AAJI Daily News - 17 Juli 2020


Tanggal terbit (17 / 07 / 2020)

Jumat, 17 Juli 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. LOMA Society Gelar Webinar Inovasi Operasional Asuransi Jiwa Di Masa Covid-19
  2. LOMA Society Indonesia: Operasional Asuransi Jiwa Butuh Inovasi di Masa Covid-19
  3. Investasi industri asuransi jiwa turun, ini sebabnya
  4. AJB Bumiputera 1912 Kena Sanksi Lagi
  5. Nasabah AJB Mengadu DPR
  6. Manajemen Tutupi Borok Jiwasraya
  7. Saksi Sebut Manajemen Lama Jiwasraya Gunakan RDPT
  8. Kasus Jiwasraya, Kuasa Hukum: Tak Ada Fakta Afiliasi Heru Hidayat dengan Manajer Investasi
  9. Usut Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Rodulfus Pribadi Agung Sujagadi
  10. Trimegah Asset Management tegaskan tak kelola RDPT Jiwasraya
  11. Kuasa Hukum: Terdakwa Jiwasraya Tak Terafiliasi dengan Manajer Investasi
  12. Nasabah BTN Ini Merasa Dipaksa Pindah Deposito ke Saving Plan Jiwasraya
  13. Kas Jumbo Astra (ASII) Borong Asuransi Jiwa, Selanjutnya Apa?
  14. Batavia Prosperindo Aset Bantah Kelola RDPT Jiwasraya
  15. Nusantara Life Bakal Dapat PMN, Pak Erick?
  16. Usut Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa 20 Saksi
  17. Kuasa Hukum Terdakwa Dinilai Gagal Paham Produk Saving Plan Jiwasraya
  18. Saksi Ungkap Manajemen Lama Tutupi Borok Jiwasraya dengan RDPT
  19. Ketua BPK Sebut Benny Tjokro Memberikan Keterangan Palsu
  20. Borok Jiwasraya Ditutupi Manajemen Lama Lewat Produk RDPT di Tahun 2008
  21.  
  22. Polis belum dibayar, nasabah AJB Bumiputera kirim surat ke DPR dan Jokowi
  23. AIA Luncurkan Program Proteksi AIA 1dapat4
  24. Kasus Jiwasraya, Pengacara Sebut Heru Hidayat dan Manager Investasi Tak Terafiliasi
  25. Penyebab Kerugian Jiwasraya yang Ditutupi Manajemen
  26. Sidang Kasus Jiwasraya, Saksi Sebut RDPT Dibentuk Untuk Memanipulasi Laporan Keuangan
  27. Ketua BPK: Pelaporan Benny Tjokro Tak Akan Dicabut, Dia Sudah Memberikan Keterangan Palsu
  28. Terungkap, Lewat Produk RDPT di Tahun 2008 Jadi Cara Manajemen Lama Jiwasraya Tutupi Kecurangan
  29. Skandal Jiwasraya, Pengadilan Hadirkan Sembilan Saksi
  30. Denny Siregar: Ada Rini Soemarno di Jiwasraya?
  31. Kuasa Hukum Terdakwa Dinilai Gagal Paham Produk Saving Plan Jiwasraya
  32. Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Diperiksa KPK, Kenapa?
  33. Terbongkar! Manajemen Lama AJS Tutupi Borok Jiwasraya Pakai….
  34. KPK Periksa Pengacara Heru Hidayat Terdakwa Kasus Jiwasraya
  35. Trimegah Asset Management Tegaskan Soal Keterlibatan Kasus Jiwasraya
  36. Penjelasan Trimegah Asset Management Soal Reksa Dana Jiwasraya

TENTANG AAJI

LOMA Society Gelar Webinar Inovasi Operasional Asuransi Jiwa Di Masa Covid-19

LOMA Society Indonesia hari ini menggelar webinar bertajuk “Inovasi Operasional Perusahaan Asuransi di Era Pandemi dan Informasi terkini dampak covid-19 pada pembuluh darah dan jantung. Acara dibuka oleh Budi Tampubolon selaku Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sekaligus menjadi keynote speaker. Selain sharing performance industri di kwartal 1 ini, Budi Tampubolon juga menekankan perlunya inovasi dan perangkat digital dalam mendukung berlangsungnya operasional perusahaan Asuransi Jiwa.

Kumparan.com / 16-07-2020

LOMA Society Indonesia: Operasional Asuransi Jiwa Butuh Inovasi di Masa Covid-19

LOMA Society Indonesia hari ini menggelar webinar bertajuk “Inovasi Operasional Perusahaan Asuransi di Era Pandemi dan Informasi terkini dampak covid-19 pada pembuluh darah dan jantung. Acara dibuka oleh Budi Tampubolon selaku Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sekaligus menjadi keynote speaker. Selain sharing performance industri di kwartal 1 ini, Budi Tampubolon juga menekankan perlunya inovasi dan perangkat digital dalam mendukung berlangsungnya operasional perusahaan Asuransi Jiwa.

Kompasiana.com / 16-07-2020

Investasi industri asuransi jiwa turun, ini sebabnya

Merujuk data OJK, hingga Mei 2020 nilai investasi industri asuransi jiwa turun 8,12% yoy menjadi Rp 426,24 triliun. Padahal Mei tahun lalu, investasi industri lebih besar yakni Rp 463,92 triliun. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu memperkirakan, penurunan investasi tersebut disebabkan beberapa aka d. Di antaranya, portofolio investasi kemungkinan dijual untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dan pembayaran klaim ke nasabah.

Kontan.co.id / 17-07-2020

INDUSTRI & ASURANSI

AJB Bumiputera 1912 Kena Sanksi Lagi

OJK menjatuhkan surat peringatan ketiga kepada Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 karena tidak memenuhi ketentuan terkait jumlah direksi dan komisaris. Menurut Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK Ahmad Nasrullah, OJK telah memperingatkan hal tersebut dalam SP2 bagi Bumiputera. Teguran itu ditindaklanjuti oleh pengajuan fit and proper test dua orang mantan direksi Bumiputera, yakni Dirman Pardosi dan Deddy Herupurnomo, tetapi keduanya tidak lolos berdasarkan surat OJK bernomor S-2149/NB.111/2020.

Bisnis Indonesia / 17-07-2020 Hal. 15

Nasabah AJB Mengadu DPR

Ribuan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 sudah mulai geram karena Bumiputera tidak memberikan kepastian kapan klaim mereka segera dibayar. Mereka kemudian mengirimkan surat ke beberapa Lembaga pemerintah untuk mendesak Bumiputera membayarkan kewajibannya. Mulai dari OJK, DPR, Ombudsmen, Presiden Joko Widodo serta Bumiputera. Perwakilan nasabah, Fien Mangiri mengatakan, mereka berharap agar DPR merespon surat tersebut, kemudian segera memanggi pihaknya untuk mediasi dengan pihak Bumiputera dan OJK.

Kontan / 17-07-2020 Hal. 10

Manajemen Tutupi Borok Jiwasraya

Dalam sidang terungkap, pada 2008, kinerja Jiwasraya memang sudah memburuk. Manajemen Jiwasraya waktu itu, berupaya menutupi kerugian di laporan keuangan melalui pembentukan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) pada tahun 2008. Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya, Lusiana mengungkapkan, tahun 2008 terjadi krisis ekonomi sehingga IHSG dan nilai surat utang turun. Akibatnya, Jiwasraya mencatatkan kerugian investasi.

Kontan / 17-07-2020 Hal. 10

Saksi Sebut Manajemen Lama Jiwasraya Gunakan RDPT

Dalam kesaksiannya, Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya, Lusiana menyebut adanya permainan antar pejabat manajemen lama Jiwasraya dengan terdakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Menurut Lusiana, manajemen lama Jiwasraya memainkan saham gorengan dan membentuk Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) sejak 2008-2018.

Suara Pembaruan / 17-07-2020 Hal. 4

Kasus Jiwasraya, Kuasa Hukum: Tak Ada Fakta Afiliasi Heru Hidayat dengan Manajer Investasi

Tim Penasihat Hukum Heru Hidayat Kresna Hutauruk menyebut aka da fakta yang membuktikan bahwa terdapat afiliasi sejumlah manajer investasi dengan Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto dalam mengendalikan pembelian saham-saham untuk investasi PT Asuransi Jiwasraya. Menurut Kresna, saat ini afiliasi tersebut hanya dugaan segelintir orang, sehingga, adanya hubungan Heru Hidayat dengan sejumlah manajer investasi tersebut terbantahkan.

Akurat.co / 16-07-2020

Usut Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Rodulfus Pribadi Agung Sujagadi

Kejagung RI memeriksa Direktur Utama PT. Jasa Capital Asset Management, Rodulfus Pribadi Agung Sujagadi terkait terkait perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) pada Rabu 15 Juli 2020. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Hari Setiyono mengatakan bahwa hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019 dan pemeriksaan saksi perkara dengan Tersangka Korporasi dan oknum pejabat OJK.

Akurat.co / 16-07-2020

Trimegah Asset Management tegaskan tak kelola RDPT Jiwasraya

Perusahaan manajer investasi PT Trimegah Asset Management menegaskan tidak pernah menerbitkan ataupun mengelola Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) untuk PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sekretaris Perusahaan Trimegah Agus D. Priyambada mengatakan, sebagai manajer investasi, ia senantiasa menjalankan kegiatan pengelolaan dana secara profesional sesuai ketentuan dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut tercermin dari kinerja Trimegah yang terus tumbuh positif sejak berdiri pada 2011 lalu.

Antaranews.com / 16-07-2020

Kuasa Hukum: Terdakwa Jiwasraya Tak Terafiliasi dengan Manajer Investasi

Anggota Tim Penasihat Hukum Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Kresna Hutauruk mengklaim tak ada fakta yang membuktikan adanya afiliasi antara kliennya dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto dengan sejumlah manajer investasi dalam mengendalikan pembelian saham-saham untuk investasi PT Asuransi Jiwasraya. Kresna menyebut adanya afiliasi tersebut hanya dugaan segelintir orang.

Beritasatu.com / 16-07-2020

Nasabah BTN Ini Merasa Dipaksa Pindah Deposito ke Saving Plan Jiwasraya

Sejumlah nasabah saving plan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) merasa terjebak oleh penawaran produk asuransi tersebut melalui bank penyalur. Meskipun begitu, pihak bank penyalur menilai tidak pernah melakukan pemaksaan dalam penyaluran produk bancassurance. Salah seorang pemegang polis Jiwasraya, Sylfia Kurniati bercerita bahwa dirinya merupakan nasabah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Selang tiga tahun, dia mendapatkan penawaran untuk memindahkan dana depositonya ke produk saving plan.

Bisnis.com / 16-07-2020

Kas Jumbo Astra (ASII) Borong Asuransi Jiwa, Selanjutnya Apa?

PT Astra International Tbk. (ASII) memastikan akan membelanjakan sebagian uang hasil penjualan Bank Permata (BNLI) untuk mengakuisisi Astra Aviva Life. Laporan keuangan Astra per Maret 2020 mencatat kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp29,21 triliun. Meningkat dibandingkan periode akhir tahun sebesar Rp24,33 triliun. Tumpukan sebagian uang tunai ini sudah mulai disiapkan penggunaannya oleh perusahaan. Salah satunya adalah menjadi pemilik penuh Astra Aviva Life.

Bisnis.com / 16-07-2020

Batavia Prosperindo Aset Bantah Kelola RDPT Jiwasraya

Dalam keterangannya, Presiden Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Lilis Setiadi menyampaikan klarifikasinya kepada seluruh pemangku kepentingan BPAM. Hingga saat ini BPAM tidak pernah menerbitkan dan atau mengelola reksa dana penyertaan terbatas di mana PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjadi investor atau pemegang unit penyertaan.

Cnbcindonesia.com / 16-07-2020

Nusantara Life Bakal Dapat PMN, Pak Erick?

Pemerintah akan melakukan pembentukan perusahaan baru untuk menyelematkan nasabah gagal bayar Jiwasraya. Perusahaan itu adalah Nusantara Life. Menurut Menteri BUMN Erick Thohir kemungkinan Nusantara Life tidak akan mendapatkan PMN secara langsung. Namun, PMN bisa jadi diberikan lewat PT Bahana selaku induk holding asuransi BUMN. Sejauh ini pun soal kelanjutan pembentukan Nusantara Life menurut Erick masih menunggu restu DPR. Dia mengatakan masih menunggu keputusan Panitia Kerja di DPR.

Detik.com / 16-07-2020

Usut Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa 20 Saksi

Kejagung melakukan pengembangan penyidikan terhadap kasus korupsi pengelolaan keuangan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Hari ini penyidik memeriksa 20 saksi karyawan perusahaan Manager Investasi dan staf OJK. Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono mengatakan, 20 orang saksi keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi, dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.

Detik.com / 16-07-2020

Kuasa Hukum Terdakwa Dinilai Gagal Paham Produk Saving Plan Jiwasraya

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menduga, kuasa hukum terdakwa kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Joko Hartono yakni Kresna Hutauruk tidak memahami karakteristik produk JS Saving Plan. Sehingga, beranggapan bahwa seharusnya manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bisa menutup klaim jatuh tempo senilai Rp 802 miliar karena Jiwasraya masih memiliki aset investasi berupa obligasi sebesar Rp 4,6 triliun dan deposito sebesar Rp 750 miliar per Oktober 2018.

Jawapos.com / 16-07-2020

Saksi Ungkap Manajemen Lama Tutupi Borok Jiwasraya dengan RDPT

Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya Lusiana mengungkapkan, sejak awal dirinya telah mengkhawatirkan akan terjadi kebangkrutan pada Jiwasraya. Bahkan kala itu, Lusiana sempat mempertanyakan kepada Syahmirwan selaku atasannya, perihal kejanggalan membangun portofolio dengan menempatkan investasi pada saham-saham yang sama di RDPT. Ia melanjutkan, saham-saham yang kemudian harganya mengalami penurunan, diakomodasi dalam RDPT. Alhasil laporan keuangan dapat dimanipulasi atau window dressing.

Jawapos.com / 16-07-2020

Ketua BPK Sebut Benny Tjokro Memberikan Keterangan Palsu

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna menegaskan, laporan kasus pencemaran nama baiknya dengan terlapor Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro, tetap berjalan di Bareskrim Polri. Menurut Agung, dia bukan hanya melakukan pencemaran nama baik tapi juga memberikan keterangan palsu dengan konsersi hukum yang sudah pihaknya jelaskan.

Kompas.com / 16-07-2020

Borok Jiwasraya Ditutupi Manajemen Lama Lewat Produk RDPT di Tahun 2008

Strategi investasi PT Asuransi Jiwasraya nyatanya sudah amburadul sejak lama. Ini terungkap dalam sidang lanjutan atas kasus Jiwasraya, Rabu (15/7). Dalam sidang terungkap, tahun 2008, kinerja investasi asuransi pelat merah ini memang sudah memburuk. Manajemen Jiwasraya saat itu, berupaya menutupi kerugian di laporan keuangan melalui pembentukan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) pada tahun 2008.

Kontan.co.id / 16-07-2020

Jiwasraya

PT Trimegah Asset Management (Trim AM) menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan atau mengelola Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Corporate Secretary Trimegah Agus D. Priyambada mengatakan, pihaknya senantiasa menjalankan kegiatan pengelolaan dana secara profesional sesuai ketentuan dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut tercermin dari kinerja Trim AM yang terus tumbuh positif sejak berdiri pada tahun 2011.

Kontan.co.id / 16-07-2020

Polis belum dibayar, nasabah AJB Bumiputera kirim surat ke DPR dan Jokowi

Ribuan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 sudah mulai geram karena Bumiputera tidak memberikan kepastian kapan klaim mereka segera dibayar. Tak mau berlarut-larut, mereka kemudian mengirimkan surat ke beberapa lembaga pemerintah untuk mendesak Bumiputera membayarkan kewajiban. Mulai dari OJK, DPR, Ombudsman, Presiden Joko Widodo serta Bumiputera. Surat tersebut dikirimkan pada awal Juli lalu. Perwakilan nasabah, Fien Mangiri berharap surat tersebut diterima oleh Komisi XI DPR.

Kontan.co.id / 16-07-2020

AIA Luncurkan Program Proteksi AIA 1dapat4

Guna melengkapi perlindungan diri dan memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam memasuki fase adaptasi kebiasaan baru, PT AIA FINANCIAL (AIA) meluncurkan sebuah program proteksi bagi keluarga Indonesia yakni AIA 1dapat4. Program ini menawarkan premi yang sangat terjangkau untuk mendapatkan perlindungan 4 orang sekaligus yakni mulai dari Rp1 juta per bulan selama periode 1 Juli – 30 September 2020.

Kontan.co.id / 16-07-2020

Kasus Jiwasraya, Pengacara Sebut Heru Hidayat dan Manager Investasi Tak Terafiliasi

Penasihat hukum terdakwa kasus korupsi Jiwasraya Heru Hidayat, Kresna Hutauruk menyebut, tidak ada fakta yang membuktikan adanya afiliasi kliennya dengan sejumlah manajer investasi. Menurut dia, kesaksian soal afiliasi sejumlah manajer investasi yaitu PT Treasure Fund Investasma (TFI), PT Dhanawibawa Manajemen Investasi, dan Pool Advistas Asset Manajemen dengan Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto, yang mengatur pembelian berbagai saham investasi Jiwasraya hanyalah berlandaskan dugaan saja.

Liputan6.com / 16-07-2020

Penyebab Kerugian Jiwasraya yang Ditutupi Manajemen

Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya Lusiana mengungkapkan, sejak awal ia telah mengkhawatirkan akan terjadi kebangkrutan pada Jiwasraya. Ia melanjutkan, saham-saham yang kemudian harganya mengalami penurunan, diakomodir dalam RDPT yang merupakan program Direktur Keuangan Hary Prasetyo, dan disetujui Hendrisman Rahim selaku Direktur Utama. Alhasil, laporan keuangan dapat dimanipulasi atau window dressing.

Medcom.id / 16-07-2020

Sidang Kasus Jiwasraya, Saksi Sebut RDPT Dibentuk Untuk Memanipulasi Laporan Keuangan

Menurut Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya, Lusiana, manajemen lama Jiwasraya memainkan saham gorengan dan membentuk Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) sejak 2008-2018. RDPT itu yang kemudian memuluskan para terdakwa yakni Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro lewat perantara Joko Hartono Tirto, menawarkan pengelolaan dana dan investasi untuk Jiwasraya.

Merdeka.com / 16-07-2020

Ketua BPK: Pelaporan Benny Tjokro Tak Akan Dicabut, Dia Sudah Memberikan Keterangan Palsu

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna tidak akan mencabut laporan Benny Tjokro ke Bareskrim Polri. Sebab, terdakwa korupsi kasus Jiwasraya itu telah mencemarkan nama baik dan memberikan keterangan palsu di persidangan. Ia mengatakan jika tidak hanya melakukan pencemaran nama baik tapi juga memberikan keterangan palsu dengan konsepsi hukum yang sudah pihaknya jelaskan.

Okezone.com / 16-07-2020

Terungkap, Lewat Produk RDPT di Tahun 2008 Jadi Cara Manajemen Lama Jiwasraya Tutupi Kecurangan

Dari hasil sidang lanjutan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya terungkap fakta mengenai penyebab kerugian Jiwasraya yang terjadi akibat kecurangan dan kesalahan saat penempatan investasi perseroan ke RDPT sejak 2008. Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya, Lusiana melanjutkan, saham-saham yang kemudian harganya mengalami penurunan, diakomodasi dalam RDPT. Alhasil, laporan keuangan dapat dimanipulasi atau window dressing.

Pikiran-rakyat.com / 16-07-2020

Skandal Jiwasraya, Pengadilan Hadirkan Sembilan Saksi

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Saat ini, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghadirkan sembilan saksi: Kepala Seksi Pendapatan Pasar Uang Pendapatan Tetap Jiwasraya, Gustia Dwipayana, Direktur PT Millenium Capital Management Fahyudi Jani, Presiden Direktur PT Pan Arcadia Capital Irawan Gunari, Direktur Utama PT MNC Asset Management Freri Konjongian, Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya periode 2008-2011, Lusiana.

Republika.co.id / 16-07-2020

Denny Siregar: Ada Rini Soemarno di Jiwasraya?

Jiwasraya ternyata sudah lama rugi, tercatat sejak 1998, pada waktu krisis, di mana nilai rupiah kita anjlok ke titik paling bawah. Dan tahun 2008, Jiwasraya sempat minta bantuan kepada pemerintah. Mendadak tahun 2018, Direktur Utama Jiwasraya diganti. Masuklah Hexana Tri Sasongko sebagai Direktur Utama baru. Hexana tidak punya pengalaman di asuransi. Muncul pertanyaan, kenapa Rini Soemarno yang waktu itu menjabat Menteri BUMN, malah menjadikan Hexana sebagai Direktur Utama meski dia minim pengalaman investasi di asuransi? Entahlah, biar waktu yang menjawabnya.

Tagar.id / 16-07-2020

Kuasa Hukum Terdakwa Dinilai Gagal Paham Produk Saving Plan Jiwasraya

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menduga kuasa hukum terdakwa kasus dugaan korupsi Jiwasraya Joko Hartono yakni Kresna Hutauruk tidak memahami karakteristik produk JS Saving Plan. Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan jika dia lupa kalau angka Rp 802 miliar itu klaim jatuh tempo pada saat diumumkan. Dia juga sepertinya tidak tahu atau tidak paham kalau klaim jatuh tempo Jiwasraya Saving Plan itu berjalan tiap hari hingga kalau dari perkiraan klaim itu sampai di angka Rp 50 triliun.

Tribunnews.com / 16-07-2020

Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Diperiksa KPK, Kenapa?

KPK memeriksa seorang advokat bernama Aldres Napitupulu terkait kasus suap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Saat ini, Aldres diketahui merupakan pengacara terdakwa kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Heru Hidayat yang merugikan negara hingga Rp 17 triliun. Dalam hal kasus Suap Nurhadi, Aldres Napitupulu dicecar penyidik KPK tetang persetujuan antara Nurhadi dengan Hiendra Soenjoto atas gugatan sengketa antara PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) dan Kawasan Berikat Nusantara.

Tribunnews.com / 16-07-2020

Terbongkar! Manajemen Lama AJS Tutupi Borok Jiwasraya Pakai....

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengungkap fakta yang selama ini ditutup manajemen lama. Satu di antaranya, fakta mengenai penyebab kerugian Jiwasraya yang terjadi akibat kecurangan dan kesalahan saat penempatan investasi perseroan ke Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) sejak 2008. Mantan Kepala Pengembangan Dana Asuransi Jiwasraya, Lusiana, mengungkapkan bahwa sejak awal ia telah mengkhawatirkan akan terjadi kebangkrutan pada Jiwasraya.

Wartaekonomi.co.id / 16-07-2020

KPK Periksa Pengacara Heru Hidayat Terdakwa Kasus Jiwasraya

KPK memeriksa seorang advokat bernama Aldres Napitupulu terkait kasus suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Aldres merupakan pengacara terdakwa kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya, Heru Hidayat yang merugikan negara hingga Rp 17 triliun. Dalam hal kasus Suap Nurhadi, Aldres Napitupulu dicecar penyidik KPK tetang persetujuan antara Nurhadi dengan Hiendra Soenjoto atas gugatan sengketa antara PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) dan Kawasan Berikat Nusantara.

Suara.com / 17-07-2020

Trimegah Asset Management Tegaskan Soal Keterlibatan Kasus Jiwasraya

Corporate Secretary Trimegah AM Agus D. Priyambada menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan dan/atau mengelola Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) untuk perusahaan asuransi Jiwasraya. Dia menjelaskan sebagai manajer investasi Trim AM senantiasa menjalankan kegiatan pengelolaan dana secara profesional sesuai ketentuan dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Lebih lanjut Agus mengatakan hal tersebut tercermin dari kinerja Trim AM yang terus tumbuh positif sejak berdiri di tahun 2011.

Bisnis.com / 17-07-2020

Penjelasan Trimegah Asset Management Soal Reksa Dana Jiwasraya

PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (Trimegah) jadi salah satu pihak yang dimintai keterangan sebagai saksi oleh Kejagung berkaitan dengan perkara yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Berkaitan dengan itu, manajemen menegaskan bahwa tidak pernah menerbitkan dan/atau mengelola Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) untuk PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Lebih lanjut Agus mengatakan, sebagai manajer investasi Trim AM senantiasa menjalankan kegiatan pengelolaan dana secara profesional sesuai ketentuan dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Detik.com / 16-07-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.625

IHSG (per 16 Juli 2020)

   5.098,37

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Kontan, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Akurat.co, Antaranews.com, Bisnis.com, Beritasatu.com, Cnbcindonesia.com, Detik.com, Jawapos.com, Kompas.com, Kompasiana.com, Kumparan.com, Kontan.co.id, Liputan6.com, Medcom.id, Merdeka.com, Okezone.com, Pikiran-rakyat.com, Republika.co.id, Suara.com, Tagar.id, Tribunnews.com, Wartaekonomi.co.id.

DOWNLOAD PDF