AAJI Daily News - 3 Februari 2020


Tanggal terbit (03 / 02 / 2020)

FM-CC-AAJI-06-001

Senin, 3 Februari 2020

HEADLINE NEWS

  1. Edukasi Asuransi
  2. Siasat AJB Ural tumpukan Lainnya
  3. Penuntasan Kasus Jiwasraya
  4. Kubu Pendukung Panja vs Pansus
  5. Menelusuri Benang Kusut Jiwasraya
  6. Penetrasi Bisnis Asuransi Mikro Masih Rendah
  7. Pelaku Asuransi Siap Lepas UUS.
  8. Bisnis Asuransi Dibenahi
  9. Gejolak Sesaat di Lantai Bursa
  10. Kejagung mulai Periksa Pemilik Rekening Efek
  11. Ditarik “Pulang” Buat Tangani Kasus Jiwasraya
  12. Kejaksaan Agun Memeriksa Lagi Tiga Saksi Jiwasraya
  13. Panja Jamin Penyelamatan Korporasi
  14. Kasus Jiwasraya, Holding Asuransi Mengancam Peran Swasta
  15. Penetrasi Bisnis Asuransi Mikro Masih Rendah
  16. Tahun ini, AAJI fokus menggenjot literasi dan inklusi keuangan via asuransi mikro
  17. Restrukturisasi Polis Jiwasraya Harus Persetujuan Nasabah
  18. Wujudkan Generasi Muda dan Sehat, Aplikasi Hario MNC Life Dukung Lari Maraton SkyRun 2020
  19. Ancaman Corona, Kebijakan Perusahaan Asuransi Tak Seragam

INDUSTRI ASURANSI

1. Edukasi Asuransi

kasus salah investasi yang mengakibatkan kerugian dalam bidang asuransi harusnya jadi alarm untuk investor awam. Pada umumnya orang membeli asuransi dan berfikir untuk berlindung dari risiko, bahkan sering berharap dapat keuntungan di kemudian hari. semoga dalam peristiwa ini nasabah asuransi lebih kritis memilih produk.  Semoga kemelut yang menimpa asuransi bisa diselesaikan tanpa menimbulkan kerugian bagi para nasabah mereka dan para pelaku yang berniat jahat dapat dihukum semestinya. Tabloid Kontan  / 3-2-2020, Hal 22

2. Siasat AJB Ural tumpukan Lainnya

Klaim polis asuransi yang menggunung menjadi kewajiban yang harus segera dituntaskan oleh manajemen asuransi jiwa bersama AJB Bumiputera 1912. Akankah implementasi petunjuk teknis antrean klaim efektif dalam menguraikan sengkarut gagal bayar perusahaan asuransi tertua di  Indonesia.  Pada 20 Januari 2020, Direktur Utama AJB Bumiputera Dirman Pardosi menekan peraturan direksi AJB Bumiputera 1912 no. PE. 1/DIR/2020 tentang petunjuk pelaksanaan mekanisme pengelolahan sistem antrean Klaim. Pada kesempatan kali ini, Dirman menyebutkan bahwa Bumiputera sekarang sedang inventarisir seluruh klaim outstanding dengan segala macam parameter yang menjadi pertimbangan dalam menentukan nomor antrean, utamanya tanggal pengajuan, jenis, dan nominal klain. Bisnis Indonesia / 03-2-2020, Hal 14

3. Penuntasan Kasus Jiwasraya

Permasalahan gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih terus bergulir. Pemerintah masih terus mencari cara penyelesaian masalah ini. Beberapa cara diusulkan, mulai dari bailout hingga holding perusahaan asuransi milik negara. Usulan mengembalikan dana nasabah dengan melakukan bailout Jiwasraya kondisi keungan negara dilakukan dengan cara penambahan ekuitas serta cara industri perbankan yang sudah mempunyai mekanisme penyelamatan dana nasabah melalui penjaminan yang dilakukan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) pemerintah. Adapun usulan holding perusahaan asuransi milik negara sebagai cara penyelamatan Jiwasraya dengan melakukan restrukturisasi dengan penambahan ekuitas oleh induk perusahaan masih berupa wacana. Bisnis Indonesia / 3-2-2020, Hal 2

4. Kubu Pendukung Panja vs Pansus

Kasus Jiwasraya Buka Peluang Perang Antarparpol Di Senayan

Kasus Jiwasraya yang bergulir di Senayan membuka perang antarparpol. Sikap parpol akan terbelah, antara pendukung Panitia Kerja (Panja) dan Panitia Khusus (Pansus). Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Poltical and Public Policy Studies, Jerry Massie dalam acara Crosschek di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, kemarin. “Saya melihat akan terjadi political war fair atau perang antarpartai. Indikasinya kuat di sana, karena Demokrat menginginkan pansus sedangkan PDIP panja,” usari Jerry.

Rakyat Merdeka / 3-2-2020, Hal 5

5. Menelusuri Benang Kusut Jiwasraya

Ketika kasus Jiwasraya mencuat, muncul beragam pendapat dari pengamat ekonomi, praktisi asuransi, DPR, dan pemerintah Umum yang berpendapat Jiwasraya Gagal bayar karena tiga hal, pertama krisis global 1988, mismanages, atau salah investasi. Semua sepakat harus ditelusuri “siapa yang merampok” dan pemerintah bertanggung jawab mengembalikan dana nasabah. Pada tahun tersebut, industri keuangan global terpuruk dan nyaris ambruk. Terus berlanjut pada laporan keuangan per 31 desember 2006 menyebutkan bahwa Jiwasraya menderita defisit Rp. 3.29 Triliun. Isu utama defisit ialah jumlah aset jauh lebih rendah dibandingkan dengan kewajiban. Hanya ada dua opsi solusi yang pertama  berhenti berbisnis dan kedua menambah modal.

Media Indonesia / 1 Februari 2020

6. Penetrasi Bisnis Asuransi Mikro Masih Rendah

Minat bisnis asuransi mikro masih belum terlalu tinggi, perusahaan asuransi jiwa belum melihat potensi keuntungan maksimal dari bisnis asuransi mikro. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat cuma ada 22 pemain dari 60 perusahaan yang bermain bisnis asuransi mikro. “Akan semakin banyak pemain dengan begitu juga dapat untuk meningkatkan pendapatan premi,” kata Head of Microinsurance AAJI, Ansar Arifin akhir pekan lalu.

Tabloid Kontan / 3-2-2020, Hal 20.

7. Pelaku Asuransi Siap Lepas UUS

Pelaku usaha perasuransian meminta pemerintahan mengeluarkan regulasi pendukung aksi pemisahan atau spin off unit bisnis syariah (UUS). Sejumlah perusahaan asuransi sedang melakukan spin off tersebut yang pelaksanaannya akan diakhiri di tahun 2024.

Bisnis Indonesia/ 1-2-2020, hal 4

8. Bisnis Asuransi Dibenahi

Otoritas Jasa Keuangan merupakan salah satu lembaga yang dikaitkan dengan masalah bisnis asuransi yang baru-baru ini terjadi. Terkait jiwasraya, OJK memandang bahwa saat pengawasan beralih ke OJK pada 1 Januari 2013, tindakan yang dilakukan OJK adalah tidak menyetujui reasuransi. Pada saat itu dianggap perlu adanya penyehatan yang lebih berkelanjutan.

Kompas/ 3-2-2020, hal 14

9. Gejolak Sesaat di Lantai Bursa

Indeks harga saham gabungan atau biasa disebut sebagai IHSG menurun drastis hingga berada di level psikologis di bawah 6.000. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal seperti sentimen global terkait virus corona dan juga kasus di dalam negeri terkait dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan penurunan kinerja PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Kasus korupsi tersebut dianggap sebagai salah satu hal yang menambah kekhawatiran pelaku pasar.

Bisnis Indonesia/ 1-2-2020, hal 1

10. Kejagung mulai Periksa Pemilik Rekening Efek

Ratusan rekening efek atau transaksi saham diblokir guna keperluan penyidikan kasus terduga korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Satu per satu pemilik rekening diperiksa oleh Kejaksaan Agung. Salah satu rekening tersebut adalah milik Leonard Hartana, pemilik rekening efek sajam perusahaan yang terlibat skandal jiwasraya. Selain Leonard, ada dua orang lain yaitu Achmad Subehan (akunting PT Trada Alam Minera Tbk) dan John Herry Teja (Direktur PT Ciptadana Sekuritas).

Rakyat Merdeka/1-2-2020, hal.3

11. Ditarik “Pulang” Buat Tangani Kasus Jiwasraya

Yadyn Palebangan akan mengakhiri kiprahnya di KPK dan ditarik kembali di institusi kejaksaan. Tugas yang harus dilakukan oleh Yadyn Palebangan adalah untuk menuntasi perkara megakorupsi di Jiwasraya. Meskipun ada beberapa sejumlah perkara yang belum rampung di KPK, bagi Yadyn, perlu adanya kaderisasi untuk menyelesaikan masalah Jiwasraya ini.

Rakyat Merdeka/ 1-2-2020, hal 3

12. Kejaksaan Agun Memeriksa Lagi Tiga Saksi Jiwasraya

Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, pada Jumat (31/1) kembali memeriksa tiga orang saksi terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Jiwasraya. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiono mengatakan, saksi-saksi tersebut yaitu Leonard Hartana, pemegang saham yang merasa keberatan karena sahamnya di perusahaan salah satu tersangka diblokir dan meminta blokir dibuka, Achmad Subehan akunting PT Trada Alam Minera Tbk dan John Herry Teja, Karyawan PT Cipta Dana Sekuritas.

Kontan, / 1-2-2020, Hal 20

13. Panja Jamin Penyelamatan Korporasi

Komisi VI DPR memastikan bahwa penyelesaian kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya melalui mekasnisme pembentukan Panitia Kerja memberi kepastian dalam hal penegakan hukum dan penyelamatan korporasi. Dalam Perkembangan lain, Kejaksaan Agung terus memanggil sejumlah saksi dari perusahaan sekuritas untuk memberikan keterangan dan melengkapi berkas penyelidikan pada Jumat (31/1).

Bisnis Indonesia / 1-2-2020, Hal 20

14. Kasus Jiwasraya, Holding Asuransi Mengancam Peran Swasta

Kasus yang mendera PT Asuransi Jiwa Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) harus menjadi pengingat bagi pemerintah sebagai pemegang saham bahwa mengelola perusahaan asuransi tidak sebatas penyediaan modal. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menuturkan rencana pemerintah membentuk holding asuransi tidak serta merta akan menyelesaikan masalah yang dialami oleh perusahaan asuransi milik negara. Perusahaan yang sedang bermasalah [keuangannya] itu bisa malah membebani perusahaan asuransi lain. Pemerintah berkewajiban untuk menyehatkan perusahaan asuransi yang sedang bermasalah [dengan dana talangan]," ujar Togar kepada Bisnis, Minggu (2/2/2020).

Bisnis.com  / 2 Februari 2020

15. Penetrasi Bisnis Asuransi Mikro Masih Rendah

JAKARTA. Minat bisnis asuransi mikro masih belum terlalu tinggi. Perusahaan asuransi jiwa belum melihat potensi keuntungan maksimal dari bisnis asuransi mikro. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat cuma ada 22 pemain dari 60 perusahaan yang bermain bisnis asuransi mikro. "Akan semakin banyak pemain dengan begitu juga dapat untuk meningkatkan pendapatan premi," kata Head of Micorinsurance AAJI, Ansar Arifin akhir pekan lalu.

Bisnis.com / 3 Februari 2020

16. Tahun Ini, AAJI Fokus Menggenjot Literasi Dan Inklusi Keuangan Via Asuransi Mikro

Peminat asuransi mikro diprediksi akan terus meningkat seiring dengan penetrasi yang perlahan mulai bertambah. Head of Micorinsurance Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Ansar Arifin mengatakan, tahun ini AAJI akan fokus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui asuransi mikro. "Penetrasi asuransi mikro kepada masyarakat membutuhkan usaha yang tinggi. Tahun ini adalah kesempatan karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat konsen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui asuransi mikro yang masih belum terlalu tinggi,"kata Ansar Arifin kepada Kontan.co.id, Minggu (2/2).  . Kontan.co.id/ 2 Februari 2020

17.Restrukturisasi Polis Jiwasraya Harus Persetujuan Nasabah

Rencana Kemen BUMN untuk melakukan restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebagai salah satu upaya penyelamatan dinilai mungkin dilakukan. Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan langkah restrukturisasi merupakan keputusan untuk melakukan perpanjangan atau roll over polis asuransi yang lama. "Restrukturisasi ini mungkin dilakukan, karena akan dilakukan perpanjangan atau roll over polis-polis lama, rescheduling ya, mungkin saja dilakukan karena peserta yang setuju akan dijanjikan bunga lebih tinggi," ujar Irvan ketika dihubungi, Minggu (2/2/2020).

finansial.bisnis.com/ 2-2-2020.

18. Wujudkan Generasi Muda dan Sehat, Aplikasi Hario MNC Life Dukung Lari Maraton SkyRun 2020

Hario adalah aplikasi asuransi jiwa dari MNC Life yang bisa diproses secara online, mulai dari pembelian polis, pengecekan polis hingga pengajuan klaim. Produk asuransi yang bisa diakses melalui Aplikasi Hario di antaranya kesehatan, pendidikan, kecelakaan, pensiun dan perlindungan jiwa.

inews.id/ 2-2-2020.

19. Ancaman Corona, Kebijakan Perusahaan Asuransi Tak Seragam

Sejumlah perusahaan asuransi di Indonesia menyatakan para pemegang polis Asuransi bisa mengklaim bila terkena penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona. Salah satu asuransi tersebut adalah PT Asuransi Cigna yang membuat pengumuman kepada nasabah. Sementara itu, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau dikenal sebagai Mandiri Inhealth menyatakan belum bisa menerima klaim terkait virus corona yang tengah mewabah. Pasalnya, virus baru yang telah menjangkit lebih dari 9.000 orang ini masih belum diketahui obatnya dan potensi kesembuhannya, sehingga masuk dalam kategori penyakit yang belum terukur.

cnbcindonesia.com// 3-2-2020.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR (per 31 Desember 2019)

13.866

IHSG (per 30 Desember 2019)

  6.299,54

BI Rate

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Rakyat Merdeka, Kontan, Kompas, Radarcirebon.com, Kontan.co.id, Inews.id

DOWNLOAD PDF