AAJI Daily News - 29 Juni 2020


Tanggal terbit (29 / 06 / 2020)

Senin, 29 Juni 2020  

HEADLINE NEWS

  1. Tahun Berat Bagi Asuransi Jiwa
  2. Hasil Investasi Asuransi Jiwa Turun Tajam
  3. Covid-19 Picu Pendapatan Asuransi Jiwa Terjun 4,9% Oleh Warta Ekonomi Online
  4. Selama Pandemi Covid-19, Klain Asuransi Jiwa Naik Capai Rp 35,92 Triliun
  5. Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Melambat di Kuartal I 2020
  6. Ada Corona, 2020 Jadi Tahun Berat bagi Industri Asuransi Jiwa
  7. Gara-gara corona, hasil investasi jiwa minus Rp 47,05 triliun di kuartal I
  8. Hasil Investasi Asuransi Jiwa Turun Tajam Akibat Pandemi Corona
  9. Kinerja Asuransi Jiwa Premi Kuartal I 2020 Turun 4,9 Persen
  10. Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Turun 4,9 Persen di Kuartal I-2020
  11. Asuransi Jiwa minus Rp 47,05 triliun, Gara-Gara Corona
  12. Kinerja Asuransi Jiwa Premi Kuartal I 2020 Turun 4,9 Persen
  13. [Foto] Kerja Sama Pemasaran Asuransi Proteksi
  14. Investor Reksa Dana Diminta Bijak
  15. [Foto] BUMN Harapkan Aset Jiwasraya Kembali
  16. Bersekongkol Goreng Investasi Jiwasraya
  17. Kejaksaan Agung Mendalami Peranan Mantan Dirut BEI
  18. [Foto] Kinerja Allianz Indonesia
  19. Proses Hukum Terbatas pada Investasi Jiwasraya
  20. FWD Life dan SOS Children's Villages Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Berdonasi
  21. Jaksa: Agung Pemilik Reksadana Tak Perlu Cemas
  22. BEI Investor Jangan Khawatir Soal Kasus Jiwasraya
  23. Jejak Baru Ditelusuri
  24. [Foto] Pertumbuhan Premi Double Digit
  25. Wimboh Dukung Proses Hukuman dan Jaga Integritas
  26. OJK Dukung Penegakan Hukum di Kasus Jiwasraya
  27. Permasalahan WanaArtha Life Masuk Materi RDP Komisi XI DPR-OJK
  28. Wimboh Santoso OJK Dukung Proses Penegakan Hukum Kasus Jiwasraya
  29. Allianz Life Indonesia Raih Pertumbuhan Positif dan Terus Pertahankan Pencapaian
  30. Rekening Reksadana 13 MI Terkait Jiwasraya Diblokir
  31. Zurich Kembangkan Syariah
  32. Pejabat Terlibat Jiwasraya, OJK Janji Berbenah
  33. Nasabah WanaArtha Life Terus Menuntut Keadilan
  34. PT Corfina Capital Tanggapi Pemberitaan Kasus Asuransi Jiwasraya
  35. Pelaku Pasar Diminta tak Cemas Penetapan Tersangka Jiwasraya
  36. Ini Data Lengkap Penerima Duit Korupsi Jiwasraya
  37. 3 Manajer Investasi Disebut Terima Aliran Duit Jiwasraya Terbesar
  38. Ini 3 Manajer Investasi yang Paling Banyak Nikmati Hasil Korupsi Asuransi Jiwasraya
  39. Imbauan APRDI Setelah 13 MI Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya
  40. Manulife Investasi $ 3,5 Ciptakan Peluang Kerja, Pelatihan, dan Dukung Komunitas
  41. Zurich Indonesia Siap Konversi Jadi Asuransi Umum Syariah
  42. Pahami 5 Hal Ini Sebelum Mendaftar Asuransi Jiwa

TENTANG AAJI

Tahun Berat Bagi Asuransi Jiwa

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa mengalami penurunan kinerja pada kuartal I/2020. Sejumlah indicator membukukan negativea a.l total perolehan premi, termasuk premi bisnis baru, hasil investasi, serta total aset industri. Budi menjelaskan bahwa meskipun pandemic Covid-19 terjadi di pengujung kuartal I/2020, dampaknya begitu terasa bagi industri.

Bisnis Indonesia / 29-06-2020 Hal. 15

Hasil Investasi Asuransi Jiwa Turun Tajam

AAJI mencatat, hingga kuartal I 2020, hasil investasi industri jiwa negative Rp 47,05 triliun. Berbanding terbalik dengan periode sama tahun sebelumnya, imbal hasil tercatat Rp 13,41 triliun. Direktur Eksekutif AAJI, Togar Pasaribu menyebut, sentiment korona mempengaruhi kinerja investasi pemain asuransi jiwa yang banyak berinvestasi ke saham dan reksadana saham. Akibatnya, hasil investasi mereka ikut tertekan.

Kontan / 29-06-2020 Hal. 10

Covid-19 Picu Pendapatan Asuransi Jiwa Terjun 4,9% Oleh Warta Ekonomi Online

Berdasarkan data AAJI pada kuartal I 2020, total pendapatan premi asuransi sebesar Rp44,11 triliun. Angka ini turun 4,9% dari periode yang sama tahun lalu yakni Rp46,40 triliun. Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, mengatakan bahwa dari total pendapatan premi Rp44,11 triliun, pendapatan premi produksi baru sebesar Rp25,93 triliun. Angka ini juga turun 8,3% ambal pada periode yang sama 2019. Sementara, total premi lanjutan tumbuh stagnan sebesar 0,3% menjadi sebesar Rp18,18 triliun.

Kolonisaham.com / 25-06-2020

Selama Pandemi Covid-19, Klain Asuransi Jiwa Naik Capai Rp 35,92 Triliun

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan, selama ambal covid-19 ini, pembayaran total klaim nasabah asuransi pada periode triwulan I tahun 2020 capai Rp 35,92 triliun. Total klaim dan manfaat itu naik sebesar 4,1% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar Rp34,1 triliun,

Nanggung.com / 25-06-2020

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Melambat di Kuartal I 2020

AAJI mencatat perlambatan terjadi pada angka total pendapatan, meliputi total pendapatan premi, hasil investasi dan klaim reasuransi. Total pendapatan premi industri asuransi jiwa pada kuartal I 2020 tercatat tumbuh ambal 4,9 persen menjadi Rp 44,11 triliun secara tahunan. Pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan premi industri asuransi jiwa mencapai Rp 46,40 triliun.

Telaah.id / 25-06-2020

Ada Corona, 2020 Jadi Tahun Berat bagi Industri Asuransi Jiwa

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa mengalami penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun ini. Sejumlah ambal membukukan catatan ambal. Berdasarkan catatan AAJI, industri asuransi jiwa membukukan premi Rp44,1 triliun pada kuartal I/2020. Jumlah tersebut menurun 4,9 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan capaian premi Rp46,4 triliun pada kuartal I/2019.

Bisnis.com / 28-06-2020

Gara-gara corona, hasil investasi asuransi jiwa minus Rp 47, 05 triliun di kuartal I

Kinerja hasil investasi investasi industri asuransi jiwa turun tajam akibat sentimen pandemi corona (Covid-19) yang berimbas pada anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, hingga kuartal I 2020, hasil investasi industri asuransi jiwa tumbuh negatif 450,8% menjadi minus Rp 47,05 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni di posisi Rp 13,41 triliun.

Kontan.co.id / 28-06-2020

Hasil Investasi Asuransi Jiwa Turun Tajam Akibat Pandemi Corona

Kinerja hasil investasi industri asuransi jiwa turun tajam akibat sentimen pandemi corona (Covid-19) yang berimbas pada anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, hingga kuartal I 2020, hasil investasi industri asuransi jiwa negatif Rp 47,05 triliun. Berbanding terbalik dengan periode sama tahun sebelumnya, imbal hasil masih tercatat Rp 13,41 triliun.

Kontan.co.id / 29-06-2020

Kinerja Asuransi Jiwa Premi Kuartal I 2020 Turun 4,9 Persen

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Budi Tampubolon menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa mengalami penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun ini. Sejumlah indikator membukukan catatan negatif. "Sulit untuk melakukan proyeksi [kinerja industri asuransi jiwa sepanjang 2020]. Yang jelas 2020 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan," ujar Budi kepada Bisnis, Jumat 26 Juni 2020. Berdasarkan catatan AAJI, industri asuransi jiwa membukukan premi Rp44,1 triliun pada kuartal I/2020. Jumlah tersebut menurun 4,9 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan capaian premi Rp46,4 triliun pada kuartal I/2019.

Tempo.co / 28-06-2020

Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Turun 4,9 Persen di Kuartal I-2020

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Budi Tampubolon menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa mengalami penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun ini. Sejumlah indikator membukukan catatan negatif. "Sulit untuk melakukan proyeksi [kinerja industri asuransi jiwa sepanjang 2020]. Yang jelas 2020 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan," ujar Budi kepada Bisnis, Jumat 26 Juni 2020. Berdasarkan catatan AAJI, industri asuransi jiwa membukukan premi Rp44,1 triliun pada kuartal I/2020. Jumlah tersebut menurun 4,9 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan capaian premi Rp46,4 triliun pada kuartal I/2019.

Ekbisbanten.com / 28-06-2020

Asuransi Jiwa Minus Rp 47,05 triliun, Gara-Gara Corona

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, hingga kuartal I 2020, hasil investasi industri asuransi jiwa tumbuh negatif 450,8% menjadi minus Rp 47,05 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni di posisi Rp 13,41 triliun. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menyebut, sentimen corona mempengaruhi kinerja investasi pemain asuransi jiwa yang banyak berinvestasi ke saham dan reksadana saham. Akibatnya, hasil investasi mereka ikut tertekan.

Matatelinga.com / 28-06-2020

Kinerja Asuransi Jiwa Premi Kuartal I 2020 Turun 4,9 persen

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Budi Tampubolon menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa mengalami penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun ini. Sejumlah indikator membukukan catatan negatif. "Sulit untuk melakukan proyeksi [kinerja industri asuransi jiwa sepanjang 2020]. Yang jelas 2020 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan," ujar Budi kepada Bisnis, Jumat 26 Juni 2020. Berdasarkan catatan AAJI, industri asuransi jiwa membukukan premi Rp44,1 triliun pada kuartal I/2020. Jumlah tersebut menurun 4,9 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan capaian premi Rp46,4 triliun pada kuartal I/2019.

Nkriku.com / 28-06-2020

INDUSTRI & ASURANSI

[Foto] Kerja Sama Pemasaran Asuransi Proteksi

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (BRI Argo) menjalin kerja sama Capital Life dalam memasarkan produk asuransi proteksi melalui pemberian manfaat tambahan asuransi jiwa kredit kepada nasabah Bank BRI Agro.

Bisnis Indonesia / 27-06-2020 Hal. 3

Investor Reksa Dana Diminta Bijak

Ketua Dewan Presidium APRDI Prihatmo Hari Mulyanto mengajak investor reksa dana untuk aktif berkomunikasi dengan manajer investasi (MI) atau agen penjual reksa dana yang ditunjuk untuk memperoleh informasi yang akurat dan benar sebagai pertimbangan mengambil keputusan. Menurutnya, setiap portofolio reksa dana dikelola secara terpisah antar satu reksa dana dengan reksa dana lain.

Bisnis Indonesia / 27-06-2020 Hal. 4

[Foto] BUMN Harapkan Aset Jiwasraya Kembali

Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN mengaharapkan penegakan hukum kasus Jiwasraya dapat membantu kembalinya aset perseroan untuk mendorong upaya penyehatan keuangan.

Bisnis Indonesia / 27-06-2020 Hal. 4

Bersekongkol Goreng Investasi Jiwasraya

Kejagung telah menetapkan tersangka baru yakni 13 manajer investasi. Kejagung memastikan kalau manajer investasi ini terlibat langsung dalam proses investasi Jiwasraya. Modusnya, menurut Direktur Penyidikan pada Direktorat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, para manajer investasi tersebut terlibat dalam menaikkan harga jual beli saham-saham dalam investasi Jiwasraya secara tidak wajar.

Kontan / 27-06-2020 Hal. 1

Kejaksaan Agung Mendalami Peranan Mantan Dirut BEI

Setelah menetapkan Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi sebagai tersangka, jaksa juga mendalami peran pihak lain di kasus ini. Menariknya, dari penetapan tersangka tersebut, justru terkuak adanya kesepakatan antara Fakhri dan mantan Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah dalam menutupi penyimpangan investasi Jiwasraya.

Kontan / 27-06-2020 Hal. 6

[Foto] Kinerja Allianz Indonesia

Country Manager & Direktor Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier, Chief Financial Officer & Direktur Cui Cui dan Chief Marketing Officer dan Direktur Karin Zulkarnaen menyampaikan keterangan secara virtual di Jakarta, Rabu (24/6). PT Asuransi Allianz Life Indonesia mencatatkan gross weighted premium sebesar Rp 13,2 triliun.

Media Indonesia / 27-06-2020 Hal. 10

Proses Hukum Terbatas pada Investasi Jiwasraya

Nasabah reksa dana pada perusahaan manajemen investasi, khususnya 13 perusahaan yang ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PT Jiwasraya Asuransi (Persero), diminta tidak khawatir dengan investasinya. Selain 13 perusahaan itu tetap beroperasi, proses hukum juga terbatas pada reksa dana dan investasi dari pengelolaan keuangan Jiwasraya.

Kompas / 27-06-2020 Hal. 3

FWD Life dan SOS Children’s Villages Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Berdonasi

PT FWD Life Indonesia ambal SOS Children’s Villages menggelar kampanye “Kolaborasi Untuk Berbagi”. Kampanye ini mengajak setiap orang untuk berbagi melalui tantangan olahraga virtual dan hasil kegiatan tersebut akan dikonversi menjadi donasi. Sejak 1-31 Mei 2020, peserta yang ikut berolahraga ambal berdonasi berjumlah lebih dari 135 orang dan mencapai lebih dari 34.000 kalori serta berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 95 juta.

Investor Daily / 27-28 Juni 2020 Hal. 23

Jaksa Agung: Pemilik Reksadana Tak Perlu Cemas

Kejagung meminta agar pemilik reksadana secara umum dan khususnya dari perusahaan manajer investasi tidak perlu cemas dan khawatir dengan ditetapkannya 13 manajer investasi sebagai tersangka korporasi perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dijelaskan proses hukum dalam perkara tersebut hanya terkait pengelolaan reksadana dan investasi yang berasal dari pengelolaan keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Suara Pembaruan / 27-28 Juni 2020 Hal. 4

BEI Investor Jangan Khawatir Soal Kasus Jiwasraya

Direktur BEI Inarno Djajadi meminta investor reksa dana jangan panik bahwa kasus yang menimpa 13 manajer investasi (MI) yang menjadi tersangka dalam kasus Jiwasraya akan mempengaruhi investasinya. Pasalnya, yang dibekukan Kejagung bukanlah MI-nya melainkan salah satu produk reksa dananya. Tiap MI diketahui memiliki banyak produk yang dikelolanya.

Suara Pembaruan / 27-28 Juni 2020 Hal. 7

Jejak Baru Ditelusuri

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono mengatakan bahwa tim penyidik masih mengembangkan perkara yang menjerat ke-13 tersangka dari korporasi, termasuk yang melibatkan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Fakhir Hilmi. Jika ditemukan alat bukti yang cukup, katanya tidak menutup kemungkinan ada pejabat OJK lain yang bakal ditetapkan sebagai tersangka.

Bisnis Indonesia / 29-06-2020 Hal. 8

[Foto] Pertumbuhan Premi Double Digit

PT Central Asia Financial atau Asuransi Jagadiri optimis bisa tetap membukukan pertumbuhan premi double digit pada tahun ini meskipun terdapat tantangan berat dari pandemic Covid-19.

Bisnis Indonesia / 29-06-2020 Hal. 15

Wimboh Dukung Proses Hukuman dan Jaga Integritas

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menegaskan, pihaknya mendukung upaya penegakan hukum terkait kasus Jiwasraya. Ke depan OJK senantiasa tetap konsisten untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. OJK juga akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan reformasi sektor jasa keuangan ini tetap dalam koridor tata kelola yang baik, transparan dan menjunjung tinggi penegakan hukum di sektor jasa keuangan.

HE Neraca / 29-06-2020 Hal. 4

OJK Dukung Penegakan Hukum di Kasus Jiwasraya

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menegaskan, pihaknya mendukung upaya penegakan hukum terkait kasus Jiwasraya. Ke depan OJK senantiasa tetap konsisten untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. OJK juga akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan reformasi sektor jasa keuangan ini tetap dalam koridor tata kelola yang baik, transparan dan menjunjung tinggi penegakan hukum di sektor jasa keuangan.

HE Neraca / 29-06-2020 Hal. 5

Permasalahan WanaArtha Life Masuk Materi RDP Komisi XI DPR-OJK

Komisi XI DPR RI akan membahas persoalan nasabah PT Asuransi Adisarana WanaAratha Bersama OJK pada rapat dengar pendapat yang membahas isu industri jasa keuangan. Ketua Forsawa Parulian Sipahutar mengemukakan, hasil dari audiensi itu menuai tanggapan positif dari Komisi XI DPR yang berjanji akan membantu permasalahan dari para nasabah WanaArtha Life. Komisi XI pun akan menegur WanaArtha Life melalui OJK.

Investor Daily / 29-06-2020 Hal. 24

Wimboh Santoso OJK Dukung Proses Penegakan Hukum Kasus Jiwasraya

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menegaskan, pihaknya mendukung upaya penegakan hukum terkait kasus Jiwasraya. Ke depan OJK senantiasa tetap konsisten untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. OJK juga akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan reformasi sektor jasa keuangan ini tetap dalam koridor tata kelola yang baik, transparan dan menjunjung tinggi penegakan hukum di sektor jasa keuangan.

Investor Daily / 29-06-2020 Hal. 24

Allianz Life Indonesia Raih Pertumbuhan Positif dan Terus Pertahankan Pencapaian

PT Asuransi Allianz Life Indonesia mencatatkan Gross Written Premium (GWP) sebesar Rp 13,2 triliun atau tumbuh 23,8 persen pada 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Jalur distribusi keagenan dan bancassurance menjadi contributor utama untuk perolehan premi ini. Seiring dengan pertumbuhan GWP, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,18 triliun atau meningkat 48,7 persen dibanding 2018.

Kompas / 29-06-2020 Hal. 10

Rekening Reksadana 13 MI Terkait Jiwasraya Diblokir

Jaksa Agung sudah memblokir rekening reksadana 13 manajer investasi yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kasubit Media Massa dan Kehumasan Kejaksaan Agung, Isnaeni mengatakan, pemblokiran rekening reksadana 13 MI akan terus dilakukan sampai perkara Jiwasraya ini selesai.

Kontan / 29-06-2020 Hal. 10

Zurich Kembangkan Syariah

Zurich Insurance Group serius menggarap bisnis Syariah. Perusahaan asal Swiss ini sudah membuat PT Zurich General Tafakul Indonesia (ZGTI). Rencananya bisnis asuransi Syariah ini mulai dikembangkan pada tahun 2021 mendatang. Pendirian ZGTI dengan mengkonversi cakupan usaha PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) dari semula asuransi umum menjadi asuransi umum syariah. Saat ini, Zurich masih menunggu persetujuan OJK.

Kontan / 29-06-2020 Hal. 10

Pejabat Terlibat Jiwasraya, OJK Janji Berbenah

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mendukung upaya penegakan hukum terkait kasus Jiwasraya yang menyeret salah satu pejabat OJK. Ia berjanji, OJK akan senantiasa konsisten menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. OJK akan senantiasa berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan reformasi sektor keuangan ini tetap dalam koridor tata kelola yang baik, transparan dan menjunjung tinggi penegakan hukum di sektor jasa keuangan.

Republika / 29-06-2020 Hal. 2

Nasabah WanaArtha Life Terus Menuntut Keadilan

Nasabah WanaArtha Life berharap Kejagung tidak memblokir dan menyita rekening efek WanaArtha Life akibat kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Hingga saat ini Kejagung sebagai pihak yang memblokir dan menyita rekening efek WanaArtha Life belum merespons keluhan nasabah. Para nasabah WanaArtha Life telah berjuang untuk mendapatkan hak mereka melalui sidang gugatan praperadilan yang diajukan WanaArtha Life di pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun gugatan itu dinyatakan gugur oleh hakim tunggal.

Media Indonesia / 29-06-2020 Hal.4

PT Corfina Capital Tanggapi Pemberitaan Kasus Asuransi Jiwasraya

Kejaksaan Agung telah menetapkan status tersangka kepada 13 Manajer Investasi (MI) atas dugaan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Terkait pemberitaan ini, PT Corfina Capital Asset Management menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berlaku dan berkomitmen membantu Kejaksaan Agung dalam menyelesaikan kasus tersebut.

Beritasatu.com / 27-06-2020

Pelaku Pasar Diminta tak Cemas Penetapan Tersangka Jiwasraya

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta pelaku pasar di bursa efek tak perlu cemas dengan keterlibatan 13 perusahaan manajemen investasi dalam skandal korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya. Burhanuddin juga meminta, agar pemilik saham dan reksa dana pada 13 perusahaan manajer investasi tersebut, tak perlu khawatir atas kepemilikan modalnya. Burhanuddin mengatakan, proses penyidikan tim bentukannya, hanya menyidik pengelolaan reksa dana yang terkait dengan Jiwasraya.

Republika.co.id / 27-06-2020

Ini Data Lengkap Penerima Duit Korupsi Jiwasraya

Kejagung akhirnya mengungkap nilai aliran dana hasil korupsi para terdakwa PT Asuransi Jiwasraya ke 13 perusahaan manajer investasi. Perusahaan Manajer Investasi yang paling besar menikmati hasil korupsi PT Asuransi Jiwasraya yaitu PT Pool Advista Aset Manajemen sebesar Rp2,1 triliun dari total aliran dana ke 13 perusahaan manajer investasi sebesar Rp12,157 triliun.

Harianjogja.com / 26-06-2020

3 Manajer Investasi Disebut Terima Aliran Duit Jiwasraya Terbesar

Kejagung menyebut ada tiga tersangka perusahaan manajer investasi yang diduga menerima aliran dana dari PT Asuransi Jiwasraya paling besar. Perusahaan pertama yang telah menjadi tersangka karena paling banyak menerima aliran dana hasil pembobolan PT Asuransi Jiwasraya adalah PT PAAM dengan nilai Rp 2,142 triliun. Manajer investasi kedua adalah PT DMI atau PAC dengan nilai total Rp 2,027 triliun. Selanjutnya, manajer investasi ketiga adalah PT PPI dengan total nilai Rp1,815 triliun. Semua duit masuk berupa reksa dana.

Tempo.co / 26-06-2020

Ini 3 Manajer Investasi yang Paling Banyak Nikmati Hasil Korupsi Asuransi Jiwasraya

Kejagung menyebut ada tiga tersangka perusahaan manajer investasi yang diduga menerima aliran dana dari PT Asuransi Jiwasraya paling besar. Perusahaan pertama yang telah menjadi tersangka karena paling banyak menerima aliran dana hasil pembobolan PT Asuransi Jiwasraya adalah PT PAAM dengan nilai Rp 2,142 triliun. Manajer investasi kedua adalah PT DMI atau PAC dengan nilai total Rp 2,027 triliun. Selanjutnya, manajer investasi ketiga adalah PT PPI dengan total nilai Rp1,815 triliun. Semua duit masuk berupa reksa dana.

Bisnis.com / 27-06-2020

Imbauan APRDI Setelah 13 MI Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) mengimbau para investor bersikap tenang dan bijak dalam mengambil keputusan atas investasi reksa dananya. Dewan APRDI mengingatkan kembali kepada para investor bahwa setiap portfolio reksa dana dikelola secara terpisah antara satu reksa dana dengan reksa dana yang lain. Oleh karena itu, APRDI mengatakan permasalahan yang terjadi di suatu reksa dana tidak serta merta berpengaruh pada reksa dana lain yang dikelola oleh Manajer Investasi yang sama.

Kompas.com / 27-06-2020

Manulife Investasi $ 3,5 Ciptakan Peluang Kerja, Pelatihan, dan Dukung Komunitas

Manulife dan John Hancock berinvestasi lebih dari $ 3,5 juta dalam dua tahun ke depan untuk mempromosikan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di tempat kerja serta komunitas yang berada di wilayah operasionalnya. Target investasi ini terdiri atas tiga bagian: meningkatkan keterwakilan tenaga kerja yang majemuk di seluruh jenjang organisasi; menciptakan inklusi yang lebih luas di perusahaan melalui pelatihan yang lebih baik; serta mendukung berbagai lembaga yang membantu komunitas Kulit Hitam, Bumiputra, dan Kulit Berwarna.

Berempat.com / 28-06-2020

Zurich Indonesia Siap Konversi Jadi Asuransi Umum Syariah

Zurich Insurance Group siap mengkonversi unit usahanya di Indonesia, PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) menjadi perusahaan asuransi umum syariah. Konversi ini menanti lampu hijau dari OJK. CEO Zurich Insurance Indonesia Hilman Simanjuntak menjelaskan, konversi menjadi perusahaan asuransi umum syariah akan memberikan peluang bagi Zurich untuk memberikan produk dan solusi keuangan sesuai dengan ketentuan syariah.

Dream.co.id / 28-06-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Pahami 5 Hal Ini Sebelum Mendaftar Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa sudah menjadi hal yang penting sekarang ini. Biar tidak bingung lagi apakah Anda butuh asuransi jiwa atau tidak, sebaiknya simak dan pahami dulu ulasan seputar asuransi jiwa dari Cermati.com berikut ini: 1. Ambil Asuransi Jiwa Saat Sudah Berkeluarga, 2. Apabila Anda adalah Tulang Punggung Keluarga, 3. Kalau Memiliki Utang Jangka Panjang, 4. Pekerjaan Anda Memiliki Risiko Kematian yang Tinggi, 5. Jika Anda Aktif Berpergian.

Kompas.com / 28-06-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.220

IHSG (per 26 Juni 2020)

   4.904,09

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Kompas, Kontan, Media Indonesia, Republika, Suara Pembaruan, Beritasatu.com, Bisnis.com, Berempat.com, Dream.co.id, Harianjogja.com, Kompas.com, Kolonisaham.com, Nanggung.com, Republika.co.id, Tempo.co, Telaah.id.

DOWNLOAD PDF