AAJI Daily News - 17 Januari 2020


Tanggal terbit (17 / 01 / 2020)

FM-CC-AAJI-06-001

Jumat, 17 Januari 2020

HEADLINE NEWS

  1. Asuransi Minta IFRS 17 Ditunda Sampai 2025
  2. Skandal Jiwasraya, Dari Orang Terkaya Sampai Eks Ketum AAJI
  3. Skema Perampokan Asuransi Pelat Merah
  4. BPK Diminta Audit Seluruh BUMN Jasa Keuangan
  5. Modus Korupsi Jiwasraya
  6. Jasa Raharja Prudent Tempatkan Investasi
  7. Bentuk Lembaga Penjamin Polis
  8. Holding Jiwasraya Selamatkan Investor
  9. Prudential Edukasi Perlindungan Penyakit Kritis di Surabaya
  10. Empat Calon Investor Incar Jiwasraya Putra
  11. Dana Nasabah ASABRI Dipastikan Aman
  12. Blokir Aset dan Rekening Tersangka Jiwasraya
  13. OJK Yang Harus Direformasi, Bukan Asuransinya
  14. Kejagung Bidik Keterlibatan MI Pengelola Duit Jiwasraya
  15. Temuan BUMN di Jiwasraya dan Asabri
  16. Jumlah Agen Jiwasraya Kian Menyusut
  17. Presiden Desak OJK Reformasi Bisnis Asuransi
  18. Ada Penyimpangan Dalam Penjualan JS Saving Plan
  19. Kementerian Pertahanan Investigasi Kinerja Keuangan Asabri
  20. Jokowi Dorong Reformasi di Industri Asuransi
  21. Jiwasraya Seret Pejabat Lembaga Negara
  22. Selidiki Asabri KPK Tak Persoalkan Polri
  23. Penetapan Tersangka Baru Terus Diuji
  24. Jokowi Dukung OJK Reformasi Asuransi
  25. Teknologi Asuransi Qoala
  26. Call for reform amid Jiwasraya fiasco
  27. Elephant in the room in Jiwasraya case
  28. WanaArtha Life Terbitkan Akta Lahir dan Nikah
  29. OJK minta Bumiputera jelaskan kondisi keuangan kepada pemegang polis
  30. OJK Desak Bumiputera untuk Segera Jadi Badan Hukum
  31. Eks Dirut Jiwasraya Ditahan, Nasabah Tunggu Pengembalian Dana
  32. Soal Aturan yang Mungkinkan AJB Bumiputera Jadi PT, Ini Kata OJK
  33. Kasus menyeruak, agen Jiwasraya berbondong-bondong pindah ke asuransi lain
  34. Selama 2019 Bhineka Life Bayar Klaim Capai Rp 571 Miliar
  35. OJK Sebut Ada Peluang AJB Bumiputera Jadi Perseroan Terbatas
  36. Asuransi i-PRO 100 dari Generali, Lindungi Gaya Hidup Keluarga
  37. Agen Pemasaran Bhinneka Life Tumbuh 39,18 Persen di Sepanjang 2019
  38. Bhinneka Life Gelar Roadshow Agency Kick Off 2020 di Delapan Kota
  39. Bhinneka Life Gelar Roadshow Agen Pemasaran di Delapan Kota
  40. Transformasi IKNB Dipercepat
  41. OJK Diminta Reformasi Menyeluruh
  42. OJK Harus Lebih Serius Awasi Industri Asuransi
  43. OJK Reformasi Pengawasan Industri Keuangan Non bank
  44. Momentum Reformasi Industri Asuransi
  45. Ketua OJK : Industri asuransi perlu direformasi
  46. Usai Kasus Jiwasraya, Jokowi Desak OJK Rombak Bisnis Asuransi
  47. OJK: Industri Asuransi Butuh Perhatian Serius
  48. Pemerintah Diminta Cermat Menyelesaikan Masalah Asuransi
  49. OJK: Industri Asuransi Perlu Lakukan Reformasi
  50. [Foto] Aksi Agen Jiwasraya

TENTANG AAJI

1. Asuransi Minta IFRS 17 Ditunda Sampai 2025

Pelaku usaha asuransi meminta penerapan International Financing Reporting Standard (IFRS) 17 diundur sampai tahun 2025 dari seharusnya pada 2022. Hal tersebut perlu lantaran para pelaku usaha masih banyak menemui kendala. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menjelaskan, para anggota AAJI terutama perusahaan dengan status non joint venture belum siap untuk menerapkan IFRS 17 pada 2020 karena masih menemukan kendala pada realisasinya, seperti sumber daya manusia (SDM) yang kurang memadai. Kendati demikian Togar mengatakan, AAJI sedang mencari satu penyedia jasa untuk menyediakan sistem yang dibutuhkan.

Investor Daily / 17-01-2020

2. Skandal Jiwasraya, Dari Orang Terkaya Sampai Eks Ketum AAJI

Kasus Jiwasraya ramai diperbincangkan berbagai kalangan. Terlebih setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan lima orang tersangka yang telah ditetapkan, yakni Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, dan mantan Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan. Kelimanya ditahan usai menjalani pemeriksaan. Sontak banyak pihak yang menyanjung langkah Kejagung itu. Pasalnya penahanan dilakukan terhadap 5 orang yang beberapa diantaranya terkenal di industri keuangan. Mulai dari salah satu orang terkaya di Indonesia hingga eks Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Infobanknews.com / 16-01-2020

Industri Asuransi

3. Skema Perampokan Asuransi Pelat Merah

Salah satu dari lima tersangka perampokan Jiwasraya adalah Benny Tjokrosaputro. Hanson International perusahaan di bawah kendali Benny dengan kode emiten MYRX, kerap muncul dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) BPK dalam penelusurannya menemukan sejumlah fakta bahwa MTN yang dikeluarkan oleh PT HI tidak tunduk dalam aturan keuangan negara. Jika dilihat dari sistem yang dimainkan, semestinya kasus Jiwasraya ini merupakan kesalahan kolektif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) cenderung diam dan direksi seenaknya memainkan saham.

Gatra / 16-22-Jan-20

4. BPK Diminta Audit Seluruh BUMN Jasa Keuangan

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit semua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jasa keuangan, menyusul dugaan banyaknya modus perusahaan BUMN merekayasa laporan keuangan agar tidak diketahui merugi. Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha juga mengingatkan Menteri BUMN untuk benar-benar mengawasi perusahaan pelat merah agar tidak ada lagi yang berani menyusun laporan keuangan yang sudah dimodifikasi. Terpisah, Kementerian Keuangan menyatakan akan memberikan sanksi untuk Kantor Akuntan Publik (KAP) yang melakukan audit dan memberikan opini tidak sesuai dengan kode etik atau tidak dipenuhinya standar pemeriksaan terhadap laporan keuangan PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri.

Harian Terbit / 17-01-2020

5. Modus Korupsi Jiwasraya

Modus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terdeteksi ketika manajemen mengeluhkan kondisi keuangannya pada awal Desember 2019 mengalami minus ekuitas sangat signifikan. Pemicunya, para mengelola asuransi yang lama sangat keliru dalam memainkan investasi ke saham-sahamnya yang tidak produktif seperti, SMRU, TRAM, IIKP, SMBR, dan MTFN. Akibat permainan tersebut, per September 2019 Jiwasraya hanya mencatatkan modal atau ekuitas sebesar Rp25,6 triliun, sedangkan hutangnya mencapai Rp 49,6 triliun. Efeknya, perusahaan meminta bantuan dana kepada pemerintah sebesar Rp 32,98 triliun.

HE Neraca / 17-01-2020

6. Jasa Raharja Prudent Tempatkan Investasi

Berinvestasi di sama di pasar modal tidak melulu harus untung, tetapi ada kalanya harus rugi dan hal itu merupakan resiko dalam berinvestasi. Belajar dari kasus Jiwasraya dan ASABRI, Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan perusahaan-perusahaan BUMN asuransi untuk lebih hati-hati dalam menempatkan investasi pada saham-saham agar kasus Jiwasraya tidak terulang. Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan bahwa Jasa Raharja selalu mematuhi aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga sudah berbuat selama ini bagaimana lebih prudent terkait penempatan investasi.

HE Neraca / 17-01-2020

7. Bentuk Lembaga Penjamin Polis

Pengamat ekonomi institute for Development of Economic and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai pemerintah perlu mempercepat pendirian Lembaga Penjaminan Polis (LPP). Selain jaminan, lembaga tersebut akan memberi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat kepada asuransi.

Indopos / 17-01-2020

8. Holding Jiwasraya Selamatkan Investor

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mematok holdingisasi PT Asuransi Jiwasraya mulai medio Februari mendatang. Itu dilakukan untuk menyelamatkan bisnis perusahaan milik negara tersebut. Dari pembentukan holding tersebut, Erick memperkirakan dapat mendatangkan dana segar (cash flow) sekitar Rp1,5 – 2 triliun. Lalu pembentukan Jiwasraya Putra, nanti akan mencari partner strategic untuk angkanya Rp1-3 triliun. Selain holdingisasi, Erick juga akan melakukan restrukturisasi produk-produk Jiwasraya.

Indopos / 17-01-2020

9. Prudential Edukasi Perlindungan Penyakit Kritis di Surabaya

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melakukan edukasi kepada masyarakat di Jawa Timur tentang perlindungan dari penyakit kritis sekaligus memperkenalkan dua produk barunya, yakni PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah). Produk tersebut diyakini berpeluang menjadi solusi atas tingginya angka pertumbuhan penyakit kritis di Jatim yang berada di atas rata-rata nasional.

Investor Daily / 17-01-2020

10. Empat Calon Investor Incar Jiwasraya Putra

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan saat ini terdapat empat calon investor yang ingin mengambil alih saham anak usaha dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yakni Jiwasraya Putra. Dari keempat investor tersebut, akan diseleksi lagi untuk jadi pemegang saham mayoritas dengan membeli kepemilikan saham Jiwasraya di anak usahanya tersebut.

Investor Daily / 17-01-2020

11. Dana Nasabah ASABRI Dipastikan Aman

Kekhawatiran kasus gagal bayar pada PT Asuransi Jiwasraya menular ke PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) berusaha diredam. Menteri BUMN Erick Thohir memastikan kondisi keuangan perusahaan tersebut stabil. Namun perlu waktu untuk memastikan ada tidaknya penyelewengan terkait angka penurunan aset yang diduga akibat kesalahan investasi. Yang pasti, Erick menegaskan bahwa Prajurit TNI, anggota Polri, PNS di kepolisian, TNI maupun Kementerian Pertahanan tidak perlu risau, karena negara menjamin uang yang selama ini mereka setor ke ASABRI ada.

Jawa Pos / 17-01-2020

12. Blokir Aset dan Rekening Tersangka Jiwasraya

Aset milik tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (AJS) segera diamankan untuk kepentingan penyidikan. Kemarin (16/1), Kejaksaan Agung mengumumkan sejumlah aset yang akan disita, antara lain; 84 bidang tanah yang diduga milik Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro. Lalu, ada 72 bidang tanah lagi yang diduga atas nama Benny. Puluhan bidang tanah tersebut diblokir sementara. Pemblokiran juga dilakukan untuk sejumlah rekening efek dan rekening kustodian efek yang diduga milik kelima tersangka. Untuk barang bergerak, hingga kemarin total lima kendaraan telah berada di area parkir Gedung Bundar Kejagung.

Jawa Pos / 17-01-2020

13. OJK Yang Harus Direformasi, Bukan Asuransinya

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Susanto berjanji melakukan reformasi lembaga keuangan non bank (LKNB), khususnya asuransi. Reformasi asuransi tersebut nanti mencakup perbaikan penerapan manajemen risiko, governance yang lebih baik, dan laporan kinerja investasi kepada otoritas serta publik. Yang seharusnya direformasi adalah OJK, bukan asuransinya. OJK itu cukup banyak, tapi tidak pernah dikerjakan. Itulah yang menjadi pertanyaan besar. OJK penuh dengan conflict of interest.

Jawa Pos / 17-01-2020

14. Kejagung Bidik Keterlibatan MI Pengelola Duit Jiwasraya

Bola panas skandal penyelewengan investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terus menggelinding. Kemarin (16/1) Gedung Bundar memeriksa empat saksi, yakni Direktur PT Treasure Fund Investama Dwinanto Amboro, Kepala Bagian Keuangan Divisi Investasi Jiwasraya Candra Triana, Direktur PT Pinnecle Investment Guntur Surya Saputra serta Kepala Divisi Akuntansi dan Keuangan Jiwasraya.

Kontan / 17-01-2020

15. Temuan BUMN di Jiwasraya dan Asabri

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirdjoatmodjo mengatakan ada kaitan erat dalam kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Kartika juga mengatakan, hasil audit menunjukkan bahwa terdapat penurunan nilai saham dan reksadana yang signifikan pada portofolio investasi Asabri, serupa kasus Jiwasraya.

Kontan / 17-01-2020

16. Jumlah Agen Jiwasraya Kian Menyusut

Unit Manager Agency Jiwasraya, Latin menjelaskan sebelumnya jumlah agen Jiwasraya di kisaran 15.000 hingga 17.000 agen. Namun dengan adanya kasus Jiwasraya, agen tersisa hingga saat ini menyisakan 700 orang saja. Latin bercerita, hingga kini banyak agen Jiwasraya yang beralih profesi, beberapa diantaranya beralih ke koperasi hingga asuransi lain.

Kontan / 17-01-2020

17. Presiden Desak OJK Reformasi Bisnis Asuransi

Presiden Joko Widodo meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan reformasi industri keuangan nonbank, baik asuransi hingga dana pensiun (dapen). Hal itu perlu dilakukan karena sudah lama para lembaga jasa keuangan non bank tidak melakukannya. Selain itu, Presiden juga meminta reformasi dilakukan secara menyeluruh.

Koran Jakarta / 17-01-2020

18. Ada Penyimpangan Dalam Penjualan JS Saving Plan

Jaksa Agung ST Burhanuddin komit mengusut tuntas kasus PT Asuransi Jiwasraya. Penyidik Kejagung telah memanggil dan memeriksa 130 saksi. Hasilnya, penyidik menemukan penyimpangan dalam penjualan produk JS Saving Plan. Penyidik telah mengeluarkan surat cekal terhadap 13 orang dan menahan lima tersangka yakni Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat, dan Benny Tjokrosaputro.

Koran Jakarta / 17-01-2020 Hal. 2

19. Kementerian Pertahanan Investigasi Kinerja Keuangan Asabri

Kementerian Pertahanan membentuk tim khusus di bawah Inspektorat Jenderal untuk menginvestigasi PT Asabri. Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap Asabri terkait dengan adanya dugaan kerugian. Langkah tersebut, sambungnya, sejalan dengan upaya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham Asabri. Dia menyatakan bahwa Kementerian Pertahanan belum mendapatkan laporan resmi dari Asabri terkait dengan kondisi keuangannya. Pihaknya pun akan meminta manajemen Asabri untuk menyerahkan laporan dalam 5 tahun ke belakang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 102/2015 tentang Asuransi Sosial Prajurit TNI, Anggota Polri, dan Pegawai ASN di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, pengawasan Asabri berada di bawah Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan auditor independen.

Koran Tempo / 17-01-2020 Hal. 22

20. Jokowi Dorong Reformasi di Industri Asuransi

Presiden Jokowi mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan reformasi terhadap lembaga keuangan non bank. Menurutnya, sekarang momentum yang tepat untuk melakukannya. "Saya setuju bahwa perlu reformasi di bidang lembaga keuangan non bank. Baik asuransi maupun dana pensiun dan lain-lain. Ini penting dan inilah saatnya kita melakukan reform," kata Presiden Jokowi dalam acara Tahunan Industri Jasa Keuangan tahun 2020, di the Ritz Carlton Pacific Place Sudirman, Jakarta, Kamis (16/1). Dia pun menyinggung langkah serupa yang pernah dilakukan kurun tahun 2000-2005. Di mana manfaat dari upaya itu dirasakan saat ini dalam bentuk stabilitas keuangan yang baik. Presiden menepis pertanyaan jurnalis apakah reformasi di sektor industri keuangan non-bank tersebut perlu segera dilakukan karena adanya skandal Jiwasraya dan dugaan korupsi di PT Asabri.

Pikiran Rakyat / 17-01-2020 Hal . 12

21. Jiwasraya Seret Pejabat Lembaga Negara?

Kejaksaan Agung hingga kini masih terus menelusuri dugaan kasus mega korupsi asuransi PT Jiwasraya. Dalam perkembangannya, penyidik pidana khusus Kejagung telah menetapkan lima tersangka. “Kasus Jiwasraya harus ditelusuri dengan sangat hati-hati karena ada dugaan menyeret nama salah satu lembaga,” kata sumber SP, Rabu (15/1). Lima tersangka tersebut adalah mantan Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Suara Pembaruan / 17-01-2020 Hal. 1

22. Selidiki Asabri KPK Tak Persoalkan Polri

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar tak mempersoalkan langkah Polri, melalui Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Mabes Polri turut menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Asabri. "Kalau terkoordinasi (bersama) semua APH (aparat penegak hukum) bagus, kan tinggal berbagi peran dan saling dukung," kata Lili. Meski begitu, Lili pun belum mengetahui mekanisme bila penegak hukum Polri turut terlibat dalam penyelesaian kasus PT Asabri. Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan pihaknya tetap akan menangani kasus PT Asabri yang dianggap telah merugikan keuangan negara mencapai triliunan rupiah.

Suara Pembaruan / 17-01-2020 Hal. 4

23. Penetapan Tersangka Baru Terus Dikaji

Komisi III DPR menggelar rapat kerja dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Kamis (16/1) untuk membahas sejumlah permasalahan hukum terakhir di lembaga itu. Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa dan dihadiri Ketua Komisi III Herman Hery serta Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni. Burhanuddin menyebut pihaknya telah memeriksa 130 saksi dan dua ahli dalam penyidikan kasus yang diduga merugikan negara Rp13,7 triliun dan lima orang telah dijerat sebagai tersangka. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Adi Toegarisman menambahkan, penetapan tersangka baru dalam kasus Jiwasraya akan terus dikaji. Adi menyebut kasus Jiwasraya perlu kajian mendalam didasari dengan unsur kehati-hatian.

Suara Pembaruan / 17-01-2020 Hal. 4

24. Jokowi Dukung OJK Reformasi Asuransi

Guna memperbaiki kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi, Presiden Joko Widodo mendukung penuh langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mereformasi bidang Industri Keuangan Non Bank (IKNB). “Jangan sampai ada distrust, sehingga mengganggu ekonomi kita secara umum. Jadi, saya setuju bahwa perlu reformasi secepatnya di bidang IKNB baik asuransi maupun dana pensiun dan lainnya. Ini penting dan ini saatnya kita melakukan reformasi,” tegas Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, di Jakarta, Kamis (16/1/2020). Menurutnya, reformasi IKNB dapat dilakukan di sisi pengaturan, pengawasan, dan permodalan. Dengan reformasi tersebut, maka laporan dan manajemen risiko IKNB akan lebih prudensial dan transparan. Namun, Jokowi membantah bahwa reformasi IKNB berkaitan dengan dua kasus yang terjadi di asuransi BUMN. Menurutnya, reformasi IKNB sangat diperlukan terlepas adanya kasus gagal bayar tersebut.  

Suara Pembaruan / 17-01-2020 Hal. 9

25. Teknologi Asuransi Qoala

Perusahaan teknologi asuransi Qoala meluncurkan aplikasi Qoala Plus untuk memberikan pengalaman di dunia teknologi asuransi. Chief Operating Officer (COO) Qoala, Tommy Martin, mengatakan, banyak manfaat dari penggunaan Qoala Plus. Melalui aplikasi, jangkauan distribusi lebih luas, produk asuransi yang dijual lebih beragam. Selain itu, prosesnya lebih mudah dan sangat aman untuk pelanggan, terutama untuk proses klaim yang 100 persen digital. Tommy menambahkan, aplikasi ini memungkinkan pialang dan agen asuransi untuk menemukan produk asuransi terbaik, mulai dari asuransi mikro seperti perlindungan gadget dan asuransi perjalanan. Mitra Qoala juga turut dimudahkan dengan adanya aplikasi ini. Tommy menambahkan, Qoala baru-baru ini menggandeng Mobil123 dalam layanan asuransi otomotif.

Suara Pembaruan / 17-01-2020 Hal. 9

26. Call for reform amid Jiwasraya fiasco

Presiden Joko Widodo mendukung penuh langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mereformasi bidang Industri Keuangan Non Bank (IKNB). “Jangan sampai ada distrust, sehingga mengganggu ekonomi kita secara umum. Jadi, saya setuju bahwa perlu reformasi secepatnya di bidang IKNB baik asuransi maupun dana pensiun dan lainnya. Ini penting dan ini saatnya kita melakukan reformasi,” tegas Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, di Jakarta, Kamis (16/1/2020). Menurutnya, reformasi IKNB dapat dilakukan di sisi pengaturan, pengawasan, dan permodalan. Dengan reformasi tersebut, maka laporan dan manajemen risiko IKNB akan lebih prudensial dan transparan. Namun, Jokowi membantah bahwa reformasi IKNB berkaitan dengan dua kasus yang terjadi di asuransi BUMN. Menurutnya, reformasi IKNB sangat diperlukan terlepas adanya kasus gagal bayar tersebut. “Kebetulan pas ada peristiwa Jiwasraya, tapi bukan karena itu. Memang memerlukan reformasi,” pungkasnya.

The Jakarta Post / 17-01-2020 Hal. 1

27. Elephant in the room in Jiwasraya case

Perusahaan asuransi milik negara PT Asuransi Jiwasraya sedang mengalami kesulitan keuangan hebat setelah mengalami gagal bayar dalam melunasi polis nasabah yang telah jatuh tempo. Jiwasraya menjanjikan imbal hasil tinggi tetapi menginvestasikan dana di saham yang jeblok. Bersama beberapa bank yang bekerja sama dalam menjual produk Jiwasraya, ada kekhawatiran bahwa terdapat dampak sistemik dalam industri jasa keuangan. Lima tersangka kelas kakap telah ditetapkan dalam kasus ini termasuk Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. Kemudian ada lagi kasus Asabri, perusahaan dana pensiun dan asuransi milik negara yang melayani pensiunan TNI dan Kemenhan juga terkena kasus manipulasi saham. OJK sebagai lembaga pengawas industri keuangan semestinya sudah meramalkan kemelut di Jiwasraya. Pada 2018, hanya 18 supervisor yang mengawasi 137 perusahaan asuransi dan anehnya, Jiwasraya terlalu besar untuk tidak dicurigai. BEI juga dianggap tidak bertaring dalam mengawasi transaksi yang mencurigakan.

The Jakarta Post / 17-01-2020 Hal. 2

28. WanaArtha Life Terbitkan Akta Lahir dan Nikah

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau WanaArtha Life telah membantu menerbitkan total 3.570 akta lahir dan 119 akta nikah bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Secara simbolis diserahkan oleh Mustain, Corporate Communications Manager mewakili WanaArtha Foundation dan Ibu Hana Handayani mewakili Yayasan Pondok Kasih sebagai mitra strategis Corporate Social Responsibility (CSR) WanaArtha Life, di rangkaian puncak acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tanggal 19-20 Desember 2019, di depan Kantor Gubernur Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. “Kami berkomitmen sejak 2018 untuk membantu memenuhi hak sipil dasar masyarakat kurang mampu, terutama membantu menerbitkan akta lahir sebagai upaya membuka akses kepada fasilitas Negara seperti, KTP, BPJS, termasuk akses pendidikan dan lainnya. WanaArtha Life juga terus berupaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya dokumen dasar tersebut,” ujar Head of Corporate Marketing and Communications WanaArtha Life, Mahal Mark Rivero.  Maka dari itu WanaArtha Life melalui WanaArtha Foundation terus berupaya membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan hak dasar tersebut. Untuk merealisasikannya, WanaArtha Life menggandeng Yayasan Pondok Kasih (YPK) sebagai mitra strategis CSR WanaArtha Life.

HE Neraca / 18-01-2020 Hal. 7

29. OJK minta Bumiputera jelaskan kondisi keuangan kepada pemegang polis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pengurus dan Badan Perwakilan Anggota Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera untuk menjelaskan kondisi keuangan kepada pemegang polis dalam upaya penyehatan asuransi tertua di Indonesia itu. Anggota Dewan Komisioner/Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi menjelaskan,  hal itu untuk memenuhi kewajiban AJB Bumiputera sebagai asuransi mutual yang meletakkan pemegang polis sebagai pemegang saham.

Antaranews.com / 16-01-2020

30. OJK Desak Bumiputera untuk Segera Jadi Badan Hukum

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera untuk segera menyelenggarakan Rapat Umum Anggota (RUA) setelah aturan mengenai asuransi usaha bersama ini diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pekan ini. Dewan Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi mengatakan OJK menantikan hasil keputusan RUA tersebut terutama menyangkut rencana perbaikan kondisi AJB Bumiputera ke depannya. Menurut dia, dengan adanya anggota yang bisa melakukan RUA nantinya akan mempermudah otoritas untuk melakukan pengawasan terhadap asuransi bersama ini.

Cnbcindonesia.com / 16-01-2020

31. Eks Dirut Jiwasraya Ditahan, Nasabah Tunggu Pengembalian Dana

Eks direktur utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hendrisman Rahim ditahan terkait kasus penempatan dana investasi yang mengakibatkan perseroan gagal bayar klaim ke nasabah. Menanggapi perkembangan kasus Jiwasraya, nasabah diam-diam menyimpan keinginan agar uang yang mereka taruh di perusahaan asuransi jiwa pelat merah itu dikembalikan. Puspita, salah satu nasabah produk saving plan Jiwasraya mengaku bersyukur dengan progres permasalahan Jiwasraya. Lain cerita dengan Lee Hankyun, nasabah Jiwasraya yang juga Ketua Kadin Korsel di Indonesia mengaku ragu Pemerintah Indonesia memiliki dana yang cukup untuk membayar kewajibannya terhadap nasabah Jiwasraya. Ia mengaku tak ingin berharap banyak terkait pengembalian dana nasabah.

Cnnindonesia.com / 16-01-2020

32. Soal Aturan yang Mungkinkan AJB Bumiputera Jadi PT, Ini Kata OJK

Pemerintah membuka peluang bagi Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 berubah menjadi perseroan terbatas (PT) atau koperasi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Riswinandi mengatakan pihaknya masih menunggu rancangan bisnis yang bakal dilakukan oleh perusahaan. Riswinandi juga membuka pilihan jika AJB Bumiputera memilih jadi PT ataupun tetap menjadi asuransi usaha bersama. Nanti dalam prosesnya, baru OJK akan melakukan evaluasi.

Kompas.com / 16-01-2020

33. Kasus menyeruak, agen Jiwasraya berbondong-bondong pindah ke asuransi lain

Maraknya kasus Jiwasraya tak pelak turut berdampak pada agen perusahaan asuransi jiwa plat merah tersebut. Jumlah agen Jiwasraya pun menurun drastis. Unit Manager Agency Jiwasraya, Latin bilang sebelumnya jumlah agen Jiwasraya berada di kisaran 15.000 agen sampai 17.000 agen. Namun, dengan adanya kasus Jiwasraya dia bilang agen yang tersisa hingga saat ini menyisakan 700 orang. Bahkan ia menambahkan, dengan menyusutnya jumlah agen Jiwasraya, ikut berdampak pada nasabah salah satu asuransi jiwa tertua di Indonesia ini.

Kontan.co.id / 16-01-2020

34. Selama 2019 Bhineka Life Bayar Klaim Capai Rp 571 Miliar

Perusahaan asuransi, PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) mencatat kinerja yang positif sepanjang 2019. Dengan hal itu perusahaan optimis pada 2020 pengembangan bisnis perusahaan masih berlanjut. Direktur Utama Bhinneka Life, Wiroyo Karsono mengatakan sepanjang tahun 2019 (unaudited) Bhinneka Life telah membayarkan kewajiban perusahaan yaitu pembayaran klaim kematian dan manfaat dengan nilai total sejumlah Rp 571 miliar untuk seluruh nasabah Bhinneka Life.

Liputan6.com / 16-01-2020

35. OJK Sebut Ada Peluang AJB Bumiputera Jadi Perseroan Terbatas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan ada peluang untuk Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera bisa berubah menjadi perseroan terbatas (PT). Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2019 tentang Perusahaan Asuransi Berbentuk Usaha Bersama. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Riswinandi menyatakan, pihaknya saat ini masih menunggu rancangan bisnis yang akan dilakukan perusahaan kedepannya. Dirinya menambahkan, Bumiputera berpeluang untuk menjadi PT jika ingin mengajukan dan nantinya dalam proses akan dievaluasi.

Okezone.com / 16-01-2020

36. Asuransi i-PRO 100 dari Generali, Lindungi Gaya Hidup Keluarga

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Mestika Dharma, Tbk. (Bank Mestika) berkolaborasi menghadirkan produk bancassurance terbaru, i-PRO 100. i-PRO 100 merupakan produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan tinggi hingga 3 kali lipat uang pertanggungan (UP) untuk keamanan finansial keluarga saat nasabah menghadapi resiko hidup meninggal dunia. Dengan perlindungan yang tinggi, keluarga bisa tetap menjalani gaya hidup (lifestyle) yang sama seperti ketika tertanggung masih hidup. Selain perlindungan tinggi, i-PRO 100 juga menawarkan pilihan masa bayar yang singkat mulai dari 5-20 tahun dengan masa proteksi hingga usia 100 tahun.

Sindonews.com / 16-01-2020

37. Agen Pemasaran Bhinneka Life Tumbuh 39,18 Persen di Sepanjang 2019

Mengawali tahun 2020 perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali menggelar event Agency Kick Off 2020. Program Agency Kick Off 2020 juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada agen pemasaran dalam upaya mencapai target-target yang telah dicanangkan perusahaan selama tahun 2020. Pada kuartal empat 2019 jumlah agen pemasaran Bhinneka Life mencatat pertumbuhan sebesar 39,18 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama. Sepanjang tahun 2019 (unaudited) Bhinneka Life pun telah membayarkan kewajiban perusahaan yaitu pembayaran klaim kematian dan manfaat dengan nilai total sejumlah Rp 571 miliar untuk seluruh nasabah Bhinneka Life.

Suara.com / 16-01-2020

38. Bhinneka Life Gelar Roadshow Agency Kick Off 2020 di Delapan Kota

Mengawali tahun 2020, perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali menggelar event Agency Kick Off 2020. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini serangkaian program Agency Kick Off 2020 diselenggarakan di delapan kota yaitu Bandung, Semarang, Lampung, Medan, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Jayapura. Di samping itu, program Agency Kick Off 2020 juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada agen pemasaran dalam upaya mencapai target-target yang telah dicanangkan perusahaan selama tahun 2020.

Tribunnews.com / 16-01-2020

39. Bhinneka Life Gelar Roadshow Agen Pemasaran di Delapan Kota

Mengawali tahun 2020, perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali menggelar event Agency Kick Off 2020. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini serangkaian program Agency Kick Off 2020 diselenggarakan di delapan kota yaitu Bandung, Semarang, Lampung, Medan, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Jayapura. Di samping itu, program Agency Kick Off 2020 juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada agen pemasaran dalam upaya mencapai target-target yang telah dicanangkan perusahaan selama tahun 2020.

Wartaekonomi.co.id / 16-01-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

40. Transformasi IKNB Dipercepat

OJK menyatakan reformasi dan transformasi di industri keuangan non bank akan tuntas dalam 2 tahun ke depan, lebih cepat dari transformasi industri perbankan pada 2000 – 2005. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan rencana transformasi IKNB ini telah disampaikan pada Pertemuan Tahunan OJK 2018 tetapi tidak bisa dieksekusi langsung karena butuh waktu. Transformasi IKNB ini antara lain OJK akan meminta lembaga jasa keuangan non bank untuk menunjukkan penerapan risk management di perusahaan. OJK juga meminta direksi lembaga keuangan non bank untuk segera melihat kembali lebih rinci kinerja perusahaannya dan melakukan corrective action yang diperlukan.

Bisnis Indonesia / 17-01-2020 Hal. 14

41. OJK Diminta Reformasi Menyeluruh

Presiden Joko Widodo mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan reformasi menyeluruh terhadap Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Dia pun menyinggung soal upaya reformasi perbankan yang pernah dilakukan di industri perbankan pada kurun waktu 2000—2005. Hasilnya, Jokowi mengakui bahwa pembenahan itu membuat industri perbankan lebih kuat dalam menghadapi risiko-risiko. Ketika ditanya mengenai urgensi reformasi terkait dengan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Presiden Jokowi menolak anggapan tersebut. Pada saat yang sama, Komisioner Dewan Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengemukakan bahwa IKNB memerlukan perhatian serius dari regulator. Secara umum, industri asuransi mencatat penghimpunan dana yang positif pada 2019. Premi asuransi komersial mencapai Rp261,6 triliun atau tumbuh 6,1% secara yoy. Dia juga akan mendorong digitalisasi produk dan layanan keuangan serta pemanfaatan teknologi. 

HE Neraca / 17-01-2020 Hal. 1

42. OJK Harus Lebih Serius Awasi Industri Asuransi

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengakui pihaknya mesti lebih serius dalam mengatur dan mengawasi industri asuransi karena banyaknya pelanggaran tata kelola keuangan di beberapa perusahaan asuransi, yang berisiko menggerus kepercayaan masyarakat. "Sebenarnya industri ini tidak terlalu terimbas, dengan isu yang sedang kita tangani. Namun kita akui kita perlu lebih serius, karena industri ini perlu reformasi," kata Wimboh dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan di Jakarta, Kamis. Hadir dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Selain itu hadir Gubernur Bank Indonesia (BI) dan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju. Wimboh mengatakan hingga akhir 2019 premi industri asuransi masih tumbuh. Premi asuransi komersial tumbuh 6,1 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp261,6 triliun atau terakselerasi dibanding 2018 yang hanya naik 4,1 persen. Wimboh mengatakan pihaknya sebenarnya sudah memulai program reformasi untuk industri asuransi sejak 2018. Dia meneruskan program reformasi yang sudah dia rancang saat masih bertugas di Bank Indonesia.  

HE Neraca / 17-01-2020 Hal. 5

43. OJK Reformasi Pengawasan Industri Keuangan Non bank

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan reformasi kebijakan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) termasuk industri asuransi dalam hal pengawasan dan pengaturan dengan prinsip kehati-hatian. Langkah reformasi tersebut membutuhkan waktu implementasi paling cepat dua tahun. “OJK akan meminta dan menginstruksikan kepada lembaga jasa keuangan untuk menerapkan risk management. Apa saja, bagaimana nanti penerapannya di setiap lembaga jasa keuangan mulai dari perusahaan itu punya kebijakan penerapan manajemen risiko,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Lanjut Ia, penerapan manajemen risiko itu harus disesuaikan dengan bisnis masing-masing. Lantaran jasa keuangan non bank memiliki model bisnis yang beragam pula. Wimboh menyatakan semua manajemen risiko itu harus dilakukan, dipantau, dan dilaporkan kepada top manajemen. Selain itu, juga ada risiko investasi maupun pasar lantaran menempatkan dana kelolaan di saham. Ke depannya, OJK akan mengawasi hal ini sehingga pelaku keuangan non bank harus mampu menghitung kemungkinan.  

Investor Daily / 17-01-2020 Hal. 19

44. Momentum Reformasi Industri Asuransi

Kasus Jiwasraya menjadi momentum untuk mereformasi total industri asuransi. Setelah krisis ekonomi 1997-1998, sektor ini belum pernah di reformasi secara menyeluruh untuk memperkuat struktur industrinya. “Saat ini menjadi momentum untuk mereformasi lembaga keuangan non  bank dari sisi pengaturan, pengawasan, dan permodalan,” kata Presiden Joko Widodo dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Jakarta, Kamis (16/1). Kejaksaan Agung telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Kerugian negara dan nasabah dalam kasus ini diduga Rp 27 triliun. Selain Jiwasraya, persoalan keuangan juga membelit AJB Bumiputera. Terkait ini, OJK meminta Bumiputera segera menyelenggarakan rapat umum anggota setelah aturan mengenai asuransi usaha bersama diteken Presiden pekan ini. Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan Kementerian BUMN dan Keuangan akan mengupayakan penyelamatan Jiwasraya yang lazim dilakukan di industri asuransi dan Jiwasraya tidak mendapat alokasi penyertaan modal negara tahun 2020. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kondisi keuangan Asabri masih stabil dan belum ada pembuktian ada kerugian Rp10 triliun pada perusahaan itu.

Kompas / 17-01-2020 Hal. 1&11

45. Ketua OJK : Industri asuransi perlu direformasi

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengakui pihaknya mesti lebih serius dalam mengatur dan mengawasi industri asuransi karena banyaknya pelanggaran tata kelola keuangan di beberapa perusahaan asuransi, yang berisiko menggerus kepercayaan masyarakat. Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintah sedang menyiapkan pendirian Lembaga Penjamin Polis (LPP). Lembaga ini untuk menjaga dana atau premi masyarakat yang diinvestasikan ke perusahaan asuransi. LPP bekerja seperti layaknya Lembaga Penjamin Simpanan.

Antaranews.com / 16-01-2020

46. Usai Kasus Jiwasraya, Jokowi Desak OJK Rombak Bisnis Asuransi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mereformasi industri lembaga keuangan non bank, baik asuransi hingga dana pensiun (dapen). Jokowi menginstruksikan hal tersebut di tengah maraknya masalah keuangan di perusahaan asuransi nasional, salah satunya PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Selain itu, ia juga meminta reformasi dilakukan menyeluruh. Disisi lain, ia ingin reformasi ini tidak hanya dilakukan oleh wasit industri keuangan, namun pemerintah juga harus mendukung melalui kementerian/lembaga terkait.

Cnnindonesia.com / 16-01-2020

47. OJK: Industri Asuransi Butuh Perhatian Serius

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut masih terjadi pertumbuhan pada premi asuransi komersial yakni Rp 261,65 triliun. Meski demikian, walaupun tumbuh industri asuransi masih membutuhkan perhatian khusus. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, reformasi industri keuangan non bank bisa dilakukan dengan perbaikan penerapan manajemen risiko, governance yang lebih baik dan laporan kinerja investasi kepada otoritas publik.

Detik.com / 16-01-2020

48. Pemerintah Diminta Cermat Menyelesaikan Masalah Asuransi

Partai NasDem mengingatkan penyelesaian kasus perusahaan asuransi milik pemerintah perlu dilakukan dengan hati-hati dan tak melanggar hukum. Pemerintah diminta belajar dari skandal Bank Century beberapa tahun lalu. Menurut Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai NasDem Okky Asokawati, sejumlah rencana yang dilakukan pemerintah dalam menyelesaikan masalah perusahaan asuransi pelat merah masih menyentuh sektor hilir. Padahal, penyelesaian masalah harus komprehensif mulai dari hulu.

Medcom.id / 16-01-2020

49. OJK: Industri Asuransi Perlu Lakukan Reformasi

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan industri asuransi membutuhkan perhatian lebih serius untuk memperbaiki governance, kehati- hatian dan kinerjanya. Setidaknya dibutuhkan reformasi dalam bentuk pengaturan, pengawasan dan permodalan. Ke depan OJK diminta seluruh Direksi Lembaga Keuangan Non Bank untuk segera melihat kembali lebih rinci kinerja perusahaannya dan melakukan corrective action yang diperlukan.

Republika.co.id / 16-01-2020

Berita Foto

50. [Foto] Aksi Agen Jiwasraya

Forum Komunikasi Pekerja Agen Asuransi Jiwasraya (FKPAAJ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, (16/1). Mereka menuntut tanggung jawab manajemen Jiwasraya. Akibat sengkarut perusahaan asuransi ini, kewajiban membayar klaim berpotensi gagal.

Kontan / 17-01-2020, Hal 20

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.643

IHSG (per 16 Januari 2020)

   6.286,04

BI Rate

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Gatra, Harian Terbit, HE Neraca, Indopos, Investor Daily, Jawa Pos, Kompas, Kontan, Koran Jakarta, Koran Tempo, Pikiran Rakyat, Suara Pembaruan, The Jakarta Post, Antaranews.com, Cnbcindonesia.com, Cnnindonesia.com, Kompas.com, Kontan.co.id, Liputan6.com, Medcom.id, Okezone.com, Republika.co.id, Sindonews.com, Suara.com, Tribunnews.com, Wartaekonomi.co.id

DOWNLOAD PDF