AAJI Daily News - 4 November 2020


Tanggal terbit (04 / 11 / 2020)

Rabu, 4 November 2020

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Wacana Pembatasan Penjualan Unit-Linked, AAJI: Pemetaan Masalah Lebih Penting
  2. Perlu Engga Sih Punya Asuransi di Masa Pandemi, Ini Kata Ahl
  3. Proteksi Cuma-Cuma
  4. Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 14 Saksi
  5. Pemegang Polis Wanaartha Life Ajukan Class Action
  6. Allianz Life Pastikan Klaim Covid-19 Masuk Pertanggungan
  7. Skandal Jiwasraya, Kejagung Cecar 14 Saksi, Ini Daftarnya!
  8. Beda dengan Jiwasraya, IFG Tak Tawarkan Imbal hasil Tinggi
  9. Resmi Meluncur! 'Juru Selamat' Jiwasraya Punya Aset Rp 76 T
  10. Gandeng Qoala dan Mitra Jasa Pratama, FWD Life pasarkan Traveloka Protect
  11. Sangat Kecewa dengan Lamanya Proses Klaim Asuransi Kematian Prudential
  12. Perjalanan 25 Tahun Prudential Indonesia di Industri Asuransi Jiwa
  13. 25 Tahun Hadirkan Ragam Inovasi Asuransi Jiwa, Prudential Indonesia Rilis Buku Berkarya dalam Cinta
  14. Pengadilan Diminta Jelaskan Kejanggalan Penundaan Gugatan Nasabah Wana Artha
  15. OJK Hati-Hati Atur Produk Unitlink
  16. OJK Susun Regulasi Unit-Linked, Ini Pesan Dewan Asuransi Indonesia
  17. Duh.. Premi Industri Asuransi Jiwa RI Terus Merosot Terpukul Pandemi

TENTANG AAJI

Wacana Pembatasan Penjualan Unit-Linked, AAJI: Pemetaan Masalah Lebih Penting

AAJI menilai bahwa wacana pembatasan penjualan unit-linked bukan langkah yang tepat. Regulator dan industri pertama-tama perlu memetakan masalah dari penjualan produk tersebut, alih-alih membatasi pembelinya. Menurut Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu, pembatasan penjualan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked sulit untuk dilakukan. Togar menilai bahwa sebaiknya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama-sama dengan industri asuransi memetakan faktor-faktor penyebab terjadinya dispute dari penjualan unit-linked.

Bisnis.com / 03-11-2020

Perlu Engga Sih Punya Asuransi di Masa Pandemi, Ini Kata Ahl

Kepala Departemen Marketing AAJI, Jos Chandra Irawan beralasan asuransi bertujuan untuk memberikan keamanan finansial bagi setiap orang dalam berbagai kondisi, seperti saat masa pandemi ini. Lebih lanjut, kata dia, idealnya calon nasabah yang membeli polis asuransi, perlu memastikan kembali manfaat yang diterimanya. Lantaran, keuntungan dari asuransi yang dikeluarkan setiap perusahaan asuransi berbeda-beda. AAJI juga menghimbau kepada masyarakat bagi yang ingin memilih produk asuransi jiwa yang sesuai dengan kemampuan pendapatannya masing-masing.

Suara.com / 03-11-2020

INDUSTRI & ASURANSI

Proteksi Cuma-Cuma

Director & Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo, Managing Director of GoPay Indonesia Budi Gandasoebrata, SVP Product Marketing of GoPay Indonesia Timothius Martin dan Head of Digital Partnershop Allianz Life Indonesia Danis Samagan, mengumumkan kerja sama lanjutan melalui peluncuran program #ProteksiCumaCuma di Jakarta, Rabu (28/10).

HE Neraca / 04-11-2020 hal. 9

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 14 Saksi

Kejagung Kembali melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang saksi terkait dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sebanyak 14 orang saksi baik sebagai pengurus maupun sebagai karyawan koorporasi atau perusahaan manager investasi, keterangan yang diambil dari saksi dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaanya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di BEI.

Suara Pembaruan / 04-11-2020 hal. 7

Pemegang Polis Wanaartha Life Ajukan Class Action

Nasabah Wanaartha Life terus mencari keadilan. Mereka sudah mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan, namun gagal dikabulkan, sehingga nasabah mengajukan upaya class action. Salah satu nasabah, Wahjudi mengatakan class action menurutnya dilakukan agar uang nasabah bisa kembali. Pada pemegang polis juga sudah lapor ke KY untuk minta perlindungan hukum dan mengawal persidangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Suara Pembaruan / 04-11-2020 hal. 7

Allianz Life Pastikan Klaim Covid-19 Masuk Pertanggungan

Direktur Asuransi Allianz Life Indonesia, Karin Alkrina Zulkarnaen menyebutkan bahwa Allianz Life memasukan covid-19 sebagai bagian dari pertanggungan, dimana hingga akhir September 2020 Asuransi Allianz Life Indonesia tercatat telah membayarkan klaim asuransi terkait covid-19 lebih dari RP 60 miliar.

Cnbcindonesia.com / 03-11-2020

Skandal Jiwasraya, Kejagung Cecar 14 Saksi, Ini Daftarnya!

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI kembali melakukan pemeriksaan 14 orang saksi terkait perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero). Pemeriksaan para saksi ini terkait dengan tersangka korporasi dan tersangka pribadi dalam hal ini Piter Rasiman. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan keterangan dari saksi dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya.

Cnbcindonesia.com / 03-11-2020

Beda dengan Jiwasraya, IFG Tak Tawarkan Imbal hasil Tinggi

Holding perusahaan asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) menyatakan telah membentuk IFG Life. Salah satu fungsinya, adalah menampung migrasi portofolio PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hasil restrukturisasi. Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga mengatakan bisnis IFG Life akan cenderung lebih konservatif dengan menekankan pada proteksi. Ini berbeda dengan Jiwasraya yang sebelumnya menawarkan return selangit. Untuk produk yang memiliki layanan investasi nantinya, IFG Life tidak akan menjanjikan imbal hasil tinggi, yang justru tidak bisa direalisasikan.

Cnnindonesia.com / 03-11-2020

Resmi Meluncur! ‘Juru Selamat’ Jiwasraya Punya Aset Rp 76 T

Pemerintah resmi meluncurkan holding asuransi dan penjaminan BUMN. PT BPUI ditunjuk menjadi induk holding asuransi dan meluncurkan IFG. Hal ini dilakukan setelah pemerintah resmi memberikan penyertaan modal negara (PMN) kepada BPUI. IFG diluncurkan dengan total aset secara konsolidasi sebesar Rp 76,2 triliun dari 9 BUMN asuransi dan penjaminan yang menjadi anggota holding-nya. Nantinya, IFG Life ini akan menjadi ‘juru selamat’ bagi nasabah asuransi Jiwasraya. IFG Life direncanakan akan menerima migrasi polis asuransi dari nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hasil restrukturisasi.

Detik.com / 03-11-2020

Gandeng Qoala dan Mitra Jasa Pratama, FWD Life pasarkan Traveloka Protect

PT FWD Life Indonesia bersama Traveloka menggandeng PT Mitra Jasa Pratama (MJP) serta insurtech Qoala memasarkan Traveloka Protect. Wakil Direktur Utama FWD Life Adit Trivedi mengatakan, kerja sama ini melanjutkan kolaborasi yang sudah ada, guna memudahkan nasabah mendapatkan layanan asuransi secara digital di masa pandemi. FWD Life berupaya memanfaatkan teknologi untuk menyediakan produk yang sederhana, praktis, dan mudah dipahami bagi para nasabah. Dengan begitu, produk asuransi dapat diakses dengan mudah, terjangkau, dan menarik untuk semua orang.

Kontan.co.id / 03-11-2020

Sangat Kecewa dengan Lamanya Proses Klaim Asuransi Kematian Prudential

Nasabah bernama Sahar mewakili Luriati Batee, selaku kakaknya dan juga ahli waris dari abangnya Marianus Gulo, pemilik polis Prudential nomor 12612945 yang meninggal pada tanggal 06 Februari 2019. Namun hingga saat ini tanggal 29 Oktober 2020 belum menerima klaim. Semua berkas yang diminta telah diserahkan dan sudah diterima dan dinyatakan sudah lengkap oleh Prudential pada bulan Agustus 2019. Sudah beberapa kali mencoba menanyakan via customer care Prudential di nomor 1500085 dengan waktu yang berbeda. Namun jawaban tetap sama, tunggu saja.

Mediakonsumen.com / 03-11-2020

Perjalanan 25 Tahun Prudential Indonesia di Industri Asuransi Jiwa

Selama 25 tahun, PT Prudential Life Assurance menggarap pasar asuransi di Tanah Air. Di puncak perayaan ulang tahun “Selebrasi Sepenuh Hati PRU25”, Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengungkapkan, sejak tahun 1995, pihaknya fokus mendengarkan, memahami dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui solusi perlindungan asuransi jiwa yang komprehensif. Selain itu, sejumlah produk dan layanan Prudential Indonesia yang menjadi terobosan di industri di antaranya PRUTotal Critical Protection dan PRUTotal Critical Protection Syariah,

Swa.co.id / 03-11-2020

25 Tahun Hadirkan Ragam Inovasi Asuransi Jiwa, Prudential Indonesia Rilis Buku Berkarya dalam Cinta

25 Tahun sudah usia perjalanan PT Prudential Life Assurance sebagai perusahaan asuransi di Indonesia. Inovasi pun terus ditingkatkan oleh Prudential guna memahami dan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia dalam solusi perlindungan asuransi. Tidak hanya itu, dalam momen ini Prudential juga meluncurkan buku semi-autobiografi ’25 Tahun Prudential Indonesia: Berkarya dalam Cinta’. Buku ini merangkum semangat Prudential Indonesia yang diwujudkan selama 25 tahun perjalanan dan diceritakan melalui kisah perjuangan hidup lima tokoh inspiratif terkemuka.

Tribunnews.com / 03-11-2020

Pengadilan Diminta Jelaskan Kejanggalan Penundaan Gugatan Nasabah Wana Artha

Nasabah Wana Artha Life terus mencari keadilan. Mereka sudah mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan, namun gagal dikabulkan. Padahal, pengajuan praperadilan sudah didaftarkan sejak April 2020 namun baru diputuskan pada Juni 2020. Kini, mereka mengajukan upaya class action pada Juli, dan baru disidangkan belakangan ini. Pakar hukum Pidana Mudzakir menilai ada kejanggalan yang harus diungkap dan menegaskan para nasabah boleh mengajukan praperadilan selaku pihak ketiga yang berkepentingan terhadap tindakan jaksa yang menyita aset nasabah.

Wartaekonomi.co.id / 03-11-2020

REGULASI & MAKRO EKONOMI

OJK Hati-Hati Atur Produk Unitlink

OJK sedang menggodok surat edaran petunjuk teknis PAYDI atau unitlink. Nantinya melalui aturan tersebut perusahaan asuransi umum bisa menjual produk PAYDI. Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi mengatakan, aturan tersebut memiliki tingkat kehati-hatian karena PAYDI menghimpun dana masyarakat sebagai premi. Riswinandi mengakui saat ini masih banyak kasus di industri asuransi karena rendahnya pemahaman pemegang polis terhadap investasi. Oleh karena itu, OJK juga mempertimbangkan adanya pembatasan penjualan PAYDI/unitlink hanya kepada sejumlah nasabah.

Republika.co.id / 03-11-2020

OJK Susun Regulasi Unit-Linked, Ini Pesan Dewan Asuransi Indonesia

DAI menilai bahwa regulasi tentang produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI harus memosisikan produk itu sesuai dengan harkatnya, yakni sebagai sebuah asuransi, terlebih saat penyusunan aturan itu sedang menjadi sorotan. Ketua DAI Hastanto Sri Margi (HSM) Widodo menyatakan bahwa pihaknya belum bisa mengomentari wacana pembatasan penjualan tersebut. Namun, menurutnya, harus dipastikan bahwa unit-linked akan diposisikan sesuai dengan harkatnya sebagai produk asuransi.

Bisnis.com / 03-11-2020

 

Duh.. Premi Industri Asuransi Jiwa RI Terus Merosot Terpukul Pandemi

OJK mengungkapkan premi industri asuransi jiwa dalam negeri terkontraksi hingga 11,39% per September 2020. Pil pahit juga harus diterima oleh industri asuransi umum dan reasuransi yang turut terkena imbas pandemi sehingga kembali terkontraksi sebesar 3,25%. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, tren negatif terus terjadi pada industri asuransi dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Trenasia.com / 03-11-2020

 

INFORMASI KEUANGAN

 

 

USD/IDR

14.585

IHSG (per 03 November 2020)

5.159,45

BI Rate

 

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

 

Sumber Media: HE Neraca , Suara Pembaruan, Bisnis.com, Cnbcindonesia.com, Cnnindonesia.com, Detik.com, Kontan.co.id, Mediakonsumen.com, Republika.co.id, Swa.co.id, Suara.com, Trenasia.com, Tribunnews.com, Wartaekonomi.co.id.

DOWNLOAD PDF