AAJI Daily News - 31 Januari 2020


Tanggal terbit (31 / 01 / 2020)

FM-CC-AAJI-06-001

Jumat, 31 Januari 2020 

HEADLINE NEWS

  1. Kejagung Cari Bukti
  2. Catat! Dana Nasabah Jiwasraya Mulai Dicicil Maret
  3. Holdingisasi Jiwasraya Dimulai Februari 2020
  4. Solusi Jiwasraya Dianggap Belum Konkret
  5. Prudential Indonesia Luncurkan Perlindungan terhadap Kasus Corona
  6. Nasabah Jiwasraya Menanti Realisasi
  7. Generali Indonesia Dukung Aturan Pemisahan Unit Syariah
  8. Awal 2020, FWD Kenalkan Asuransi Penyakit Kritis
  9. Prudential Harap Aturan Turun Spin-off Syariah Segera Hadir
  10. Arah Anak Jiwasraya, Jiwasraya Putra
  11. Premi Lebih Murah dari Ongkos Ngopi: HSBC & Allianz Indonesia Ajak Keluarga Milenial Punya Asuransi Lewat Produk ‘Joint Life Care’
  12. Awal Tahun Ini, FWD Life Hadirkan Asuransi FWD Critical Armor untuk Penyakit Kritis
  13. FWD Life Perkenalkan FWD Critical Armor, Produk Asuransi Penyakit Kritis dengan Berbagai Manfaat Klaim
  14. Biar Keuangan Aman, Ini Cara Jitu Pilih Asuransi
  15. Dalami kasus Jiwasraya, Kejagung panggil perwakilan PwC hingga Dirkeu Wanaartha Life
  16. Nasabah Jiwasraya Nantikan Realisasi Pembayaran Polis
  17. Asuransi Penyakit Kritis Ini Bisa Klaim 3 Kali
  18. Allianz Gandeng HSBC Luncurkan Produk Joint Life Care Bagi Milenial
  19. Luncurkan Asuransi Jiwa Joint Life Care, Allianz dan HSBC Sasar Keluarga Milenial, Ini Keunggulannya
  20. Pengawasan Industri Asuransi Diperketat
  21. Kasus Jiwasraya untuk Dulang Suara
  22. Ada Celah Aturan, Kontrol Pengawasan Asabri Lemah
  23. Bisnis Pialang Asuransi Tumbuh
  24. OJK : Premi asuransi jiwa naik 4,1 persen 2019
  25. OJK Akan Rilis Pedoman Manajemen Risiko Industri Asuransi
  26. Kinerja Industri Jasa Keuangan Masih Positif
  27. Kinerja industri jasa keuangan dinilai masih positif
  28. Industri Jasa Keuangan Mampu Bertahan dalam Gejolak Ekonomi

INDUSTRI ASURANSI

1. Kejagung Cari Bukti

Kejaksaan Agung terus mencari bukti terkait dengan keterlibatan sejumlah perusahaan keuangan dalam kasus kerugian investasi yang diderita oleh PT Asuransi Jiwasraya. Selain itu, Hari mengaku tim penyidik juga sudah menggeledah tiga perusahaan swasta yang diduga terlibat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya.

Bisnis Indonesia / 31-01-2020 Hal. 8

2. Catat! Dana Nasabah Jiwasraya Mulai Dicicil Maret

Menteri BUMN Erick Thohir berjanji akan berupaya supaya pembayaran polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bisa dibayar pada Maret akhir. Guna mencapai target tersebut, Erick menuturkan pihaknya terus mengupayakan berbagai solusi penyehatan perusahaan asuransi pelat merah tersebut, salah satunya dengan mendorong pembentukan holding asuransi. Berkaitan dengan hal tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan Kementerian BUMN terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Harian Terbit / 31-01-2020 Hal. 10

3. Holdingisasi Jiwasraya Dimulai Februari 2020

Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan "holdingisasi" PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk menyelamatkan perusahaan milik negara tersebut dapat mulai dilakukan pada pertengahan Februari 2020. Dari pembentukan holding tersebut, Erick memperkirakan dapat mendatangkan dana segar (cash flow) sekitar Rp 1,5 triliun - Rp 2 triliun. Lalu pembentukan Jiwasraya Putera dimana nanti akan mencari partner strategic untuk angkanya Rp 1 triliun - Rp 3 triliun dan tentu pembentukan holding itu jika ditarik 4 tahun ke depan akan bisa sampai Rp 8 triliun. Lalu juga ada aset saham yang dideteksi valuasinya bisa sampai Rp 2 triliun - Rp 3 triliun.

HE Neraca / 31-01-2020 Hal. 2

4. Solusi Jiwasraya Dianggap Belum Konkret

Menteri BUMN Erick Thohir dipanggil Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR untuk kasus Jiwasraya. Rapat tersebut menyangkut penjelasan soal rencana pemerintah menyelesaikan kewajiban pembayaran polis peserta Jiwasraya. Sebelum rapat, Erick secara terbuka berjanji bahwa pemerintah akan berusaha agar pembayaran klaim dana nasabah bisa dilakukan pada akhir Maret 2020. Hanya saja ketika dikonfirmasi kepada Anggota Panja Jiwasraya dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi, ternyata belum ada rencana sistematis dari Pemerintah yang disampaikan ke DPR. Yang disampaikan oleh Pihak Kementerian BUMN baru bersifat draft rencana kebijakan yang melibatkan sejumlah pihak terkait.  

Suara Pembaruan / 31-01-2020 Hal. 3

5. Prudential Indonesia Luncurkan Perlindungan terhadap Kasus Corona

Penyebaran virus corona jenis baru (2019-nCoV) kini tengah menjadi perhatian dunia. Untuk memberikan perlindungan dari risiko virus corona, PT Prudential Life Assurance memberikan perlindungan tambahan terhadap ancaman virus tersebut kepada pemegang polis Prudential Indonesia. Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali menuturkan, untuk mengantisipasi seandainya terjadi kasus infeksi virus corona jenis 2019 - nCoV pada warga negara Indonesia pihaknya meluncurkan inisiatif untuk memberikan perlindungan tambahan dan berbagai kemudahan bagi nasabah yang dirancang secara khusus untuk kasus infeksi virus tersebut.

Koran Sindo / 31-01-2020 Hal. 14

6. Nasabah Jiwasraya Menanti Realisasi

Para nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menaruh harapan besar kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka berharap Kementerian BUMN bisa segera merealisasikan pembayaran klaim polis yang ditunggak Jiwasraya. Salah satu nasabah Jiwasraya, Hornady Setiawan mengungkapkan pencairan klaim polis produk JS Saving Plan miliknya semestinya pada Oktober 2018. Namun hingga kini ia belum mendapatkan informasi pencairan klaim. Nasabah lainnya, Haresh Nandwani , berharap Kementerian BUMN segera memberikan informasi yang lebih pasti kepada nasabah ihwal pembayaran klaim.

Republika / 31-01-2020 Hal. 1&9

7. Generali Indonesia Dukung Aturan Pemisahan Unit Syariah

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia siap mendukung aturan pemisahan atau spin off unit usaha syariah yang telah diatur pemerintah lewat UU perasuransian dan beleid baru yakni PP No.3/2020 tentang perubahan atas PP No.14/2018 tentang Kepemilikan Asing pada Perusahaan Perasuransian. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menyatakan saat ini masih terus melakukan perluasan pasar unit syariah ke berbagai kota di Indonesia. Generali merekrut dan memberikan edukasi kepada para agen asuransinya untuk mampu menjelaskan manfaat asuransi syariah kepada masyarakat luas.

Bisnis.com / 30-01-2020

8. Awal 2020, FWD Kenalkan Asuransi Penyakit Kritis

PT FWD Life Indonesia (FWD Life) mengenalkan asuransi kesehatan produk perlindungan penyakit kritis bagi pasar Indonesia. Wakil Direktur Utama FWD Life, Adit Trivedi dalam keterangan resmi menyatakan produk baru ini memungkinkan nasabah untuk klaim hingga tiga kali dari 50 jenis penyakit kritis major dan satu kali dari 15 jenis penyakit kritis minor. Perusahaan juga melengkapi FWD Critical Armor ini dengan manfaat pembebasan premi, manfaat meninggal dunia, dan pengembalian premi dengan total manfaat hingga 420% dari uang pertanggungan. Menurutnya walaupun tidak dapat membantu menyembuhkan penyakit, tapi melalui FWD Critical Armor, pihaknya ingin membantu nasabah beserta keluarga agar dapat tetap optimis dan positif dalam menjalani pengobatan hingga sembuh.

Bisnis.com / 30-01-2020

9. Prudential Harap Aturan Turun Spin-off Syariah Segera Hadir

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menyambut baik terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No.3/2020. Sharia, Government Relations, and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo menyatakan  beleid ini dapat mendukung pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa di Indonesia menjadi lebih cepat. Pihaknya juga meyakini regulasi ini dapat mendorong proses spin-off unit bisnis syariah di perusahaan-perusahaan asuransi jiwa. Berdasarkan aturan tersebut, Unit Usaha Syariah asuransi sudah harus berdiri sendiri pada 2024.

Bisnis.com / 30-01-2020

10. Arah Anak Jiwasraya, Jiwasraya Putra

Dirut Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko memaparkan arah anak Jiwasraya, PT Jiwasraya Putra (JS Putra). Menurutnya, saat ini perusahaan tersebut sedang berproses untuk menstabilkan kondisi Jiwasraya. Hexana mengatakan, perusahaan ini bergerak di bidang asuransi jiwa dengan mendapatkan komitmen bisnis dari empat BUMN yaitu Bank Tabungan Negara (BTN), Telkomsel, Kereta Api Indonesia (KAI), dan Pegadaian. Hexana mengatakan, saat ini proses penjualan JS Putra ada di tahapan penyelesaian fase uji tuntas (due diligence).

Gatra.com / 30-01-2020

11. Premi Lebih Murah dari Ongkos Ngopi: HSBC & Allianz Indonesia Ajak Keluarga Milenial Punya Asuransi Lewat Produk ‘Joint Life Care’

Riset HSBC Indonesia bersama INTAGE Inc. sebutkan banyak keluarga pasangan milenial sudah sadar pentingnya asuransi tapi belum menjadikannya prioritas. Merujuk pada hasil riset, tiga pengeluaran terbesar generasi ini untuk traveling, kuliner, dan fesyen. Bahkan melalui studi HSBC tahun 2017, 71% responden yang memiliki tanggungan finansial tidak memiliki asuransi yang memproteksi mereka. Produk asuransi ‘Joint Life Care’ pun hadir didesain sesuai karakteristik generasi milenial yang nggak mau ribet. Produk asuransi ini bisa jadi solusi perlindungan jiwa berjangka gabungan bagi suami istri dalam satu polis, dengan satu premi.

Hipwee.com / 30-01-2020

12. Awal Tahun Ini, FWD Life Hadirkan Asuransi FWD Critical Armor untuk Penyakit Kritis

FWD Life mengumumkan peluncuran FWD Critical Armor, produk asuransi perlindungan penyakit kritis yang memberikan solusi komprehensif untuk membantu nasabah fokus pada penyembuhan penyakit kritis dan mengurangi rasa khawatir terhadap kerentanan keuangan. FWD Critical Armor memungkinkan nasabah untuk klaim hingga tiga kali dari 50 jenis penyakit kritis major dan satu kali dari 15 jenis penyakit kritis minor. Tidak hanya itu, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat pembebasan premi, manfaat meninggal. FWD Critical Armor adalah produk asuransi unggulan FWD Life tahun ini yang memberikan berbagai manfaat klaim. Produk FWD Critical Armor ini melindungi nasabah tidak hanya satu kali, tapi berulang kali.

Hipwee.com / 30-01-2020

13. FWD Life Perkenalkan FWD Critical Armor, Produk Asuransi Penyakit Kritis dengan Berbagai Manfaat Klaim

FWD Critical Armor memungkinkan nasabah untuk klaim hingga tiga kali dari 50 jenis penyakit kritis major dan satu kali dari 15 jenis penyakit kritis minor. Tidak hanya itu, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat pembebasan premi, manfaat meninggal dunia, dan pengembalian premi dengan total manfaat hingga 420% dari uang pertanggungan. FWD Critical Armor memungkinkan nasabah untuk klaim hingga tiga kali dari 50 jenis penyakit kritis major dan satu kali dari 15 jenis penyakit kritis minor. Tidak hanya itu, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat pembebasan premi, manfaat meninggal dunia, dan pengembalian premi dengan total manfaat hingga 420% dari uang pertanggungan.

Industry.co.id / 30-01-2020

14. Biar Keuangan Aman, Ini Cara Jitu Pilih Asuransi

Memiliki asuransi merupakan salah satu cara cerdas dalam mengelola keuangan. Hal ini lantaran asuransi mampu memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit, bahkan penyakit kritis yang bisa saja datang tiba-tiba. Perencana keuangan Mada Aryanugraha menyebutkan, salah satu hal penting dalam memilih asuransi adalah pilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. Lanjut dia, pilihlah asuransi yang tidak hanya terdapat di Indonesia. Artinya, asuransi besar yang memiliki jaringan global di sejumlah negara. Lalu yang terakhir, jangan lupa untuk membaca polis asuransi yang telah dibeli.

Investing.com / 30-01-2020

15. Dalami kasus Jiwasraya, Kejagung panggil perwakilan PwC hingga Dirkeu Wanaartha Life

Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini (30/1), periksa sejumlah saksi dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan, beberapa saksi tersebut ialah Angelique Dewi Daryanto dari PwC (CPA pada konsultan akuntan publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan). Lalu ada M. Jusuf Wibisana, Dicky Kurniawan dan Ony Ardyanto dari Jiwasraya. Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi. Semuanya berstatus sebagai saksi tidak ada yang yang menjadi tersangka.  

Kontan.co.id / 30-01-2020

16. Nasabah Jiwasraya Nantikan Realisasi Pembayaran Polis

Para nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih menanti kepastian pembayaran polis asuransi. Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beberapa kali sempat menjanjikan akan segera membayar klaim. Menteri BUMN Erick Thohir kembali memastikan pembayaran polis asuransi nasabah Jiwasraya akan mulai terealisasi dalam dua bulan ke depan. Salah satu nasabah Jiwasraya, Hornady Setiawan mengaku sangat menantikan realisasi tersebut. Menurut Hornady, pencairan klaim polis asuransi seharusnya sudah direalisasikan sejak Oktober 2018 lalu.  

Republika.co.id / 30-01-2020

17. Asuransi Penyakit Kritis Ini Bisa Klaim 3 Kali

PT FWD Life Indonesia (FWD Life) memperkenalkan FWD Critical Armor, produk asuransi perlindungan penyakit kritis. Adit Trivedi, Wakil Direktur Utama FWD Life, mengatakan, asuransi ini memungkinkan nasabah untuk klaim hingga tiga kali dari 50 jenis penyakit kritis mayor dan satu kali dari 15 jenis penyakit kritis minor. Produk ini juga dilengkapi dengan manfaat pembebasan premi, manfaat meninggal dunia, dan pengembalian premi dengan total manfaat hingga 420% dari uang pertanggungan. Adit juga menjelaskan bahwa FWD Critical Armor adalah produk asuransi unggulan FWD Life tahun ini yang memberikan berbagai manfaat klaim.

Swa.co.id / 30-01-2020

18. Allianz Gandeng HSBC Luncurkan Produk Joint Life Care Bagi Milenial

PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) menawarkan produk Joint Life Care, yakni solusi perlindungan jiwa berjangka gabungan bagi suami istri dalam satu polis dengan satu premi. Produk ini melindungi terhadap risiko berkurangnya sumber penghasilan dalam rumah tangga jika salah satu atau kedua pencari nafkah meninggal dunia. Joint Life Care memiliki beberapa keunggulan, yaitu suami istri ditanggung dalam 1 polis, santunan jiwa hingga Rp1,5 miliar, memberikan ekstra proteksi 5 tahun, serta premi bulanan yang terjangkau, mulai dari Rp500.000. Bagi pasangan suami istri atau keluarga muda, memiliki asuransi jiwa berarti melindungi keluarga tercinta dari risiko yang mungkin terjadi, karena dampak finansialnya akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga.

Tirto.id / 30-01-2020

19. Luncurkan Asuransi Jiwa Joint Life Care, Allianz dan HSBC Sasar Keluarga Milenial, Ini Keunggulannya

PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) bersama PT Bank HSBC lndonesia (HSBC Indonesia) meluncurkan produk asuransi jiwa berjangka ‘Joint Life Care’. Bianto Surodjo, Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, mengatakan produk ini memberikan solusi perlindungan jiwa berjangka gabungan bagi suami istri dalam satu polis dengan satu premi. Chief Marketing Officers Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen  menjelaskan produk Joint Life Care sesuai dan sangat relevan dengan dinamika pasangan suami istri generasi milenial.

Tribunnews.com / 30-01-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

20. Pengawasan Industri Asuransi Diperketat

Dalam pertemuan tahunan industri jasa keuangan di Gedung Sate, Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Hidayat menyebut bahwa otoritas telah mencanangkan reformasi industri keuangan non bank termasuk sektor asuransi. Selanjutnya, OJK akan mengeluarkan format laporan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap kualitas investasi yang dilakukan oleh perusahaan, serta proyeksi likuiditas dan rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC).

Bisnis Indonesia / 31-01-2020 Hal. 14

21. Kasus Jiwasraya untuk Dulang Suara

Skandal Jiwasraya ternyata dimanfaatkan partai politik (parpol) untuk meraih simpatik konstituennya. Parpol berlomba - lomba berada di barisan paling depan untuk mengungkap skandal tersebut demi mendulang suara pada Pemilu 2024. Sumber SP mengatakan, kasus Jiwasraya memang sengaja dimainkan aktor politik di DPR untuk mendapat simpatik publik. Meski demikian, masih ada skenario yang disiapkan fraksi-fraksi di DPR. Belakangan mulai muncul lagi ketidakpuasan terhadap Panja Jiwasraya dan dorongan untuk membentuk Pansus mulai digulirkan lagi.

Suara Pembaruan / 31-01-2020 Hal. 1

22. Ada Celah Aturan, Kontrol Pengawasan Asabri Lemah

Pangkal masalah PT Asabri kini semakin terungkap. Perusahaan asuransi tersebut mengakui, ada masalah dalam pengelolaan investasi. Strategi investasi agresif membuat aset asuransi sosial ini menurun. Dalam laporan keuangan 2019, penurunan nilai aset sebesar Rp 16,8 triliun. Ini merupakan bagian unrealized loss. Di saat polemik itu terjadi juga ada persoalan soal pengawasan. Selama ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator industri keuangan mengaku memang tak mengawasi Asabri, sesuai pasal 53 dan 54 Peraturan Pemerintah (PP) No. 102 tahun 2015.

Kontan / 31-01-2020 Hal. 1

23. Bisnis Pialang Asuransi Tumbuh

Bisnis pialang industri akan tumbuh tahun ini. Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apparindo) menargetkan tahun ini bisnis pialang asuransi tumbuh sekitar 17%. Kemarin Apparindo melakukan FGD, kemitraan atau bekerja sama, perusahaan di pialang asuransi meningkatkan kemampuannya untuk melihat celah lain. Tantangan pemain pialang asuransi tahun ini ialah menghadapi digitalisasi, jadi asuransi bisa melalui saluran online. Menurut Adi, ada sisi-sisi tertentu yang belum terpikirkan dari regulasi.

Kontan / 31-01-2020 Hal. 20

24. OJK : Premi asuransi jiwa naik 4,1 persen 2019

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menyatakan pertumbuhan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) masih terjaga, dengan beberapa indikator seperti kenaikan premi di produk proteksi komersial, dan jiwa, hingga kemampuan permodalan asuransi secara industri. Menurut data OJK yang dikutip di Jakarta, Kamis, premi asuransi jiwa terkumpul sebesar Rp179,1 triliun pada 2019 dengan pertumbuhan 4,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Kemudian, premi komersial mencapai Rp281,2 triliun atau naik delapan persen (yoy). Secara umum, OJK mencatat industri jasa keuangan masih tumbuh positif hingga Januari 2020. Di industri perbankan, tercatat pertumbuhan kredit 6,08 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada akhir 2019.  .

Antaranews.com / 30-01-2020

25. OJK Akan Rilis Pedoman Manajemen Risiko Industri Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menaruh perhatian serius pada industri asuransi pasca terkuaknya kasus Jiwasraya dan Asabri. Anggota Dewan Komisioner OJK Ahmad Hidayat mengatakan pihaknya mencatat penghimpunan dana di industri asuransi juga masih positif. Sepanjang tahun 2019 premi asuransi komersial yang dikumpulkan mencapai Rp261,65 triliun atau tumbuh sebesar 6,1% yoy (2018: 4,1% yoy). Ahmad Hidayat juga membantah prediksi OJK jika industry asuransi 2020 ini tumbuh moderat akibat meledaknya kasus Jiwasraya. Menurutnya pertumbuhan industry asuransi akan tetap baik, dan di sisi lain kasus Jiwasraya sudah ditangani dengan baik oleh aparat penegak hukum.

Bisnis.com / 30-01-2020

26. Kinerja Industri Jasa Keuangan Masih Positif

Kinerja industri keuangan Indonesia sepanjang tahun 2019 masih positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat selama 2019, di tengah pelemahan perekonomian global dan domestik, pertumbuhan sektor jasa keuangan masih positif dengan stabilitas sektor jasa keuangan terjaga. Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana mengatakan, kinerja positif industri jasa keuangan tak lepas dari peran OJK. Kinerja kredit perbankan ditopang oleh sektor konstruksi yang tumbuh 14,6 persen (yoy) dan rumah tangga 14,6 persen (yoy). Sejalan dengan itu, kredit investasi meningkat 13,2 persen (yoy) yang menunjukkan potensi pertumbuhan sektor riil ke depan.

Kompas.com / 30-01-2020

27. Kinerja industri jasa keuangan dinilai masih positif

Kinerja industri keuangan Indonesia sepanjang tahun lalu masih mencatatkan kinerja yang positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa selama 2019, di tengah pelemahan perekonomian global dan domestik, pertumbuhan sektor jasa keuangan masih positif dengan stabilitas sektor jasa keuangan terjaga. Di tengah tekanan perekonomian global, kredit perbankan 2019 tumbuh di 6,08% ditopang oleh sektor konstruksi yang tumbuh 14,6% dan rumah tangga 14,6%. Sejalan dengan itu, kredit investasi meningkat 13,2% yang menunjukkan potensi pertumbuhan sektor riil ke depan. Sementara itu, industri keuangan non bank juga tetap menjaga kualitas pertumbuhannya.  

Kontan.co.id / 30-01-2020                                            

28. Industri Jasa Keuangan Mampu Bertahan dalam Gejolak Ekonomi

Kinerja industri keuangan Indonesia sepanjang tahun lalu masih mencatatkan kinerja yang positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa selama 2019, di tengah pelemahan perekonomian global dan domestik, pertumbuhan sektor jasa keuangan masih positif dengan stabilitas sektor jasa keuangan terjaga. Di tengah tekanan perekonomian global, kredit perbankan 2019 tumbuh di 6,08% ditopang oleh sektor konstruksi yang tumbuh 14,6% dan rumah tangga 14,6%. Sejalan dengan itu, kredit investasi meningkat 13,2% yang menunjukkan potensi pertumbuhan sektor riil ke depan.  

Medcom.id / 30-01-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.657

IHSG (per 30 Januari 2020)

   6.057,59

BI Rate

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, HE Neraca, Kontan, Koran Sindo, Republika, Suara Pembaruan, Bisnis.com, Kompas.com, Gatra.com, Hipwee.com, Industry.co.id, Investing.com, Kontan.co.id, Medcom.id, Republika.co.id, Swa.co.id, Tirto.id, Tribunnews.com

DOWNLOAD PDF