AAJI Daily News - 9 September 2020


Tanggal terbit (09 / 09 / 2020)

Rabu, 9 September 2020  

FM-CC-AAJI-06-001

HEADLINE NEWS

  1. Minat Konsumen Masih Ada
  2. Asuransi Kanker FWD Life Terintegrasi Digital
  3. Kresna Life Perbarui Skema Penyelesaian Kewajiban Polis
  4. Kresna Life Lanjutkan Penyelesaian Pembayaran Polis Nasabah
  5. Jiwasraya Kasus Berat, DPR Minta Saksi Dilindungi
  6. Ekonom: PMN Rp 20 Triliun Belum Cukup Selamatkan Jiwasraya
  7. Komisi III Minta Saksi Pesidangan Kasus Jiwasraya Diberikan Perlindungan
  8. Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa 10 Orang Sebagai Saksi Hari Ini
  9. Rawan Ancaman, DPR Minta Perlindungan Untuk Saksi Kasus Jiwasraya
  10. Gagal Bayar Produk Asuransi Jiwa karena Aturan Dilanggar
  11. Inilah Jawara-Jawara Industri Asuransi
  12. Fungsi Pengawasan OJK Lemah
  13. Pengamat Beberkan Penyebab Gagal Bayar yang Kerap Dialami Perusahaan Asuransi
  14. Gagal Bayar Asuransi karena Pelanggaran Aturan oleh Regulator
  15. Pengamat: Gagal Bayar Asuransi karena Aturan Dilanggar
  16. Gagal Bayar Produk Asuransi Jiwa karena Aturan Dilanggar

TENTANG AAJI

INDUSTRI & ASURANSI

Minat Konsumen Masih Ada

Produk asuransi kesehatan dan jiwa masih mampu menarik minat konsumen untuk berbelanja proteksi. Business Analyst MarkPlus Institute Andre Steawan menekankan bahwa alokasi pembayaran asuransi pun masih menjadi satu pos keuangan yang menjadi prioritas masyarakat. Terpisah, Presiden Direktur FWD Life Anantharman Sridharan merilis produk yang bisa diproses melalui aplikasi. Ia menjabarkan bahwa produk tersebut akan memberikan manfaat 100% uang pertanggungan apabila didiagnosis kanker pada stadium awal.

Bisnis Indonesia / 09-09-2020 Hal. 15

Asuransi Kanker FWD Life Terintegrasi Digital

PT FWD Life meluncurkan produk asuransi penyakit kanker bernama FWD Cancer Protection. Produk tersebut telah terintegrasi secara digital mulai dari proses pembelian hingga proses klaim. Presiden Direktur FWD Life Anantharman menyampaikan, seiring meningkatnya prevelansi kanker, pihaknya hadir untuk memberikan perlindungan kanker yang terjangkau dan menawarkan manfaat yang lebih baik serta pengalaman nasabah yang baru bagi masyarakat Indonesia.

Investor Daily / 09-09-2020 Hal. 23

Kresna Life Perbarui Skema Penyelesaian Kewajiban Polis

PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) telah memperbarui skema penyelesaian kewajiban polis yang tertunda. Dengan terbitnya skema penyelesaian per 7 Agustus 2020, skema penyelesaian yang telah disampaikan pada 3 Agustus 2020 tidak berlaku lagi. Jadwal Rencana Penyelesaian Polis PIK dan K-LITA (JRPPK) kini dibuat berdasarkan usaha terbaik perseroan. Termasuk terkait prediksi dan perhitungan yang sifatnya indikatif di tengah terjadinya krisis multidimensi yang dihadapi perseroan.

Investor Daily / 09-09-2020 Hal. 23

Kresna Life Lanjutkan Penyelesaian Pembayaran Polis Nasabah

PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) menyampaikan kembali Jadwal Rencana Penyelesaian Polis PIK dan K-LITA (JRPPK), sebagai tahapan lanjutan dari penyelesaian tahap pertama untuk ribuan Polis dengan nominal premi Rp 50 juta yang telah dituntaskan. Direktur Utama Kresna Life Kurniadi Sastrawinata menegaskan secara keseluruhan tahapan lanjutan penyelesaian yang disampaikan pada Senin (7/9) lebih baik dari yang telah disampaikan sebelumnya. Dengan begitu maka Jadwal Rencana Penyelesaian yang telah disampaikan pada tanggal 3 Agustus 2020 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Cnbcindonesia.com / 08-09-2020

Jiwasraya Kasus Berat, DPR Minta Saksi Dilindungi

Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding menilai para saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) perlu diberikan perlindungan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan para saksi mendapatkan ancaman dari pihak-pihak tertentu. Menurut Sudding, dalam membongkar kasus dugaan korupsi seperti Jiwasraya yang masuk kategori kejahatan kerah putih atau white collar crime, bukan tidak mungkin saksi-saksi mendapatkan ancaman dan fitnah. Terutama dari pihak-pihak yang 'bermain' untuk mengaburkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan ke masyarakat.

Cnnindonesia.com / 08-09-2020

Ekonom: PMN Rp 20 Triliun Belum Cukup Selamatkan Jiwasraya

Pemerintah akan mengalokasikan PMN sebesar Rp 20 triliun melalui perusahaan milik negara, yaitu PT Bahana Pembiayaan Usaha Indonesia (BPUI) sebagai induk holding asuransi dan penjaminan yang digunakan penundaan pembayaran klaim para nasabah Jiwasraya melalui Nusantara Life, yang merupakan anak usaha BPUI.

Kompas.com / 08-09-2020

Komisi III Minta Saksi Pesidangan Kasus Jiwasraya Diberikan Perlindungan

Anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding menegaskan perlu dilakukan perlindungan bagi para saksi yang dihadirkan dalam persidangan kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebesar Rp 18 triliun. Sudding pun berharap jajaran Kejaksaan Agung dapat membongkar kasus dugaan korupsi yang terjadi di perusahaan asuransi berplat merah tersebut.

Tribunnews.com / 09-09-2020

Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa 10 Orang Sebagai Saksi Hari Ini

Direktorat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI kembali melakukan pemeriksaan 10 orang saksi terkait perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada hari ini, Selasa (8/9/2020). Pemeriksaan itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019. Mereka diperiksa terkait saksi perkara dengan tersangka korporasi manajer investasi dan oknum pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tribunnews.com / 08-09-2020

Rawan Ancaman, DPR Minta Perlindungan Untuk Saksi Kasus Jiwasraya

Perlu dilakukan upaya perlindungan bagi para saksi yang dihadirkan dalam persidangan kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Terutama pada kurun waktu 2008 – 2018 yang merugikan negara hingga Rp 18 triliun. Pasalnya, kata Sudding, dalam membongkar kejahatan kerah putih atau white collar crime ini, tak tertutup kemungkinan bahwa para saksi mendapat ancaman, hoax, dan fitnah dari pihak-pihak yang “bermain” dalam rangka mengaburkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan ke masyarakat.

Jawapos.com / 08-09-2020

Regulasi & Makro Ekonomi

Gagal Bayar Produk Asuransi Jiwa karena Aturan Dilanggar

Maraknya kasus gagal bayar investasi di perusahaan asuransi jiwa menjadi bukti adanya kekacauan di industri asuansi nasional. Pasalnya, perusahaan asuransi yang seharusnya hanya menjamin jiwa pemegang polis, justru memberikan garansi imbal hasil pasti melalui produk asuransi berbalut investasi. Pengamat Hukum Bisnis dan Asuransi Universitas Airlangga, Budi Kagramanto menjelaskan, kehadiran kedua produk tersebut sejatinya untuk menarik masyarakat membeli produk asuransi. Namun disalahgunakan dengan dibumbui janji imbal hasil pasti dengan return tinggi.

Koran Sindo / 09-09-2020 Hal. 6

Inilah Jawara-Jawara Industri Asuransi

Media Asuransi memberikan penghargaan Market Leaders Award 2020 kepada 30 perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, yakni 15 perusahaan asuransi jiwa dengan pendapatan premi terbesar di tahun 2019 dan 15 perusahan asuransi umum dengan premi bruto terbesar 2019. Untuk Market Leaders Asuransi Umum Indonesia 2020 adalah PT Asuransi Sinar Mas. Leaders Asuransi Jiwa Indonedia 2020 adalah PT Prudential Life Assurance.

Marketeers.com / 08-09-2020

Fungsi Pengawasan OJK Lemah

OJK dinilai lemah dalam mengawasi aktivitas industri asuransi. Pengamat Hukum Bisnis dan Asuransi Universitas Airlangga, Budi Kagramanto, menilai banyaknya kasus gagal bayar investasi di perusahaan asuransi jiwa karena ada aturan dari regulator yang dilanggar. Perusahaan asuransi yang seharusnya hanya menjamin jiwa pemegang polis, justru memberikan garansi imbal hasil pasti melalui produk asuransi berbalut investasi.

Koran Jakarta / 09-09-2020 Hal. 5

Pengamat Beberkan Penyebab Gagal Bayar yang Kerap Dialami Perusahaan Asuransi

Pengamat Hukum Bisnis dan Asuransi Budi Kagramanto menilai banyaknya kasus gagal bayar investasi di perusahaan asuransi jiwa karena ada aturan dari regulator yang dilanggar. Perusahaan asuransi yang seharusnya hanya menjamin jiwa pemegang polis, justru memberikan garansi imbal hasil pasti melalui produk asuransi berbalut investasi. Perusahaan memang tidak salah jika berlomba untuk menarik masyarakat membeli produk asuransinya. Namun, justru cara menarik minat masyarakat ini disalahgunakan yaitu dibumbui dengan janji imbal hasil pasti dengan imbal hasil tinggi.

Liputan6.com / 08-09-2020

Gagal Bayar Asuransi karena Pelanggaran Aturan oleh Regulator

Pengamat Hukum Bisnis dan Asuransi Universitas Airlangga Budi Kagramanto menilai banyaknya kasus gagal bayar investasi di perusahaan asuransi jiwa karena ada aturan dari regulator yang dilanggar. Perusahaan asuransi yang seharusnya hanya menjamin jiwa pemegang polis, justru memberikan garansi imbal hasil pasti melalui produk asuransi berbalut investasi. Kehadiran produk tersebut sejatinya ditujukan untuk menarik masyarakat membeli produk asuransi. Namun, produk tersebut justru disalahgunakan yaitu dibumbui dengan janji imbal hasil pasti dengan imbal hasil tinggi.

Medcom.id / 08-09-2020

Pengamat: Gagal Bayar Asuransi karena Aturan Dilanggar

Pengamat Hukum Bisnis dan Asuransi Universitas Airlangga Budi Kagramanto menilai banyaknya kasus gagal bayar investasi di perusahaan asuransi jiwa karena ada aturan dari regulator yang dilanggar. Perusahaan asuransi yang seharusnya hanya menjamin jiwa pemegang polis, justru memberikan garansi imbal hasil pasti melalui produk asuransi berbalut investasi. Kehadiran produk tersebut sejatinya ditujukan untuk menarik masyarakat membeli produk asuransi. Namun, produk tersebut justru disalahgunakan yaitu dibumbui dengan janji imbal hasil pasti dengan imbal hasil tinggi.

Republika.co.id / 08-09-2020

Gagal Bayar Produk Asuransi Jiwa karena Aturan Dilanggar

Pengamat Hukum Bisnis dan Asuransi Universitas Airlangga Surabaya Budi Kagramanto mencontohkan dua perusahaan asuransi yang kini tengah menjadi sorotan publik, yakni PT Asuransi Jiwa Kresna Life dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dua perusahaan tersebut sama-sama menjanjikan imbal hasil tinggi kepada pemegang polis. Budi meminta peran OJK dalam mengawasi dan memeriksa produk-produk investasi yang ditawarkan perusahaan asuransi. Apalagi, banyak perusahaan asuransi yang tidak memberikan informasi secara benar kepada calon nasabah.

Beritasatu.com / 08-09-2020

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.765

IHSG (per 09 September  2020)

   5.224,07

BI Rate

 

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media: Bisnis Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Koran Sindo, Beritasatu.com, Cnbcindonesia.com, Liputan6.com, Medcom.id, Marketeers.com, Republika.co.id., Cnnindonesia.com, Kompas.com, Tribunnews.com, Jawapos.com

DOWNLOAD PDF