AAJI Daily News - 12 Oktober 2020


Tanggal terbit (12 / 10 / 2020)

Senin, 12 Oktober 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

 HEADLINE NEWS

  1. Pemasaran Digital Makin Ketat
  2. OJK: Premi Asuransi Kesehatan terus Meningkat, Ini Resepnya
  3. Direksi Terapkan Rencana Cadangan
  4. Aset Sitaan PT Jiwasraya Bertambah
  5. Mekanisme Penyelamatan Polis Nasabah Jiwasraya
  6. Masalah Jiwasraya Dimulai dari Manipulasi Laporan Keuangan
  7. Kasus Jiwasraya Diputus Hari Ini
  8. Terdakwa Korupsi Jiwasraya Dinilai Pantas Dihukum Berat
  9. Jangkau Kelas Menengah, Bhinneka Life Rilis Program Lintera
  10. Beli Asuransi 5 Menit di GoGREAT!
  11. Bank Oke-Asuransi Simas Jiwa Kerja Sama Bancassurance
  12. Jangkau Kelas Menengah, Ini yang Dilakukan Bhinneka Life
  13. Empat Terdakwa Kasus Jiwasraya Akan Hadapi Vonis Besok
  14. Komisi III DPR Sebut Terdakwa Kasus Jiwasraya Pantas Dapat Hukuman Berat
  15. Pemerintah Diminta Mewaspadai Celah Korupsi di UU Ciptaker
  16. Kesadaran Meningkat, Premi Asuransi Kesehatan Naik 13%
  17. Industri Asuransi Perlu Konsolidasi Ciptakan Pasar
  18. Jenis-jenis Asuransi Jiwa dan Siapa Saja yang Perlu Memilikinya

TENTANG AAJI

Pemasaran Digital Makin Ketat

Otoritas sedang menyusun draft Edaran OJK (SEOJK) tentang PAYDI. SEOJK ini menjadi beleid kedua setelah OJK merilis aturan terkait PAYDI terkait dengan pelaksanaan pemasaran digital. Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi menjabarkan bahwa perusahaan asuransi yang menjual unit-linked harus memenuhi ketentuan investasi subdana. AAJI mencatat bahwa PAYDI telah mencakup 63,1% dari keseluruhan portofolio asuransi jiwa pada pengujung 2019. Produk unit-linked terus berkembang seiring kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap manfaat tambahan selain proteksi.

Bisnis Indonesia / 12-10-2020 hal. 15

OJK: Premi Asuransi Kesehatan terus Meningkat, Ini Resepnya

OJK menyatakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan risiko kesehatan oleh asuransi terus meningkat selama masa pandemi virus corona, seiring tumbuhnya premi asuransi kesehatan. Anggota Dewan Komisioner merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Riswinandi mengatakan, awareness lebih tinggi terhadap pengelolaan kesehatan tercermin dari data premi asuransi kesehatan yang masih mengalami kenaikan 13,2% yoy pada Agustus 2020, walaupun akumulasi premi asuransi secara agregat masih mengalami penurunan 6,1%.

Bisnis.com / 11-10-2020

INDUSTRI & ASURANSI

Direksi Terapkan Rencana Cadangan

Direkur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo mengatakan direksi menerapkan rencana cadangan dalam mengatasi kondisi keuangan Jiwasraya. Kondisi yang memaksa pihaknya melakukan suatu diskresi direksi untuk bertindak atas sebuah kondisi keuangan Jiwasray ayang abnormal semata-mata untuk menjaga kelanjutan usaha Jiwasraya. Dalam perkara ini, JPU Kejagung menuntut Hary Prasetyo dengan penjara seumur hidup karena dinilai terbukti melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara sneilai Rp16,807 triliun.

HE Neraca / 10-10-2020 hal. 10

Aset Sitaan PT Jiwasraya Bertambah

Kejagung menemukan tambahan aset sitaan dari para tersangka dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Nilai keseluruhan sitaan diperkirakan bertambah dari yang saat ini mencapai Rp18,4 triliun. Menurut Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono, nilai barang sitaan baru masih dalam proses kalkulasi. Ia menjelaskan angka Rp18,4 triliun merupakan hasil perkiraan aset sitaan yang sudah ada. Adapun temuan baru oleh jaksa penuntut belum termasuk.

Media Indonesia / 10-10-2020 hal. 4

Mekanisme Penyelamatan Polis Nasabah Jiwasraya

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko menjabarkan mekanisme penyelamatan polis ada dua tahap. Pertama dilakukan di Jiwasraya, nanti akan diikuti dengan pemindahan seluruh polis Jiwasarya menjadi polis IFG Life. Untuk polis tradisional, nanti akan diselesaikan dalam bentuk penyesuaian manfaat polis yang diterima oleh pemegang polis. Sementara polis JS Saving Plan, yaitu dalam bentuk pemenuhan 100 persen nilai tunai polis dengan cara dicicil bertahap setiap akhir tahun tanpa bunga dalam jangka waktu yang Panjang.

HE Neraca / 12-10-2020 hal. 10

Masalah Jiwasraya Dimulai dari Manipulasi Laporan Keuangan

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai permasalahan PT Asuransi Jiwasraya dimulai dari manipulasi laporan keuangan sebagaimana disampaikan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo dalam pledoi yang dibacakannya. Boyamin mengaku hormat atas sikap Hary yang mulai berani membongkar penyebab kerugian Jiwasraya dan negara dalam pledoi yang dibacakannya di persidangan Selasa (29/9). Adapun upaca manipulasi keuangan tersebut, kata Hary dilakukan atas sepengetahuan jajaran Kementerian BUMN dan pejabat Bapepam LK / OJK.

HE Neraca / 12-10-2020 hal. 10

Kasus Jiwasraya Diputus Hari Ini

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat akan menggelar sidang putusan terhadap empat terdakwa kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hari ini. Keempat terdakwa ialah Hendrisman Rahim (mantan Direktur Utama PT AJS), Hary Prasetyo (mantan Direktur Keuangan PT AJS), Syahmirwan (Mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS) dan Joko Hartono Tirto (Direktur PT Maxima Integra). Putusan hakim PN Jakarta Pusat diharapkan tidak jauh beda dengan tuntutan JPU terhadap empat terdakwa.

Media Indonesia / 12-10-2020 hal. 3

Terdakwa Korupsi Jiwasraya Dinilai Pantas Dihukum Berat

Pengadilan Tipikor Jakarta bakal menggelar sidang pembacaan putusan terhadap empat terdakwa perkara dugaan korupsi pegelolaan keuangan dan dana investasi PT Asurnasi Jiwasraya, Senin (12/10). Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menilai, tepat tuntutan yang dijatuhkan JPU. Ia mengatakan, terdakwa perkara korupsi Jiwasraya pantas dihukum berat lantaran didugan merugikan keuangan negara sebesar Rp16,8 triliun. Ia pun mengapresiasi tuntutan Jaksa Penuntur yang menuntur hukuman berat hingga maksimal kepada para terdakwa.

Suara Pemburuan / 12-10-2020 hal. 4

Jangkau Kelas Menengah, Bhinneka Life Rilis Program Lintera

PT Bhinneka Life Indonesia meluncurkan program terbaru, yaitu Lintera (Lingkungan Sejahtera). Program ini menjadi salah satu strategi pemasaran Bhinneka Life untuk menjangkau pasar kelas menengah. Program ini juga menjadi jembatan kegiatan literasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya memiliki perencanaan keuangan sejak dini dengan didukung oleh produk-produk asuransi yang sangat terjangkau serta memberikan manfaat maksimal untuk kelangsungan masa depan setiap generasi penerus bangsa.

Bisnis.com / 09-10-2020

Beli Asuransi 5 Menit di GoGREAT!

Bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan di bulan Oktober, Great Eastern Life Indonesia resmi meluncurkan GoGREAT! yaitu platform digital berbasis web untuk pembelian asuransi secara online untuk mempermudah masyarakat Indonesia mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhannya. GoGREAT! dapat diakses melalui alamat situs id.gelife.co/gogreat. Di GoGREAT! masyarakat Indonesia bisa mendapatkan asuransi Great Pro Assurance, produk asuransi jiwa tradisional sekali bayar yang memberikan perlindungan jiwa seumur hidup.

Indopos.co.id / 09-10-2020

Bank Oke-Asuransi Simas Jiwa Kerja Sama Bancassurance

PT Bank Oke Indonesia Tbk (Bank Oke) dan PT Asuransi Simas Jiwa menjalin kerja sama bisnis bancassurance. Produk berupa asuransi jiwa kredit akan mulai ditawarkan pada 13 Oktober 2020. Direktur Kepatuhan Bank Oke Efdinal Alamsyah menyampaikan, produk yang akan disajikan merupakan program asuransi jiwa kredit kumpulan. Produk itu dirancang untuk melindungi kepentingan perseroan sebagai pemegang polis yang memberi pinjaman kepada tertanggung yakni para debitur Bank Oke.

Investor.id / 09-10-2020

Jangkau Kelas Menengah, Ini yang Dilakukan Bhinneka Life

PT Bhinneka Life Indonesia meluncurkan program terbaru, yaitu Lintera (Lingkungan Sejahtera). Program ini menjadi salah satu strategi pemasaran Bhinneka Life untuk menjangkau pasar kelas menengah. Program ini juga menjadi jembatan kegiatan literasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya memiliki perencanaan keuangan sejak dini dengan didukung oleh produk-produk asuransi yang sangat terjangkau serta memberikan manfaat maksimal untuk kelangsungan masa depan setiap generasi penerus bangsa.

Kompas.com / 09-10-2020

Empat Terdakwa Kasus Jiwasraya Akan Hadapi Vonis Besok

Empat terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (AJS) akan menjalani sidang putusan, Senin (12/10) besok. Mereka ialah Mantan Direktur Utama PT AJS, Hendrisman Rahim; Mantan Direktur Keuangan PT AJS, Hary Prasetyo; Mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS, Syahmirwan; dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto. Sidang ini digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Cnnindonesia.com / 11-10-2020

Komisi III DPR Sebut Terdakwa Kasus Jiwasraya Pantas Dapat Hukuman Berat

Komisi III DPR menyebut terdakwa dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dengan kerugian negara mencapai Rp 16,8 triliun pantas dapat hukuman yang berat. Tanpa berniat mengintervensi pengadilan, Komisi III selaku komisi yang membawahi bidang hukum, menilai tuntutan JPU setidaknya memperlihatkan keseriusan dalam penegakan hukum. Selain itu, Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menyebut penyitaan aset atau perampasan hasil korupsi akan membantu keuangan negara, dalam hal kewajiban untuk membayar polis nasabah asuransi pelat merah tersebut.

Tribunnews.com / 11-10-2020

Pemerintah Diminta Mewaspadai Celah Korupsi di UU Ciptaker

Pemerintah diminta mewaspadai celah korupsi melalui UU Ciptaker. Sejumlah poin dianggap berpotensi menjadi pintu untuk melakukan rasuah. Perwakilan Perhimpunan Dosen Ilmu Hukum Pidana Indonesia (DIHPA), Azmi Syahputra mengatakan celah itu terdapat dalam Bab X Pasal 154 sampai 173 UU Ciptaker. Pasal tersebut berpotensi tumpang tindih dengan berbagai aturan pemidanaan khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi. Azmi mengatakan sejumlah klausul itu akan menggeser unsur kerugian negara dalam UU Tindak Pidana Korupsi.

Medcom.id / 11-10-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Kesadaran Meningkat, Premi Asuransi Kesehatan Naik 13%

Pendapatan premi asuransi kesehatan per Agustus 2020 mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,2% yoy. OJK menilai hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap risiko Kesehatan. Kepala Eksekutif IKNB merangkap Dewan Komisioner OJK Riswinandi mengatakan, sampai Agustus 2029, pertumbuhan akumulasi premi komersial tercatat -6,1% yoy. Dampak signifikan dari pandemic diperkirakan akan berlangsung hingga atau melampaui semester II-2020. Pelaku usaha perlu melakukan berbagai strategi bisnis dan beradaptasi dalam pemanfaat teknologi.

Investor Daily / 10-10-2020 hal. 8

Industri Asuransi Perlu Konsolidasi Ciptakan Pasar

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, struktur transaksi di jasa keuangan diperkirakan bergeser pada 2030. Porsi transaksi saat ini sebesar 78% di perbankan akan bergeser menjadi 55%. Sisanya, 45% transaksi tahun 2030 disumbangkan dari sektor industri jasa keuangan nonbank dan turunanya termasyk industri asuransi. Pergeseran ini dapat diperhatikan dari banyaknya jasa keuangan yang kini membentuk ekosistem. Oleh karena itu, industri asuransi perlu lebih cekatan menangkap peluang dengan membentuk struktur.

Investor Daily / 12-10-2020 hal. 23

Jenis-jenis Asuransi Jiwa dan Siapa Saja yang Perlu Memilikinya

Asuransi jiwa adalah produk keuangan yang akan menjaga kita dari risiko finansial akibat kematian. Adapun yang perlu memiliki asuransi jiwa adalah; Anda yang telah berkeluarga, Anda yang telah memiliki anak, Anda yang memiliki cicilan seperti KPR, KTA atau kredit lain, Anda yang memiliki pekerjaan dengan risiko tinggi. Selain itu, jenis-jenis asuransi jiwa adalah; Asuransi jiwa berjangka (term life), Asuransi jiwa seumur hidup (whole life), Asuransi jiwa unit link dan Asuransi jiwa dwiguna.

Suara.com / 10-10-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.700

IHSG (per 09 Oktober 2020)

   5.056,66

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Media Indonesia, Kompas, Suara Pembaruan, Bisnis.com, Cnnindonesia.com, Cnbcindonesia.com, Indopos.co.id, Investor.id, Kompas.com, Kontan.co.id, Medcom.id, Suara.com, Wartaekonomi.co.id.

DOWNLOAD PDF