AAJI Daily News - 26 Agustus 2020


Tanggal terbit (26 / 08 / 2020)

Rabu, 26 Agustus 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Asuransi Simas Jiwa Optimis di Saat Pandemi
  2. OJK Desak Pemegang Saham WanaArtha Life Injeksi Modal
  3. Kresna Life Langgar Batas Investasi
  4. Rekomendasi ke WanaArtha Life dan AJB
  5. Korban Gagal Bayar Tagih Janji OJK
  6. Polri-Kejakgung Diminta Bentuk Tim Khusus
  7. Manfaatkan Teknologi AIA Kenalkan iRecruit
  8. Astaga! Nasabah Sebut Gagal Bayar Kresna Life Capai Rp 6,4 T
  9. Geger Asuransi! DPR Panggil OJK, Nasabah MPAM hingga Kresna
  10. Sedih! Polis Tak Cair, Nasabah Pan Pacific Menangis di DPR
  11. JPU Korek Pertemuan Eks Dirut BEI dengan Terdakwa Jiwasraya
  12. Bikin Kaget DPR, Nasabah Kresna Life Ungkap Gagal Bayar Polis Rp 6,4 T
  13. Sri Mulyani Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Jiwasraya dan Asabri
  14. Digempur Pandemi Covid-19, Asuransi Simas Jiwa Tetap Catat Kinerja Cemerlang
  15. Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik 33 Persen di Semester I 2020
  16. Di Tengah Pandemi, Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik 33 Persen
  17. Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik 33%
  18. Meski Dihantam Pandemi, Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik
  19. DPR Terkejut Gagal Bayar Kresna Life Capai Rp 6,4 triliun
  20. Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Periksa 14 Saksi Hari Ini
  21. Kejagung Terbakar Spekulasi Berkas Djoko Tjandra & Jiwasraya Hangus, Menko Polhukam: Aneh Klo Hilang
  22. Pandemi Bayangi Prospek Paruh Kedua
  23. Pemasaran Digital, Enam Asuransi Kantongi Izin OJK

INDUSTRI & ASURANSI

Asuransi Simas Jiwa Optimis di Saat Pandemi

Di tengah pandemic Covid-19, PT Asuransi Simas Jiwa (ASI) justru berhasil mencatat kinerja yang cemerlang. Perusahaan asuransi ini berhasil mencatatkan oremi sebesar Rp9,67 triliun di semester pertama tahun ini atau naik 33% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp7,28 triliun. Selain itu, perseroan juga berhasil mencatat pertumbuhan jumlah peserta (polis) sebesar 15% dari 179,9 ribu orang menjadi 226,9 ribu orang.

HE Neraca / 26-08-2020 Hal. 3

OJK Desak Pemegang Saham WanaArtha Life Injeksi Modal

OJK menilai injeksi modal oleh pemegang saham PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life) menjadi opsi yang paling rasional untuk menyelesaikan kewajibannya terhadap pemegang polis. Sebab, opsi untuk mencairkan dana melalui aset perusahaan terkendala rekening efek yang kini diblokir. Kepala Departemen Pengawasan IKNB II A OJK Ahmad Nasrullah menyatakan pihaknya telah menyurati WanaArtha Life agar pemegang saham ikut bertanggungjawab dan menanggulangi permasalahan tersebut.

Investor Daily / 26-08-2020 Hal. 23

Kresna Life Langgar Batas Investasi

OJK menjatugjab sanksi pembatasan kegiatan usaha ke PT Asuransi Jiwa Kresna. Kepala Departemen IKNB 2A, OJK Ahmad Nasrullah mengonfirmasi, pelanggaran terberat Kresna Life karena berinvestasi di Kresna Group melebihi batas. OJK merekomendasi langkah penyehatan. Salah satunya meminta Kresna Life menurunkan investasi di grup afiliasi sampai 10%.

Kontan / 26-08-2020 Hal. 10

Rekomendasi ke WanaArtha Life dan AJB

Selain Kresna Life, kasus gagal bayar asuransi terus berdatangan. Maka, pada Selasa (25/8) puluhan nasabah mengadu ke DPR, meminta kepastian kapan polis mereka dibayar. Pertemuan beragendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang turut dihadiri OJK. Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi menjelaskan, persoalan asuransi yang ditangani OJK berbeda-beda. Di WanaArtha Life misalnya, aset diblokir dan sudah masuk wilayah hukum. Pihaknya pun telah menyurati agar pemegang saham bertanggungjawab. Sementara AJB sudah mengganti pengurus.

Kontan / 26-08-2020 Hal. 10

Korban Gagal Bayar Tagih Janji OJK

Nasabah PT Minna Padi Aset Maajemen (MPAM) menuntut realisasi pengembalian dana investasi reksa dana yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat umum di Komisi XI DPR setelah tidak ada kejelasan sejak Mei 2020. Salah satu nasabah Minna Padi, Yanti meminta OJK menginstruksikan Minna Padi membayar sesuai peraturan OJK. Ia mengharapkan kejelasan langkah dari OJK selaku regulator atas nasib dana nasabah yang diinvestasikan di perusahaan tersebut.

Media Indonesia / 26-08-2020 Hal. 11

Polri-Kejakgung Diminta Bentuk Tim Khusus

Ketua Komisi III DPR Herman Herry meminta agar dibentuk tim khusus gabungan antara Polri dan Kejaksaan Agung dalam pengusutan penyebab kebakaran Gedung Kejaksaan Agung. Tim gabungan dinilai dibutuhkan agar pengusutan kasus tersebut transparan dan professional, mengingat Kejagung tengah menangani sejumlah kasus besar. Selain itu, Kejagung harus melakukan inventarisasi terhadap segala sarana prasarana sekaligus data-data yang berhubungan dengan perkara yang ikut terbakar.

Republika / 26-08-2020 Hal. 2

Manfaatkan Teknologi AIA Kenalkan iRecruit

PT AIA Financial (AIA) terus membuka lapangan kerja sebagai Life Insurance Advisor. Untuk mendukung kelancaran proses recruitment calon Life Insurance Advisor, AIA memperkenalkan aplikasi iRecruit yang berfungsi menjalankan proses perekrutan tanpa perlu bertatap muka dan mengubah prosesnya jadi paperless hingga lebih cepat dan efisien. Aplikasi ini nantinya digunakan seluruh agen dan leader AIA untuk merekrut kandidat secara online.

Warta Kota / 26-08-2020 Hal. 5

Astaga! Nasabah Sebut Gagal Bayar Kresna Life Capai Rp 6,4 T

Para nasabah PT Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life menyebutkan total klaim nasabah yang belum dibayarkan oleh asuransi jiwa Grup Kresna ini nilainya mencapai Rp 6,4 triliun. Nilai tersebut merupakan milik dari 8.900 nasabah dan 11.000 polis yang yang saat ini bermasalah di asuransi tersebut. Hal ini disampaikan oleh perwakilan nasabah Kresna Life, Retna, di hadapan Komisi XI DPR RI pada Selasa (25/8), dalam rangka Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Cnbcindonesia.com / 25-08-2020

Geger Asuransi! DPR Panggil OJK, Nasabah MPAM hingga Kresna

Komisi XI DPR RI mengundang OJK dan sejumlah nasabah asuransi untuk hadir dalam pembahasan masalah di industri asuransi. Inisiatif dari DPR ini dilakukan setelah mendapati banyak kasus gagal bayar klaim yang dilakukan sejumlah perusahaan asuransi yang membuat para nasabah teriak. Pertemuan juga akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Serikat Pekerja AJB Bumiputera, Nasabah AJB Bumiputera, Nasabah Minna Padi Aset Manajemen (MPAM), Nasabah Wana Artha, Nasabah Pan Pasific dan Nasabah Asuransi Kresna.

Cnbcindonesia.com / 25-08-2020

Sedih! Polis Tak Cair, Nasabah Pan Pacific Menangis di DPR

Komisi XI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Bersama dengan sejumlah perusahaan asuransi dan aset manajemen yang mengalami masalah terkait dengan keuangan dan komitmen pembayaran dana kepada nasabahnya. Dalam RDPU tersebut, salah satu nasabah Pan Pacific, Yurida Sitompul tampak menangis sesegukan di hadapan Komisi XI DPR RI gara-gara penolakan tak resmi ketika hendak mencairkan polis asuransi jiwa Pan Pacific.

Cnbcindonesia.com / 25-08-2020

JPU Korek Pertemuan Eks Dirut BEI dengan Terdakwa Jiwasraya

Jaksa Penuntut Umum Kejagung mengorek isi pertemuan mantan Direktur Utama BEI Erry Firmansyah dengan terdakwa kasus dugaan korupsi Jiwasraya Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto pada 2016 silam. Erry mengatakan Heru meminta diperkenalkan dengan pejabat OJK guna membahas likuidasi perusahaan Manajer Investasi (MI) milik Heru. Dalam persidangan terungkap bahwa Erry merupakan komisaris independen di PT Benakat Petroleum Energy Tbk di mana Heru menjadi pemegang sahamnya. Setelah pertemuan tersebut dirinya menelepon Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal IIA OJK Fakhri Hilmi meminta izin kepada Hilmi agar bisa berdiskusi dengan atasan yang bersangkutan.

Cnnindonesia.com / 25-08-2020

Bikin Kaget DPR, Nasabah Kresna Life Ungkap Gagal Bayar Polis Rp 6,4 T

Komisi XI DPR memanggil OJK beserta para korban gagal bayar asuransi jiwa dalam rapat dengan pendapat (RDP). Salah satu kasus yang dibahas adalah gagal bayar PT Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life. Dalam RDP tersebut, perwakilan korban Kresna Life yang bernama Retna mengungkapkan total gagal bayar polis Kresna mencapai Rp 6,4 triliun. Angka tersebut berasal dari gagal bayar 11.000 polis dari 8.900 nasabah. Sejumlah anggota DPR yang hadir pun cukup terkejut mendengar besaran gagal bayar tersebut.

Detik.com / 25-08-2020

Sri Mulyani Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Jiwasraya dan Asabri

BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) audited tahun 2019 terkait kelemahan sistem pengendalian internal seperti kewajiban pemerintah selaku Pemegang Saham Pengendali di PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya. Dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR RI Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan telah menindaklanjuti temuan signifikan tersebut. Dia mengungkapkan terkait penatusahaan Piutang Perpajakan, Pemerintah telah mulai mengimplementasikan Revenue Accounting System (RAS).

Detik.com / 25-08-2020

Digempur Pandemi Covid-19, Asuransi Simas Jiwa Tetap Catat Kinerja Cemerlang

Perusahaan PT Asuransi Simas Jiwa (ASJ) berhasil mencatatkan premi sebesar Rp 9,67 triliun di Semester pertama 2020, atau naik sekitar 33% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,28 Triliun. Pencapaian kinerja yang cemerlang itu, justru diraih ASJ di tengah beragam tantangan bisnis pada tahun ini terutama Pandemi Covid-19. Selain itu, kata Soegeng, ASJ juga berhasil mencatat pertumbuhan jumlah peserta (polis) sebesar 15% dari 179,9 ribu orang menjadi 226,9 ribu orang.

Industry.co.id / 25-08-2020

Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik 33 Persen di Semester I 2020

Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa IJ Soegeng Wibowo mengungkapkan, pada semester I perseroan mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 9,67 triliun atau naik 33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,28 triliun. Di samping itu, terjadi pertumbuhan jumlah peserta (polis asuransi) sebesar 15 persen dari 179.900 orang menjadi 226.900 orang.

Kompas.com / 25-08-2020

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik 33 Persen

Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa IJ Soegeng Wibowo mengungkapkan, pada semester I perseroan mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 9,67 triliun atau naik 33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,28 triliun. Di samping itu, terjadi pertumbuhan jumlah peserta (polis asuransi) sebesar 15 persen dari 179.900 orang menjadi 226.900 orang.

Liputan6.com / 25-08-2020

Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik 33%

PT Asuransi Simas Jiwa atau ASJ mencatat kenaikan pendapatan premi meski pandemi covid-19 masih menggempur semua lini usaha. Pada semester I-2020, perusahaan meraih pendapatan sebanyak Rp9,67 triliun atau naik 33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp7,28 triliun. Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa IJ Soegeng Wibowo mengatakan, perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan jumlah peserta (polis) sebesar 15 persen, dari 179,9 ribu orang menjadi 226,9 ribu orang pada enam bulan pertama 2020.

Medcom.id / 25-08-2020

Meski Dihantam Pandemi, Pendapatan Premi Asuransi Simas Jiwa Naik

PT Asuransi Simas Jiwa atau ASJ masih mencatatkan kenaikan pendapatan premi pada Semester I 2020, meski pandemi Covid-19 masih menggempur semua lini usaha. Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa, IJ Soegeng Wibowo mengungkapkan, pada semester I perusahaan meraih Rp 9,67 triliun atau naik 33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,28 Triliun. Di samping itu, lanjut Soegeng, terjadi pertumbuhan jumlah peserta (polis) sebesar 15 persen dari 179,9 ribu orang menjadi 226,9 ribu orang.

Suara.com / 25-08-2020

DPR Terkejut Gagal Bayar Kresna Life Capai Rp 6,4 triliun

Komisi XI DPR RI mengundang OJK dan sejumlah nasabah asuransi untuk hadir dalam pembahasan masalah di industri asuransi, Selasa (25/8). Satu di antara pembahasannya mengenai gagal bayar polis Rp 6,4 triliun oleh Kresna Life. RDP dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XI Amir Uskara. Sejumlah korban asuransi gagal bayar, yakni Bumiputera, WanaArtha, dan Kresna Life, korban penolakan pencairan polis Pan Pasific, dan korban reksadana Minna Padi mengadu ke Komisi XI DPR RI untuk meminta penyelesaian kewajiban dari masing-masing perusahaan.

Tribunnews.com / 25-08-2020

Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Periksa 14 Saksi Hari Ini

Kejagung memanggil 14 saksi terkait kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Selasa (25/8). Kapuspenkum Hari Setiyono mengatakan pemeriksaan terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) dan pemeriksaan saksi perkara dengan tersangka korporasi dan oknum pejabat OJK.

Tribunnews.com / 25-08-2020

Kejagung Terbakar Spekulasi Berkas Djoko Tjandra & Jiwasraya Hangus, Menko Polhukam: Aneh Klo Hilang

Terbakarnya gedung Kejaksaan Agung membuat tak pelak melahirkan sejumlah spekulasi awal. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkejut dengan peristiwa tersebut. Mahfud meyakini berkas perkara kejahatan yang berada di Gedung Kejagung tetap aman. Menurutnya, jika ada data yang terbakar, seharusnya Kejagung memiliki penyimpanan secara digital.

Tribunnews.com / 25-08-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Pandemi Bayangi Prospek Paruh Kedua

Hastanto Sri Margi Widodo, Ketua AAUI sekaligus Direktur Utama PT Asuransi Bintang Tbk. (ASBI) mengatakan, tantangan pada semester II/2020 berada di tren penyaluran kredit yang masih belum pulih, serta kenyataan bahwa produk domestic bruto (PDB) bisa lebih buruk dari yang diharapkan. Ini dapat memberikan gambaran besar dari kontraksi yang terjadi pada industri asuransi. Tetapi peluang bisnis mungkin masih ada di micro insurance sejalan dengan penambahan uang beredar karena stimulus bantuan tunai dan percepatan penyaluran anggaran dari pemerintah.

Bisnis Indonesia / 26-08-2020 Hal. 21

Pemasaran Digital, Enam Asuransi Kantongi Izin OJK

OJK mencatat enam perusahaan asuransi telah mengantongi izin pemasaran secara digital untuk PAYDI. Penerapan teknologi industri pun diharapkan bisa memperkuat aspek manajemen risiko. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi, ketika pandemi Covid-19 usai maka penjualan asuransi secara digital bakal memiliki peranan penting dalam pertumbuhan industri asuransi. Meski begitu, setiap penyelenggara mesti memahami dan memperkuat aspek kehati-hatian, termasuk aspek perlindungan hak-hak konsumen.

HE Neraca / 26-08-2020 Hal. 5

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.649

IHSG (per 25 Agustus 2020)

   5.338,89

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Kontan, Media Indonesia, Republika, Warta Kota, Cnbcindonesia.com, Cnnindonesia.com, Detik.com, Industry.co.id, Kompas.com, Law-justice.co, Liputan6.com, Medcom.id, Suara.com, Tribunnews.com.

DOWNLOAD PDF