AAJI Daily News - 18 November 2020


Tanggal terbit (18 / 11 / 2020)

Rabu, 18 November 2020

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Anomali Industri Asuransi, Penuh Masalah tapi Terus Tumbuh
  2. 6 Asosiasi Jasa Keuangan Berbagi Pengetahuan Soal Perlindungan Konsumen di Era Digital
  3. Digitalisasi Akan Percepat Pertumbuhan Industri Asuransi
  4. Allianz Indonesia Yakin Ekonomi Syariah Jadi Solusi buat Indonesia
  5. Daniel Mananta Khawatir dengan Kesehatannya di Hari Tua
  6. OJK Cabut Sanksi Pembekuan Usaha Kresna Life
  7. Berita Ekonomi Terpopuler: Impor BBM, Penghapusan Premium, sampai Kasus WanaArtha
  8. Mau Terima PMN Rp20 Triliun, Komisi XI Cecar Bos BPUI
  9. Nasabah Polisikan Manajemen WanaArtha, YLKI: Langkah Maju dan Memberi Kepastian Hukum
  10. OJK Catat 3.224 Iklan Lembaga Jasa Keuangan Langgar Ketentuan
  11. KPK Diminta Menyelidiki Kasus Gagal Bayar di Sektor Keuangan
  12. DPR Minta KPK Turun Tangan Bongkar Skandal Industri Keuangan
  13. Industri Asuransi Perlu Berinovasi dalam Ekosistem Digital

TENTANG AAJI

Anomali Industri Asuransi, Penuh Masalah tapi Terus Tumbuh

Dosen Program MM-Fakuktas Ekonomika dan Bisnis UGM Kapler A. Marpaung menilai bahwa apa yang terjadi dengan industri asuransi merupakan kondisi yang unik. Sebagai industri yang menjual kepercayaan, bisnisnya tetap tumbuh di tengah berbagai kisruh dan prahara bisnis. Hal itu sejalan dengan data AAJI bahwa sejak 2008, premi baru asuransi jiwa tumbuh rata-rata 14,4 persen setiap tahunnya dan premi lanjutan rata-rata tumbuh 14,7 persen. Adapun, total premi industri tumbuh 14,5 persen dengan total pendapatan yang terus meningkat rata-rata 15,6 persen per tahunnya.

Bisnis.com / 17-11-2020

6 Asosiasi Jasa Keuangan Berbagi Pengetahuan Soal Perlindungan Konsumen di Era Digital

Indonesia Marketing Association (IMA) menggelar Webinar Series 2 tentang literasi keuangan dan perlindungan konsumen di era digital, Selasa (17/11). Pelaku sektor keuangan di Indonesia yang terlibat: Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), AAUI dan AAJI, hingga Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI). Semua perwakilan membagikan informasi dan pengetahuan baru bagi masyarakat Indonesia tentang literasi keuangan dan perlindungan konsumen, khususnya di era digital.

Liputan6.com / 17-11-2020

Digitalisasi Akan Percepat Pertumbuhan Industri Asuransi

AAJI mencatat, jumlah warga yang terproteksi asuransi jiwa di Indonesia hingga akhir triwulan II-2020 mencapai 58,75 juta orang, turun 1,4% pada periode sama tahun lalu. Sedangkan tingkat literasi perasuransian sebesar 19,4% dibawah perbankan (36,12%). Kepala Lembaga Manajemen FEB UI Willem Makaliwe menyampaikan, kondisi ini perlu ekosistem digital yang sejalan dengan perilaku pengguna jasa untuk membangun prospek kedepan. Perusahaan asuransi harus mampu melakukan creative destruction untuk melakukan inovasi agar masyarakat mau berasuransi.

Kompas / 18-11-2020 Hal. 20

INDUSTRI & ASURANSI

Allianz Indonesia Yakin Ekonomi Syariah Jadi Solusi buat Indonesia

Berbicara mengenai ekonomi Syariah berarti bicara inklusi ekonomi, keuangan dan bisnis. Ekonomi Syariah itu rahmatan lil alamin, bermanfaat bagi semua. Keyakinan yang sama juga dimiliki oleh Allianz Life Syariah. Ekonomi Syariah di Indonesia memiliki peran dalam pemulihan ekonomi. Menurut data Global Islamic Finance Report 2019, Indonesia menduduki peringakat pertama dalam pasar keuangan Syariah global. Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia mengatakan, di tengah pandemi, Allianz Life Syariah masih mencatat pertumbuhan hampir 5%. 

HE Neraca / 18-11-2020 Hal. 5

Daniel Mananta Khawatir dengan Kesehatannya di Hari Tua

Saat saat konferensi pers virtual, Pulse by Prudential, Daniel Mananta mengaku rajin berolahraga untuk menerapkan gaya hidup sehat. Bukan lantaran musim pandemi yang harus menjaga imun tubuh, Daniel sudah rutin olah raga sejak empat tahun belakangan. Tujuan olahraga agar selalu sehat dan tetap bisa beraktivitas di usia tuanya. Namun Daniel merasa beruntung bisa mengendalikan gizi pada makanan. Ia menggunakan aplikasi Pulse by Prudential untuk mengatasi kekhawatirannya.

Tabloidbintan.com / 16-11-2020

OJK Cabut Sanksi Pembekuan Usaha Kresna Life

OJK mengakhiri Sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (SPKU) kepada PT Asuransi Jiwa Kresna. Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Moch Ihsanuddin menyatakan pencabutan sanksi pembekuan usaha dilakukan karena Kresna Life dianggap telah mengatasi penyebab dikenakan sanksi dengan melaksanakan rekomendasi pemeriksaan pada 2019. Dengan diakhirinya SPKU, perseroan dapat melakukan kegiatan penutupan pertanggungan baru untuk seluruh lini usaha bagi perusahaan asuransi sejak tanggal 4 November 2020 dan senantiasa mengacu pada ketentuan perundangan yang berlaku.

Cnnindonesia.com / 17-11-2020

Berita Ekonomi Terpopuler: Impor BBM, Penghapusan Premium, sampai Kasus WanaArtha

Pemerintah mendorong peningkatan produksi BBM dari kilang dalam negeri. Dengan adanya peningkatan tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan BBM dalam negeri tidak lagi akan bergantung dari impor. Selain itu, PT Pertamina (Persero) merespons kabar mengenai rencana penghapusan penyaluran BBM jenis premium di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) per Januari 2021. Terakhir, Laporan nasabah WanaArtha Life kepada pihak berwajib dinilai akan semakin memperjelas siapa yang mesti bertanggung jawab perihal gagal bayar yang dialami perusahaan asuransi tersebut.

Medcom.id / 17-11-2020

Mau Terima PMN Rp20 Triliun, Komisi XI Cecar Bos BPUI

Anggota Komisi XI terlebih dulu mencecer Direktur Utama BPUI Robertus Bilitea, sebelumnya dia menyampaikan materi presentasi secara detail ihwal alasan perseroan akan menerima PMN senilai Rp20 triliun dan sejumlah catatan ihwal skema pembentukan holding BUMN perasuransian dan penjaminan. Namun, bahan presentasi tersebut justru ditolak oleh Komisi XI DPR. Salah satu anggota Komisi XI mengatakan, lebih baik pindah dulu ke Hutama Karya sambil menyediakan tambahan bahan karena bisnis yang mau dilakukan BPUI ini tidak tergambar di bahan presentasi ini.

Okezone.com / 17-11-2020

Nasabah Polisikan Manajemen WanaArtha, YLKI: Langkah Maju dan Memberi Kepastian Hukum

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai, keputusan nasabah WanaArtha Life dengan menempuh jalur hukum atas persoalan gagal bayar yang dihadapi, merupakan langkah yang tepat. Bahkan Koordinator Pengaduan dan Hukum YLKI, Sularsi menuturkan, pendekatan hukum akan lebih memberi kepastian bagi nasabah WanaArtha dibanding hanya melakukan demonstrasi. Sularsi juga meminta pihak WanaArtha agar bertanggungjawab dan bertindak koperatif kepada nasabah.

Tribunnews.com / 17-11-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

OJK Catat 3.224 Iklan Lembaga Jasa Keuangan Langgar Ketentuan

OJK mencatat dari 10.361 iklan yang diterbitkan lembaga jasa keuangan mulai Januari 2019 hingga September 2020, sebanyak 3.224 di antaranya melanggar ketentuan. Berdasarkan jenis pelanggaran, sebanyak 94 persen masuk kategori tidak jelas, 5 persen masuk kategori menyesatkan, sisanya 1 persen tidak akurat. Sementara berdasarkan sektor, 72 persen pelanggaran iklan dilakukan sektor perbankan. Sektor industri keuangan nonbank (IKNB) 27 persen, sementara sektor pasar modal 1 persen.

Bisnis.com  17-11-2020

KPK Diminta Menyelidiki Kasus Gagal Bayar di Sektor Keuangan

KPK didesak turun tangan mengusut maraknya kasus gagal bayar di sektor industri keuangan.Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menyebut maraknya kasus gagal bayar di industri keuangan harus segera dituntaskan. Salah satunya dengan melibatkan Lembaga Antirasuah. Saat ini tercatat ada beberapa perusahaan yang bergerak di sektor keuangan mengalami gagal bayar. Berkaitan dengan itu, Trimedya mendorong KPK menelusuri lemahnya pengawasan OJK sehingga kasus gagal bayar marak terjadi di sektor tersebut.

Medcom.id / 17-11-2020

DPR Minta KPK Turun Tangan Bongkar Skandal Industri Keuangan

Maraknya perkara gagal bayar di industri keuangan Indonesia harus menjadi perhatian seluruh pihak, tak terkecuali seluruh jajaran penegak hukum bahkan ke level Presiden. KPK juga harus ikut menyelidiki kasus korupsi yang terjadi untuk menekan kerugian masyarakat serta memberikan efek jera terhadap pihak-pihak yang terlibat. Dalam 2 tahun terakhir, terdapat lebih dari 10 perusahaan yang bergerak di sektor jasa keuangan yang mengalami gagal bayar. Anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan, meminta kepada KPK ikut mengawasi lemahnya pengawasan OJK.

Viva.co.id / 17-11-2020

Industri Asuransi Perlu Berinovasi dalam Ekosistem Digital

Deputi Direktur Pengawasan Asuransi II OJK, Kristianto Andi Handoko mendorong pelaku industru asuransi memanfaatkan ekosistem digital untuk lebih jeli melihat kebutuhan konsumen melalui inovasi produk yang ditawarkan. Dia mengungkapkan, melihat kondisi saat ini, sebetulnya sudah terjadi shifting dalam industri asuransi dalam skema yang tradisional menjadi asuransi berbasis ekosistem digital. Adanya pandemi ini juga dilihat sebagai kesempatan bagi industri asuransi untuk melakukan shifting secara total.

Suara Pembaruan / 18-11-2020 Hal. 7

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.055

IHSG (per 17 November 2020)

 5.529,94

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

HE Neraca, Investor Daily, Kompas, Suara Pembaruan, Bisnis.com, Cnnidonesia.com, Investor.id, Liputan6.com, Medcom.id, Okezone.com, Tribunnews.com, Viva.co.id.

DOWNLOAD PDF