AAJI Daily News - 12 Februari 2020


Tanggal terbit (12 / 02 / 2020)

FM-CC-AAJI-06-001

Rabu, 12 Februari 2020  

HEADLINE NEWS

  1. Kejagung Terus Dalami Peran Benny Tjokro
  2. Pailit Hantui Benny Tjokro
  3. Sejauh Mana Peran Reasuransi
  4. Investor Dihimbau Cermati Proses Investasi
  5. Pembentukan Pansus Jiwasraya BeLum Tentu Berjalan Mulus
  6. Moralitas Hilang di Kasus Jiwasraya
  7. Menimbang Urgensi Pansus Jiwasraya
  8. Perusahaan Asuransi Antisipasi Korona
  9. Alamak, Ditemukan Jutaan Transaksi Mencurigakan
  10. Rasuah Jiwasraya Gidantik
  11. Prudential Beri Perlindungan Tambahan Risiko Terinfeksi Virus Corona
  12. Kasus Bumiputera Perhimpunan Nasabah Ingatkan Risiko Tak Bayar Premi
  13. Bumiputera Terima Manfaat Reasuransi Efektif Selesaikan Tunggakan Klaim
  14. Polemik Asuransi Jiwasraya Jangan Rugikan Nasabah
  15. Virus Corona Menyebar Tokio Marine Life Insurance Indonesia Beri Akses Proteksi
  16. Pertumbuhan Bisa Terhambat
  17. Pansus Jiwasraya, Demokrat Klaim Nasdem, dan PAN Mulai Tergoda
  18. Pemerintah Diminta Siapkan Skema Konkrit Sehatkan Jiwasraya
  19. Kasus Jiwasraya Dewan Asuransi Indonesia Sumbang Saran
  20. Gagal Bayar Jiwasraya Rp 16 T Kolusi Atau Konspirasi
  21. Komisi XQ Temuka Konspirasi Saam Pada Kasus Jiwasraya
  22. Modus Investasi Jiwasraya di Saham Gocap Berbalut Reksa Dana Ini Fakta
  23. Misbakhun Sebut Korupsi Jiwasraya Sebuah Konspirasi

INDUSTRI & ASURANSI

Kejagung Terus Dalami Peran Benny Tjokro

Penyidik kejaksaan agung (KEJAGUNG) terus mendalami keterangan Direktur Utama PT Hanson International Tbk terkait di duga ada kerja sama antara  Benny Tjokro dan Heru Hidayat terkait jual beli saham yang menyebabkan Jiwasraya terus merugi hingga Rp. 13, 7 triliun.

Pailit Hantui Benny Tjokro

Benny Tjokrosaputro, tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, harus menghadapi kenyataan dalam prses pailit. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (6/2) mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pemohon Arief Effendi terhadap dua orang termohon yakni Okky Irwina Savitri dan Benny Tjokrosaputro. Jika ditolak, maka terbuka kemungkinan Okky dan Benny Tjokro pailit.

Bisnis Indonesia / 12-02-2020 Hal. 8

Sejauh Mana Peran Reasuransi

Prinsip bisnis asuransi adalah berbagi risiko. Dengan reasuransi, perusahaan mampu mengelola risiko yang akan timbul karena sudah dialihkan sebagian. Biasanya, perusahaan asuransi umum semenjak akhir tahun sudah mengikat kontrak dengan reasuransi untuk berbagi bisnis. Dalam kontrak treaty, maka perusahaan reasuransi akan membayar seluruh polis nasabah selama sesuai masa kontrak.

Bisnis Indonesia / 12-02-2020 Hal. 14

Investor Dihimbau Cermati Proses Investasi

Pelaku pasar di Indonesia mengimbau investor untuk mencermati proses investasi dari manajer investasi untuk menghasilkan kinerja aman sebelum memutuskan untuk menempatkan dana. Saran itu berkaca dari kasus asuransi Jiwasraya. "Biasanya masing-masing manajer investasi punya proses investasi yang berbeda. Ada yang longgar, ada yang ketat," kata Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Management Indonesia Freddy Tedja.  

HE Neraca / 12-02-2020 hal. 4

Pembentukan Pansus Jiwasraya BeLum Tentu Berjalan Mulus

Usulan pembentukan Pansus Hak Angket Jiwasraya dari Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKS belum tentu berjalan mulus. Proses pengajuan usulan telah diterima oleh Sekjen DPR dan akan diproses secara administrasi. Selanjutnya, materi usulan akan diagendakan dan dirapatkan dalam Rapim untuk diputuskan dalam Bamus, kata Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Azis Syamsuddin.

Investor Daily / 12-02-2020 Hal. 12

Moralitas Hilang di Kasus Jiwasraya

Kasus yang menyedot perhatian publik tentu Jiwasraya. Perusahaan pelat merah itu tidak mampu membayar nasabahnya yang sebagian adalah WNA. Dengan potensi kerugian negara yang besar, langkah hukum dan politik pun ditempuh. Kejaksaan Agung fokus mengusut kasus ini dan mulai menahan orang-orang penting di balik kemudi Jiwasraya. Ke depan dibutuhkan suara hati dalam mengolah bisnis asuransi, bukan semata karena memiliki keahlian bisnis dan investasi saja.

Jawa Pos / 12-02-2020 Hal. 4

Menimbang Urgensi Pansus Jiwasraya

Untuk menuntaskan megaskandal PT Asuransi Ji­wasraya (persero) butuh tekad dan kemauan besar dari para pemangku kepentingan. Selain langkah-langkah hukum, penyelesaian kasus itu juga membutuhkan dukungan politik, tetapi pantang dijadikan panggung po­litik. Dugaan rasuah oleh mereka yang serakah juga menyebabkan gagal bayar klaim polis nasabah yang besarannya segede gajah. Hingga akhir 2019, jumlahnya Rp12,4 triliun dan sampai awal bulan ini membengkak mencapai Rp16 triliun. Pansus Jiwasraya yang gencar diusulkan Partai De­mokrat dan PKS memang merupakan implementasi dari fungsi pengawasan DPR. Pembentukan pansus tatkala masih ada panja juga ma­lah akan menimbulkan tumpang-tindih penanganan masalah.  

Media Indonesia / 12-02-2020 Hal. 7

Perusahaan Asuransi Antisipasi Korona

Mewabahnya virus corona di sejumlah negara membuat perusahaan asuransi membuat kebijakan yang menenangkan nasabah, salah satunya Tokio Marine Life Insurance Indonesia. Perusahaan asuransi tersebut memberikan perlindungan perawatan bagi nasabah yang terdiagnosis virus corona dan ada tambahan perlindungan jiwa sebesar 25% dari total uang pertanggungan atau sebesar 125% jika nasabah meninggal karena virus tersebut.

Media Indonesia / 12-02-2020 Hal. 11

Alamak, Ditemukan Jutaan Transaksi Mencurigakan

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriyansyah mengatakan, transaksi keuangan mencurigakan yang terkuak semakin banyak. Awalnya, tim penyidik mengendus 55 ribu transaksi mencurigakan terkait kasus ini. Namun, setelah dilakukan penelurusan ke lapis kedua dan ketiga, jumlah transaksi mencurigakan semakin membengkak.

Rakyat Merdeka / 12-02-2020 Hal. 3

Rasuah Jiwasraya Gidantik

Kasus PT Asuransi Jiwasraya menempatkan perkara itu ke puncak klasmen Liga Korupsi Indonesia. Istilah tersebut merupakan meme di jagat media sosial. Dalam auditnya BPK menebalkan banyak penyimpangan dalam pengelolaan Jiwasraya sejak 2006. Ragam penyimpangan tersebut, menurut BPK intinya "memaksa" Jiwasraya kolaps. Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, BPK belum menemukan angka pasti besaran kerugian negara karena BPK masih melakukan audit investigasi. Meskipun demikian, Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah meyakini angka Rp 13,7 triliun tersebut merupakan potensi minimal kerugian negara.

Republika / 12-02-2020 Hal, 17

Prudential Beri Perlindungan Tambahan Risiko Terinfeksi Virus Corona

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mengambil inisiatif untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap ancaman virus corona jenis 2019-nCoV kepada pemegang polis Prudential Indonesia. Jika nasabah menjalani rawat inap akibat infeksi virus corona jenis 2019-nCoV selama periode inisiatif Prudential Indonesia akan memberikan manfaat tunai tambahan Rp1.000.000/ hari dihitung sejak tanggal awal masuk rumah sakit selama maksimal 30 hari.

Warta Kota / 12-02-2020 Hal. 11

Kasus Bumiputera Perhimpunan Nasabah Ingatkan Risiko Tak Bayar Premi

Pemegang Polis asuransi jiwa bersama (AJB) Bumiputera mengingatkan direksi untuk segera membayar polis jatuh tempo sehingga tidak menimbulkan kekecewaan. Ketua Himpunan Pemegang Polis Bumiputera Jaka Irwanta menyatakan jika board of director (BOD) dan badan perwakilan anggota (BPA) masih terus menunda pembayaran klaim, peserta layak berhenti membayar premi.

Bisnis.com / 11-02-2020

Bumiputera Terima Manfaat Reasuransi Efektif Selesaikan Tunggakan Klaim

Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 mencatatkan penerimaan klaim reasuransi senilai Rp6,2 miliar sepanjang 2019.  Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi menjelaskan pihaknya membayarkan premi reasuransi senilai Rp9,9 miliar pada 2019. Hingga penghujung 2019, Bumiputera mencatatkan total tunggakan klaim senilai Rp4,2 triliun. Jumlah tersebut diperkirakan akan membengkak seiring adanya potensi klaim sebesar Rp5,4 triliun pada 2020.

Bisnis.com / 11-02-2020

Polemik Asuransi Jiwasraya Jangan Rugikan Nasabah

Peneliti Indonesia Budget Center (IBC) Ibeth Koesrini menekankan pemerintah mesti memprioritaskan pengembalian dana nasabah selaku korban, untuk mendapat kejelasan sekaligus jaminan akan mendapatkan haknya. Dia menambahkan jangan sampai selama Kejaksaan Agung menuntaskan perkara hukum seterang-terangnya, pengembalian dana nasabah justru terlewatkan. Sementara itu, pihak DPR yang terkesan tidak yakin dan atas nama check and balances, membentuk Panitia Kerja (Panja) di tiga komisi, yakni, di DPR yakni III, VI, dan XI.

Bisnis.com / 11-02-2020

Virus Corona Menyebar Tokio Marine Life Insurance Indonesia Beri Akses Proteksi

Dipastikan bahwa seluruh Nasabah yang memiliki produk kesehatan asuransi Tokio Marine Life Insurance Indonesia akan mendapatkan perlindungan perawatan apabila terdiagnosis infeksi virus corona. "Tokio Marine Life Insurance Indonesia memberikan manfaat tambahan berupa penghapusan ketentuan masa tunggu apabila Nasabah harus mendapatkan perawatan karena terdiagnosis virus corona,” jelas Chief Marketing Officer Tokio Marine Life Insurance Indonesia Sudyawi Sahlan. Tokio Marine Life Insurance Indonesia juga memberikan tambahan perlindungan jiwa sebesar 25% dari total Uang Pertanggungan 125%, apabila Nasabah meninggal dunia karena terdiagnosis virus corona.

Sindonews.com / 11-02-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Pertumbuhan Bisa Terhambat

Posisi China sebagai negara mitra perdagangan utama Tanah Air membuat wabah virus corona baru akan memperlambat volume perdagangan Indonesia. Kajian Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan menunjukkan setiap pertumbuhan ekonomi China berkurang 1 persen, ekonomi Indonesia akan tumbuh melambat 0,23 persen.

Kompas / 12-02-2020 Hal. 14

Pansus Jiwasraya, Demokrat Klaim Nasdem, dan PAN Mulai Tergoda

Anggota Fraksi Partai Demokrat Irwan Fecho mengatakan, sejumlah politisi dari Nasdem dan PAN mulai berpikir untuk mendukung dibentuknya Pansus Hak Angket DPR tentang PT Asuransi Jiwasraya. Irwan menyebutkan, upaya menggalang dukungan ke fraksi lain di DPR terus dilakukan.

Indopos / 12-02-2020 Hal. 2

Pemerintah Diminta Siapkan Skema Konkrit Sehatkan Jiwasraya

Pemerintah dinilai perlu fokus dalam mengembalikan dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya melalui skema yang konkret. Ketua Program Studi Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik Fakultas Ekonomi Indonesia (UI) Telisa Aulia Falianty mengatakan sejumlah lembaga keuangan seperti Bank Dunia (World Bank) telah merilis kajian perihal potensi terjadinya resesi ekonomi di Indonesia, akibat dampak permasalahan di sektor keuangan dan perasuransian Indonesia, termasuk kasus gagal bayar Jiwasraya.

Antaranews.com / 11-02-2020

Kasus Jiwasraya Dewan Asuransi Indonesia Sumbang Saran

Pemerintah dinilai perlu fokus dalam mengembalikan dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya melalui skema yang konkret. Ketua Program Studi Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik Fakultas Ekonomi Indonesia (UI) Telisa Aulia Falianty mengatakan sejumlah lembaga keuangan seperti Bank Dunia (World Bank) telah merilis kajian perihal potensi terjadinya resesi ekonomi di Indonesia, akibat dampak permasalahan di sektor keuangan dan perasuransian Indonesia, termasuk kasus gagal bayar Jiwasraya.

Bisnis.com / 11-02-2020

Gagal Bayar Jiwasraya Rp 16 T Kolusi Atau Konspirasi

Komisi XI DPR menduga ada praktik persekongkolan atau konspirasi atas investasi portofolio saham 'gorengan' maupun reksa dana PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sebelumnya, Anggota Komisi XI Misbakhun mengajukan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya konspirasi itu. Menurut Direktur Utama KSEI, Uriep Budhi Prasetyo dari hasil pengamatannya, terdapat beberapa dari aset dasar yang dijaminkan atau underlying manajer investasi, memang sengaja dibuat khusus Asuransi Jiwasraya

Cnbcindonesia.com / 11-02-2020

Komisi XQ Temuka Konspirasi Saam Pada Kasus Jiwasraya

Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi XI DPR RI bersama jajaran Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengungkap adanya permainan saham dalam kasus PT. Asuransi Jiwasraya. Bahkan, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyakini adanya konspirasi saham, yang terlihat dari kepemilikan instrumen investasi di atas 70 persen dan 90 persen yang didesikasikan khusus bagi Jiwasraya.

Jurnas.com / 11-02-2020

Modus Investasi Jiwasraya di Saham Gocap Berbalut Reksa Dana Ini Fakta

Di dalam rapat dengan Anggota Komisi XI DPR RI, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengungkapkan beberapa fakta modus investasi yang dilakukan oleh PT Asuransi Jiwasraya di saham-saham berkinerja buruk atau gocap (Rp 50an). Fakta tersebut adalah: 1. Dugaan DPR soal kongkalikong investasi, 2. Produk reksa dana dibuat khusus, 3. Kenaikan nilai investasi di akhir tahun, 4. Ada praktik kolusi, 5. Kesalahan oleh komite investasi.

Kompas.com / 11-02-2020

Misbakhun Sebut Korupsi Jiwasraya Sebuah Konspirasi

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo menjawab apabila dilihat dari sisi Manajer Investasi (MI), sejumlah produk reksa dana yang dibuat MI memang mayoritas dimiliki oleh Jiwasraya. Mendengar jawaban tersebut, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mukhamad Misbakhun pun kemudian menyimpulkan bahwa kasus Jiwasraya terjadi karena adanya konspirasi oleh sejumlah pihak.

Tagar.id / 11-02-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.675

IHSG (per 11 Februari 2020)

   5.954,40

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Indopos, Jawa Pos, Kompas, Media Indonesia, Rakyat Merdeka, Republika, Warta Kota, Bisnis.com, Antaranews.com, Cnbindonesia.com, Jurnas.com, Kompas.com, Sindonews.com, Tagar.id

 

 

DOWNLOAD PDF