AAJI Daily News - 2 Oktober 2020


Tanggal terbit (02 / 10 / 2020)

Jumat, 2 Oktober 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Sadar Pentingnya Asuransi Saat Pandemi
  2. Jiwasraya Dapat Rp22 Triliun
  3. Dua Opsi bagi Pemilik Saving Plan Jiwasraya
  4. Terdakwa Kasus Jiwasraya Klaim Tak Berwenang Kendalikan 13 MI
  5. Generali Klaim Kinerja Investasi 97 Persen Pengguna RoboARMS di Atas IHSG
  6. DPR: Jiwasraya Tak Dilikuidasi, tapi IFG Life Tetap Dibentuk
  7. Komisi III DPR Harap Terdakwa Kasus Jiwasraya Dimiskinkan
  8. Nasabah Desak Kejagung Buka Blokir Sub Rekening Efek Wanartha
  9. Allianz Indonesia luncurkan asuransi jiwa kumpulan mikro Santunan Duka
  10. Penyebab Gagal Bayar Jiwasraya Perlahan Terbongkar
  11. MAKI: Sudah Menjadi Fakta bahwa Jiwasraya sudah megap-megap sejak 2017
  12. PKS Gak Habis Pikir: Jiwasraya Bermasalah, Kok Disuntik Rp20 Triliun?
  13. Pertumbuhan Premi Asuransi Jiwa

TENTANG AAJI

Sadar Pentingnya Asuransi Saat Pandemi

Data yang dipublikasikan AAJI menyebutkan, pada periode Maret 2020 sampai dengan periode Juni 2020, industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim sebesar Rp 216 miliar. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan, AAJI dan seluruh angota AAJI secara konsisten melaksanakan program literasi dan edukasi keuangan untuk mendorong tingkat inklusi keuangan dan memperluas akses produk asuransi kepada masyarakat, agar masyarakat semakin memahami pentingnya mengelola keuangan termasuk untuk memahami produk proteksi.

Investor.id / 30-09-2020

INDUSTRI & ASURANSI

Jiwasraya Dapat Rp22 Triliun

Pemerintah akan melakukan penanaman modal negara senilai Rp22 triliun untuk menyelesaikan masalah keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dana tersebut akan dicairkan bertahap dalam 2 tahun. Suntikan dana dari APBN itu akan digelontorkan kepada BPUI selaku induk holding asuransi dan penjaminan. Direktur Utama BPUI Robertus Bilitea menjelaskan, perusahaan tersebut adalah IFG Life. Dana PMN yang diperoleh BPUI akan disalurkan ke IFG Life sebagai modal dasar untuk menerima polis Jiwasraya yang telah direstrukturasi.

Bisnis Indonesia / 02-10-2020 Hal. 15

Dua Opsi bagi Pemilik Saving Plan Jiwasraya

Pemerintah menyiapkan opsi penyelesaian kasus gagal bayar di PT Asuransi Jiwasraya. Salah satunya dengan membentuk perusahaan IFG Life yang akan menggantikan Jiwasraya. Kartika Wirjoatmodjo Wajil Menteri II BUMN meyebutkan untuk para nasabah JS Saving Plan akan mempunyai dua pilihan; akan dicicil nominal polis secara bertahap dalam jangka Panjang, atau apabila nasabah JS Saving Plan ingin pencairan lebih cepat maka akan ada konsekuensinya. Sementara bagi nasabah tradisional, Tiko menyatakan akan menyesuaikan manfaat dari sisi suku bunga.

Kontan / 02-10-2020 Hal. 10

Terdakwa Kasus Jiwasraya Klaim Tak Berwenang Kendalikan 13 MI

Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk mengendalikan 13 manajer investasi (MI) yang dikaitkan dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dalam nota pembelaannya, Joko menyebut dakwaan JPU yang menyebutnya mengendalikan 13 manajer investasi tidak terbukti di persidangan. Joko mempertanyakan tuduhan Jaksa tersebut, apalagi, Joko menegaskan bukan pemegang saham ataupun wakil pemegang saham, serta pejabat berwenang di korporasi-korporasi tersebut dan tidak mengenal pemilik perusahaan tersebut.

Beritasatu.com / 01-10-2020

Generali Klaim Kinerja Investasi 97 Persen Pengguna RoboARMS di Atas IHSG

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menjelaskan bahwa kinerja pasar modal menunjukkan volatilitas yang signifikan sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020. Menurut Edy fitur RoboARMS dari Generali menunjukkan performa positif dalam menjaga dan mengelola investasi produk unit-linked nasabahnya. Per 31 Agustus 2020, 97 persen dari polis unit-linked nasabah pengguna RoboARMS mencatatkan kinerja investasinya di atas IHSG, dan beberapa di antaranya mencapai kinerja hingga 23 persen di atas IHSG.

Bisnis.com / 01-10-2020

DPR: Jiwasraya Tak Dilikuidasi, tapi IFG Life Tetap Dibentuk

Anggota Panja Komisi VI DPR RI Aria Bima mengatakan sebagai perusahaan pelat merah, Jiwasraya memiliki aset tak terlihat yakni kepercayaan masyarakat kepada negara. Hal ini menjadi pertimbangan untuk tak mempailitkan atau melikuidasi perusahaan asuransi tersebut. Sejalan dengan itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan Jiwasraya nantinya akan tetap berdiri untuk mengakomodasi nasabah yang menolak polisnya dialihkan perusahaan baru, IFG Life.

Cnbcindonesia.com / 01-10-2020

Komisi III DPR Harap Terdakwa Kasus Jiwasraya Dimiskinkan

Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto menilai para terdakwa kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (persero) harus dihukum berat. Perampasan aset dan pemiskinan perlu dilakukan sebab tindakan mereka menyangkut uang nasabah. Wihadi menilai tuntutan jaksa terhadap para terdakwa dalam kasus korupsi Jiwasraya sebenarnya sudah sesuai. Namun, dia meminta agar jaksa segera menjerat para terdakwa dengan pasal tindak pidana pencucian uang. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar uang nasabah yang telah rugi bisa dikembalikan.

Cnnindonesia.com / 01-10-2020

Nasabah Desak Kejagung Buka Blokir Sub Rekening Efek Wanartha

Ratusan pemegang polis PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau WanaArtha Life menggelar aksi di Kejaksaan Agung pada Kamis (1/10) ini untuk mendesak Korps Adhayksa itu membuka blokir sub rekening efek (SRE) perusahaan. Stephanie mengatakan jika SRE itu adalah murni 75 persen dana sah milik nasabah. Pemblokiran telah mengakibatkan dampak terburuk dan sistemik, penderitaan materiil dan imateriil terhadap 26 ribu nasabah dan keluarga pemegang polis WanaArtha yang terdampak.

Cnnindonesia.com / 01-10-2020

Allianz Indonesia luncurkan asuransi jiwa kumpulan mikro Santunan Duka

Allianz Indonesia meluncurkan produk asuransi jiwa kumpulan mikro bernama Proteksi Mikro Santunan Duka. Produk ini ditujukan kepada badan hukum, badan usaha, maupun organisasi resmi yang telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, dan mendaftarkan anggotanya sebagai peserta. Premi produk ini mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 15.000 per bulan dan pilihan uang pertanggungan Rp 2 juta hingga Rp20 juta. Dengan produk ini, masyarakat memiliki pilihan yang lebih fleksibel untuk menentukan manfaat asuransi sesuai dengan kemampuan, dan kebutuhan mereka di masa depan.

Kontan.co.id / 01-10-2020

Penyebab Gagal Bayar Jiwasraya Perlahan Terbongkar

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menghormati sikap mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) periode 2008-2018 yang mulai berani membongkar penyabab kerugian Jiwasraya dan negara, dalam nota pembelaan (pledoi) yang ia bacakan di persidangan. Selain praktik window dressing, imbuh Boyamin, faktor yang menyebabkan Jiwasraya memiliki ekuitas negatif hingga Rp 37,6 triliun per Juli 2020 juga dilatarbelakangi oleh adanya produk-produk asuransi dengan bunga pasti yang tinggi.

Suara.com / 01-10-2020

MAKI: Sudah Menjadi Fakta bahwa Jiwasraya sudah megap-megap sejak 2017

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menilai permasalahan PT Asuransi Jiwasraya dimulai dari manipulasi laporan keuangan. Selain itu, Boyamin menilai faktor yang menyebabkan Jiwasraya memiliki ekuitas negatif hingga Rp37,6 triliun per Juli 2020 juga dilatarbelakangi oleh adanya produk-produk asuransi dengan bunga pasti yang tinggi dan sudah menjadi fakta bahwa Jiwasraya sudah megap-megap sejak 2017. Saat itu juga sudah banyak nasabah yang mencium bahwa JS Proteksi Plan masuk dalam kategori ponzi.

Wartaekonomi.co.id / 01-10-2020

PKS Gak Habis Pikir: Jiwasraya Bermasalah, Kok Disuntik Rp20 Triliun?

Anggota Komisi XI DPR RI, Ecky Awal Mucharam, menentang keras rencana pemerintah mengalirkan uang negara untuk penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada anggaran APBN 2021. Menurut Ecky, nilai Rp20 triliun untuk pemberian PNM bagi Jiwasraya adalah fantastis, hampir setara dengan anggaran Kementerian Pertanian untuk satu tahun pada APBN 2021, yaitu sebesar Rp21 triliun. Menurutnya, pemberian PNM tersebut yang bersumber dari APBN merupakan pengalihan tanggung jawab para pihak yang terlibat skandal Jiwasraya.

Wartaekonomi.co.id / 01-10-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Pertumbuhan Premi Asuransi Jiwa

Dalam satu dekade terakhir, tercatat pertumbuhan premi asuransi jiwa secara global sebesar U$621 miliar. Dari jumlah tersebut, 52% diantaranya berasal dari negara berkembang dan sisanya dari negara maju yang masyarakatnya telah memiliki pemahaman lebih baik tentang asuransi.

Kontan / 02-10-2020 Hal. 10

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.835

IHSG (per 01 Oktober 2020)

   4.970,09

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, Kontan, Beritasatu.com, Bisnis.com, Cnbcindonesia.com, Cnnindonesia.com, Kontan.co.id, Investor.id, Suara.com, Wartaekonomi.co.id.

 

DOWNLOAD PDF