AAJI Daily News - 22 September 2020


Tanggal terbit (22 / 09 / 2020)

Selasa, 22 September 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

HEADLINE NEWS

  1. Cermat Berinvestasi di Asuransi
  2. Menakar Dampak Covid-19 terhadap Industri Perasuransian
  3. Pengamat: Pemilik Modal Bank dan Asuransi Bermasalah Harus Berani Tanggung Jawab
  4. Jiwasraya Mau Di-Century-kan
  5. Zurich: Bangun Kontrak Sosial yang Baik di Tengah Pandemi
  6. [Foto] Penjualan Premi Asuransi
  7. Kasus Jiwasraya Harus Segera Tuntas
  8. Yang 'Merampok' Siapa, kok Negara Suntik Jiwasraya Rp 20 T?
  9. Nasabah Kresna Life Tolak Skema Penyelesaian Polis Macet
  10. MAKI Perkirakan Negara Rugi Rp30 T Akibat Korupsi Jiwasraya
  11. Gandeng Bank Muamalat, Sun Life Indonesia Rilis Asuransi Salam Hijrah Proteksi
  12. BNI Life berkomitmen bayar klaim kepada nasabah
  13. Kalau Terbukti Bersalah, Aset Sitaan Rp 18,4 Triliun Jiwasraya Jadi Milik Negara
  14. Sun Life Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia Hadirkan ‘Salam Hijrah Proteksi’
  15. Hanwha Life, Asuransi Jiwa Asal Korsel Buka Kantor di Makassar
  16. [Foto] Relaksasi Penjualan Unit-Linked
  17. Miliki Rp502 Triliun, Ini Produk Investasi Buruan Asuransi Jiwa
  18. Implementasi Pemasaran Asuransi Unit-Linked Memiliki Kontribusi Terhadap Kinerja Asuransi Jiwa

TENTANG AAJI

Cermat Berinvestasi di Asuransi

Masyarakat harus lebih bijak dalam memilih untuk berinvestasi melalui produk asuransi. Togar Pasaribu, Direktur AAJI mengatakan, terdapat banyak produk asuransi jiwa seperti asuransi jiwa tradisional, unit link, Kesehatan hingga asuransi kecelakaan. Dia menyebutkan, unit link yang sangat dekat dengan pasar modal membuat hasil investasinya ikut turun Ketika bursa sedang bearish. Keluhan ini umumnya muncul karena nasabah melihat dalam jangka pendek. Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo mengatakan literasi asuransi yang rendah mempengaruhi munculnya kekhawatiran berasuransi. 

Bisnis Indonesia / 22-09-2020 Hal. 4

Menakar Dampak Covid-19 terhadap Industri Perasuransian

Industri asuransi nasional telah menghadapi penurunan premi sebagai dampak dari kebijakan PSBB, khususnya asuransi jiwa, mengingat penjualan polis banyak dilakukan tatap muka dengan calon nasabah. Statistik AAJI pada kuartal I-2020 mencatat penurunan premi sebesar 4,9% dan pada akhir kuartal II-2020 diperkirakan penurunannya akan lebih besar. Sedangkan data AAUI yang masih mencatat pertumbuhan premi pada kuartal I-2020 0,4% yoy. Kinerja industri asuransi nasional, baik jiwa maupun kerugian, pada kuartal I-2020 kelihatannya belum dipengaruhi oleh pandemi Covid-19.

Investor Daily / 22-09-2020 Hal. 5

Pengamat: Pemilik Modal Bank dan Asuransi Bermasalah Harus Berani Tanggung Jawab

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengingatkan jika peran industri keuangan dalam perekonomian nasional sangat besar. Permasalahan di perbankan dan asuransi sejak awal sudah berlangsung lama. Contohnya kasus Bukopin yang sudah terjadi cukup lama dan memuncak pada 2020. Masalah tersebut terbukti dapat diselesaikan yaria ada ketegasan OJK menentukan strategi penyelesaian. Merujuk penyelesaian permasalahan di Bukopin, OJK harus tegas meminta pertanggungjawaban pemilik bank dan/atau asuransi yang saat ini masih bermasalah.

Merdeka.com / 21-09-2020

INDUSTRI & ASURANSI

Jiwasraya Mau Di-Century-kan

Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Anis Byarwati menyatakan sikap tidak setuju terkait dana talangan PT Jiwasraya. Terlebih ada pelanggaran-pelanggaran yang tidak mungkin ditanggung negara. Anis menilai, dana talangan perusahaan ini bisa mengulang terjadinya kasus Century kedua karena awal kasus Jiwasraya ini muncul karena kesalahan pengelola. Hal serupa disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad. Ia mengingatkan sebaiknya dana talangan dari APBN bisa difokuskan untuk bidang Kesehatan dan penyelamatan sektor UMKM serta perlindungan social.

Indopos / 22-09-2020 Hal. 1&11

Zurich: Bangun Kontrak Sosial yang Baik di Tengah Pandemi

Director of Human Resources PT Zurich Topas Life, Tini Nurianto mengatakan, tugas perusahaan dalam memperhatikan karyawannya sangat penting bagi keberhasilan kontrak social dan perusahaan yang memberi perlindungan bagi tenaga kerja mereka. Tini menjelaskan, Zurich mewujudkan leading by example dengan menerapkan budaya peduli bagi sekitar 55 ribu tenaga kerja globalnya dan program perlindungan bagi tenaga kerjanya di Indonesia. Ia mengatakan jika pihaknya memahami sebagai pemberi kerja memainkan peran penting dalam kontrak social dan berusaha melindungi karyawan.

Investor Daily / 22-09-2020 Hal. 23

[Foto] Penjualan Premi Asuransi

Di masa pandemi penjualan premi Allianz selama kurtal II-2020 mencapai Rp6,65 triliun. Jumlah itu tumbuh 25,4% dibandingkan hasil di kuartal II-2019, yang senilai Rp5,21 triliun.

Kontan / 22-09-2020 Hal. 10

Kasus Jiwasraya Harus Segera Tuntas

Ekonom Center of Reform in Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah mengatakan, pemerintah selaku pemegang 100 persen saham Jiwasraya harus bisa mencarikan solusi terbaik dan tercepat dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran polis Jiwasraya kepada nasabah. Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin, mendesak agar Kejagung menyita seluruh aset terdakwa yang telah menyebabkan kerugian pada Jiwasraya. Menurutnya, penyitaan tersebut bisa menjadi modal pemerintah untuk melaksanakan restrukturisasi di tubuh Jiwasraya.

Koran Jakarta / 22-09-2020 Hal. 5

Yang ‘Merampok’ Siapa, kok Negara Suntik Jiwasraya Rp 20 T?

Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menolak keras rencana pemerintah menyuntikkan uang negara bagi penyelamatan Jiwasraya lewat Bahana sebesar Rp 20 triliun dari duit PMN. Ia menegaskan, yang seharusnya dilakukan adalah upaya memburu aset-aset yang ‘dirampok’ dan dikorupsi, serta dikembalikan untuk membayar klaim nasabah. Asuransi Jiwasraya telah menjadi skandal jauh sejak sebelum yariah Covid-19 melanda. Sekarang, skandal itu malah menjadi beban berat pada anggaran negara di tengah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang belum optimal.

Cnbcindonesia.com / 21-09-2020

Nasabah Kresna Life Tolak Skema Penyelesaian Polis Macet

Sejumlah nasabah PT Asuransi Jiwa Kresna (AJK) menolak skema penyelesaian polis dan perjanjian kesepakatan yariah (PKB) yang disampaikan perusahaan lewat surat bernomor 099/KL-DIR/IX/2020 perihal Pemberitahuan Tahapan Lanjutan Penyelesaian Polis PIK dan K-LITA. Nasabah menilai mekanisme penyelesaian polis PIK dan K-LITS itu dirumuskan secara sepihak dan merugikan. Hal ini terutama karena dalam surat tersebut terdapat klausul yang menyatakan nasabah sepakat untuk mengakhiri polis jika skema penyelesaian polis PIK dan K-LITA disetujui.

Cnnindonesia.com / 21-09-2020

MAKI Perkirakan Negara Rugi Rp30 T Akibat Korupsi Jiwasraya

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) memperkirakan kerugian negara akibat kasus tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencapai Rp30 triliun. Atas dasar itulah, mereka mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) segera menyita seluruh aset dari terdakwa kasus. Menurut mereka, aset itu dapat disita apabila ditemukan bukti berkaitan dengan kasus tersebut. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman meminta supaya aset terdakwa yang disita oleh Kejaksaan Agung sama dengan nilai kerugian yang terjadi akibat kasus korupsi itu.

Cnnindonesia.com / 21-09-2020

Gandeng Bank Muamalat, Sun Life Indonesia Rilis Asuransi Salam Hijrah Proteksi

PT Sun Life Financial Indonesia dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersinergi merilis produk kolaboratif berbasis yariah kedua, Salam Hijrah Proyeksi. Produk asuransi yariah ini salah satunya memberikan perlindungan atas risiko yang disebabkan Covid-19. Produk asuransi yariah terbaru ini juga sebagai respons kedua perusahaan dalam menjawab kebutuhan produk keuangan berbasis suariah yang semakin meningkat di Indonesia.

Dream.co.id / 21-09-2020

BNI Life berkomitmen bayar klaim kepada nasabah

PT BNI Life Insurance membayarkan uang pertanggungan atau klaim nasabah meninggal dunia sebesar Rp 1,05 miliar. Almarhum Mulyadi telah menjadi nasabah setia BNI Life sejak Desember 2019. Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan dan akan memastikan proses pembayaran uang pertanggungan berjalan dengan baik. Nasabah tersebut telah menjadi pemegang polis Blife Hy-End Pro selama 10 bulan.

Kontan.co.id / 21-09-2020

Kalau Terbukti Bersalah, Aset Sitaan Rp 18,4 Triliun Jiwasraya Jadi Milik Negara

Kejagung telah menyita sejumlah aset terkait kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di Asuransi Jiwaraya dengan taksiran nilai mencapai Rp 18,4 triliun. Jika nanti pengadilan memutuskan terdakwa terbukti bersalah, barang bukti berupa aset itu bisa menjadi rampasan negara. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono menyebutkan, aset sitaan tersebut sudah menjadi barang bukti dalam persidangan kasus. Maka, tunggu saja putusan pengadilan karena itu sudah menjadi wewenang pengadilan.

Kontan.co.id / 21-09-2020

Sun Life Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia Hadirkan ‘Salam Hijrah Proteksi’

Sun Life Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia pada Senin (21/9) memperkenalkan produk kolaboratif berbasis syariah yang kedua bernama Salam Hijrah Proteksi. Selain hadir sebagai solusi kemudahan berasuransi yang mengusung prinsip Syariah, produk ini sekaligus menjadi respon Sun Life Indonesia melalui Sun Life Financial Indonesia dan Bank Muamalat terhadap kebutuhan akan produk keuangan berbasis syariah di Indonesia yang terus meningkat.

Minanews.net / 21-09-2020

Hanwha Life, Asuransi Jiwa Asal Korsel Buka Kantor di Makassar

PT Hanwha Life Indonesia resmi membuka kantor pemasaran baru di Jl Gunung Latimojong, Ruko Metro Square No G24 Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/9). Charlene Brenda Rehatta mengatakan, tingginya minat masyarakat, menjadi alasan utama Makassar dipilih menjadi Kota ekspansi pertama di Kawasan Indonesia Timur. Perusahaan assuransi jiwa plus dari Korea Selatan ini optomis ekspansi di tengah pandemi, berdasarkan respon positif saat launching di Hotel Aswin Makassar, 29 Februari 2020 lalu.

Tribunnews.com / 21-09-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

[Foto] Relaksasi Penjualan Unit-Linked

Berdasarkan statistic OJK, perolehan premi pada Juni 2020 tercatat senilai Rp 15,41 triliun. Perolehan premi bulanan itu merupakan yang tertinggi pada tahun ini dan berhasil tumbuh dari titik terendah pada April 2020 senilai Rp11,19 triliun. Implementasi pemasaran produk unit-linked secara langsung melalui sarana digital diperkirakan memiliki kontribusi positif terhadap kinerja asuransi jiwa.

Bisnis Indonesia / 22-09-2020 Hal. 15

Miliki Rp502 Triliun, Ini Produk Investasi Buruan Asuransi Jiwa

Data OJK per Juni 2020 yang baru dikeluarkan beberapa waktu lalu menunjukkan Dana Investasi Infrastruktur Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK Dinfra) menjadi instrumen dengan pertumbuhan tertinggi. Aset ini tumbuh 69,16 persen menjadi Rp262,19 miliar pada akhir Juni 2020. OJK mencatat KIK Dinfra bukan yang terbesar secara persentase, di atas produk ini pertumbuhan investasi tertinggi terjadi pada tagihan investasi naik 101,42 persen menjadi Rp678,35 miliar serta tagihan premi reasuransi naik dari Rp1,4 miliar menjadi Rp2,4 miliar atau naik 71,20 persen.

Bisnis.com / 21-09-2020

Implementasi Pemasaran Asuransi Unit-Linked Memiliki Kontribusi Terhadap Kinerja Asuransi Jiwa

Berdasarkan Statistik Asuransi OJK, perolehan premi pada Juni 2020 tercatat senilai Rp15,41 triliun. Perolehan premi bulanan itu merupakan yang tertinggi pada tahun ini dan berhasil tumbuh dari titik terendah pada April 2020 senilai Rp11,19 triliun. Implementasi pemasaran produk unit-linked secara langsung melalui sarana digital diperkirakan memiliki kontribusi positif terhadap kinerja asuransi jiwa.

Bisnis.com / 21-09-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.700

IHSG (per 21 September 2020)

   5.999,36

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, Indopos, Investor Daily, Kontan, Koran Jakarta, Bisnis.com, Cnbcindonesia.com, Cnnindonesia.com, Dream.co.id, Kontan.co.id, Minanews.net, Merdeka.com, Tribunnews.com, Wartaekonomi.co.id.

DOWNLOAD PDF