke aparat penegak hukum. “Nah, itu kita sedang berproses dan hasilnya kami sampaikan kepada penegak hukum. Nanti dikonfirma­sinya dengan Kejaksaan Agung saja,” katanya di Jakarta, Selasa (21/1).

koran-jakarta.com / 22-01-2020

30. OJK Pastikan Industri Asuransi Tetap Tumbuh

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa pertumbuhan industri asuransi hingga saat ini masih positif. Hal ini sekaligus menjawab keresahan ancaman industri asuransi pasca mencuatnya kasus Jiwasraya dan Asabri. Data premi asuransi komersial pada 2019 juga menunjukkan pertumbuhan 6,1 persen (yoy) menjadi Rp261,65 triliun. Premi asuransi jiwa berkembang sebesar Rp 169,86 triliun dan premi asuransi umum/reasuransi naik sebesar Rp 91,79 triliun. Kendati demikian, berbagai hal perbaikan harus terus ditingkatkan yang bertujuan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, permintaan pasar dan perlindungan konsumennya.

Liputan6.com / 21-01-2020

Berita Foto

31. [Foto] Panja Pengawasan Kinerja Industri Jasa Keuangan

Wakil Ketua Komisi XI DPR Eriko Sotarduga menjawab pertanyaan wartawan terkait pembentukan panitia kerja pengawasan kinerja industri jasa keuangan. Pembentukan panja pengawasan kinerja industri jasa keuangan tersebut untuk mengawasi permasalahan Jiwasraya, AJB Bumiputera 1912, PT Asabri (Persero), PT Taspen (Persero) dan Bank Muamalat.

Kontan / 22-01-2020 Hal. 20

32. [Foto] Panja Pengawasan Jasa Keuangan

Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto (tengah) bersama Wakil Ketua Eriko Sotarduga
(kanan) dan Wakil Ketua Fathan Subchi, bersiap menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang pembentukan panitia kerja pengawasan kinerja industri jasa keuangan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/1). Pembentukan panja tersebut untuk mengawasi permasalahan Jiwasraya, AJB Bumiputera 1912, PT Asabri, PT Taspen, dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Bisnis Indonesia / 22-01-2020, Hal 15                                                                    

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.669

IHSG (per 21 Januari 2020)

   6.238,15

BI Rate

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

HE Neraca, Investor Daily, Jawa Pos, Koran Jakarta, Koran Sindo, Kontan, Media Indonesia, Rakyat Merdeka, Republika, Warta Kota, Forum Keadilan, Gatra.com, Cnbcindonesia.com, Dream.co.id, Kompas.com, Kontan.co.id, Koran-jakarta.com, Liputan6.com.

DOWNLOAD PDF